BAB~06 mencari masalah

Hari ini adalah hari mingu,jadi aulia memutuskan untuk membantu yang lain berjualan seperti biasa,saat kedai miliknya baru saja di buka,sudah ada 3 pelangan yang mengantri di depan kedai,padahal sekarang baru saja jam 4 sore....

"selamat sore ibu-ibu,maaf membuat kalian semua menungu lama."Sapa aulia dengan sopan,sambil membuka kedai milinya.

"ah tidak apa-apa nak,lagian kami yang datang terlalu awal."Jawab sala satu ibu sambil tertawa cengengesan.

"ayo,silahkan di belih bu."

Para ibu-ibu itu pun langsung mendekat dan memilih sate kesukaan mereka,yang membuat mereka rela mengantri lebih awal,setelah selesai memilih,mereka pun membayar lalu pergi....

"syukurlah...baru buka sudah mendapatkan uang segini."Gumam aulia menatap uang hasil sate miliknya.

Melihat aulia sedang melamun ibu fatima pun menghampiri aulia."ada apa nak?"

"tidak ada apa-apa bu,hanya saja aulia senang,karna jualan kita laris."Jawab aulia tersenyum hangat.

Saat mereka sedang berbincang,munculah suara wanita paru baya yang terdengar arogan menegur mereka,dan siapa lagi kalau bukan ibu tiri aulia dan adik tirinya....

"bagus yah! Sekarang kedai mu semaking bagus,apakah kamu menjual diri?" ucap nyonya rose sambil menatap sekeliling kedai milik aulia.

"iya,iyalah ma...kalau bukan jual diri,dari mana dia mendapatkan uang? Papa kan sudah tidak membiayai nya lagi."Sambung maria menatap sinis aulia.

Ucapan mereka berhasil membuat orang-orang yang sedang membeli sate menoleh ke arah aulia dengan tatapan bingun,ibu fatima yang menyadari itu,langsung memasan badan untuk membelah aulia....

"kalian mau apa kesini? Kalau kalian datang hanya untuk menghina,silahkan pergi dari sini!"Teriak ibu fatima dengan emosi mengebu-gebu.

"bu...jangan hiraukan mereka,nanti ibu bisa sakit."Cegah aulia menahan ibu fatima.

"heh! Semua dengar baik-baik,jangan tertipu dengan penampilan nya yang polos,karna sebernarnya dia adalah-"

"adalah apa? Kau sudah berumur,tapi otak mu masih memutar dengan lambat,apakah ini pelajaran yang kau dapatkan sejak kecil?" suara bariton muncul dari belakan dan memotong perkataan nyonya rose.

Dan mereka semua pun menoleh ke arah pemilik suara,dan di tak lain adalah pak maxi yang kebetulan datang untuk mengecek keadaan aulia,melihat ada pria tampan,maria langsung mengubah penampilan nya menjadi wanita polos sambil tersenyum malu-malu....

"ha-halo selamat sore tuan."Sapa maria gugup,menatap pak maxi dengan pipi merona merah.

"cih! Menjijikan."Desis pak maxi dengan tatapan sinis.

Mendengar putri kesayangan nya dihina,nyonya rose tak mau tinggal diam,dia langsung menatap tajam pak maxi....

"apa maksudmu menghina putriku? Memang nya siapa kamu?"Tanya nyonya rose dengan emosi.

Pak maxi melangkah mendekati nyonya rose,lalu menatap dengan tatapan membunuh....

"nanti juga kamu akan tau siapa aku,dan sebaiknya kalian enyahlah dari sini,sebelum aku yang melempar kalian berdua ke jalanan."Ucap pak maxi penuh ancaman.

Melihat tatapan pak maxi,nyali nyonya rose langsung ciut,maria yang merasa situasi semaking memanas ia pun menarik sang ibu,dan membawanya pergi....

"mama,kamu ini apa-apaan sih?" maria ngedumel karna ibu malah merusak moment bahagia nya.

melihat wajah kesal putrinya,nyonya malah malah tambah kesal,karna tadi dia di bawa pergi dengan paksa oleh sang putri,sekarang malah di salahin....

"kamu yang apa-apaan? Kenapa kamu malah tarik mama hah!"Betak nyonya rose marah.

"pria itu tipe ku ma...mama gak liat kalau dia sangat tampan dan berkarisma."Tutut maria sambil membayangkan wajah pak maxi.

Nyonya rose memutar bola malas."kamu itu yah,kalau mau cari pria itu yang benar,mama butuh uang,karna mama ngasi makan kamu pakai nasi,bukan angin."

Lalu nyonya rose menghentakan kaki dengan kesal dan berjalan masuk ke dalam mobil,melihat sang ibu pergi tampa bicara,maria pun menyusul dengan wajah kesal dan ikut masuk ke dalam mobil,lalu pergi....

(di kedai sate)

"terima kasih pak."Ucap aulia sambil membungkuk.

Melihat itu,pak maxi melangka mendekati aulia sampai tidak ada jarak antara mereka berdua....

"kamu tidak apa-apa?"Tanya pak maxi dengan suara lembut,dan menatap lekat wajah aulia.

Sreeetttttt

Aulia langsung menghindar dengan gugup."I-iya pak,sa-saya tidak apa-apa,sekali lagi terima kasih."

"haissss...apakah aku begitu menakutkan."Desis pak maxi kesal sambil memijit kepala nya yang pusing.

"tidak pak,sa-saya hanya hanya takut,karna tidak enak dilihat orang."Jawab aulia dengan cepat.

"baiklah terserah,tolong bungkuskan sate untuk ku."Perintah pak maxi dengan nada malas.

"baik pak,yang mana bapak suka?"Tanya aulia.

Pak maxi membungkuk sedikit dan berbisik di telinga aulia."aku suka,semua yang kamu suka."

Glupppp

Aulia menelan luda dengan kasar."a-aku suka semua pak."

"kalau begitu,bungkus saja semuanya."Jawab pak maxi enten.

"apakah pak maxi,salah makan obat?"batin aulia,menatap dosen nya itu dengan tatapan bingun.

"hei kenapa bengon? Ayo bungkus semuanya."Tegur pak maxi saat melihat aulia malah ngelamun.

"ah...baik pak."

Dengan cepat aulia memasukan semua sate ke dalam kantong plastik,lalu menyerahkan nya kepada pak maxi....

(bersambung)

Terpopuler

Comments

Dewi Oktavia

Dewi Oktavia

asyik di borong

2024-08-16

0

Nitha Ani

Nitha Ani

nah lo gak bahaya ta/Joyful//Joyful/

2024-07-20

0

Bening

Bening

huruf kapital awalan untuk nm orang

2024-07-18

0

lihat semua
Episodes
1 BAB~01 cerita di mulai
2 BAB~02 memperbaiki kedai
3 BAB~03 bullying
4 BAB~04 dihukum
5 BAB~05 visual karakter
6 BAB~06 mencari masalah
7 BAB~07 curiga
8 BAB~08 di aniaya
9 BAB~09 rencana nyonya rose
10 BAB~10 rencana jahat lola
11 BAB~11 sosok pak maxi yang sebenarnya
12 BAB~12 termakan jebakan lola
13 BAB~13 ditinggal tidur
14 BAB~14 dibawa pergi dari panti asuhan
15 BAB~15 menjadi tahanan rumah
16 BAB~16 kebohongan pak maxi
17 BAB~17 kencang buta
18 BAB~18 malam yang panjang untuk aulia
19 BAB~19 kelicikan pak maxi
20 BAB~20 cincin pernikahan
21 BAB~21 memindahkan barang-barang aulia
22 BAB~22 makan siang
23 BAB~23 rahasia pak maxi
24 BAB~24 Rumah kecil
25 BAB~25 status pak maxi sebagai dosen terbongkar
26 BAB~26 obat kontrasepsi
27 BAB~27 meminum pil
28 BAB~28 pengakuan pak maxi membawa petaka
29 BAB~29 perintah aulia
30 BAB~30 rahasia nyonya rose
31 BAB~31 Foto
32 BAB~32 terciduk
33 BAB~33 kabar duka
34 BAB~34 double duka aulia
35 BAB~35 pertengkaran hebat
36 BAB~36 membakar semuanya
37 BAB~37 tanda tangan
38 BAB~38 fitnah
39 BAB~39 ketegasan aulia
40 BAB~40 tamparan aulia
41 BAB~41 kabar baik
42 BAB~42 muntah-muntah
43 BAB~43 perihal manga muda
44 BAB~44 rencana nyonya carlotta
45 BAB~45 menyusung rencana
46 BAB~46 memintah izin
47 BAB~47 mengantikan Aulia
48 BAB~~48 di tangkap
49 BAB~~49 ancaman maxi
50 BAB~~50 perhatian kevin
51 BAB~~51 wisuda
52 BAB~~52 tangisan tuan mustafa
53 BAB~~53 masakan Maxi
54 BAB~~54 hukuman
55 BAB~~55 kedatangan nyonya carlotta
Episodes

Updated 55 Episodes

1
BAB~01 cerita di mulai
2
BAB~02 memperbaiki kedai
3
BAB~03 bullying
4
BAB~04 dihukum
5
BAB~05 visual karakter
6
BAB~06 mencari masalah
7
BAB~07 curiga
8
BAB~08 di aniaya
9
BAB~09 rencana nyonya rose
10
BAB~10 rencana jahat lola
11
BAB~11 sosok pak maxi yang sebenarnya
12
BAB~12 termakan jebakan lola
13
BAB~13 ditinggal tidur
14
BAB~14 dibawa pergi dari panti asuhan
15
BAB~15 menjadi tahanan rumah
16
BAB~16 kebohongan pak maxi
17
BAB~17 kencang buta
18
BAB~18 malam yang panjang untuk aulia
19
BAB~19 kelicikan pak maxi
20
BAB~20 cincin pernikahan
21
BAB~21 memindahkan barang-barang aulia
22
BAB~22 makan siang
23
BAB~23 rahasia pak maxi
24
BAB~24 Rumah kecil
25
BAB~25 status pak maxi sebagai dosen terbongkar
26
BAB~26 obat kontrasepsi
27
BAB~27 meminum pil
28
BAB~28 pengakuan pak maxi membawa petaka
29
BAB~29 perintah aulia
30
BAB~30 rahasia nyonya rose
31
BAB~31 Foto
32
BAB~32 terciduk
33
BAB~33 kabar duka
34
BAB~34 double duka aulia
35
BAB~35 pertengkaran hebat
36
BAB~36 membakar semuanya
37
BAB~37 tanda tangan
38
BAB~38 fitnah
39
BAB~39 ketegasan aulia
40
BAB~40 tamparan aulia
41
BAB~41 kabar baik
42
BAB~42 muntah-muntah
43
BAB~43 perihal manga muda
44
BAB~44 rencana nyonya carlotta
45
BAB~45 menyusung rencana
46
BAB~46 memintah izin
47
BAB~47 mengantikan Aulia
48
BAB~~48 di tangkap
49
BAB~~49 ancaman maxi
50
BAB~~50 perhatian kevin
51
BAB~~51 wisuda
52
BAB~~52 tangisan tuan mustafa
53
BAB~~53 masakan Maxi
54
BAB~~54 hukuman
55
BAB~~55 kedatangan nyonya carlotta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!