Eps. 11 — Bunga Anggrek II

Liu Yuwen mengerut dahinya setelah bertukar serangan lebih dari puluhan jurus, meski ia sudah mendesak kelima lawannya namun mereka masih bisa bertahan dalam waktu yang lama.

Kenyataannya kelima jagoan itu memiliki kerja sama yang baik, hanya beberapa dari mereka yang telah mengalami luka kecil setelah beradu serangan dengan Liu Yuwen selama ini.

Biarpun demikian, Liu Yuwen tetap mendominasi petarung, ia telah memukul mundur lawan-lawannya sejauh puluhan meter, menjauhi Sekte Bunga Anggrek berada.

"Siapa dia sebenarnya? Kemampuannya begitu tinggi tapi aku tidak pernah mengenalnya?"

"Mungkinkah dia adalah jagoan rahasia Sekte Pilar Pedang Kebenaran, apa dia kesini untuk mendapatkan artefak itu!?"

"Mungkin saja, melihat kekuatannya, pasti dia di utus ke Sekte Bunga Anggrek untuk mengambil artefak tersebut."

Kelima jagoan itu saling berdiskusi, jelas mereka terkejut akan menghadapi seorang kultivator yang memiliki kekuatan tinggi seperti ini di Sekte Bunga Anggrek. Padahal dari informasi, jika tidak ada keberadaan Liu Yuwen seharusnya mereka bisa mengalahkan sekte itu dengan mudah.

Liu Yuwen menggeleng pelan, ia kemudian mempercepat ayunan pedangnya ke tingkat selanjutnya. Pedangnya kali ini berwarna merah dan setiap serangannya hampir tidak bisa dilihat oleh mata telanjang.

Kelima jagoan itu semakin terdesak, mereka tak dapat mengikuti kecepatan pedang Liu Yuwen lagi sehingga beberapa luka terus terukir di tubuh mereka.

"Dia bahkan sudah mencapai teknik terakhir dari jurus ini..." Kultivator paling senior mengumpat saat merasakan serangan Liu Yuwen kali ini benar-benar berbahaya.

Teknik Pedang Lima Warna adalah teknik yang sangat terkenal di dunia persilatan, hampir semua orang sudah mendengar namanya, yang paling unik adalah teknik itu memiliki tingkatan level saat penggunaannya .

Sejauh kultivator senior itu ingat, hanya beberapa orang yang bisa membuat mata pedangnya berwarna kemarahan seperti itu ketika menggunakan teknik tersebut dan hal ini membuat kultivator senior itu bertanya-tanya tentang siapa Liu Yuwen sebenarnya di sekte tersebut.

Semakin lama pertarungan berlangsung maka semakin banyak luka yang kelima jagoan itu terima, membuat mereka jadi tidak selincah sebelumnya.

Salah satu serangan Liu Yuwen akhirnya menembus leher kultivator paling senior diantara mereka dan hampir membunuhnya jika saja ia tidak refleks menghindar.

Kultivator paling senior itu buru-buru mengalirkan qi ke bagian lehernya yang terluka sambil mengambil jarak dari Liu Yuwen dengan ekspresi penuh ketakutan.

Tindakan kultivator itu yang menjauh justru membahayakan empat jagoan yang masih di dekat Liu Yuwen.

Keempat jagoan itu ingin mengambil jarak juga namun Liu Yuwen tidak membiarkan hal tersebut terjadi, sambil menyeringai lebar, ia melepaskan elemen gravitasinya tetapi kali ini dengan kekuatan penuhnya.

Keempat jagoan itu langsung mematung di tempat, Liu Yuwen tidak membuang waktu dan menggunakan Teknik Pedang Raja untuk mengeksekusi keempatnya.

"Menebas Awan!"

Liu Yuwen mengalirkan qi yang cukup besar pada pedangnya lalu memotong leher lawannya satu persatu. Dalam beberapa kali tebasan, kepala mereka langsung terpisah dari tempatnya.

Tanpa Liu Yuwen sadari, tindakannya itu membuat semua orang yang melihatnya menarik nafas dingin.

Liu Yuwen memeriksa pedangnya, terdapat retakan hebat dari pusakanya tersebut. "Sudah kuduga, kekuatanku yang sekarang membutuhkan pusaka kelas tinggi..."

Pandangan Liu Yuwen kemudian terarah pada kultivator senior yang masih menyembuhkan luka dilehernya.

Tubuh Kultivator itu bergetar hebat saat pandangan Liu Yuwen tertuju ke arahnya, dipenuhi ketakutan. Tanpa membuang banyak waktu, ia langsung berbalik dan mencoba melarikan diri.

Liu Yuwen menggelengkan kepala menyaksikan hal tersebut lalu mengayunkan pedang ke arahnya, menciptakan pisau angin. "Teknik Pedang Raja — Gelombang Nada Angin!"

Seketika pisau angin yang dilepaskan Liu Yuwen melesat cepat dan memotong apapun yang ada di depannya, menyadari dalam bahaya, kultivator senior itu berniat menghindari serangan tersebut namun waktunya sedikit terlambat, pisau angin Liu Yuwen langsung memotong tubuhnya menjadi dua.

TRANG!

Diwaktu bersamaan, pusaka Liu Yuwen hancur berkeping-keping usai menggunakan Teknik Pedang Raja selama beberapa kali.

Liu Yuwen hanya menghela nafas, jika ada kesempatan suatu saat nanti untuk berkunjung ke sebuah kota, ia akan membeli banyak pusaka Raga namun demikian pusaka tingkat tersebut biasanya langka dan memiliki harga yang tinggi di pasaran.

Disisi lain, melihat kelima jagoan mereka sudah terbunuh, pasukan aliansi aliran hitam mulai berlarian ke berbagai arah untuk mencoba kabur.

Tidak ada dari mereka yang ingin melanjutkan untuk menyerang Sekte Bunga Anggrek lagi setelah melihat kekuatan Liu Yuwen.

Liu Yuwen mendengus pelan kemudian menggunakan elemen gravitasinya kembali, di waktu yang sama ia menciptakan pedang es dan mulai melanjutkan membantai mereka.

Biarpun Liu Yuwen berusaha membunuh sebanyak yang ia bisa, pada kenyataannya separuh dari pasukan aliansi tersebut berhasil lolos.

Liu Yuwen menghela nafas tetapi tidak berusaha mengejar mereka yang sudah kabur jauh, lagi pula jumlah qi yang dimilikinya tidak cukup untuk menghabisi ribuan pasukan itu sekaligus.

Liu Yuwen melihat ke arah Ji Xiansun dan lainnya yang kini memandangnya dengan perasaan campur aduk. Setelah berpikir beberapa saat, akhirnya Liu Yuwen memutuskan menghampiri mereka.

***

"Senior, terimakasih telah mengulurkan tangan untuk menolong sekte kami, jika tidak ada Senior mungkin Sekte Bunga Anggrek akan dalam masalah besar."

Tidak ada lagi wajah dingin dan tegas Ji Xiansun pada Liu Yuwen setelah melihat kekuatan pemuda itu. Ji Xiansun memberikan hormat sedalam-dalamnya begitu juga dengan para tetuanya serta semua anggota Sekte Bunga Anggrek.

Sesudah menyaksikan kemampuannya, Ji Xiansun tidak percaya Liu Yuwen semuda yang terlihat, ia pasti adalah kultivator senior yang mempertahankan kemudaannya.

Liu Yuwen ingin mengatakan sesuatu tetapi batal, pada akhirnya ia membiarkan Ji Xiansun memanggilnya demikian.

"Sekarang pasukan aliansi aliran hitam sudah pergi, seharusnya kalian bisa aman dalam beberapa waktu ke depan..." Liu Yuwen melirik ribuan gadis di sekte tersebut sebelum ke arah Ji Xiansun. "Tapi masalah ini belum selesai, kemungkinan ada penyerangan lain sesudah ini yang jauh lebih besar pasukannya dibandingkan sebelumnya."

Ji Xiansun mengangguk mengerti, selama artefak itu masih berada di sektenya maka aliran hitam akan terus berdatangan kesini.

"Masalah artefak kami akan mendiskusikannya setelah ini Senior," Ji Xiansun tentu paham akar masalahnya, "Untuk sekarang bagaimana kalau kami menjamu Senior, hitung-hitung sebagai rasa terimakasih karena anda telah menyematkan sekte kami."

Liu Yuwen mengangguk, sebenarnya ia menunggu tawaran itu keluar dari bibir Ji Xiansun, entah kenapa Liu Yuwen tidak akan merasa tenang sebelum akar masalah di sekte itu tercabut.

Sebelum Liu Yuwen dipersilahkan memasuki sekte, ia menyempatkan waktu untuk mengambil semua cincin ruang dari pasukan aliansi aliran hitam yang ia bantai sebelumnya, siapa tahu ada sesuatu yang berguna untuknya.

"

Terpopuler

Comments

Zein Dewa Ruci

Zein Dewa Ruci

ceritanya bagus tapi upnya masih kurang rutin jadi feelnya agak berkurang saat membaca,
yah mungkin author masih banyak kesibukan sehingga upnya tidak tiap hari

2024-11-11

11

Raju

Raju

semoga author sehat
otaknya selalu waras
semoga cepat kaya, aman, damai dan tentram.
sehingga kdepannya bisa up rutin serta up dobel..
aamiin.

2024-11-11

3

Andbie

Andbie

kira-kira liu yuwen dapet jamuan apa yaah dari ribuan gadis cantik disekte bunga anggrek..

2024-11-12

2

lihat semua
Episodes
1 Eps. 1 — Kota Madain
2 Eps. 2 — Peningkatan Kekuatan
3 Eps. 3 — Tujuh Dosa Pedang
4 Eps. 4 — Sinyal Kembang Api
5 Eps. 5 — Sekte Bunga Anggrek
6 Eps. 6 — Seribu Bidadari
7 Eps. 7 — Rantai Kegelapan
8 Eps. 8 — Ji Xiansun
9 Eps. 9 — Aliansi Aliran Hitam Tiba
10 Eps. 10 — Bunga Anggrek
11 Eps. 11 — Bunga Anggrek II
12 Eps. 12 — Bunga Anggrek III
13 Eps. 13 — Tubuh Surgawi
14 Eps. 14 — Ji Yuanyin
15 Eps. 15 — Pembukaan Meridian
16 Eps. 16 — Tamu Tak Diundang
17 Eps. 17 — Dua Belas Taring Darah
18 Eps. 18 — Pertarungan Diatas Danau
19 Eps. 19 — Pertarungan Diatas Danau II
20 Eps. 20 — Pil Suci
21 Eps. 21 — Darah Emas
22 Eps. 22 — Meninggalkan Sekte (Arc. 5 — End)
23 Eps. 23 — Kelompok Misterius
24 Eps. 24 — Pusaka Kaisar
25 Eps. 25 — Kota Diatas Air
26 Eps. 26 — Harus Terlibat
27 Eps. 27 — Restoran Angsa Langit
28 Eps. 28 — Perkembangan Asosiasi
29 Eps. 29 — Organisasi Arcana Aurora
30 Eps. 30 — Toko Senjata
31 Eps. 31 — Kembang Api
32 Eps. 32 — Tuduhan
33 Eps. 33 — Dalam Sekali Tebas
34 Eps. 34 — Dua Saksi
35 Eps. 35 — Acara Lelang
36 Eps. 36 — Sekte Ular Petir
37 Eps. 37 — Batu Giok
38 Eps. 38 — Racun Ular
39 Eps. 39 — Teknik Cahaya
40 Eps. 40 — Mengakhiri Pertarungan
41 Eps. 41 — Busur Panah
42 Eps. 42 — Sebuah Kepungan (Arc. 6 — End)
43 Eps. 43 — Sosok Wang Lin
44 Eps. 44 — Kemajuan Yuanyin
45 Eps. 45 — Diskusi dan Rencana
46 Eps. 46 — Gejolak Kota
47 Eps. 47 — Penyerangan Kota
48 Eps. 48 — Seorang Diri
49 Eps. 49 — Kemampuan Yuanyin
50 Eps. 50 — Kekalahan Telak
51 Eps. 51 — Bantuan Asosiasi
52 Eps. 52 — Membuat Strategi
53 Eps. 53 — Kabar Buruk
54 Eps. 54 — Serangan Panah
Episodes

Updated 54 Episodes

1
Eps. 1 — Kota Madain
2
Eps. 2 — Peningkatan Kekuatan
3
Eps. 3 — Tujuh Dosa Pedang
4
Eps. 4 — Sinyal Kembang Api
5
Eps. 5 — Sekte Bunga Anggrek
6
Eps. 6 — Seribu Bidadari
7
Eps. 7 — Rantai Kegelapan
8
Eps. 8 — Ji Xiansun
9
Eps. 9 — Aliansi Aliran Hitam Tiba
10
Eps. 10 — Bunga Anggrek
11
Eps. 11 — Bunga Anggrek II
12
Eps. 12 — Bunga Anggrek III
13
Eps. 13 — Tubuh Surgawi
14
Eps. 14 — Ji Yuanyin
15
Eps. 15 — Pembukaan Meridian
16
Eps. 16 — Tamu Tak Diundang
17
Eps. 17 — Dua Belas Taring Darah
18
Eps. 18 — Pertarungan Diatas Danau
19
Eps. 19 — Pertarungan Diatas Danau II
20
Eps. 20 — Pil Suci
21
Eps. 21 — Darah Emas
22
Eps. 22 — Meninggalkan Sekte (Arc. 5 — End)
23
Eps. 23 — Kelompok Misterius
24
Eps. 24 — Pusaka Kaisar
25
Eps. 25 — Kota Diatas Air
26
Eps. 26 — Harus Terlibat
27
Eps. 27 — Restoran Angsa Langit
28
Eps. 28 — Perkembangan Asosiasi
29
Eps. 29 — Organisasi Arcana Aurora
30
Eps. 30 — Toko Senjata
31
Eps. 31 — Kembang Api
32
Eps. 32 — Tuduhan
33
Eps. 33 — Dalam Sekali Tebas
34
Eps. 34 — Dua Saksi
35
Eps. 35 — Acara Lelang
36
Eps. 36 — Sekte Ular Petir
37
Eps. 37 — Batu Giok
38
Eps. 38 — Racun Ular
39
Eps. 39 — Teknik Cahaya
40
Eps. 40 — Mengakhiri Pertarungan
41
Eps. 41 — Busur Panah
42
Eps. 42 — Sebuah Kepungan (Arc. 6 — End)
43
Eps. 43 — Sosok Wang Lin
44
Eps. 44 — Kemajuan Yuanyin
45
Eps. 45 — Diskusi dan Rencana
46
Eps. 46 — Gejolak Kota
47
Eps. 47 — Penyerangan Kota
48
Eps. 48 — Seorang Diri
49
Eps. 49 — Kemampuan Yuanyin
50
Eps. 50 — Kekalahan Telak
51
Eps. 51 — Bantuan Asosiasi
52
Eps. 52 — Membuat Strategi
53
Eps. 53 — Kabar Buruk
54
Eps. 54 — Serangan Panah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!