kemarahan papa dimas

"Citra kemana kamu pergi, apa dia dirumah? Lebih baik aku pulang kerumah dulu" ucap Damar dan berlalu pergi untuk kerumah yang dulu di tempati dia dan Casandra

Setelah menempuh perjalanan beberapa menit akhirnya Damar telah sampai di depan rumah yang dulunya dia tempati bersama Casandra, entah mengapa melihat rumah itu dia merasakan kesedihan yang sangat besar dalam hatinya tapi karena dia masih di buta kan rasa nikmat bersama El jadi dia menepis semua rasa di hatinya.

Damar pun keluar rumah itu tapi saat baru akan masuk halaman rumah, rumah itu tertulis plang besar jika sedang di jual dan itu membuat Damar shock.

"A-apa di jual? Sejak kapan, aku tidak menjual rumah ini dan apa ini kenapa casandra menjual rumah ini lalu dimana dia?" tanya damar kebingungan sendiri

"Apa mungkin dia ada di rumah papa mama, tapi mama dan papa ada di sini dan menginap di hotel" ucap Damar kebingungan

"Aaakkkhhh.... Casandra dimana kamu?" jerit frustasi Damar

Tidak lama damar mendapat telpon dari Sang papa agar datang ke kantor saat ini juga

"Halo pa, ada apa?" tanya Damar

"kekantor sekarang ada rapat" ucap papa singkat dan mematikan sambungan telepon tanpa mendengar jawaban Damar dan itu membuat Damar bingung.

" Ada apa dengan papa tidak biasanya dan ada rapat apa maksudnya ini" tanya Damar bingung tapi tetap pergi menuju kantor karena bingung.

Perasaan Damar saat ini campur aduk sampai tidak tau mana yang lebih baik, dia merasa bingung.

Tidak lama kemudian Damar sudah sampai di kantor dan di sambut asisten

"Tuan anda di tunggu tuan besar di ruang rapat saat ini juga" ucap asisten Damar

"Papa di ruang rapat kenapa papa ikut rapat bukanya papa tidak mau lagi ikut campur masalah kantor" ucap Damar bingung

"Saya tidak tau tuan, mari tuan karena semua direksi dan pemegang saham sudah berkumpul di " ucap sang asisten

"Apaaa...! Ada apa ini kenapa begini?" ucap Damar terkejut dan segera pergi menuju ruang rapat

Setelah sampai di ruang rapat damar di pandangi semua orang berbagai expresi

"Maaf saya terlambat " ucap Damar berjalan masuk, tapi Damar terkejut saat dia akan duduk di kursi kebesaran nya Damar di usir papanya dan di suruh duduk di kursi paling belakang,

"Baiklah karena semua sudah berkumpul mari kita mulai rapatnya" ucap papa Dimas

"Hari ini saya Dimas Arya Gunawan sebagai pemilik sah perusahaan ini mencabut kuasa dan jabatan Damar Aditya Gunawan sebagain CEO dari perusahaan DAG CORP di hari ini juga dan saya yang akan kembali memimpin perusahaan ini" ucap papa Dimas tegas

DEGGG...!!!

Jantung Damar seakan mau lepas saat mendengar ucapan papanya tanpa konfirmasi padanya terlebih dahulu,

"Papa maksudnya apa ini, kenapa Damar di lengserkan dari jabatan Damar?"tanya damar bingung

"Apa kamu masih tidak mau mengakui kesalahanmu atau kamu pura pura gak tau apa kesalahanmu, karena mengingat jasamu memajukan perusahaan berapa tahun ini maka kamu tidak di pecat tapi kamu harus bekerja dari bawah kamu bekerja sebagai karyawan biasa" ucap ayah Dimas tegas

"Bagaimana dewan direksi?" tanya papa Dimas

Semuanya pun berfikir dan akhirnya menyetujui apa yang di putuskan oleh papa Dimas

"Baiklah karena semua sudah setuju kita akhiri rapat ini dan terima kasih semua maaf telah membuang waktu kalian" ucap papa Dimas

"Tidak masalah tuan jika begitu kami permisi" ucap sala satu orang disana dan semuanya pun keluar tinggalah papa Dimas dan Damar

"Pa ada apa ini sebenarnya?" tanya Damar kalut

Plakk... Plakk...

Bukan jawaban yang di dapat Damar tapi tamparan di kedua pipi nya

"Dasar anak kurang ajar br*****k kamu Damar, apa papa dan mama pernah mendidik kamu menjadi orang yang seperti ini, apa kurang kasih sayang kami, apa kurang pendidikan kamu sampai kamu membuat kami sangat kecewa dan malu, kamu sudah menyakiti kami sebagai orang tua yang selalu membanggakan kamu" ucap papa Dimas marah besar

"Apa yang kamu cari dengan berselingkuh, apa gunanya berselingkuh punya wanita semua sama bentuk lalu kamu masih cari yang lain, kamu serakah Damar kamu pikir dengan berselingkuh kamu di kira pria hebat, kamu tidak ingat bagaimana Casandra menemani kamu dari perusahaan ini masih kecil dan ada di bawah, dialah yang membantu kamu bekerja keras sana sini meminta bantuan teman temanya karena tidak ingin kita menderita, saat nama sakit dialah yang merawat mamamu pagi merawat mamamu siang bekerja pulang kerja mengurus kamu lagi, tapi di saat kamu ada di puncak kamu dengan tega berselingkuh dengan adik kandung Casandra hanya karena di rayu sedikit dan lebih parah lagi kamu tidak tau jika Chelsea sudah mengambil uang perusahaan sebesar 5 miliar dengan menipu tanda tangan kamu, itu wanita yang kamu suka hingga mengorbankan istri sempurna seperti Casandra dan juga cucuku" ucap ayah Dimas hingga menangis saat ingat jasad cucunya yang sangat cantik sakit hatinya

Damar terduduk di lantai dia bingung sakit hati shock campur aduk,

"kau akan menyesal di seumur hidup mu damar, kau pikir kau akan bahagia bersama wanita perebut itu, kau pikir dia gadis baik baik? Gadis baik mama yang tega mengambil suami orang apa lagi itu suami kakaknya sendiri, jika dia wanita baik baik dia pasti tau rasa sakit wanita lain saat suami diambil orang apa lagi itu saudara sendiri apapun alasannya selingkuh itu tidak benar," ucap papa Dimas

"Papa tidak tau kemana Casandra pergi tapi jika pun papa tau jangan harap kamu bisa menemuinya lagi, surat cerai sudah di buat nanti sore akan sampai di tangan mu jadi cepat tandatangani biarkan Casandra mencari kebahagiaan dia sendiri, sudah cukup dia menanggung beban sendiri tanpa orang tua atau saudara karena mereka sama bejadnya. Jika kau ingin tetap menikah dengan Chelsea itu terserah kamu tapi jangan minta restu kami sampai mati pun tidak akan kami restui dan satu lagi kembalikan uang 5 milyar itu minta padanya atau kamu yang harus bayar, itu uang orang banyak jadi papa tunggu besok pagi jika sampai besok pagi tidak ada siap siap kalian berdua aku penjarakan" ucap papa Dimas sembari pergi dari ruangan itu.

Bertambah shock damar mendengar ucapan papanya, dengan cepat damar bangun dan pergi dari perusahaan itu menuju rumah Chelsea,

Sedangkan di Posisi Casandra saat ini dia berada di rumah pribadi miliknya yang jauh dari orang orang yang dia kenal, disana Casandra masih tertidur di atas tempat tidur dalam kondisi di infus karena kesehatan Casandra belum membaik,

Agung dan Mira lah yang membawanya pergi dari rumah sakit atas permintaan Casandra, rumah lamanya sudah di serahkan ke mertuanya.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Yati Syahira

Yati Syahira

mungkin bukan saudara kandung ortunya kho tdk peduli

2025-01-15

0

ALNAZTRA ILMU

ALNAZTRA ILMU

menikahi dua isteri sedarah..tidak sah..haram

2025-03-14

0

Heny

Heny

Di sini mertua nya baik tp anak nya yg bertingkah

2024-11-13

0

lihat semua
Episodes
1 Cassandra Zahra Aqila
2 sedikit titik terang
3 ketahuan
4 meminta izin
5 kemarahan papa dimas
6 kondisi Casandra
7 nasib Chelsea
8 Via
9 2 tahun
10 hina
11 kecurigaan
12 flashback 1
13 flashback 2
14 flashback off
15 nasib Cika
16 kemarahan Casandra
17 kedatangan kelvi
18 menghubungi mama
19 kesedihan mama kayana
20 Es balok
21 kedatangan mama kayana
22 Zayan Elvano Ramsey
23 masalah pabrik
24 kemarahan Mira
25 Mencari tau
26 Menitipkan anak
27 kenyataan
28 Chelsea shock
29 pergi kekota asal
30 pertemuan tak terduga
31 tidak cinta lagi
32 pertemuan
33 Ian dan putra
34 peluang
35 Mengutarakan perasaan
36 berkunjung
37 tamu tak di undang pingsan
38 Berkunjung
39 hama di restoran
40 masalah
41 Menghukum
42 toko kue
43 keputusan mama kayana
44 permohonan cerai
45 Alisa Sutedjo
46 Mengusir alisa
47 Hukuman untuk Alisa dan Ila
48 Tamu tak di undang
49 lampu hijau dari mama kayana dan Sandra
50 kebenaran
51 Fitting Baju
52 kebenaran Tentang Ian
53 kepanti
54 Undangan
55 pernikahan
56 penculikan
57 Menyelamatkan Olivia
58 Tidak Terima
59 Hadiah Untuk Elvina
60 Elvano cemburu
61 Kecelakaan
62 kelahiran
63 kabar baik
64 kejutan
65 kedatangan papa Cakra
66 kepesta
67 Yunda kalah
68 melahirkan
69 kepergian
70 Pemakaman
71 menyelesaikan masalah
72 calon pengganggu
73 kondisi Dea
74 Draft
Episodes

Updated 74 Episodes

1
Cassandra Zahra Aqila
2
sedikit titik terang
3
ketahuan
4
meminta izin
5
kemarahan papa dimas
6
kondisi Casandra
7
nasib Chelsea
8
Via
9
2 tahun
10
hina
11
kecurigaan
12
flashback 1
13
flashback 2
14
flashback off
15
nasib Cika
16
kemarahan Casandra
17
kedatangan kelvi
18
menghubungi mama
19
kesedihan mama kayana
20
Es balok
21
kedatangan mama kayana
22
Zayan Elvano Ramsey
23
masalah pabrik
24
kemarahan Mira
25
Mencari tau
26
Menitipkan anak
27
kenyataan
28
Chelsea shock
29
pergi kekota asal
30
pertemuan tak terduga
31
tidak cinta lagi
32
pertemuan
33
Ian dan putra
34
peluang
35
Mengutarakan perasaan
36
berkunjung
37
tamu tak di undang pingsan
38
Berkunjung
39
hama di restoran
40
masalah
41
Menghukum
42
toko kue
43
keputusan mama kayana
44
permohonan cerai
45
Alisa Sutedjo
46
Mengusir alisa
47
Hukuman untuk Alisa dan Ila
48
Tamu tak di undang
49
lampu hijau dari mama kayana dan Sandra
50
kebenaran
51
Fitting Baju
52
kebenaran Tentang Ian
53
kepanti
54
Undangan
55
pernikahan
56
penculikan
57
Menyelamatkan Olivia
58
Tidak Terima
59
Hadiah Untuk Elvina
60
Elvano cemburu
61
Kecelakaan
62
kelahiran
63
kabar baik
64
kejutan
65
kedatangan papa Cakra
66
kepesta
67
Yunda kalah
68
melahirkan
69
kepergian
70
Pemakaman
71
menyelesaikan masalah
72
calon pengganggu
73
kondisi Dea
74
Draft

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!