BAB~19 kelicikan pak maxi

Pagi hari nya pak maxi yang terbangun terlebih dahulu,memilih cepat mandi dan bersiap setampan mungking untuk menungu sang pujaan hati bangun,sambil duduk diatas sofa,pak maxi tak bisa mengalihkan pandangan nya kepada aulia yang sedang tertidur pulas dengan tubuh polos tersebut....

"astaga,apakah aku terlalu berlebihan semalam? Kenapa dia belum juga bangun?"Batin pak maxi mulia gelisah.

Saat pak maxi sedang asik merenung tiba-tiba ketukan pintu kamar membuyarkan nya,dengan langkah tergesa-gesa,pak maxi pun berjalan menuju pintu kamar,dan membuka setenga pintu kamar....

"ada apa?"Tanya pak maxi setelah membuka pintu kamar,dan menatap ke arah leo.

Glupppp

Leo menelan ludah dengan kasar."i-ini pak,surat yang tuan minta semalam."

Pak maxi pun meraih surat itu."cepat pergi,dan tunggu aku di bawa."

"baik,tu-"

Brakkkkk

Sebelum leo menyelesaikan perkataan nya,pak maxi sudah lebih dulu menutup pintu kamar,membuat leo berbalik dan melangkah pergi dengan wajah lesu....

"haisss kenapa buru-buru sekali,bahkan aku belum selesai berkata,setidaknya berterima kasih dulu,karna aku sudah lembur semalaman."batin leo berjalan pergi dengan lesu.

Di dalam kamar,pak maxi yang sudah mendapatkan surat yang dia inginkan,lalu kembali duduk dan membaca nya satu persatu sambil menungu aulia bangun....

"ugh...hoaaamm,astaga seluruh tubuh ku sakit."Gumam aulia yang baru saja bangun,dan belum sadar sepenuh nya.

Lalu dengan mata sayu setenga sadar,aulia pun turun dari kasur dengan tubuh polos dan hendak berjalan masuk ke dalam kamar mandi,tapi saat hendak melangkah aulia berhenti sejenak karna ia mereka sakit diantara kedua paha nya....

"sssss...aduh perih."Ringis aulia sambil berjongkok.

melihat aulia yang sedang kesusahan berjalan,pak maxi pun tersenyum dan berdiri dari atas sofa,lalu melangka mendekati aulia....

"selamat pagi sayang,apakah kamu sedang mengundangku untuk sarapan pagi? Kalau aku si tidak keberatan."Bisik pak maxi mengoda aulia.

Gluppppp

"aaaaaaaa! Kenapa kenapa kamu bisa ada disini? Eh! Maksudku bapak."Ucap aulia kaget setenga mati sambil menghalang tubuh polos nya dengan kedua tangan.

"ppfftttt...kenapa aku bisa disini? Tentu saja menghabiskan malam pertama dengan istriku."Ucap pak maxi sambil menahan tawa.

Aulia melirik di sekitar kamar,dan baru sadar kalau dia tidak berada di kamar miliknya,lalu menatap pak maxi dengan tatapan bingun."I-istri? Apa maksud bapak?"

"astaga aulia...kamu sangat tidak bertangung jawab sama sekali,masa kau sudah meniduriku semalam tapi kamu malah melupakan nya,sebagai dosen yang terhormat,aku meresa dilecehkan."Elak pak dengan wajah lesu.

"eh! Bukan nya kebalik yah,tapi aku benar-benar tidak ingat apa yang terjadi semalam."batin aulia sambil meraih kain seprei untuk menutup tubuh polos nya.

"pa-pak maafkan aku,tapi aku benar-benar tidak ingat sama sekali."Ucap aulia sambil menundukan kepala.

Diam-diam pak maxi tersenyum samar."kau harus bertangung jawab aulia,kamu tidak mau kan di cap sebagai wanita brengs*k."

"apa? Aku bukan wanita seperti itu,aku tidak terima."batin aulia dengan wajah memerah merona.

"aku aulia tidak pernah mundur dari apa yang sudah aku lakukan,katakan saja apa yang harus aku lakukan?"Tanya aulia penuh percaya diri.

Mendengar ucapan aulia,dengan cepat pak maxi meraih surat pernikahan,dan menyodorkan nya kepada aulia beserta pena,aulia menerima surat tersebut lalu membaca nya....

Aulia mendongak sejenak menatap pak maxi."i-ini kan surat pernikahan,a-apakah kita harus menikah?"

Pak maxi langsung berbalik dan menangis."huwaaaaa kau jahat aulia,sekarang siapa yang mau menikah lagi dengan dosen yang sudah ternodai ini,sekarang kamu pikirkan sendiri,apakah ada yang mau menikah dengan ku,setelah dinodai oleh mu."

"eh! Bukan nya pak maxi ini tampan,mana mungking tidak ada yang mau? Tapi -"batin aulia menatap pak maxi bingun.

"baiklah pak,aku akan bertangung jawab."Ucap aulia sambil membawa surat tersebut menuju meja nakas lalu menanda tangan nya.

"yes berhasil! Tapi hal yang tadi sangat memalukan,tapi mau bagaimana lagi,ini cara satu-satu agar gadis polos ku ini mau menanda tangan surat pernikahan."batin pak maxi bersorak senang sekaligus malu.

"ehem...bagus,sekarang aku adalah suami mu,dan kamu adalah istriku,jadi sebentar lagi kita akan melangsungkan resepsi pernikahan kita."Dehem pak maxi menghilangkan kecanggungan.

"eh! Tu-tunggu dulu pak,aku masih ingin menyelesaikan kuliah,jadi bolehkah kita menunda nya dulu,dan merahasiakan semua ini."Sela aulia dengan cepat menghentikan pak maxi.

Pak maxi mengerutkan kening."memang nya kanapa? Apakah kamu malu menikah dengan ku? Atau kamu mempunyai pria lain di luar sana?"

"eh! Bukan begitu pak,tapi bapak kan tau sendiri kalau aku masih kuliah,jadi aku mohong pak,tolong biarkan aku menyelesaikan kuliah ku dulu."Imbuh aulia sambil menautkan kedua tangan nya.

"astaga imut sekali,tapi aku tidak boleh lemah."batin pak maxi.

"ehem...tapi aku punya satu syarat,kamu harus memikirkan nama panggilan yang bagus untuk ku,dan aku akan membiarkan kamu kembali kuliah."Dehem pak maxi melirik aulia dengan ekor mata.

Aulia memikir dengan keras lalu dengan wajah memerah padam aulia menjawab,"Ba-baiklah su-suamiku."

Jreenngggh

Mata pak maxi langsung cerah."coba ulangi lagi,tadi aku kurang mendengar nya."

"iya suamiku!"Teriak aulia dengan kesal.

Pak maxi yang bahagia langsung mengendong aulia naik keatas ranjang dan kembali mengulangi permainan panas semalam,lalu baru melepaskan aulia setelah ia bermain dua kali putaran,aulia yang kesal langsung mengigit leher pak maxi,lalu berjalan ke kamar mandi dan membersihkan diri....

(bersambung)

Terpopuler

Comments

Dewi Oktavia

Dewi Oktavia

astaghfirullah

2024-08-16

0

Reni Anjarwani

Reni Anjarwani

doubel up thor

2024-07-04

0

lihat semua
Episodes
1 BAB~01 cerita di mulai
2 BAB~02 memperbaiki kedai
3 BAB~03 bullying
4 BAB~04 dihukum
5 BAB~05 visual karakter
6 BAB~06 mencari masalah
7 BAB~07 curiga
8 BAB~08 di aniaya
9 BAB~09 rencana nyonya rose
10 BAB~10 rencana jahat lola
11 BAB~11 sosok pak maxi yang sebenarnya
12 BAB~12 termakan jebakan lola
13 BAB~13 ditinggal tidur
14 BAB~14 dibawa pergi dari panti asuhan
15 BAB~15 menjadi tahanan rumah
16 BAB~16 kebohongan pak maxi
17 BAB~17 kencang buta
18 BAB~18 malam yang panjang untuk aulia
19 BAB~19 kelicikan pak maxi
20 BAB~20 cincin pernikahan
21 BAB~21 memindahkan barang-barang aulia
22 BAB~22 makan siang
23 BAB~23 rahasia pak maxi
24 BAB~24 Rumah kecil
25 BAB~25 status pak maxi sebagai dosen terbongkar
26 BAB~26 obat kontrasepsi
27 BAB~27 meminum pil
28 BAB~28 pengakuan pak maxi membawa petaka
29 BAB~29 perintah aulia
30 BAB~30 rahasia nyonya rose
31 BAB~31 Foto
32 BAB~32 terciduk
33 BAB~33 kabar duka
34 BAB~34 double duka aulia
35 BAB~35 pertengkaran hebat
36 BAB~36 membakar semuanya
37 BAB~37 tanda tangan
38 BAB~38 fitnah
39 BAB~39 ketegasan aulia
40 BAB~40 tamparan aulia
41 BAB~41 kabar baik
42 BAB~42 muntah-muntah
43 BAB~43 perihal manga muda
44 BAB~44 rencana nyonya carlotta
45 BAB~45 menyusung rencana
46 BAB~46 memintah izin
47 BAB~47 mengantikan Aulia
48 BAB~~48 di tangkap
49 BAB~~49 ancaman maxi
50 BAB~~50 perhatian kevin
51 BAB~~51 wisuda
52 BAB~~52 tangisan tuan mustafa
53 BAB~~53 masakan Maxi
54 BAB~~54 hukuman
55 BAB~~55 kedatangan nyonya carlotta
Episodes

Updated 55 Episodes

1
BAB~01 cerita di mulai
2
BAB~02 memperbaiki kedai
3
BAB~03 bullying
4
BAB~04 dihukum
5
BAB~05 visual karakter
6
BAB~06 mencari masalah
7
BAB~07 curiga
8
BAB~08 di aniaya
9
BAB~09 rencana nyonya rose
10
BAB~10 rencana jahat lola
11
BAB~11 sosok pak maxi yang sebenarnya
12
BAB~12 termakan jebakan lola
13
BAB~13 ditinggal tidur
14
BAB~14 dibawa pergi dari panti asuhan
15
BAB~15 menjadi tahanan rumah
16
BAB~16 kebohongan pak maxi
17
BAB~17 kencang buta
18
BAB~18 malam yang panjang untuk aulia
19
BAB~19 kelicikan pak maxi
20
BAB~20 cincin pernikahan
21
BAB~21 memindahkan barang-barang aulia
22
BAB~22 makan siang
23
BAB~23 rahasia pak maxi
24
BAB~24 Rumah kecil
25
BAB~25 status pak maxi sebagai dosen terbongkar
26
BAB~26 obat kontrasepsi
27
BAB~27 meminum pil
28
BAB~28 pengakuan pak maxi membawa petaka
29
BAB~29 perintah aulia
30
BAB~30 rahasia nyonya rose
31
BAB~31 Foto
32
BAB~32 terciduk
33
BAB~33 kabar duka
34
BAB~34 double duka aulia
35
BAB~35 pertengkaran hebat
36
BAB~36 membakar semuanya
37
BAB~37 tanda tangan
38
BAB~38 fitnah
39
BAB~39 ketegasan aulia
40
BAB~40 tamparan aulia
41
BAB~41 kabar baik
42
BAB~42 muntah-muntah
43
BAB~43 perihal manga muda
44
BAB~44 rencana nyonya carlotta
45
BAB~45 menyusung rencana
46
BAB~46 memintah izin
47
BAB~47 mengantikan Aulia
48
BAB~~48 di tangkap
49
BAB~~49 ancaman maxi
50
BAB~~50 perhatian kevin
51
BAB~~51 wisuda
52
BAB~~52 tangisan tuan mustafa
53
BAB~~53 masakan Maxi
54
BAB~~54 hukuman
55
BAB~~55 kedatangan nyonya carlotta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!