BAB~14 dibawa pergi dari panti asuhan

Hari mulai pagi,dan matahari diam-diam menyelinap masuk,dan menyinari gadis cantik yang sedang tertidur pulas tampa busana,perlahan ia membuka membuka....

"astaga!" betapa aulia sangat kaget,mengetahui dirinya tampa sehelai kain apapun.

aulia melirik sekitar kamar dan melihat foto pak maxi sedang di pajang di dalam kamar,membuat aulia mengetahui kalau dirinya saat ini sedang berada di kamar pak maxi,namun sesaat kemudian aulia mendengar suara percikan air di dalam kamar mandi....

"tidak aku harus pergi dari sini,sebelum pak maxi melihatku."Gumam aulia sambil beranjak dari atas kasur.

Saat aulia hendak memakai kaos,dan melihat kaos miliknya nya sudah robek tak beraturan,terpaksa aulia memakai kemeja pak maxi,lalu memakai celana jeans miliknya yang masih utuh,lalu aulia meraih kunci motor dan tas,dan bergegas keluar dari kamar pak maxi....

"pagi nona."Sapa kepala pelayang pak maxi,setelah melihat aulia menurungi anak tanga dengan tergesa-gesa.

"pagi juga bi,maaf aku permisi dulu."Sahut aulia terus berjalan menuju pintu mansion.

Setelah berhasil keluar dari mansion,aulia langsung mengemudi motor keluar dengan tergesa-gesa menuju pantai asuhan sambil menangis,sedangkan di mansion pak maxi yang baru saja selesai mandi langsung keluar dari kamar mandi....

"sayang kamu sudah-"

pak maxi menghentikan perkataan nya setelah melihat diatas kasur nampak kosong,dan langsung berlari keluar kamar hanya memakai handuk melingkar di pinggan....

"pelayan!"Teriak pak maxi dengan emosi.

Mendengar suara pak maxi yang menggelegar di ruang tenga,para pelayan pun berlari berhamburan berkumpul di ruang tenga....

"se-selamat pagi tuan."Sapa mereka serempak dan terbata-bata sembari menunduk takut.

Pak maxi menatap mereka semua satu persatu dengan tatapan tajam."apa pekerjaan kalian disini? Kenapa kalian tidak bisa menghentikan dia hah!"

mereka yang tidak tau apa-apa,salin menatap satu sama lain dengan tatapan bingun,kepala pelayang yang melihat yang lain sedang kebingunan,ia pun memberanikan diri membuka suara....

"maaf tuan,tadi pagi saya yang bertemu dengan saat nona hendak keluar,dan maaf saya tidak menghentikan nya."Ujar kepala pelayang.

Pak maxi mengendus kesal."bubar kalian semua! Dasar tidak berguna."

"baik tuan."

Mereka pun langsung bubar dan menghilang secepat kilat dari hadapan pak maxi,setelah semuanya pergi,pak maxi memiji kepala nya yang terasa sakit....

"haisss...gadis kecil itu selalu membuatku kesal."Gumam pak maxi,berbalik dan masuk ke dalam kamar.

(di sisi lain)

Aulia yang baru saja sampai,dari jauh dia melihat ibu tiri dan sang ayah sedang duduk di depan panti asuhan sambil menungu kedatangan nya,dengan takut aulia mencoba memberanikan diri berjalan masuk....

"pa-pagi semuanya."Sapa aulia terbata-bata karna takut.

Mendengar suara aulia,nyonya rose pun menoleh ke arah sumber suara,dengan amarah mengebu-gebu....

"lihat pa,jalan kecil ini baru pulang,entah apa yanh dia lakukan semalam sampai seluruh tubuh nya penuh dengan bekas ciuman,dasar menjijikan."Hina nyonya rose menatap aulia dengan tatapan menjijikan.

Tuan josep menghampiri aulia dengan emosi yang berapi-api,dan langsung melayangkan tamparan sekuat tenaga membuat aulia mundur ke belakan....

"memalukan! Dasar anak tidak tau diri! Siapa yang melakukan ini? jawab!"Bentak tuan josep murka.

Aulia memegan pipi nya yang terasa panas,dengan mata berkaca-kaca aulia menatap tuan josep."maaf pa,a-aulia yang salah,maafkan aulia."

Plakkkkkkk

"maaf katamu? Enten sekali kau bicara jalan kecil! Pa kurung dia sekarang sebelum dia melakukan hal yang lebih memalukan lagi."Sarang nyonya rose setelah menampar aulia.

"kalian bawa dia,dan kurung dia di mansion,tampa persetujuan dariku,dia tidak boleh keluar."Perintah tuan jose kepada para pengawal nya.

Aulia langsung melangkah mundur dengan tubuh gemetar hebat."tidak! Aku tidak mau ikut,kalian tidak pernah memperdulikan aku selama ini,kenapa baru sekarang kalian bari muncul?"

"tunggu apa lagi kalian? Cepat bawa dia!"Teriak tuan josep,memerintah para pengawal nya yang sedang menatap satu sama lain dengan tatapan bingun.

Mereka pun mendekati aulia."maafkan kami nona."

Lalu mereka langsung meraih lengan aulia,dan memaksa nya pergi masuk ke dalam mobil,aulia berteriak dan meronta sekuat tenaga,tapi percuma,melihat itu ibu fatima pun ikut memohong agar aulia tidak di bawa pergi dengan paksa,setidaknya bawa dia secara baik-baik....

"tuan,maafkan aulia,tapi tolong jangan bawa dia dengan cara seperti,a-aku akan bicara dengan nya secara baik-baik."Pinta ibu fatima sambil menautkan kedua tangan nya...

Brukkkkkk

"minggir! Dasar tidak berguna,kau tidak mampu menjaga nya,kenapa sekarang kamu ingin menahan nya disini? Dasar tidak tau malu."Sela nyonya rose sembari mendorong ibu fatima jatuh keatas tana.

"jangan sakiti ibu! Aku mohong."Imbuh aulia menangis histeris saat melihat,ibu fatima di perlakukan seperti itu.

"kalau begitu,kau masuk sekarang,sebelum papa ratakan panti asuhan ini rata dengan tana."Ancam tuan josep.

"ba-baik,tapi aku mohong jangan sakiti ibu."Jawab aulia dengan mata lembab.

Dengan berat aulia melangkah masuk ke dalam mobil tampa melihat ke belakan,setelah itu mereka pun beriringan keluar dari pekarangan panti asuhan,ibu fatima yang tidak mau aulia di bawa pergi,ia pun berlari mengejar mobil yang aulia tumpangi sambil menangis....

"tuan! Aku mohong biarkan aku bicara dengan nya!"Teriak ibu fatima sambil menangis dan mengejar mobil mereka.

Tapi mobil mereka terus melaju pergi dan menjauh,melihat iti ibu fatima menambah kecepatan agar bisa mengapai mobil mereka,tapi naas malah terjatuh dan tersungkur diatas tana....

"ibu!"Teriak anak-anak panti panik saat melihat ibu fatima terjatuh.

para anak panti pun berlari menghampiri ibu fatima yang sedang menangis dan meraung diatas tana,dan beramai-ramai memeluk ibu fatima dan ikut menangis,meratapi kepergian sosok aulia yang sudah mereka anggap sebagai kakak....

(bersambung)

Terpopuler

Comments

Dewi Oktavia

Dewi Oktavia

jahat x

2024-08-16

0

lihat semua
Episodes
1 BAB~01 cerita di mulai
2 BAB~02 memperbaiki kedai
3 BAB~03 bullying
4 BAB~04 dihukum
5 BAB~05 visual karakter
6 BAB~06 mencari masalah
7 BAB~07 curiga
8 BAB~08 di aniaya
9 BAB~09 rencana nyonya rose
10 BAB~10 rencana jahat lola
11 BAB~11 sosok pak maxi yang sebenarnya
12 BAB~12 termakan jebakan lola
13 BAB~13 ditinggal tidur
14 BAB~14 dibawa pergi dari panti asuhan
15 BAB~15 menjadi tahanan rumah
16 BAB~16 kebohongan pak maxi
17 BAB~17 kencang buta
18 BAB~18 malam yang panjang untuk aulia
19 BAB~19 kelicikan pak maxi
20 BAB~20 cincin pernikahan
21 BAB~21 memindahkan barang-barang aulia
22 BAB~22 makan siang
23 BAB~23 rahasia pak maxi
24 BAB~24 Rumah kecil
25 BAB~25 status pak maxi sebagai dosen terbongkar
26 BAB~26 obat kontrasepsi
27 BAB~27 meminum pil
28 BAB~28 pengakuan pak maxi membawa petaka
29 BAB~29 perintah aulia
30 BAB~30 rahasia nyonya rose
31 BAB~31 Foto
32 BAB~32 terciduk
33 BAB~33 kabar duka
34 BAB~34 double duka aulia
35 BAB~35 pertengkaran hebat
36 BAB~36 membakar semuanya
37 BAB~37 tanda tangan
38 BAB~38 fitnah
39 BAB~39 ketegasan aulia
40 BAB~40 tamparan aulia
41 BAB~41 kabar baik
42 BAB~42 muntah-muntah
43 BAB~43 perihal manga muda
44 BAB~44 rencana nyonya carlotta
45 BAB~45 menyusung rencana
46 BAB~46 memintah izin
47 BAB~47 mengantikan Aulia
48 BAB~~48 di tangkap
49 BAB~~49 ancaman maxi
50 BAB~~50 perhatian kevin
51 BAB~~51 wisuda
52 BAB~~52 tangisan tuan mustafa
53 BAB~~53 masakan Maxi
54 BAB~~54 hukuman
55 BAB~~55 kedatangan nyonya carlotta
Episodes

Updated 55 Episodes

1
BAB~01 cerita di mulai
2
BAB~02 memperbaiki kedai
3
BAB~03 bullying
4
BAB~04 dihukum
5
BAB~05 visual karakter
6
BAB~06 mencari masalah
7
BAB~07 curiga
8
BAB~08 di aniaya
9
BAB~09 rencana nyonya rose
10
BAB~10 rencana jahat lola
11
BAB~11 sosok pak maxi yang sebenarnya
12
BAB~12 termakan jebakan lola
13
BAB~13 ditinggal tidur
14
BAB~14 dibawa pergi dari panti asuhan
15
BAB~15 menjadi tahanan rumah
16
BAB~16 kebohongan pak maxi
17
BAB~17 kencang buta
18
BAB~18 malam yang panjang untuk aulia
19
BAB~19 kelicikan pak maxi
20
BAB~20 cincin pernikahan
21
BAB~21 memindahkan barang-barang aulia
22
BAB~22 makan siang
23
BAB~23 rahasia pak maxi
24
BAB~24 Rumah kecil
25
BAB~25 status pak maxi sebagai dosen terbongkar
26
BAB~26 obat kontrasepsi
27
BAB~27 meminum pil
28
BAB~28 pengakuan pak maxi membawa petaka
29
BAB~29 perintah aulia
30
BAB~30 rahasia nyonya rose
31
BAB~31 Foto
32
BAB~32 terciduk
33
BAB~33 kabar duka
34
BAB~34 double duka aulia
35
BAB~35 pertengkaran hebat
36
BAB~36 membakar semuanya
37
BAB~37 tanda tangan
38
BAB~38 fitnah
39
BAB~39 ketegasan aulia
40
BAB~40 tamparan aulia
41
BAB~41 kabar baik
42
BAB~42 muntah-muntah
43
BAB~43 perihal manga muda
44
BAB~44 rencana nyonya carlotta
45
BAB~45 menyusung rencana
46
BAB~46 memintah izin
47
BAB~47 mengantikan Aulia
48
BAB~~48 di tangkap
49
BAB~~49 ancaman maxi
50
BAB~~50 perhatian kevin
51
BAB~~51 wisuda
52
BAB~~52 tangisan tuan mustafa
53
BAB~~53 masakan Maxi
54
BAB~~54 hukuman
55
BAB~~55 kedatangan nyonya carlotta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!