Bab 8

Di rumah gubuk Chu Wei.

Gu Yuzi menepuk perutnya yang penuh."Sudah lama sekali perut ini tidak kenyang, saya sangat puas "

"Tapi Bu apakah besok kita masih bisa makan?... "

Chu Wei terdiam, ia berpikir akan ada sisa makanan untuk hari esok. Tapi tanpa sadar mereka menghabiskan semuanya.

Tanpa mengucapkan apapun Chu Wei masuk ke dalam kamar nya. Di sana ia membuka sistem pasar nya.

Ia berencana membeli perhiasan untuk di jual di dunia kuno ini. Ia harus memilih perhiasan yang cocok, agar tidak terlalu mencolok ketika di jual.

[ Jepit rambut emas, berharga 1 tael perak ]

[ Gelang Giok hijau berharga 5 tael perak ]

Harga perhiasan emas maupun Giok berharga perak, ia tahu jika ia menjual nya di dunia ini kemungkinan harga nya akan berkali-kali lipat.

Tapi jika ia mengeluarkan benda bagus ini, bagaimana ia menjelaskan nya? Sudahlah, bukankah mereka disini menurutinya?

[ DING! Berhasil membeli Jepit rambut emas berharga 1 tael perak ]

[ DING! Berhasil membeli gelang Giok ungu seharga 5 tael perak ]

Chu We membungkus kedua perhiasan tersebut menggunakan kain putih. Setelah nya ia keluar dari kamar.

Chu Wei duduk kembali di tempat semula.

Tangan nya terulur mengeluarkan kain putih tadi.

"Ini adalah barang berharga peninggalan Ayah kalian" Alibi Chu Wei memulai perkataan nya.

Mata anak-anak melebar ketika melihat dua perhiasan berharga itu. Mereka pikir tidak ada barang berharga di rumah, karena telah di berikan kepada keluarga Chu. Tapi ternyata masih ada gelang Giok dan jepit rambut emas.

Namun mendengar ucapan Chu Wei jika ini adalah barang terakhir peninggalan Ayah mereka, mereka menjadi sangat emosional.

Mereka memiliki kesan baik kepada Ayah mereka, meskipun saat itu Ayah mereka meninggal dan Gu Yuzi masih berusia dua tahun. Ia sudah pernah merasakan kehangatan Ayahnya meskipun hanya sekali.

"Saya berpikir untuk menjualnya ke kota besok untuk memenuhi kebutuhan kita semua." Ucap Chu Wei.

Mata anak-anak memerah. Ini adalah peninggalan terakhir Ayah mereka, dan jika di jual maka tidak ada yang tersisa.

"Namun saya sangat tidak rela, ayo jual salah satu di kota besok." Putus Chu Wei.

Anak-anak mau tak mau mengangguk. Mereka berharap mereka punya uang kelak dan akan membeli kembali peninggalan Ayah mereka yang akan mereka jual.

"Gu Zhi kamu akan pergi dengan saya besok, sisanya tetap di rumah dan lakukan pekerjaan seperti biasa." Ucap Chu Wei.

Dengan begini sudah di putuskan, besok ia dan Gu Zhi akan ke kota untuk menjual salah satu perhiasan ini dan akan kembali dengan membawa barang untuk kebutuhan sehari-hari.

Keesokan harinya.

Chu Wei dan Gu Zhi berangkat menuju kota dengan menggunakan grobak sapi.

Grobak sapi milik Samo adalah alat transportasi umum di desa. Penduduk desa akan naik gerobak menuju kota dan membayar 1 koin tembaga sebagai bayaran.

Di pagi hari ini tidak hanya ada Chu Wei dan Gu Zhi, tapi masih ada beberapa Ibu-ibu yang akan pergi ke kota. Mereka semua bercengkrama, namun Chu Wei hanya diam. Ia bersyukur tidak ada yang mengajak mengobrol karena pemilik tubuh adalah orang yang memiliki reputasi buruk.

"Tahun lalu ada wabah belalang, menyebabkan hasil panen buruk sehingga tidak ada makanan untuk kita. "

"Ya, dan sekarang terjadi bencana kekeringan yang panjang. Sangat sulit air! "

"Semoga musim kemarau ini segera berakhir dan hujan tiba"

Ibu-ibu desa mengeluh kan bencana tahun lalu dan sekarang yang mereka lalui. Benar-benar terasa berat.

Chu Wei hanya mendengarkan, 'wabah belalang? ' pikirnya. Ia tidak pernah melihat secara langsung seenaknya apa wabah belalang.

Beberapa waktu berlalu mereka sampai di kota. Mereka membayar satu sen lalu mulai berpencar.

Chu Wei berjalan menuju toko perhiasan yang tidak terlalu ramai pembeli.

"Tunggu di sini" Ucap Chu Wei pada Gu Zhi dan di turuti nya.

Chu Wei masuk ke dalam, hari ini ia memakai pakaian terbaiknya. Walaupun pakaian terbaik, tapi masih ada beberapa tambalan.

Chu Wei menghampiri kasir dan menunjukkan gelang Giok nya.

"Bos, saya ingin menjual gelang Giok."

Penjaga kasir terkejut melihat Giok yang bersinar indah. Ia pamit sebentar untuk memanggil pemilik toko.

Tidak lama kemudian pemilik toko datang dengan wajah serius.

"Saya mendengar anda ingin menjual gelang Giok, coba saya lihat"

Penjaga toko itu melihat gelang Giok dengan seksama.

"Gelang ini terlihat murni dan bersinar cerah, darimana anda mendapatkan nya?" Tanya pemilik toko.

"Gelang ini adalah warisan turun temurun dari keluarga saya. Di musim kemarau ini keluarga kami sangat miskin dan tidak memiliki makanan. Jadi aku dengan terpaksa harus menjual barang ini"

Tentu saja ia harus menambahkan kebohongan, jika begitu tidak akan ada yang percaya orang desa memiliki perhiasan yang begitu indah dan murni.

"Giok ini sangat cantik dan murni, dapat di jual dengan harga bagus. Namun anda tidak memiliki surat sah untuk gelang Giok ini, maka kami tidak bisa memberikan harga terlalu besar."

Chu Wei diam. Ia memang sudah berpikir akan hal itu, namun jika harga yang di tawarkan pemilik toko rendah maka ia tidak akan menjualnya.

"Begini, aku hanya bisa membeli gelang ini dengan 50 teal! Tidak bisa lebih! "

Walaupun Chu Wei percaya jika Giok ini akan berharga beberapa kali lipat dari harga yang ia beli, namun ia tak bisa percaya jika harganya 10 kali lipat, bahkan itu harga terendah!

Chu Wei terlihat tenang. "Baik, sepakat! "

Pemilik toko menghitung uang lalu membayar nya pada Chu Wei.

Chu Wei berjalan keluar, Gu Zhi menunggu di luar. Ia langsung bereaksi ketika Ibunya keluar.

"Bagaimana bu? Apakah dapat terjual? "

"Ya, gelang itu terjual dengan harga tinggi"

Meskipun tak tahu seberapa besar, namun ia merasa lega.

"Kamu ke toko kelontong dan beli lah panci besar, aku akan ke toko pangan. "

Chu Wei memberi uang lalu mereka pergi.

Toko bahan pangan.

Terdapat banyak biji-bijian yang di jual di toko ini, tak hanya biji-bijian ada juga beberapa bumbu masak.

Chu Wei tiba, saat ia akan masuk ia mendengar percakapan di dalam.

"Harga nya terus naik! 1 kati millet jagung berharga 10 koin tembaga, biji halus(beras) berharga 15 koin per kati dan biji-biji kasar 8 koin tembaga per kati nya. Aku hanya mampu membeli 1 kati biji millet dan 3 kati biji kasar!"

Para wanita mengeluhkan harga yang terus naik. Padahal bulan lalu harga biji kasar hanya 5 koin, sekarang naik 3 koin, benar-benar mahal!

Langkah kaki Chu Wei mundur kembali. Ia berjalan mencari gang kosong lalu mulai membuka mal sistem.

Terpopuler

Comments

Jema In

Jema In

thor bisa gk diperbanyak up nya...geregetan nunggu ceritanya,

2024-12-08

2

✧𝐕𝐄ᵃˡ✧

✧𝐕𝐄ᵃˡ✧

lanjut thor, seru banget ceritanya

2024-12-08

1

Bzaa

Bzaa

seru kl py sistem bgtu tinggal dong ding ding🤣

2025-01-10

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Pengumuman
93 Bab 92
94 Bab 93
95 Bab 94
96 Bab 95
97 Bab 96
98 Bab 97
99 Bab 98
100 Bab 99
101 Bab 100
102 Bab 101
103 Bab 102
104 Bab 103
105 Bab 104
106 Bab 105
107 Bab 106
108 Bab 107
109 Bab 108
110 Bab 109
111 Bab 110
112 111
113 Bab 112
114 Bab 113
115 Bab 114
116 S1 Tamat Yaaa
117 Pengumuman
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Pengumuman
93
Bab 92
94
Bab 93
95
Bab 94
96
Bab 95
97
Bab 96
98
Bab 97
99
Bab 98
100
Bab 99
101
Bab 100
102
Bab 101
103
Bab 102
104
Bab 103
105
Bab 104
106
Bab 105
107
Bab 106
108
Bab 107
109
Bab 108
110
Bab 109
111
Bab 110
112
111
113
Bab 112
114
Bab 113
115
Bab 114
116
S1 Tamat Yaaa
117
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!