BAB~03 bullying

(siang hari)

Kelas pertama sudah selesai,dan sekarang waktunya istirahat,aulia yang hendak menuju ke kantin,malah berpapasan dengan lola,dan para teman-teman nya yang sedang berdiri menungu nya di depan pintu kelas....

"pe-permisi kak,aku mau keluar."Ujar aulia dengan sopan,kepada teman lola yang sedang berdiri menghadang pintu kelas.

"heh! Cupu,siapa yang mengijingkan kamu masuk ke kampus ini?"Tanya lola menatap aulia dengan tatapan sinis.

"a-aku mendapatkan beasiswa kak."Jawab aulia menundukan kepala.

Lola dan teman-teman nya menatap satu sama lain,lalu tersenyum menyeringai....

"oh...siswa gratisan? Pantas saja bau kemiskinan nya sangat menyengat hahahahah."Tawa teman lola pecah.

lola tidak menjawab,dia hanya berdiri mematung disitu,dan mendengar hinaan yang di lontarkan oleh lola dan para teman nya,namun tiba-tiba salah satu teman lola mengambil kaca mata aulia....

Grabbb

"aku penasaran,apakah kamu bisa melihat tampa kaca mata?"Tanya teman lola setelah mengambil kaca mata yang sedang di pakai oleh aulia.

"kak,tolong kembalikan."Pinta aulia berjalan mendekati teman lola dengan susah payah.

Menyadari kalau aulia tidak bisa melihat tampa kacamata,teman lola itu pun berlari pergi bersama dengan yang lain,sambil tertawa mengejek aulia,aulia yang kesusahan melihat dengan jelas mencoba mengejar mereka,dan....

Pranggggg

Kacamata aulia jatuh diatas lantai dan hancur...

"ops,maaf aku tidak sengaja."Ucap teman lola menatap sini aulia.

Dan mereka semua pun tertawa terbahak-bahak melihat aulia yang kesusahan mencari kacamata miliknya sambil menangis....

"kalian jahat! Kenapa kalian menghancurkan kacamata ku? Hiks,hiks,hiks,hiks."Tangis aulia sambil meraba tempat kacamata nya jatuh.

saat aulia sedang kesusahan mencari kacamata miliknya,tiba-tiba suasana di sekitar menjadi sunyi,aulia yang sudah mendapatkan kacamata nya kembali mencoba memakainya,tapi tetap tidak bisa melihat karna semuanya berubah menjadi rabun,ia pun mulai meraba sana sini,dan tangan nya tiba-tiba menyentuh sesuatu....

"perhatikan dimana kamu meletakan tangan mu."Bisik suara bariton dari seorang pria yang menakutkan.

Gluppp

Aulia menelan ludah dengan kasar,dengan cepat mundur kebelakan."Maaf pak,a-aku tidak bisa melihat."

"dasar mesum."Gumam sala satu murid menatap aulia dengan tatapan jijik.

Aulia yang mendengar itu semaking takut,karna dia tau,pasti dia telah menyentuh sesuatu yang tidak boleh disentuh....

"maafkan aku pak,aku tidak sengaja."Pintu aulia mendongak berusaha menatap pria yang ada di depan nya itu.

Pria itu mengertakan gigi,lalu menatap sekitanya dengan tatapan tajam."apakah kalian tidak punya pelajaran lain? Cepat bubar!"

lola dan teman nya langsung bubar bersamaan dengan siswa yang lain,dan kini sisa aulia dan pria itu....

Pria itu mendekati aulia,dan mengangkat wajah aulia dengan jari telunjuk nya."buka mata mu dan tatap aku,apakah kamu sengaja meraba ku?"

wajah pria itu sangat dekat dengan wajah aulia,sampai aulia bisa merasakan aroma mind dari nafas pria itu,dengan perlahan aulia membuka mata dan menatap pria itu dengan mata berkaca-kaca....

"maaf pak...aku tidak sengaja."Pinta aulia.

Glupppp

"cantik,dan sangat mengoda."batin pria itu menelan ludah dengan kasar,saat menatap mata sayu aulia.

"ehem...apakah sekarang kamu bisa melihat?"Dehem pria itu,lalu bertanya.

Aulia mengelengkan kepala."ti-tidak bisa pak."

"haisss merepotkan saja."Desah pria itu,lalu hendak menarik lengan aulia pergi.

"ki-kita mu kemana pak?"Tanya aulia menghentikan langkah kaki pria itu.

"kau tidak perlu takut,kenalkan aku adalah dosen disini,namaku maxi williams,kau bisa memanggilku maxi,dan siapa namamu?"Tanya pak maxi setelah memperkenalkan diri.

"a-aku pak."Jawab lola sambil menunduk takut.

"sekarang ayo ikut aku aulia,kita akan pergi mencari kacamata yang baru untuk mu,karna kalau kamu tidak memakai kacamata dan mendapatkan kecelakaan pas pulang,kamu akan buat nama kampus ini menjadi buruk di mata publik."Jelas pak maxi.

"ba-baik pak."Jawab aulia.

Menyadari perkataan pak maxi ada benarnya,aulia pasrah di bawa pergi,setelah keluar mereka berdua langsung menuju ke parkiran mobil dan masuk lalu pergi,dari jauh lola yang melihat itu,mengepal kuat kedua tangan dengan marah....

"dasar wanita murahan,hari ini kau lolos,tapi tidak di lain waktu."batin lola menatap kepergian aulia dengan tatapan marah.

(dalam perjalanan)

Aulia duduk di kursi depan atas perintah maxi,aulia yang gugup meremas ujung blouse miliknya sambil mengigit sudut bibir,untuk menetralkan kegugupan....

"apakah kamu sedang mengodaku?"Tanya maxi yang dari tadi menatap bibir pink aulia.

aulia langsung tersentak kaget."maaf pak,aku tidak berani,a-aku hanya gugup sedang saja."

"kau begitu,berhenti mengigit bibir mu."Perintah pak maxi dengan nada dingin.

"ba-baik pak."Jawab aulia langsung berhenti mengigit bibirnya dan duduk terdiam.

Setelah sampai di toko kacamata,pak maxi pun membawa aulia turun dari mobil dan masuk,setelah membeli kacamata,aulia langsung memakai dan menatap wajah pak maxi,walau pak maxi sangat tampa bak dewa yunani,tetap saja di mata aulia pak maxi sangat menakutkan dengan wajah nya yang dingin itu....

(bersambung)

Jangan lupa tingalkan jejak kalian sebagai dukungan,terima kasih🙏...

Terpopuler

Comments

Dewi Oktavia

Dewi Oktavia

musibah mendapatkan cuci mata😁

2024-08-16

0

Nitha Ani

Nitha Ani

woy lola mau aqu cemplungin km didlm gelas panas/Awkward//Awkward/

2024-07-20

0

Bening

Bening

nma org awalanya...
pke huruf kapital besar

2024-07-15

0

lihat semua
Episodes
1 BAB~01 cerita di mulai
2 BAB~02 memperbaiki kedai
3 BAB~03 bullying
4 BAB~04 dihukum
5 BAB~05 visual karakter
6 BAB~06 mencari masalah
7 BAB~07 curiga
8 BAB~08 di aniaya
9 BAB~09 rencana nyonya rose
10 BAB~10 rencana jahat lola
11 BAB~11 sosok pak maxi yang sebenarnya
12 BAB~12 termakan jebakan lola
13 BAB~13 ditinggal tidur
14 BAB~14 dibawa pergi dari panti asuhan
15 BAB~15 menjadi tahanan rumah
16 BAB~16 kebohongan pak maxi
17 BAB~17 kencang buta
18 BAB~18 malam yang panjang untuk aulia
19 BAB~19 kelicikan pak maxi
20 BAB~20 cincin pernikahan
21 BAB~21 memindahkan barang-barang aulia
22 BAB~22 makan siang
23 BAB~23 rahasia pak maxi
24 BAB~24 Rumah kecil
25 BAB~25 status pak maxi sebagai dosen terbongkar
26 BAB~26 obat kontrasepsi
27 BAB~27 meminum pil
28 BAB~28 pengakuan pak maxi membawa petaka
29 BAB~29 perintah aulia
30 BAB~30 rahasia nyonya rose
31 BAB~31 Foto
32 BAB~32 terciduk
33 BAB~33 kabar duka
34 BAB~34 double duka aulia
35 BAB~35 pertengkaran hebat
36 BAB~36 membakar semuanya
37 BAB~37 tanda tangan
38 BAB~38 fitnah
39 BAB~39 ketegasan aulia
40 BAB~40 tamparan aulia
41 BAB~41 kabar baik
42 BAB~42 muntah-muntah
43 BAB~43 perihal manga muda
44 BAB~44 rencana nyonya carlotta
45 BAB~45 menyusung rencana
46 BAB~46 memintah izin
47 BAB~47 mengantikan Aulia
48 BAB~~48 di tangkap
49 BAB~~49 ancaman maxi
50 BAB~~50 perhatian kevin
51 BAB~~51 wisuda
52 BAB~~52 tangisan tuan mustafa
53 BAB~~53 masakan Maxi
54 BAB~~54 hukuman
55 BAB~~55 kedatangan nyonya carlotta
Episodes

Updated 55 Episodes

1
BAB~01 cerita di mulai
2
BAB~02 memperbaiki kedai
3
BAB~03 bullying
4
BAB~04 dihukum
5
BAB~05 visual karakter
6
BAB~06 mencari masalah
7
BAB~07 curiga
8
BAB~08 di aniaya
9
BAB~09 rencana nyonya rose
10
BAB~10 rencana jahat lola
11
BAB~11 sosok pak maxi yang sebenarnya
12
BAB~12 termakan jebakan lola
13
BAB~13 ditinggal tidur
14
BAB~14 dibawa pergi dari panti asuhan
15
BAB~15 menjadi tahanan rumah
16
BAB~16 kebohongan pak maxi
17
BAB~17 kencang buta
18
BAB~18 malam yang panjang untuk aulia
19
BAB~19 kelicikan pak maxi
20
BAB~20 cincin pernikahan
21
BAB~21 memindahkan barang-barang aulia
22
BAB~22 makan siang
23
BAB~23 rahasia pak maxi
24
BAB~24 Rumah kecil
25
BAB~25 status pak maxi sebagai dosen terbongkar
26
BAB~26 obat kontrasepsi
27
BAB~27 meminum pil
28
BAB~28 pengakuan pak maxi membawa petaka
29
BAB~29 perintah aulia
30
BAB~30 rahasia nyonya rose
31
BAB~31 Foto
32
BAB~32 terciduk
33
BAB~33 kabar duka
34
BAB~34 double duka aulia
35
BAB~35 pertengkaran hebat
36
BAB~36 membakar semuanya
37
BAB~37 tanda tangan
38
BAB~38 fitnah
39
BAB~39 ketegasan aulia
40
BAB~40 tamparan aulia
41
BAB~41 kabar baik
42
BAB~42 muntah-muntah
43
BAB~43 perihal manga muda
44
BAB~44 rencana nyonya carlotta
45
BAB~45 menyusung rencana
46
BAB~46 memintah izin
47
BAB~47 mengantikan Aulia
48
BAB~~48 di tangkap
49
BAB~~49 ancaman maxi
50
BAB~~50 perhatian kevin
51
BAB~~51 wisuda
52
BAB~~52 tangisan tuan mustafa
53
BAB~~53 masakan Maxi
54
BAB~~54 hukuman
55
BAB~~55 kedatangan nyonya carlotta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!