BAB~13 ditinggal tidur

"ugh...panas,tolong."Imbuh aulia sambil meraba rahan koko pak maxi.

Briuurrrrr

jederrrrr

saat hendak masuk mobil milik pak maxi,seketika terjadi hujan deras dan petir mulai menyambar kemana-mana,aulia yang kaget meronta turun dari gendongan pak maxi dan berlari ke arah hujan membuat pak maxi panik....

"sayang kamu mau kemana? Sini."Panggil pak maxi sambil berlari mengikuti aulia,dari belakan.

Namun tiba-tiba langkah kaki aulia terhenti dan berbalik menatap pak maxi dengan mata berkaca-kaca."pak...apakah aku sehina itu? Kenapa mereka semua membenciku? Aku hanya ingin berteman,tapi kenapa selalu saja ada yang selalu ingin menyakitiku...."

Pak maxi berjalan mendekati aulia,lalu mengenggam wajah aulia dengan tangan kekar nya."kamu tidak salah sayang,mereka hanya iri kepadamu."

"begitu kah,pak?"Tanya aulia mendongak dan tersenyum lembut menatap pak maxi.

Pak maxi menganggukan kepala,lalu tersenyum lembut."Sudah,jangan sedih lagi,aku akan selalu menjaga mu,sayang."

aulia tersenyum lembut sambil menutup mata dan menikmati sentuhan lembut dari tangan kekar pak maxi,melihat itu pak maxi yang merasa gemas langsung mencium dan melumat bibir aulia,dan aulia yang masih dalam pengaruh obat pun,mencoba membalas ciuman pak maxi,walaupun gerakan aulia terbilang kaku....

"ahhh...ayo kita pulang."Ajak pak masih melepaskan ciuman,dan menarik lengan aulia menuju mobil.

saat pintu mobil terbuka,aulia menghentikan langkah kaki nya sambil menunduk kan kepala."pak,sa-saya tidak bisa masuk,karna semua baju ku basa."

Pak maxi mengertakan gigi lalu meraih tengkuk aulia dan kembali menciuman nya dengan ganas,tampa melepaskan tautan bibir,pak maxi mendorong aulia masuk ke dalam mobil lalu menutup pintu mobil....

"leo,perintahkan orang untuk membawa motor gadis ku menuju ke mansion."Perintah pak maxi setelah melepaskan tautan bibir.

"baik tuan."Jawab leo sambil mengeluarkan ponsel,lalu menjalankan mobil pergi meningalkan tempat karaokean itu.

Dalam perjalanan pak maxi yang takut kebablasan berusaha menahan diri,dan hanya memeluk aulia dengan erat,namun tiba-tiba tangan nakal aulia membuka kemeja pak maxi lalu nyelonong masuk ke dalam kemeja tampa permisi,membuat pak maxi kaget dan membulatkan mata....

"ugh...sangat nyaman,a-aku suka." aulia mulai meracau tak jelas.

"leo! Cepat tambahkan kecepatan."Perintah pak maxi dengan nada gelisah karna ulah aulia.

"baik tuan."

Karna tidak puas hanya meraba dada bidan pak maxi,aulia pun merangkak naik dan duduk diatas pangkuan pak maxi,lalu tersenyum menatap wajah tampan pak maxi bak dewa yunani itu....

"sangat tampan,aku suka,cup."Puji aulia sambil mencium kening pak maxi.

"sayang,aku sudah berusaha sabar dan menahan diri,jadi jangan coba memancingku."Bisik pak maxi dengan nada berat.

"maaf pak,ta-tapi ini sangat panas,dan aku tidak tau,tapi rasanya sangat aneh."Ujar aulia dengan nada gelisah dan tatapan sendu.

"astaga nona,aku mohong bertahanlah sedikit,aku tidak mau di turunkan di tenga jalan oleh tuan."batin leo tak karuan sambil menginjak pedak gas sekuat tenaga.

Pak maxi yang tau apa yang dibutuhkan oleh aulia,lansung membenamkan wajah diantara buah melon aulia,dan mulai mencium dan melumat pucuk melon aulia dengan lapar....

"ahhhh."Desah aulia,mendongak keatas sambil mengigit bibir bawa.

leo yang mengerti situasi kedua sejoli yang sedang dimabuk asmara itu pun langsung menyalahkan musik,agar ia tidak mendengar suara laknat yang di keluarkan oleh aulia....

"ahhh...sial,aku tidak bisa menahan nya lagi."Desah pak maxi mengumpat kasar,karna aulia sudah berhasil membagunkan juniornya.

Tak lama mereka pun sampai mansion milik pak maxi,dan pak pun mengendong aulia turun dari mobil ala kuala,dan berjalan masuk ke dalam masion,melihat kedatang pak maxi dan aulia,para pelayang pun mulai berbaris dan menyambut mereka....

"selamat malam pak."Sambut serempak para pelayang sambil menunduk hormat.

pak maxi tidak menghiraukan mereka,dan langsung membawa aulia menuju kamar,setelah masuk pak maxi langsung merebahkan tubuh aulia dan menindih nya....

"sayang,apakah kamu yaking ingin melakukan ini?"Tanya pak maxi dengan suara berat.

"a-aku tidak tau pak,tapi seluruh tubuh ku terasa panas."Jawab aulia menatap pak maxi dengan tatapan sendu.

"sial! Aku hampir tidak bisa menahan diri lagi."batin pak maxi mengumat kesal.

"ayo,aku akan membantu mu mendinginkan tubuh mu."Ajak pak maxi mengendong aulia menuju ke kamar mandi.

Setelah masuk kamar mandi,pak maxi langsung menyalahkan kerang air,lalu membawa aulia berdiri di bawa air dingin yang mengalir deras membasi tubuh mereka,dan diiringi suara decakan ciuman pak maxi yang mengema,tak lupa pak maxi meningal bekas ciuman di setiap tubuh aulia,namun tiba-tiba....

zzz...zzz...zzz

"apa? Dia tertidur,astaga."Ucap pak maxi,setelah mendengar suara dengkuran halus dari bibir aulia.

Pak maxi pun mengendong aulia keluar dari kamar dengan tubuh polos tampa sehelai kain,menuju kasur,lalu meletakan aulia diatas kasur lalu menyelimutinya dengan seprei....

"selamat tidur sayang,mimpi lah yang indah,cup."Bisik pak maxi,lalu mencium lembut kenin aulia.

Lalu pak maxi kembali masuk ke kamar mandi,untuk bermain solo,sambil membayangkan aulia sebagai alat khayalan liar nya....

(bersambung)

Terpopuler

Comments

Dewi Oktavia

Dewi Oktavia

Alhamdulillah tak jadi😁👍

2024-08-16

1

Reni Anjarwani

Reni Anjarwani

doubel up thor

2024-07-02

0

lihat semua
Episodes
1 BAB~01 cerita di mulai
2 BAB~02 memperbaiki kedai
3 BAB~03 bullying
4 BAB~04 dihukum
5 BAB~05 visual karakter
6 BAB~06 mencari masalah
7 BAB~07 curiga
8 BAB~08 di aniaya
9 BAB~09 rencana nyonya rose
10 BAB~10 rencana jahat lola
11 BAB~11 sosok pak maxi yang sebenarnya
12 BAB~12 termakan jebakan lola
13 BAB~13 ditinggal tidur
14 BAB~14 dibawa pergi dari panti asuhan
15 BAB~15 menjadi tahanan rumah
16 BAB~16 kebohongan pak maxi
17 BAB~17 kencang buta
18 BAB~18 malam yang panjang untuk aulia
19 BAB~19 kelicikan pak maxi
20 BAB~20 cincin pernikahan
21 BAB~21 memindahkan barang-barang aulia
22 BAB~22 makan siang
23 BAB~23 rahasia pak maxi
24 BAB~24 Rumah kecil
25 BAB~25 status pak maxi sebagai dosen terbongkar
26 BAB~26 obat kontrasepsi
27 BAB~27 meminum pil
28 BAB~28 pengakuan pak maxi membawa petaka
29 BAB~29 perintah aulia
30 BAB~30 rahasia nyonya rose
31 BAB~31 Foto
32 BAB~32 terciduk
33 BAB~33 kabar duka
34 BAB~34 double duka aulia
35 BAB~35 pertengkaran hebat
36 BAB~36 membakar semuanya
37 BAB~37 tanda tangan
38 BAB~38 fitnah
39 BAB~39 ketegasan aulia
40 BAB~40 tamparan aulia
41 BAB~41 kabar baik
42 BAB~42 muntah-muntah
43 BAB~43 perihal manga muda
44 BAB~44 rencana nyonya carlotta
45 BAB~45 menyusung rencana
46 BAB~46 memintah izin
47 BAB~47 mengantikan Aulia
48 BAB~~48 di tangkap
49 BAB~~49 ancaman maxi
50 BAB~~50 perhatian kevin
51 BAB~~51 wisuda
52 BAB~~52 tangisan tuan mustafa
53 BAB~~53 masakan Maxi
54 BAB~~54 hukuman
55 BAB~~55 kedatangan nyonya carlotta
Episodes

Updated 55 Episodes

1
BAB~01 cerita di mulai
2
BAB~02 memperbaiki kedai
3
BAB~03 bullying
4
BAB~04 dihukum
5
BAB~05 visual karakter
6
BAB~06 mencari masalah
7
BAB~07 curiga
8
BAB~08 di aniaya
9
BAB~09 rencana nyonya rose
10
BAB~10 rencana jahat lola
11
BAB~11 sosok pak maxi yang sebenarnya
12
BAB~12 termakan jebakan lola
13
BAB~13 ditinggal tidur
14
BAB~14 dibawa pergi dari panti asuhan
15
BAB~15 menjadi tahanan rumah
16
BAB~16 kebohongan pak maxi
17
BAB~17 kencang buta
18
BAB~18 malam yang panjang untuk aulia
19
BAB~19 kelicikan pak maxi
20
BAB~20 cincin pernikahan
21
BAB~21 memindahkan barang-barang aulia
22
BAB~22 makan siang
23
BAB~23 rahasia pak maxi
24
BAB~24 Rumah kecil
25
BAB~25 status pak maxi sebagai dosen terbongkar
26
BAB~26 obat kontrasepsi
27
BAB~27 meminum pil
28
BAB~28 pengakuan pak maxi membawa petaka
29
BAB~29 perintah aulia
30
BAB~30 rahasia nyonya rose
31
BAB~31 Foto
32
BAB~32 terciduk
33
BAB~33 kabar duka
34
BAB~34 double duka aulia
35
BAB~35 pertengkaran hebat
36
BAB~36 membakar semuanya
37
BAB~37 tanda tangan
38
BAB~38 fitnah
39
BAB~39 ketegasan aulia
40
BAB~40 tamparan aulia
41
BAB~41 kabar baik
42
BAB~42 muntah-muntah
43
BAB~43 perihal manga muda
44
BAB~44 rencana nyonya carlotta
45
BAB~45 menyusung rencana
46
BAB~46 memintah izin
47
BAB~47 mengantikan Aulia
48
BAB~~48 di tangkap
49
BAB~~49 ancaman maxi
50
BAB~~50 perhatian kevin
51
BAB~~51 wisuda
52
BAB~~52 tangisan tuan mustafa
53
BAB~~53 masakan Maxi
54
BAB~~54 hukuman
55
BAB~~55 kedatangan nyonya carlotta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!