BAB~18 malam yang panjang untuk aulia

Aulia dan tuan thomas masuk ke sebuah restoran dan mulai memesan makanan,awal nya semuanya baik-baik saja,tapi setelah aulia di paksa meneguk segelas red wine,aulia pun mulai meresa kepala nya pusing....

"apakah kamu baik-baik saja? Aulia." tuan thomas berpura-pura bertanya.

Aulia memijit kepala nya yang terasa pusing."ah a-aku tidak apa-apa tuan,ha-hanya sedikit pusing,mungkin karna aku tidak terbiasa minum."

"bagus,malam ini aku akan memakan manakan penutup ini dengan bahagia."batin tuan thomas sambil mengangkat sudut bibir nya.

"kalau begitu,mari kita pulang,sepertinya kamu tidak enak badan."Ajak tuan thomas yanh sudah tau kalau obat yang dia berikan sudah bekerja.

Aulia pun menganggul dan mengulurkan tangan nya kepada tuan thomas,dengan senang hati tuan thomas meraih uluran tangan aulia dan membawa nya keluar restoran dan masuk ke dalam mobil,saat mereka hendak berangkat,dari jauh sebuah mobil sport melaju dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak mobil mereka.....

Brakkkkkkkkkk

"akkhhhh sialang! Siapa yang berani menabrak mobil ku?" tuan thomas mengumpat kasar,lalu turun dari mobil,dan meningalkan aulia sendirian.

Dari mobil sport yang sudah hancur dan penuh dengan asap,turun lah seorang pria tinggi berbadan kekar berjalan menghampiri tuan thomas,dan langsung meraih kera baju tuan thomas,tuan thomas yang kaget mencoba menatap pria itu,dan seketika kaget karna yang ada di hadapan nya itu adalah pak maxi....

"dimana gadisku? Kau apakan dia? Dasar pria tua sialang!"bentak pak maxi,menatap tajam tuan thomas.

"hey tuan maxi,tenanglah sedikit,apa maksudmu? Dan siapa gadis mu? Aku hanya sedang makan malam dengan calon istriku,itu saja."Ucap tuan thomas yang tidak tau apa-apa.

Rahan pak maxi langsung mengeras."siapa yang kau maksud? Karna aulia adalah milik ku,cepat katakan dimana dia!"Teriak pak maxi dengan nafas memburu.

Gluppppp

Tuan thomas langsung menelan ludah dengan kasar."di-dia sedang berada di mobilku."

Brukkkkkk

Pak maxi menghempaskan kera baju tuan thomas dengan kasar,lalu berjalan menghampiri mobil tuan thomas,lalu membuka pintu mobil....

cekleekkkkk

"ugh...panas,to-tolong...."lirih aulia sedang mengeliat tak karuan.

Mata pak maxi langsung memerah dan seluruh tubuh nya gemetar hebat karna emosi yang akan meledak sewaktu-waktu,karna melihat dress aulia yang begitu sexi,di tambah keadaan aulia yang sedang dalam pengaruh obat peransan....

"sayang...sini ayo kita pulang."Ajak pak maxi meraih aulia,lalu mengendong nya keluar dari mobil ala bride style.

Setelah berhasil mengeluarkan aulia dari mobil,pak maxi pun berjalan pergi dengan aulia dalam gendongan nya,tapi ia berhenti sejenak dan melayangkan tendangan kuat di alat kesayangan tuan thomas....

Bug

"aaarrgggggg! Sial kau maxi!"Umpat tuan thomas sambil meringis kesakitan dan memegan kuat alat tempur kesayangan nya.

"sekali lagi kau berani meletakan tangan kotormu kepada gadis kesayanganku,maka jangan salahkan aku,kalau aku tidal sungkan lagi."

Ancam pak maxi dengan tatapan membunuh,lalu berjalan pergi dan masuk ke dalam mobil miliknya yang sudah setenga hancur dan pergi....

"dasar gila! Aku tidak akan melepaskan mu!"Teriak tuan thomas dengan keras,namun sayang seribu sayang,mobil pak maxi sudah menjauh.

Tak lama."tuan.Kamu tidak apa-apa?"Tanya sang sopir sambil berlari ke arah tuan thomas.

"dasar tidak becus,kenapa kau lama sekali di dalam restoran? Hah!"Bentak tuan thomas marah kepada supir nya itu.

Glupppppp

"ta-tapi kan tuan menyuruhku untuk membayar pihak restoran,ja-jadi agak sedikit lama."Jawab sang sopir terbata-bata sambil menelan ludah dengan kasar.

"cih! Percuma karna gadis nya sudah di bawa pergi oleh maxi sialang itu."Desis tuan thomas dengan kesal,lalu mencoba berdiri dan berjalan ke arah mobil miliknya.

Sang sopir sangat kaget melihat mobil tuan thomas yang sudah tidak berbentuk lagi."Tu-tuan itu-"

"sudah! Jangan banyak bertanya lagi,ayo kita pulang."Potong tuan thomas yang sudah tau kemana arah pertanyaan supir nya itu.

"sangat menakutkan."batin sang supir sambil memasuki mobil,dan pergi meningalkan restoran tersebut.

(di sisi lain)

Pak maxi yang sudah tibah di mansion dengan mobil yang tak berhenti mengeluarkan asap,pak maxi pun langsung turun dan mengendon aulia dan membawa nya masuk ke dalam mansion,disana sudah ada leo dan para pelayang yang menyambut mereka....

"selamat malam tuan."Sapa leo sambil membungkuk hormat.

"kau urus semua dokumen untuk besok,dan bawa kepadaku,mengerti."Perintah pak maxi.

"baik tuan."

Pak maxi pun lanjut berjalan menaiki tangga menuju kamar miliknya,lalu mengunci pintu dari dalam setelah membawa aulia masuk....

"sayang maafkan aku,tapi malam ini kamu tidak bisa lolos lagi,cup."Bisik pak maxi sambil merebahkan tubuh lemas aulia diatas kasur king size nya.

Dengan cepat,pak maxi melepaskan semua baju miliknya,lalu merangkak naik ketas kasur dan menghampiri aulia,dengan lembut pak maxi melakukan pemanasan sambil melepaskan semua kain yang menempel di tubuh aulia satu persatu sampai aulia benar-benar polos....

"aahhh...cepat,aku sudah tidak kuat lagi."Desah aulia meracau tidak jelas,saat pak maxi sedang membenamkan wajah di bawa goa miliknya.

"sayang...apakah kau akan menunjukan wajah gairah ini dan perkataan mesum mu itu kepada pria tua itu? Aku akan menghabisinya."Ucap pak maxi dengan suara berat.

Aulia menatap pak maxi dengan tatapan sayu dan menitikan air mata."Ma-maafkan aku pak,tapi aku di paksa oleh ibu."

"cup,sudah aku tidak marah kepadamu,tapi kalau kau berani,menunjukan wajah seperti ini kepada orang lain,maka aku tidak akan sungkan untuk melenyapkan mereka,apakah kamu mengerti sayang."Bisik pak maxi sedikit mengancam sembari mencium mata lembab aulia.

Aulia menutup kedua mata nya,sambil menikmati sentuhan lembut pak maxi,serasa sudah cukup pemanasan,pak maxi pun mulai mengarahkan senjata tumpul nya yang sudah siap bertempur,tampa aba-aba pak maxi langsung memaksa masuk sekuat tenaga dan membuat aulia meringis kesakitan....

"akkhhhh...sakit,aku mohong berhenti."Ringis aulia mencoba mendoron dada bidan pak maxi.

"tenanglah sayang...sebentar lagi tidak akan sakit,aku janji."Bujuk pak maxi sambil mengerakan pinggul nya secara perlahan.

Hentakan demi hentakan pak maxi layangkan kepada aulia,aulia yang merasa aneh dengan tubuh nya mulai menyahut hentakan pak maxi dengan suara desahan yang terdengar merdu di telinga pak maxi....

"iya sayang...kau sangat nikmat."Ucap pak maxi di sela-sela hentakan panas nya.

Dan permainan panas pun berlanjut lama sampai subuh,aulia yang kecapean langsung tertidur pulas,lalu pak maxi pun ikut tidur sambil memeluk pinggan ramping aulia dengan posesif....

(bersambung)

Terpopuler

Comments

Dewi Oktavia

Dewi Oktavia

nah Lo,,,,dosen y yg ambil😜

2024-08-16

0

lihat semua
Episodes
1 BAB~01 cerita di mulai
2 BAB~02 memperbaiki kedai
3 BAB~03 bullying
4 BAB~04 dihukum
5 BAB~05 visual karakter
6 BAB~06 mencari masalah
7 BAB~07 curiga
8 BAB~08 di aniaya
9 BAB~09 rencana nyonya rose
10 BAB~10 rencana jahat lola
11 BAB~11 sosok pak maxi yang sebenarnya
12 BAB~12 termakan jebakan lola
13 BAB~13 ditinggal tidur
14 BAB~14 dibawa pergi dari panti asuhan
15 BAB~15 menjadi tahanan rumah
16 BAB~16 kebohongan pak maxi
17 BAB~17 kencang buta
18 BAB~18 malam yang panjang untuk aulia
19 BAB~19 kelicikan pak maxi
20 BAB~20 cincin pernikahan
21 BAB~21 memindahkan barang-barang aulia
22 BAB~22 makan siang
23 BAB~23 rahasia pak maxi
24 BAB~24 Rumah kecil
25 BAB~25 status pak maxi sebagai dosen terbongkar
26 BAB~26 obat kontrasepsi
27 BAB~27 meminum pil
28 BAB~28 pengakuan pak maxi membawa petaka
29 BAB~29 perintah aulia
30 BAB~30 rahasia nyonya rose
31 BAB~31 Foto
32 BAB~32 terciduk
33 BAB~33 kabar duka
34 BAB~34 double duka aulia
35 BAB~35 pertengkaran hebat
36 BAB~36 membakar semuanya
37 BAB~37 tanda tangan
38 BAB~38 fitnah
39 BAB~39 ketegasan aulia
40 BAB~40 tamparan aulia
41 BAB~41 kabar baik
42 BAB~42 muntah-muntah
43 BAB~43 perihal manga muda
44 BAB~44 rencana nyonya carlotta
45 BAB~45 menyusung rencana
46 BAB~46 memintah izin
47 BAB~47 mengantikan Aulia
48 BAB~~48 di tangkap
49 BAB~~49 ancaman maxi
50 BAB~~50 perhatian kevin
51 BAB~~51 wisuda
52 BAB~~52 tangisan tuan mustafa
53 BAB~~53 masakan Maxi
54 BAB~~54 hukuman
55 BAB~~55 kedatangan nyonya carlotta
Episodes

Updated 55 Episodes

1
BAB~01 cerita di mulai
2
BAB~02 memperbaiki kedai
3
BAB~03 bullying
4
BAB~04 dihukum
5
BAB~05 visual karakter
6
BAB~06 mencari masalah
7
BAB~07 curiga
8
BAB~08 di aniaya
9
BAB~09 rencana nyonya rose
10
BAB~10 rencana jahat lola
11
BAB~11 sosok pak maxi yang sebenarnya
12
BAB~12 termakan jebakan lola
13
BAB~13 ditinggal tidur
14
BAB~14 dibawa pergi dari panti asuhan
15
BAB~15 menjadi tahanan rumah
16
BAB~16 kebohongan pak maxi
17
BAB~17 kencang buta
18
BAB~18 malam yang panjang untuk aulia
19
BAB~19 kelicikan pak maxi
20
BAB~20 cincin pernikahan
21
BAB~21 memindahkan barang-barang aulia
22
BAB~22 makan siang
23
BAB~23 rahasia pak maxi
24
BAB~24 Rumah kecil
25
BAB~25 status pak maxi sebagai dosen terbongkar
26
BAB~26 obat kontrasepsi
27
BAB~27 meminum pil
28
BAB~28 pengakuan pak maxi membawa petaka
29
BAB~29 perintah aulia
30
BAB~30 rahasia nyonya rose
31
BAB~31 Foto
32
BAB~32 terciduk
33
BAB~33 kabar duka
34
BAB~34 double duka aulia
35
BAB~35 pertengkaran hebat
36
BAB~36 membakar semuanya
37
BAB~37 tanda tangan
38
BAB~38 fitnah
39
BAB~39 ketegasan aulia
40
BAB~40 tamparan aulia
41
BAB~41 kabar baik
42
BAB~42 muntah-muntah
43
BAB~43 perihal manga muda
44
BAB~44 rencana nyonya carlotta
45
BAB~45 menyusung rencana
46
BAB~46 memintah izin
47
BAB~47 mengantikan Aulia
48
BAB~~48 di tangkap
49
BAB~~49 ancaman maxi
50
BAB~~50 perhatian kevin
51
BAB~~51 wisuda
52
BAB~~52 tangisan tuan mustafa
53
BAB~~53 masakan Maxi
54
BAB~~54 hukuman
55
BAB~~55 kedatangan nyonya carlotta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!