kemarahan Casandra

Pagi ini di kediaman Casandra

"Apa via sudah selesai sarapannya sayang?" tanya Casandra pada via

"Sudah bunda, masakan bunda seperti bisa selalu istimewa" ucap via pada Casandra

"Uhhh manis sekali, terima kasih sayang pujiannya jika begitu ini bekal untuk via dan ini nanti kita berikan pada Lily boleh kan" ucap Casandra

"Tentu boleh bunda, via senang kok lihat bunda baik sama anak lain, karena kasihan juga Lily, hidup via sangat beruntung walau gak punya ayah tapi via punya dua ibu yang sangat luar biasa dan ada Tante Mira juga om agung, sedangkan Lily hanya ada ayah nya saja" ucap via dan itu membuat Casandra sangat terharu dan bangga

"Jika putriku masih hidup apa dia bisa sepintar dan sebijaksana via, walau masih kecil tapi sudah mengerti dengan keadaan sekitar, semoga kamu selalu bahagia sayang" ucap Casandra dalam hati

"Kamu sangat baik, bunda bangga pada kamu sayang, jangan pernah berubah ya sayang tetaplah menjadi gadis yang baik dan tulus" ucap Casandra

"Iya bunda" jawab via

"Jika begitu ayo kita berangkat sekarang sayang, nanti bunda ada di dalam kantor bunda ya jika ada apa apa via cari bunda di sana" pesan Casandra

"Siap bunda" jawab via dengan ceria

Setelah itu mereka sudah dalam perjalanan, saat di jalan Casandra tidak sengaja melihat gadis kecil yang yang menggunakan seragam sekolah sama dengan via sedang menangis di jalan.

"Via itu apa Lily?" tanya Casandra memastikan

"Mana bunda?" tanya ya via

"Itu sayang, ayo kita turun sedang apa dia disana ini sangat berbahaya" ucap Casandra

"Benar bunda itu Lily, ayo bunda cepat kesana" ucap via panik

"Kamu tunggu Disni saja Sayang bahaya, bunda akan mengajak via kemari ya" ucap Casandra

"Baik bunda " jawab via

Casandra pun mendekati Lily,

"Lily kenapa kamu Disini sayang?" Tanya Casandra

"Bunda... Bunda Lily takut" ucap Lily menangis

"Ayo ikut bunda ke mobil dulu ya, disana ada via juga" ucap Casandra Lily pun mengangguk dan berjalan ke arah mobil, Casandra pun membukakan pintu mobil dan memasangkan sabuk pengaman pada Lily, setelah itu Casandra pun ikut masuk mobil

" Lily sebenarnya ada apa kok kamu ada di jalan?" tanya via

"Benar sayang ada apa, dimana suster atau ayah Lily, kenapa Lily sendirian itu berbahaya" ucap Casandra khawatir

"Tadi Lily berangkat sekolah sama suster, tapi saat di jalan Lily di tinggalin di jalan, suster bilang mau membeli minum tapi ternyata Lily di tinggal di jalan, hiks... hiks... hiks " ucap Lily

"Suster.. Maksudnya suster yang kemarin belum di pecat oleh ayah?" tanya Casandra terkejut

"Belum bunda, Lily gak tau kenapa" jawab Lily sembari menangis dan itu membuat Casandra geram dengan ayah lili yang super bodoh

"Lily apa Lily punya nomer telpon ayah, jika ada bunda minta" tanya Casandra

"Ini bunda ayah bilang disini ada nomer semua keluarga" ucap Lily menyerahkan sebuah buku kecil dan Casandra pun mengambil nomer itu dan menghubungi nomer ayah Lily

Setelah itu Casandra mulai mencoba panggilan kepada ayah Lily dua kali telpon baru di angkat.

"Halo siapa ini?" tanya Malik ayah Lily

"Ini saya Casandra bundanya via yang kemarin, saya mau tanya apa anda sudah memecat suster itu?" tanya Casandra to the poin

"Kenapa nona, apa ada masalah dan sepertinya itu bukan urusan anda" ucap Malik tidak senang

"Iya baik jika itu bukan urusan saya, jadi jika saya melihat Lily di turunkan di jalan oleh Suster kesayangan anda itu juga bukan urusan saya bukan, dasar pria bodoh, kau ayah yang gila dan kau tidak pantas di sebut ayah" ucap Casandra dan mematikan sambungan telponnya dan membuka leptopnya lalu mencari tau semua keluarga Lily tidak lama kemudian akhirnya ketemu,

"Jadi pria bajingan ini sudah terpikat oleh godaan sang suster ok aku akan retas cctv dan jalan tadi dan keadaan di rumah akan ku berikan pada pria bodoh itu" ucap Casandra dalam hati dan mengambil semua rekaman itu lalu menghapus bagian ada dia tadi lalu mengirimnya ke Malik

"Rasakan itu aku tidak akan memberikan Lily pada dirimu" ucap Casandra marah dan tidak lama terdengar suara telpon tapi langsung di blokir oleh Casandra dan dengan cepat Casandra meretas nomer telpon Malik menghapus nomernya

"Sepertinya aku haru menghubungi Oma dan opa Lily, hanya mereka yang bisa merawat Lily" ucap Casandra dalam hati

"Lily apa Lily mau kerumah Oma dan opa saja disana Lily akan di jaga oleh opa dan Oma jika Disni nanti Lily akan dalam bahaya jika bertemu suster lagi" ucap Casandra

"Iya bunda Lily mau kerumah opa dan Oma saja, Lily gak mau sama ayah" ucap Lily sedih

"Baiklah sayang, via kita sepertinya tidak bisa sekolah hati ini kita antar Lily kerumah opa dan Omanya ya bunda akan izinkan pada guru, setelah itu kita juga harus menjemput mama Olivia" ucap Casandra

"Baik bunda, via mengerti" jawab via

"Baiklah ayo kita berangkat" ucap Casandra

Sedangkan di kantor Malik sangat shock mendengar hinaan dari wanita yang di panggil bunda oleh Putri nya dan tidak lama dia mendapatkan kiriman video kejahatan sang suster dan itu membuatnya shock setelah itu dia pergi untuk mencari Lily.

tapi saat sampai di tempat dimana lokasi video itu disana sudah tidak ada lagi putrinya dia kebingungan

Sedangkan Casandra, setelah beberapa saat di perjalanan akhirnya dia pun sampai di sebuah rumah mewah, di mana itu rumah opa dan Oma Lily

"Permisi pak bisa buka gerbang saya mau mengantarkan Lily pada opa dan Omanya" ucap Casandra

"Non Lily, baik nona " ucap security itu dan membuka kan pintu setelah itu mobil Casandra pun masuk, saat sampai di depan rumah Casandra dan via serta Lily pun turun.

Casandra pun menekan bel rumah, setelah beberapa saat terbuka lah pintu dan keluar lah seorang wanita paru baya yang masih terlihat cantik, wanita itu pun menatap Casandra bingung

"Maaf nona mencari siapa?" tanya wanita paruh baya itu

"Maaf nyonya saya asa, saya kemari ingin mengantar Lily kerumah opa dan Omanya" ucap Casandra sopan

"Apaaa...! Lily, dimana?" tanya beliau

"Ini nyonya, tadi saya bertemu Lily di pinggir jalan, Lily di turunkan oleh suster nya" ucap Casandra menjelaskan

"Apa? kenapa bisa, ayo masuk dulu nona saya ingin penjelasan yang jelas" ucap Oma Lily

"Lily ayo masuk sayang" ucap Oma Lily

"Oma, ayah jahat Lily tidak mau tinggal dengan ayah lagi" ucap Lily

"Iya sayang, ayo kita masuk dulu ya, mari nona" ucap Oma Lily

Casandra pun masuk bersama via juga dan di persilahkan duduk, setelah itu Casandra pun mulai menceritakan dari awal kemarin hingga sekarang, Casandra juga memberikan video bukti itu kepada Oma Lily dan itu membuat Oma Lily murka

"Tunggu sebentar nona saya mau panggil suami saya" ucap Oma Lily dan tidak berapa lama opa dan Oma Lily pun datang dan menyapa Casandra.

Casandra pun mengulang kembali penjelasan yang sama tidak di lebihkan dan kurangkan, mendengar dan melihat bukti itu opa dan Oma Lily sangat murka dan marah

"Terima kasih nona atas bantuan dan kebaikan nona, jika tidak ada nona entah bagaimana keadaan cucu kami, terima kasih dan kami akan mengurus semua ini" ucap opa dan Oma Lily bersyukur

"Saja sama nyonya, jika begitu kami mohon pamit karena kami juga masih ada keperluan lain" ucap Casandra

"Baiklah nona sekali lagi terima kasih" Ucap opa dan Oma Lily

"Sayang bunda dan via pulang dulu ya, Lily jangan kemana mana dulu ya, dan jangan mau di ajak siapa pun jika bukan Oma dan opa, oh ya ini kue yang bunda janjikan untuk Lily kemarin, jadi jangan sedih lagi ya, bunda pulang dulu" ucap Casandra lembut dan penuh kasih sayang dan itu membuat opa dan Oma Lily terkejut dan terharu

"Baik bunda Lily mengerti, terima kasih bunda cantik, Lily sayang bunda, via terima kasih" ucap Lily memeluk Casandra dan via

"Iya sama sama" setelah itu Casandra dan via pun pergi

Bersambung

"

Terpopuler

Comments

Dwi Agustin N Muftie

Dwi Agustin N Muftie

kupikir bakalan berjodoh sama papa nya Lily..

2024-11-10

0

Ira Sulastri

Ira Sulastri

Hadeeeeeeehhh masih aja ada seorang ayah hanya mementingkan kesenangan pribadi, tanpa memperhatikan anaknya dalam bahaya ga. Semoga saja Oma opa ga akan mempertemukan Lily dg ayahnya biar tau rasa sebelum di buang tuh suster edan

2024-07-17

1

mecca

mecca

kenapa pendek bgt upnya thorrr....panjangin apa thorrr

2024-07-16

0

lihat semua
Episodes
1 Cassandra Zahra Aqila
2 sedikit titik terang
3 ketahuan
4 meminta izin
5 kemarahan papa dimas
6 kondisi Casandra
7 nasib Chelsea
8 Via
9 2 tahun
10 hina
11 kecurigaan
12 flashback 1
13 flashback 2
14 flashback off
15 nasib Cika
16 kemarahan Casandra
17 kedatangan kelvi
18 menghubungi mama
19 kesedihan mama kayana
20 Es balok
21 kedatangan mama kayana
22 Zayan Elvano Ramsey
23 masalah pabrik
24 kemarahan Mira
25 Mencari tau
26 Menitipkan anak
27 kenyataan
28 Chelsea shock
29 pergi kekota asal
30 pertemuan tak terduga
31 tidak cinta lagi
32 pertemuan
33 Ian dan putra
34 peluang
35 Mengutarakan perasaan
36 berkunjung
37 tamu tak di undang pingsan
38 Berkunjung
39 hama di restoran
40 masalah
41 Menghukum
42 toko kue
43 keputusan mama kayana
44 permohonan cerai
45 Alisa Sutedjo
46 Mengusir alisa
47 Hukuman untuk Alisa dan Ila
48 Tamu tak di undang
49 lampu hijau dari mama kayana dan Sandra
50 kebenaran
51 Fitting Baju
52 kebenaran Tentang Ian
53 kepanti
54 Undangan
55 pernikahan
56 penculikan
57 Menyelamatkan Olivia
58 Tidak Terima
59 Hadiah Untuk Elvina
60 Elvano cemburu
61 Kecelakaan
62 kelahiran
63 kabar baik
64 kejutan
65 kedatangan papa Cakra
66 kepesta
67 Yunda kalah
68 melahirkan
69 kepergian
70 Pemakaman
71 menyelesaikan masalah
72 calon pengganggu
73 kondisi Dea
74 Draft
Episodes

Updated 74 Episodes

1
Cassandra Zahra Aqila
2
sedikit titik terang
3
ketahuan
4
meminta izin
5
kemarahan papa dimas
6
kondisi Casandra
7
nasib Chelsea
8
Via
9
2 tahun
10
hina
11
kecurigaan
12
flashback 1
13
flashback 2
14
flashback off
15
nasib Cika
16
kemarahan Casandra
17
kedatangan kelvi
18
menghubungi mama
19
kesedihan mama kayana
20
Es balok
21
kedatangan mama kayana
22
Zayan Elvano Ramsey
23
masalah pabrik
24
kemarahan Mira
25
Mencari tau
26
Menitipkan anak
27
kenyataan
28
Chelsea shock
29
pergi kekota asal
30
pertemuan tak terduga
31
tidak cinta lagi
32
pertemuan
33
Ian dan putra
34
peluang
35
Mengutarakan perasaan
36
berkunjung
37
tamu tak di undang pingsan
38
Berkunjung
39
hama di restoran
40
masalah
41
Menghukum
42
toko kue
43
keputusan mama kayana
44
permohonan cerai
45
Alisa Sutedjo
46
Mengusir alisa
47
Hukuman untuk Alisa dan Ila
48
Tamu tak di undang
49
lampu hijau dari mama kayana dan Sandra
50
kebenaran
51
Fitting Baju
52
kebenaran Tentang Ian
53
kepanti
54
Undangan
55
pernikahan
56
penculikan
57
Menyelamatkan Olivia
58
Tidak Terima
59
Hadiah Untuk Elvina
60
Elvano cemburu
61
Kecelakaan
62
kelahiran
63
kabar baik
64
kejutan
65
kedatangan papa Cakra
66
kepesta
67
Yunda kalah
68
melahirkan
69
kepergian
70
Pemakaman
71
menyelesaikan masalah
72
calon pengganggu
73
kondisi Dea
74
Draft

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!