"ayo kita makan sesuatu."Ajak pak maxi.
"ma-maaf pak,tapi aku harus masuk kelas,karna hari ini adalah hari pertama ku masuk kuliah."Tolak aulia karna tidak mau kena skors.
pak maxi mengendus kesal."baiklah ayo kita pulang."
Aulia pun menganguk sekilas,dan melangkah mengikuti pak maxi dari belakan menuju ke mobil,dan mereka berdua pun berangkat dari toko kacamata menuju ke kampus,setelah sampai aulia mengucapkan terima kasih,dan langsung berlari masuk ke dalam kelas,tapi dia di hentikan oleh ibu dosen arogan....
"mau kemana kamu?"
ibu dosen yang sedang mengajar langsung menegur aulia yang hendak masuk.
"ma-mau ikut kelas bu."Jawab aulia takut.
"kamu punya mata tidak! Ini jam berapa? Kau pikir ini taman sirkus hah!"Bentak ibu dosen memarahi aulia.
"maaf bu."Pinta aulia.
"keluar sana,aku dihukum karna mengabaikan waktu mata pelajaran."Usir ibu dosen tampa mendengar penjelasan aulia.
Saat aulia berbalik,dia langsung di soraki oleh siswa lain dan teman-teman lola,termasuk lola,dengan sedih aulia pun tetap berjalan keluar dan berdiri di pintu kelas,dari jauh pak maxi yang melihat aulia,langsung berjalan menghampiri aulia....
"kenapa kamu berdiri di luar?"Tanya pak maxi setelah berdiri di belakan aulia.
"kyaaa! Maaf pak,a-aku sedikit kaget,ini tadi aku telat masuk."Jawab aulia sambil mengelus dada nya.
Pak maxi mengerutkan dahi."bukan nya kamu keluar karna membeli kacamatayang di hancurkan oleh para siswa itu,kenapa kamu tidak menjelaskan nya,kalau begitu biar aku saja."
Graappp
"tunggu pak,tidak perlu,terima kasih pak."
aulia meraih tangan kekar pak maxi dan menghentikan nya,karna dia tidak mau terlibat masalah.
Blussssss
Deg...deg...deg
jantung pak maxi langsung bedetak kencang,saat tangan nya di sentuh oleh aulia,dengan telinga memerah pak maxi berbalik dan menatap aulia....
"Ehem...terserah kamu."Dehem pak maxi menetralkan jantung nya.
"terima kasih pak."
tampa sadar aulia masih setia mengenggam tangan pak maxi.
Melihat aulia yang tidak melepaskan tangan nya,pak maxi masih justru melangkah mendekati aulia dengan tatapan dalam,membuat aulia mundur dan gugup....
"pa-pak ini terlalu dekat."Tegur aulia dengan gugup,sambil mendorong dada bidan pak maxi.
"oh...begitu yah,aku pikir kamu ingin aku menemani mu disini,maka dari itu kamu tidak mau melepaskan tanganku."Bisik pak maxi di telinga aulia dengan suara mengoda.
"astaga! Maaf pak!"Seru aulia kaget setenga mati,dan langsung melepaskan tangan pak maxi,dengan wajah merah padam.
"aulia."Panggil pak maxi.
Aulia pun mendongak dan menatap pak maxi."iya pak."
Pak maxi diam sejenak dan menatap wajah putih mulus aulia tampa make up tersebut secara teliti,lalu tatapan pak maxi berhenti di bibir aulia yang berwarna pink tebal berbentuk hati itu....
"sial! Aku sangat ingin sekali memakan bibir itu."batin pak maxi mengumpat kasar.
"tidak,sudah aku pergi dulu."Pamit pak maxi langsung berbalik dan pergi.
Aulia menatap kepergian pak maxi dengan tatapan bingun,sedang pak maxi berusaha melangkah cepat agar segera masuk ke dalam ruangan miliknya,karna aulia sudah berhasil membangunkan sesuatu yang sudah lama tertidur pulas....
Brakkkkkkk
"sial! Aku bisa on hanya dengan menatap nya saja,ini sangat memalukan."Umpat pak maxi setelah masuk ke dalam ruangan dan menutup pintu dengan kasar.
Pak maxi mondar-mandir tak karuan sambil menjambak rambutnya dengan frustasi,karna junior miliknya tidak mau tidur,alhasil pak maxi harus masuk ke kamar mandi,dan bermain solo sambil mengunakan aulia sebagai fantasi liar nya....
"aakkkhhhhh...ah ah."Desah pak maxi setelah mencapai puncak.
Dengan cepat pak maxi membersihkan diri dan keluar dari kamar mandi,dari jauh pak maxi melihat aulia masih setia berdiri disitu dan membuat pak maxi diam-diam tersenyum....
"gadis manis,kamu berhasil menarik perhatian ku."Gumam pak maxi menatap aulia dari jauh,lalu berlalu pergi begitu saja.
Tak lama bell kampus pun berbunyi,para siswa berjalan beriringan keluar dari dalam kelas,melihat itu aulia pun bergegas berjalan masuk,dan tiba-tiba....
Brukkkkkkk
"mampus."Ucap lola yang berhasil menyenggol kaki aulia sampai terjatuh.
aulia berusaha bangkit kembali dan berjalan masuk tampa mengucapkan apa-apa,melihat itu membuat lola semaking kesal karna diabaikan oleh aulia,dengan kesal lola ikut masuk kembali dan menghampiri aulia....
"heh! Kau pikir kamu sangat hebat yah! Berani-berani nya kamu mengabaikan ku."Tegur lola sambil mendorong tubuh aulia.
"maaf kak,aku harus pulang."
hanya kata itu yang keluar dari bibir aulia.
"mau pulang? Ayo kuantarkan kamu pulang."Sentak lola sambil menarik rambut aulia dengan kasar dan membawa aulia keluar dari kelas.
"kak...lepaskan sakit."Pinta aulia yang merasa kesakitan.
Lola tidak menghiraukan nya,lola terus menarik rambut aulia menuju toilet wanita,setelah masuk ke dalam kamar mandi,lola mengambil dan menyiram lola sampai basa kuyub....
(bersambung)
jangan lupa,tingalkan jejak kalian di bawa sebagai dukungan,terima kasih🙏....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments
Dewi Oktavia
y Allah jahat x
2024-08-16
0
Nitha Ani
he lalo sini km berantem kt.greget amat aqu/Right Bah!//Right Bah!/
2024-07-20
0