Eps. 18 — Pertarungan Diatas Danau

Sebuah gelombang energi tiba-tiba melesat cepat ke arah Liu Yuwen namun pemuda itu nyatanya sudah menunggunya, ia mengeluarkan sebilah pedang dari cincin ruang sebelum menangkis serangan energi itu dengan mudah.

Tidak hanya sekali tetapi beberapa gelombang energi lainnya kembali menyerbu Liu Yuwen.

Liu Yuwen mengalirkan qi ke pedangnya sebelum menahan serangan tersebut satu persatu, di gelombang energi yang terakhir pedang Liu Yuwen mengalami retakan halus.

"Hm? Bukankah sekte ini semuanya adalah perempuan, kenapa ada laki-laki disini terlebih dia memiliki kemampuan yang tak kalah tinggi dengan Nyonya Matriark itu." Taring Ketujuh mengelus dagunya sebelum menoleh pada Tetua Lan.

Tetua Lan tersenyum tipis. "Masalah ini aku juga tidak tahu Tuan, danau suci adalah tempat sakral di Sekte Bunga Anggrek. Aku tidak mengerti bagaimana Ji Xiansun memperbolehkan ia berada disini."

"Aku yakin pilar cahaya tadi berada di sekitaran danau ini, tapi kenapa hanya ada pria itu disini? Mungkinkah dia pemilik Tubuh Surgawi yang kau katakan?"

"Bukan Tuan, pemilik Tubuh Surgawi adalah seorang perempuan yang bernama Ji Yuanyin."

"Lalu siapa pria itu?"

"Maaf Tuan, aku kurang mengetahuinya." Tetua Lan menggelengkan kepala.

Liu Yuwen menyipitkan matanya saat melihat Dua Belas Taring Darah yang berdiri di atas air danau, ia tidak memahami apa yang terjadi di Sekte Bunga Anggrek namun dirinya yakin mereka bukan berasal dari sekte ini apalagi ke 12 orang itu memancarkan aura pembunuh.

Dugaan Liu Yuwen benar-benar terbukti saat mereka langsung menyerang dirinya secara tiba-tiba, untungnya sebelum Dua Belas Taring Darah tiba di danau, ia sudah lebih dulu mengetahui keberadaan mereka berkat instingnya yang tajam.

Liu Yuwen sudah menyuruh Ji Yuanyin untuk bersembunyi dan menghilangkan hawa keberadaannya, setelah berlatih beberapa hari, kemampuan gadis itu dalam menggunakan teknik tersebut sudah hampir menyamai dirinya.

"Aku tidak tahu siapa dirimu, kekuatanmu cukup tinggi tetapi aku tidak takut denganmu. Sekarang jawab pertanyaanku, dimana Tubuh Surgawi itu berada?" Tanya Taring Ketujuh menunjuk Liu Yuwen.

Liu Yuwen menaikan alisnya, melihat sikap mereka ia menyimpulkan bahwa Sekte Bunga Anggrek sedang di susupi atau tengah di serang oleh sebuah kelompok.

Liu Yuwen memejamkan mata, namun ia tidak merasakan ada semacam bahaya kecuali 12 kultivator di depannya.

"Tidak mau menjawab, kalau begitu biar aku yang membuatmu berbicara!" Taring Ketujuh tiba-tiba melepaskan gelombang energi dengan dua belatinya yang membentuk huruf 'X'.

"Adik Ketujuh, apa yang kau lakukan?!" Taring Pertama menatap tajam Taring Ketujuh karena ia menyerang lawan tanpa perintahnya.

Taring Ketujuh hanya mendengus pelan, pandangannya tertuju ke gelombang energi yang dirinya lepaskan dengan kekuatan penuhnya. Taring Ketujuh ingin melihat sehebat apa kekuatan Liu Yuwen.

Liu Yuwen tidak berusaha menghindar, ia menghunuskan pedangnya ke arah gelombang energi itu.

Ketika ujung pedang Liu Yuwen bersentuhan dengan serangan energi tersebut, secara tiba-tiba ia berubah menjadi butiran cahaya.

Mulut Taring Ketujuh dan yang lainnya terbuka lebar menyaksikan hal tersebut, mereka tidak memahami bagaimana Liu Yuwen bisa melakukan hal demikian.

"Tidak buruk, tapi kau masih harus belajar bagaimana seharusnya melepaskan qi dalam bentuk energi..." Pedang Liu Yuwen sudah bercahaya keemasan, ia mengayunkannya dan gelombang energi berwarna keemasan tercipta.

Mata Taring Ketujuh melotot, ia berusaha menahan serangan tersebut seperti yang Liu Yuwen lakukan namun ketika energi emas itu bersentuhan dengan pusakanya, sebuah ledakan hebat terjadi.

Dua Belas Taring Darah terkejut bukan main, mereka refleks melompat ke berbagai arah untuk menghindari ledakan tersebut. Taring Ketujuh yang menahan serangan itu mengalami luka bakar yang tidak ringan.

"Dia bukan kultivator biasa, aku tak bisa meraba kekuatannya tapi yang pasti, kemampuannya kemungkinan lebih kuat dibandingkan Nyonya Matriark itu." Taring Pertama angkat bicara lalu menoleh ke Taring Ketujuh. "Adik Ketujuh, sembuhkan lukamu secepatnya, kita harus menghadapi dia dengan sungguh-sungguh."

Taring Pertama sejak tadi waspada saat melihat Liu Yuwen pertama kali, entah kenapa firasatnya menjadi buruk ketika menghadapi pemuda tersebut.

Taring Pertama memberikan instruksi pada taring yang lain kecuali Taring Ketujuh agar menggunakan formasi mereka. Walau sebelas orang, formasi itu masih bisa digunakan meski tidak akan terlalu sempurna.

Liu Yuwen melihat pergerakan lawan-lawannya, ia menaikan alisnya ketika mereka menyerang dengan sebuah formasi.

"Mereka adalah pembunuh terlatih..." Liu Yuwen mengelus dagunya.

Gerakan Dua Belas Taring Darah terlihat rumit serta sulit ditebak namun Liu Yuwen bukan kali pertama mengahadapi lawan yang menggunakan formasi sehingga ia bisa menemukan celah dibaliknya.

Dalam waktu singkat, Liu Yuwen berada di dalam kepungan lawannya, mereka menyerang Liu Yuwen secara bertubi-tubi namun pemuda itu berhasil menghindari serta menahan serangan mereka tanpa kesulitan.

Liu Yuwen menggunakan pedangnya untuk menangkis serangan yang datang, serangan mereka yang seperti tanpa jeda membuat Liu Yuwen tidak bisa menyerang balik.

"Bagaimana dia bisa membaca serangan formasi kita?" Taring Pertama merasa tidak percaya serta terkejut Liu Yuwen nyatanya bisa bertahan lama dalam kepungan mereka.

Serangan Taring Pertama dan rekan-rekannya memang membuat Liu Yuwen dalam posisi bertahan namun ini jelas lebih dari yang ia bayangkan.

Sebelumnya tidak ada yang bisa bertahan dari formasi Dua Belas Taring Darah meski kekuatan lawannya beberapa kali lebih kuat dari mereka tetapi sekarang, formasi yang dikenal mematikan di dunia persilatan Kekaisaran Langit Selatan justru terlihat lemah dihadapan Liu Yuwen.

Satu-satunya yang membuat Taring Pertama merasa lebih baik adalah kualitas pedang Liu Yuwen.

Setiap kali senjata mereka berbenturan, retakan pada pedang pemuda itu semakin bertambah.

Liu Yuwen menggunakan Pusaka Jiwa yang ia dapatkan dari korban aliansi aliran hitam sebelumnya, kualitasnya lebih rendah dari pusaka belati yang lawannya pakai sehingga tidak heran pusaka tersebut dengan cepat mengalami kerusakan.

Beberapa benturan terjadi hingga akhirnya pedang Liu Yuwen pecah berkeping-keping.

"Habis sudah kau!" Taring Ketujuh yang sudah menyembuhkan sebagian lukanya masuk ke dalam formasi dan langsung menyerang Liu Yuwen.

Liu Yuwen menangkap belati yang hampir menusuk jantungnya itu dengan tangan yang sudah berubah warna seperti logam.

Taring Ketujuh terkejut, ia berusaha menggerakkan pusakanya ke jantung Liu Yuwen namun tidak bisa, tenaga fisik Liu Yuwen diluar perkiraannya.

"Kau dari tadi terlalu banyak bicara!" Liu Yuwen mendengus kesal sebelum memukul perut Taring Ketujuh.

Taring Ketujuh terlempar hingga belasan meter sebelum memegang perutnya, ia sudah menggunakan perisai qi untuk melindungi tubuhnya namun pukulan Liu Yuwen tetap terasa nyeri yang lumayan.

Serangan pada Taring Ketujuh membuah para Taring yang lain segera mengambil jarak dari Liu Yuwen karena terkejut dengan kekuatan fisik pemuda itu.

"Kenapa berhenti, apa ini pertama kali formasi kalian bisa ditebak orang lain?" Liu Yuwen tersenyum mengejek.

Terpopuler

Comments

Mazz Tama_Meii

Mazz Tama_Meii

yoo mantap Yuwen masih di atas para taring/Facepalm/bantaaaaiiiiiii para taring yuwen/Joyful/semangat dan selalu jaga kesehatan Thor

2024-11-28

1

Winda

Winda

Yuwen memang pintar.... makasih udah update Thor 🙏. Semangat ya 💪💪💪

2024-11-28

3

VirgoRaurus 31Smile

VirgoRaurus 31Smile

Liu Yuwen ga dengar suara ledakan ya...jg ga merasakan aura membunuh...piye Iki Thor...harusnya dg ranahnya sekarang Liu Yuwen SDH peka...

2025-03-10

0

lihat semua
Episodes
1 Eps. 1 — Kota Madain
2 Eps. 2 — Peningkatan Kekuatan
3 Eps. 3 — Tujuh Dosa Pedang
4 Eps. 4 — Sinyal Kembang Api
5 Eps. 5 — Sekte Bunga Anggrek
6 Eps. 6 — Seribu Bidadari
7 Eps. 7 — Rantai Kegelapan
8 Eps. 8 — Ji Xiansun
9 Eps. 9 — Aliansi Aliran Hitam Tiba
10 Eps. 10 — Bunga Anggrek
11 Eps. 11 — Bunga Anggrek II
12 Eps. 12 — Bunga Anggrek III
13 Eps. 13 — Tubuh Surgawi
14 Eps. 14 — Ji Yuanyin
15 Eps. 15 — Pembukaan Meridian
16 Eps. 16 — Tamu Tak Diundang
17 Eps. 17 — Dua Belas Taring Darah
18 Eps. 18 — Pertarungan Diatas Danau
19 Eps. 19 — Pertarungan Diatas Danau II
20 Eps. 20 — Pil Suci
21 Eps. 21 — Darah Emas
22 Eps. 22 — Meninggalkan Sekte (Arc. 5 — End)
23 Eps. 23 — Kelompok Misterius
24 Eps. 24 — Pusaka Kaisar
25 Eps. 25 — Kota Diatas Air
26 Eps. 26 — Harus Terlibat
27 Eps. 27 — Restoran Angsa Langit
28 Eps. 28 — Perkembangan Asosiasi
29 Eps. 29 — Organisasi Arcana Aurora
30 Eps. 30 — Toko Senjata
31 Eps. 31 — Kembang Api
32 Eps. 32 — Tuduhan
33 Eps. 33 — Dalam Sekali Tebas
34 Eps. 34 — Dua Saksi
35 Eps. 35 — Acara Lelang
36 Eps. 36 — Sekte Ular Petir
37 Eps. 37 — Batu Giok
38 Eps. 38 — Racun Ular
39 Eps. 39 — Teknik Cahaya
40 Eps. 40 — Mengakhiri Pertarungan
41 Eps. 41 — Busur Panah
42 Eps. 42 — Sebuah Kepungan (Arc. 6 — End)
43 Eps. 43 — Sosok Wang Lin
44 Eps. 44 — Kemajuan Yuanyin
45 Eps. 45 — Diskusi dan Rencana
46 Eps. 46 — Gejolak Kota
47 Eps. 47 — Penyerangan Kota
48 Eps. 48 — Seorang Diri
49 Eps. 49 — Kemampuan Yuanyin
50 Eps. 50 — Kekalahan Telak
51 Eps. 51 — Bantuan Asosiasi
52 Eps. 52 — Membuat Strategi
53 Eps. 53 — Kabar Buruk
54 Eps. 54 — Serangan Panah
Episodes

Updated 54 Episodes

1
Eps. 1 — Kota Madain
2
Eps. 2 — Peningkatan Kekuatan
3
Eps. 3 — Tujuh Dosa Pedang
4
Eps. 4 — Sinyal Kembang Api
5
Eps. 5 — Sekte Bunga Anggrek
6
Eps. 6 — Seribu Bidadari
7
Eps. 7 — Rantai Kegelapan
8
Eps. 8 — Ji Xiansun
9
Eps. 9 — Aliansi Aliran Hitam Tiba
10
Eps. 10 — Bunga Anggrek
11
Eps. 11 — Bunga Anggrek II
12
Eps. 12 — Bunga Anggrek III
13
Eps. 13 — Tubuh Surgawi
14
Eps. 14 — Ji Yuanyin
15
Eps. 15 — Pembukaan Meridian
16
Eps. 16 — Tamu Tak Diundang
17
Eps. 17 — Dua Belas Taring Darah
18
Eps. 18 — Pertarungan Diatas Danau
19
Eps. 19 — Pertarungan Diatas Danau II
20
Eps. 20 — Pil Suci
21
Eps. 21 — Darah Emas
22
Eps. 22 — Meninggalkan Sekte (Arc. 5 — End)
23
Eps. 23 — Kelompok Misterius
24
Eps. 24 — Pusaka Kaisar
25
Eps. 25 — Kota Diatas Air
26
Eps. 26 — Harus Terlibat
27
Eps. 27 — Restoran Angsa Langit
28
Eps. 28 — Perkembangan Asosiasi
29
Eps. 29 — Organisasi Arcana Aurora
30
Eps. 30 — Toko Senjata
31
Eps. 31 — Kembang Api
32
Eps. 32 — Tuduhan
33
Eps. 33 — Dalam Sekali Tebas
34
Eps. 34 — Dua Saksi
35
Eps. 35 — Acara Lelang
36
Eps. 36 — Sekte Ular Petir
37
Eps. 37 — Batu Giok
38
Eps. 38 — Racun Ular
39
Eps. 39 — Teknik Cahaya
40
Eps. 40 — Mengakhiri Pertarungan
41
Eps. 41 — Busur Panah
42
Eps. 42 — Sebuah Kepungan (Arc. 6 — End)
43
Eps. 43 — Sosok Wang Lin
44
Eps. 44 — Kemajuan Yuanyin
45
Eps. 45 — Diskusi dan Rencana
46
Eps. 46 — Gejolak Kota
47
Eps. 47 — Penyerangan Kota
48
Eps. 48 — Seorang Diri
49
Eps. 49 — Kemampuan Yuanyin
50
Eps. 50 — Kekalahan Telak
51
Eps. 51 — Bantuan Asosiasi
52
Eps. 52 — Membuat Strategi
53
Eps. 53 — Kabar Buruk
54
Eps. 54 — Serangan Panah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!