sedikit titik terang

Setelah kejadian itu, bukanya Damar bertaubat atau menyesalinya, dia justru ketagihan dan semakin lama semakin menjauh dari Casandra dan itu membuat Casandra curiga dan bingung

"Mas apa di kantor sedang banyak pekerjaan sampai mas selalu pulang malam" tanya Casandra pelan

"Iya" jawab singkat Damar yang cuek

"Apa perlu bantuan Sandra mas, jika memang sangat sibuk akan Sandra bantu" ucap Sandra

"Kamu ini berisik sekali sih bikin gak betah di rumah saja, kamu gak perlu ikut campur urusan kantorku kamu gak ada hak apapun, lebih baik kamu diam jaga anak itu" Ucap Damar kasar dan itu mengejutkan Casandra

"Mas kenapa kamu marah, aku hanya menawarkan bantuan saja" ucap Casandra pelan

"Aku bilang diam ya diam sudah aku mau pergi saja" ucap Damar marah dan pergi dari rumah menuju apartemen yang dia beli enam bulan lalu setelah berhubungan dengan El,

Damar pun membeli apartemen tanpa sepengetahuan siapa pun untuk mereka memadu kasih karena jika di kantor kurang puas apa lagi ada Aldo sang asisten damar yang selalu tidak suka pada El

Saat sampai di apartemen tenyata El sudah disana begitu masuk Damar langsung menerkam El tiada henti dan melupakan casandra yang ia tinggal begitu saja

Sedangkan Casandra masih termenung di meja makan sendiri

"Kenapa mas Damar berubah akhir-akhir ini, aku merasa setelah El menjadi sekertaris mas Damar, perubahan itu terjadi, ada apa sebenarnya" ucap Casandra bingung dan sedih

"Tapi tidak mungkin El adikku, adik kandung ku kenapa aku jahat sekali berpikir begitu" ucap Casandra menolak berfikir jahat pada adiknya

"Tapi sudah berapa kali Aldo selalu memperingatkan ku soal ini, Ya Allah berikan lah petunjuk mu tentang kebenaran ini jika itu demi kebaikan ku, Aamiin!" ucap Casandra yang kebingungan dan merasakan perasaan yang tidak enak

Setelah keributan itu Damar semakin menjadi dia jarang pulang dan tidak mau tidur satu kamar dengan Casandra, karena Damar selalu terbayang permainan nya dengan El yang membuat ia mabuk kepayang setiap saat sampai dia melupakan istri nya tengah mengandung buah hatinya tapi Damar tidak perduli soal itu.

Hal itulah yang membuat Casandra banyak fikiran tidak ada tempat untuknya mengadu, mamanya yang selalu sibuk dan selalu membela adiknya, papanya yang terlalu cuek.

Ingin rasanya Casandra bercerita pada mama mertua nya tapi merasa tidak enak apa lagi mertua nya tinggal di kota yang berbeda dengan Casandra, Casandra merasa hidup sendirian dia punya sahabat tapi Casandra tidak mau membuka aib keluarga nya pada orang luar jadilah dia pendam sendiri

Seperti hari ini, hari ini adalah jadwal untuk check kandungan kerumah sakit tapi tidak seperti biasanya Damar yang antusias itu malah marah dan tidak mau ikut

"Mas hari ini, jadwal check kandungan kamu mau ikut atau tidak?" tanya Casandra dengan lembut

"Urus urusan mu sendiri, aku sibuk kamu pergi sendiri saja gak usah manja, aku ada rapat kamu bisa pergi sendiri lihat tu adik kamu dia mandiri pergi kemana pun sendiri" ucap Damar dan itu membuat Casandra kaget dan tidak enak

"DEGGG...!

"Sejak kapan El mandiri, ada apa ini kenapa mas Damar membandingkan aku dengan El, ya Allah ada apa ini" batin casandra

Tapi karena tidak ingin ribut Casandra pun mengalah

"Baik mas, aku pergi sendiri saja" jawab Casandra dengan senyum di paksakan

"Bagus, jangan manja "ucap damar dan berlalu pergi begitu saja dari rumah tanpa pamit

Casandra hanya bisa menghela nafas dan bersabar, saat Casandra akan menaruh pakaian kotor tidak sengaja pandangan pasa sebuah map hitam yang terselip di bawah tempat tidur, dengan sudah paya Casandra pun mengambil map itu dan membuka nya dan isinya mengejutkan Casandra.

"Mas Damar punya apartemen baru, sejak kapan dan kenapa tidak memberi tahuku dan kenapa ini di sembunyikan dan apa ini ada nama El di dalamnya" ucap Casandra dengan tangan gemetar dan tanpa di tahan air matanya pun jatuh.

"Ada apa ini kenapa aku seperti orang bodoh yang tidak tau apa apa, apa benar El sudah merayu mas damar seperti yang di katakan Aldo" ucap Cassandra bingung

Tapi tiba tiba Casandra bangun dan membereskan semua barang berharga nya, surat penting dan buku nikah miliknya dan damar pun dia bawa, mengambil semua emas dan berlian yang dia simpan tanpa sepengetahuan siapa pun. Tidak ketinggalan hanya menyisahkan satu baju saja,

"Entah mengapa firasat ku hari ini akan terjadi sesuatu, Allah sudah memberikan petunjuk besar, jadi aku harus bersiap walau ini menyakitkan, tapi semoga firasat ku salah, lebih baik aku meminta bantuan Mira dan agung untuk membawa semua barangku ke rumah pribadi ku" ucap Casandra cepat dan menelpon dua orang kepercayaannya tidak sampai 30 menit Mira dan agung pun datang

"Assalamualaikum mbak Zahra," ucap Mira dan agung

"Waalaikumsalam salam Mira agung maaf aku merepotkan kalian, tapi aku butuh bantuan mu tolong bawa barang barang ku yang 3 koper itu kerumah pribadi ku sekarang dan ini tidak ada waktu mumpung mbok asih dan mbak yu sedang aku suruh ke luar, maaf aku tidak bisa cerita sekarang atau menyuruh kalian istirahat" ucap Casandra terburu buru

" Baik mbak kami mengerti" ucap Mira dan agung tanpa banyak bicara membawa barang Casandra

"Mbak kami pergi sekarang saja ya nanti kami kabari jika sudah kami simpan di rumah sana" ucap Mira yang mengerti situasi

"Baik terima kasih dan jangan bilang siapa pun itu, satu lagi jika terjadi sesuatu padaku kalian lihat ini dan jemput aku dimana pun kalian lihat titik keberadaan ku" ucap Casandra

"Baik mbak, kami pergi" ucap agung dan Mira

Setelah kepergian mereka berdua tidak lama bi asih dan mbak yu pun kembali dan berbarengan dengan mobil masuk dan ternyata itu mobil mertua nya Casandra

"Assalamualaikum sayang apa kabar" ucap mama Dania ibu dari damar

"Waalaikumsalam mama, Alhamdulillah Sandra baik baik saja begitu juga cucu mama ini" ucap Casandra bahagia melihat kedatangan mertua nya

"Ma, mama datang sendiri gak sama papa?" tanya Sandra

"Mama datang bersama papa kemarin tapi menginap di hotel karena sudah lelah mau kemari tapi baru saja papa pergi ke perusahaan mau bertemu damar dulu, ohya ayo kita kerumah sakit bukanya ini hari pemeriksaan kamu" ucap mama Dania dan itu membuat Casandra terkejut karena mertua nya ingat sedangkan suaminya lupa dia merasa sedih dan terharu menjadi satu

Bersambung

Terpopuler

Comments

Soraya

Soraya

bingung deh diawal kandungan Casandra dh enam bulan trus Damar beliin apartemen buat Al dh enam bulan juga berarti mereka selingkuh dh enam bulan kn, harusnya Casandra dh lahir thor

2025-03-20

0

Anonymous

Anonymous

Suami selingkuh harusnya casandar udah ada feling bukan tenang tenang aja

2025-03-13

0

Yati Syahira

Yati Syahira

cerdas casandra

2025-01-15

0

lihat semua
Episodes
1 Cassandra Zahra Aqila
2 sedikit titik terang
3 ketahuan
4 meminta izin
5 kemarahan papa dimas
6 kondisi Casandra
7 nasib Chelsea
8 Via
9 2 tahun
10 hina
11 kecurigaan
12 flashback 1
13 flashback 2
14 flashback off
15 nasib Cika
16 kemarahan Casandra
17 kedatangan kelvi
18 menghubungi mama
19 kesedihan mama kayana
20 Es balok
21 kedatangan mama kayana
22 Zayan Elvano Ramsey
23 masalah pabrik
24 kemarahan Mira
25 Mencari tau
26 Menitipkan anak
27 kenyataan
28 Chelsea shock
29 pergi kekota asal
30 pertemuan tak terduga
31 tidak cinta lagi
32 pertemuan
33 Ian dan putra
34 peluang
35 Mengutarakan perasaan
36 berkunjung
37 tamu tak di undang pingsan
38 Berkunjung
39 hama di restoran
40 masalah
41 Menghukum
42 toko kue
43 keputusan mama kayana
44 permohonan cerai
45 Alisa Sutedjo
46 Mengusir alisa
47 Hukuman untuk Alisa dan Ila
48 Tamu tak di undang
49 lampu hijau dari mama kayana dan Sandra
50 kebenaran
51 Fitting Baju
52 kebenaran Tentang Ian
53 kepanti
54 Undangan
55 pernikahan
56 penculikan
57 Menyelamatkan Olivia
58 Tidak Terima
59 Hadiah Untuk Elvina
60 Elvano cemburu
61 Kecelakaan
62 kelahiran
63 kabar baik
64 kejutan
65 kedatangan papa Cakra
66 kepesta
67 Yunda kalah
68 melahirkan
69 kepergian
70 Pemakaman
71 menyelesaikan masalah
72 calon pengganggu
73 kondisi Dea
74 Draft
Episodes

Updated 74 Episodes

1
Cassandra Zahra Aqila
2
sedikit titik terang
3
ketahuan
4
meminta izin
5
kemarahan papa dimas
6
kondisi Casandra
7
nasib Chelsea
8
Via
9
2 tahun
10
hina
11
kecurigaan
12
flashback 1
13
flashback 2
14
flashback off
15
nasib Cika
16
kemarahan Casandra
17
kedatangan kelvi
18
menghubungi mama
19
kesedihan mama kayana
20
Es balok
21
kedatangan mama kayana
22
Zayan Elvano Ramsey
23
masalah pabrik
24
kemarahan Mira
25
Mencari tau
26
Menitipkan anak
27
kenyataan
28
Chelsea shock
29
pergi kekota asal
30
pertemuan tak terduga
31
tidak cinta lagi
32
pertemuan
33
Ian dan putra
34
peluang
35
Mengutarakan perasaan
36
berkunjung
37
tamu tak di undang pingsan
38
Berkunjung
39
hama di restoran
40
masalah
41
Menghukum
42
toko kue
43
keputusan mama kayana
44
permohonan cerai
45
Alisa Sutedjo
46
Mengusir alisa
47
Hukuman untuk Alisa dan Ila
48
Tamu tak di undang
49
lampu hijau dari mama kayana dan Sandra
50
kebenaran
51
Fitting Baju
52
kebenaran Tentang Ian
53
kepanti
54
Undangan
55
pernikahan
56
penculikan
57
Menyelamatkan Olivia
58
Tidak Terima
59
Hadiah Untuk Elvina
60
Elvano cemburu
61
Kecelakaan
62
kelahiran
63
kabar baik
64
kejutan
65
kedatangan papa Cakra
66
kepesta
67
Yunda kalah
68
melahirkan
69
kepergian
70
Pemakaman
71
menyelesaikan masalah
72
calon pengganggu
73
kondisi Dea
74
Draft

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!