Bab XIII Explorasi Tambang Batu Jiwa

Setelah semua selesai, Tanghan sekeluarga kembali ke rumah mereka, Tanghan teringat pesan masternya beliau pernah mengatakan untuk merahasiakan tentang dirinya pada siapapun, jadi demi amanah dari masternya Tanghan mengatakan dirinya selama jatuh ke jurang dia ditolong oleh seorang master beladiri yang bukan berasal dari alam benua xuan ini

TangHan menceritakan kepada ayah dan ibunya sedikit versi yang berbeda demi amanah gurunya dan demi menyenangkan kedua orang tuanya

" Ayah, ibu han'er bertemu dengan seorang yang hebat bernama zulong, dia berasal dari alam benua lain dari alam kita, han'er tidak tau dari mana asal master itu karna dia tidak menceritakannya pada han'er ibu, tapi beliau mengatakan kepada han'er baliau berasal dari alam yang lebih tinggi dari alam benua xuan kita ayah, beliau bernama Zulong, master Zulong mengangkat han'er menjadi murid, serta melatih semua kemampuan beladiri lalu memperbaiki dantian han'er jadi kini han'er sudah bisa berkultivasi dan merasakan energi qi" ucapnya Tanghan

" Akhirnya kau bisa berkultivasi han'er, tapi kenapa ayah tidak merasakan ada aura energi di tubuhmu" ucap Tang Zu

Tanghan sedikit bingung menjawab pertanyaan ayahnya apa dia akan mengatakan kalau fisiknya sekarang merupakan ras suci akan tercengang kedua orang tuanya dan akan menganggapnya berbohong, jadi Tanghan mengatakan kalau masternya memasukan benda pusaka yang bisa menyembunyikan keberadaan auranya, pusaka itu telah melebur dalam dirinya menjadi kekuatan bagi fisiknya

Mendengar itu Ayah dan ibunya sangat senang karna anak mereka telah bisa berkultivasi mereka berencana menempa Tanghan dan memasukkan nya ke dalam sekte beladiri Naga langit

" Han'er dimana master mu sekarang ?" ucap Tang Zu, ayah dan ibumu ingin memberi penghormatan serta mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada beliau, dan ingin sedikit membalas kebaikannya karna telah menolong mu dan mengangkat mu menjadi muridnya

" Maaf ayah, ibu master telah kembali ke alam dimana dia berada dan dia tidak mengatakan dimana itu" ucap Tanghan sedih

Dia tak mungkin mengatakan masternya telah tiada karna hatinya tak menerima itu, dia yakin masternya pasti masih hidup dan berada di suatu tempat, mungkin alam dewa suci, kelak kalau kekuatannya telah tumbuh besar dia akan mencarinya

" Sangat disayangkan ibu tak sempat memberi penghormatan pada mastermu yang baik itu" keluh ibu Tanghan

Ayah Tanghan, Tang Zu menyemangati putranya dan mengatakan

" Hormati master yang telah memberimu kesempatan untuk bisa berkultivasi dengan giat berlatih dan menjadi lebih kuat kelak jika bertemu kembali kau akan membuatnya bangga"

" Baik ayah..." ucap Tanghan sedikit sedih

Ayah Tanghan, menepuk nepuk pundak putranya dengan lembut, ibunya memandangi putranya dengan perasaan terharu

Sementara XiuGo kakek Tanghan telah kembali kekediaman keluarga Xiu, begitu mendapatkan hak kepemilikan jurang awan menjadi milik keluarga Tang, dan dia segera memerintahkan putra nya turut membantu rencana pembangunan pelatihan Tang, dan pembangunan penambangan batu jiwa di jurang awan

Keluarga Tang dan Xiu berencana membagi hasil tambang kelak sama rata lima puluh persen lima puluh persen dan masing masing keluarga menyisihkan dua puluh persen, untuk Tanghan, yang sudah menemukan tempat itu dan lagi dia juga memiliki darah dua keluarga itu.

Seluruh keluarga Tang dan Xiu akhir berkumpul pada hari yang telah mereka sepakati bersama untuk melakukan ekplorasi pembangunan sarana latihan bagi Keluarga Tang dan pencarian serta pembangunan tambang batu jiwa

Tangbaa ditunjuk sebagai pemimpin dalam ekspedisi pembangunan di jurang awan yang terletak di hutan awan, sedang Tangxin paman mereka bertugas sebagai pemimpin tetua yang ikut serta dalam ekspedisi ini

Dalam ekspedisi kali ini mereka membawa Tanghan, karna dia kunci untuk menemukan lokasi tambang batu jiwa

Sedangkan untuk pengamanan Tanghan, langsung diambil alih oleh Tangbaa sendiri dan menugaskan adik keduanya Tangsan untuk selalu berada didekat adik ketiga mereka, mereka membawa tiga puluh prajurit diranah penempaan jiwa tingkat sembilan akhir dan seratus pekerja dari keluarga Tang

Tampak XiuGo yang juga turut serta dalam ekspedisi ini, dia ingin mengawal langsung cucu kesayangannya, dia membawa empat puluh prajurit yang terbagi menjadi dua puluh prajurit yang berada diranah penempaan jiwa tingkat sembilan puncak, dua puluh prajurit diranah penempaan jiwa tingkat satu akhir dan seratus pekerja

Tang Zu menugaskan Muchen dan Yuchan kembali untuk menebus kesalahan mereka pada waktu itu, kali ini mereka bertekad tidak akan lalai seperti sebelumnya

.........

Dalam perjalanan menuju hutan awan mereka bertiga berada dalam satu kereta bersama XiuGo, Xiugo membawa serta dua orang bocah pelayan wanita yang seusia Tanghan bernama Wenwen dan Xanxan untuk melayani Tanghan, agar tidak bosan dalam perjalanan, kedua pelayan wanita ini memiliki kultivasi diranah penempaan tubuh tingkat satu puncak

" Cucuku bagai mana latihan fisikmu apa ada kemajuan" ucap XiuGo

" Tentu kakek..!" segera Tanghan menunjukkan aura ranah penempaan tubuh tingkat satu awal

Mereka bertiga terkejut melihat Tanghan yang sudah bisa berkultivasi walau Tanghan hanya menunjukkan ditahap pertama tapi bagi kakek dan kedua saudaranya ini sangatlah berarti dan perlu dirayakan

 Hahahaa....

Xio Go tertawa bahagia

" Hebat cucuku sudah bisa berkultivasi, kita perlu merayakan keberhasilan mu ini han'er"

" Kakek ini hanya pencapaian kecil" ucap Tanghan

" Tidak bisa begitu adik han..!! Kakek benar ini harus kita rayakan" ucap Tangbaa menimpali kata kakeknya

" Benar itu han'er, apa yang dikatakan kakek dan kakak pertama..! Kita harus merayakan keberhasilan mu" ucap Tangsan dengan nada gembira

" Sudah saatnya kau menetapkan kemana jalan kultivasi mu dan kemana arah dao mu han'er' "ucap Xiu Go

" Ya kakek ..! Sebelum han'er bisa berkultivasi, han'er sudah memiliki pemahaman dao han'er sendiri dalam mencari kebenaran dao, demi mencapai keseimbangan dan harmonisasi, keharmonisan diperlukan untuk menggapai dao, bagi han'er dao han'er adalah kerja keras demi mencapai tujuan kebenaran, kebaikan dan kebijaksanaan. Maka dari itu dao han'er adalah han'er itu sendiri" ucap Tanghan lugas

" Hebat han'er, kau memang cucuku yang paling berwawasan, walaupun kau terlihat lemah tapi wawasan mu terhadap jalan kultivasi sangatlah mendalam" ucap XiuGo

" Kakek bisa saja...! Wawasan han'er masihlah rendah sekali, lagi pula prinsip dao setiap manusia berbeda beda tergantung pencapaian spiritual mereka dalam berkultivasi..! tidak ada yang namanya kesempurnaan seutuhnya, bagi han'er kesempurnaan adalah memahami kelemahan, kekurangan dan kesalahan kita sendiri lalu berusaha melampauinya dengan menerobos batasan yang han'er miliki" ucap Tanghan

XiuGo mengangguk anggukkan kepalanya sambil membelai janggutnya sendiri, tampaknya kakek Tanghan ini akan mendapat terobosan dalam waktu dekat

" hmmmn menerobos batas " ucap XiuGo

Tangbaa dan Tangsan kagum dengan wawasan adik mereka yang bisa dibilang diatas mereka berdua

" ia kakek..! Inti nya fokus..!! introspeksi lalu evaluasi" ucap Tanghan

Seketika XiuGo memejamkan matanya diikuti Tangbaa dan Tangsan mereka terlelap dalam pencerahan yang baru saja mereka dapatkan dari Tanghan seketika secara bersamaan mereka menerobos tingkatan

Kakek Xiu, Tangbaa dan Tangsan merasa akan mendapat terobosan segera mereka bertiga keluar dari dalam kereta kuda dan mencari tempat yang cocok disekitar tempat itu, untuk menerobos tingkat

Awan disekitar berubah menjadi gelap karna terdapat tiga orang sekaligus yang akan naik tingkat mendapat ujian langit petir surgawi, semua rombongan menjauh dan melindungi tempat itu

Tiba tiba dari langit muncul sosok yang akrab yaitu Tang Wu dia segera melesat turun dari langit muncul dihadapan mereka

" Kalian fokuslah menghadapi ujian langit ini, aku akan membuat segel dan melindungi kalian" ucap Tang Wu,

segera dia melempar bendera segel ke empat arah lalu bendera segel tersebut membentuk diagram dan membentuk kubah perlindungan

" Ku pikir kau tak peduli pada cucuku, hei Wu bauk" ucap XiuGo

" Sudahlah jangan bertengkar dulu saudara Go hadapi ujian tingkat mu ini dulu" ucap Tang Wu lalu dia melempar jimat penahan petir ke arah mereka bertiga

Ujian petir surgawi akhirnya berhasil dilewati oleh mereka bertiga berkat bantuan Tang Wu kakek mereka, sebenarnya Tang Wu bisa saja membantu mereka dengan tubuhnya sebagai tameng tapi dia tidak melakukannya karna dia tau, ini kesempatan yang bagus buat mereka menempa tubuh agar lebih kuat

Jadi dia hanya menjaga kalau mereka tidak kuat, baru bertindak agar tidak terjadi kegagalan dalam terobosan, sebab kegagalan dalam terobosan akan berakibat turunnya tingkat satu tingkat dan lemahnya semua tenaga selama satu tahun

Tangbaa naik ke ranah alam langit tingkat delapan awal , dari yang semula alam langit tingkat tujuh puncak, Tangsan naik ke ranah alam langit tingkat ke empat awal dari yang awalnya alam langit tingkat tiga akhir sedangkan XiuGo naik ketingkat sembilan awal

Yang paling bahagia Xiu Go cukup lama dia terjebak di tingkatan delapan puncak dan sekarang hanya mendengar petuah dari cucunya yang masi sepuluh tahun dia malah menerobos ke ranah alam langit tingkat sembilan awal

Mereka terlihat masih larut dalam bermeditasi menstabilkan kekuatan baru mereka yang baru saja ditempa oleh petir surgawi

Xiu Go membuka matanya dan dia merasa puas akhirnya dapat mencapai tingkat baru dantian nya melebar seiring meningkatnya tingkat kultivasinya

" inikah rasa dari ranah alam langit tingkat sembilan" ucap Xiugo merasa puas

" Selamat kakek, kak baa, kak san sudah naik tingkat" ucap Tanghan

Mereka semua tersenyum

" Perjalanan ini sungguh tak sia sia, hei Tang Wu terimakasih atas perlindunganmu tadi" ucap Xiu go

Tangbaa dan Tangsan memberi hormat pada kakek mereka Tang Wu tapi Tang Wu segera melesat pergi meninggalkan tempat itu

" Aku masih banyak urusan lain" ucap Tang Wu segera melesat keatas awan dan hilang tak terlihat dibalik awan

" Huuh, dasar Wu sialan" ucap Xiugo dengan keras

XiuGo sedikit kesal karna sahabat karibnya langsung pergi meninggalkannya padahal dia ingin mencoba kekuatan barunya dengan sparing bersama Tang Wu

" Terimakasih cucuku, kakek mendapatkan pencerahan dan naik tingkat berkat dirimu" ucap Xiugo

Tang Baa dan Tang San pun memeluk adik kecil mereka lalu berkata

" Kakak akan memberi hadiah yang bagus untuk mu han'er" ucap Tangbaa

" Adik ku memang sesuatu hehehe..." ucap Tangsan

" han'er tidak melakukan apa apa..! Ucap Tanghan

" Sudahlah mari kita segera berangkat, perjalanan masih jauh" ucap Xiu Go

Segera Tang Xin memerintahkan semua bergerak kembali, dan mereka mempercepat langkah perjalanan mereka menuju jurang awan

" San'er kau harus bersama adik Han dan kakek, aku akan ke depan bersama paman xin" ucap Tangbaa

" Baik kakak pertama" ucap Tangsan

" cucu cucu ku mari kita naik ke dalam kereta kembali, biarkan urusan perjalanan ini mereka yang urus" ucap Xiugo

Tak berselang lama mereka pun sampai di hutan awan dan segera menuju jurang awan, dari sini Tangbaa mengedarkan energinya waspada akan kemungkinan kemungkinan yang tidak di inginkan

" Selamat atas penerobosan mu Baa'er" ucap TangXin kepada keponakannya

" Terimakasih paman" balas Tangbaa sambil menggenggam tinjunya sedikit membungkuk

" ini hadiah dariku, gunakan untuk menstabilkan kekuatan baru mu" ucap Tangxin memberikan dua botol pil esensi langit pada Tangbaa

" Terimakasih paman Xin" ucap Tangbaa

" Paman, setelah jalur ini kita akan sampai hutan awan, sebaiknya kita memperlambat laju kuda kuda kita" ucap Tangbaa

Tangxin mengangguk, Tangbaa memerintahkan mereka semua untuk memperlambat gerakan karna mereka sudah sampai di kawasan hutan awan.

Dinamakan hutan awan adalah karna awan diatas hutan ini sering kali bergerombol, membentuk bentuk yang misterius dan mistis, dan terletak diatas lereng gunung yang tidak tinggi, jadi mereka semua sebenarnya menanjak ke ketinggian walau dalam perjalanan, mereka seperti tidak menanjak, itulah ke unikkan hutan awan

" Paman kita berhenti disini, didepan itulah jurang awan" ucap Tangbaa menunjuk ke arah jurang didepannya

Mereka semua berhenti di tempat itu dan segera membuat tenda untuk beristirahat sedang Tangbaa dan Tangxin mencari cari lokasi yang cocok untuk membuat mension pelatihan keluarga Tang disekitar tempat itu

......>>>

Terpopuler

Comments

Agni Amerta

Agni Amerta

lanjutkan

2024-10-16

0

Anonymous

Anonymous

ini novel apaan sih kok gak ada perangnya apa emang gak ada musuhnya cuma berlatih saja percuma kuat kalau gak ada musuhnya

2024-10-12

0

Ani Sumarni

Ani Sumarni

Semoga berhasil membangun Maspion di Tempat/Pinggir Hutan Awan dekat jurang Awan yang pernah Tang Han Jatuh ke dasar jurang itu dengan Alasan untuk pelatihan Tang Han biat bisa mengenang masa Sulit/Jatuh kejurang hehehe padahal yang sebenarnya mau menggali/Pertamvangan Batu Jiwa yang ditemukan Pang Han

2024-10-03

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Tang Han
2 Bab II Keluarga Terkuat
3 Bab III Kesempatan
4 Bab IV Sosok Bersayap
5 Bab V Pencarian Sekala Besar
6 Bab VI Tungku Penempa Tubuh
7 Bab VII Ras Terkuat
8 Bab VIII Berlatih Alkemia
9 Bab IX Berlatih Jurus Suci
10 Bab X Mata Suci Langit
11 Bab XI Perpisahan
12 Bab XII Kembali ke Alam Xuan
13 Bab XIII Explorasi Tambang Batu Jiwa
14 Bab XIV Perguruan Bintang Langit
15 Bab XV Mewariskan Ilmu
16 Bab XVI Hadiah
17 Bab XVII Kolam Eliksir Naga Dan Phonix
18 Bab XVIII Kota Besar Kerajaan Xu
19 Bab XIX Emosi Tak Terkendali
20 Bab XX Air Suci Dewa Bumi
21 Bab XXI Pamer Kemewahan
22 Bab XXII Kejadian Lucu
23 Bab XXIII Ujian Langit Petir Surgawi
24 Bab XXIV Energi Kehidupan
25 Bab XXV Ujian Khusus
26 Bab XXVI Tahapan Ujian Khusus
27 Bab XXVII Dunia Kecil
28 Bab XXVIII Alkemis Tua
29 Bab XXIX Pedang Phoenix Api
30 Bab XXX Wenwen dan Xanxan
31 Bab XXXI Kemuculan Tuan Dunia Kecil
32 Bab XXXII Sup Ayam Hutan
33 Bab XXXIII Pusat Kota Kerajaan Xu Gempar
34 Bab XXXIV Tang San Sang Brahma
35 Bab XXXV Misi Tersembunyi
36 Bab XXXVI Kedatangan Tang Baa
37 Bab XXXVII Memberi Kitab Phoenix Es dan Phoenix api
38 Bab XXXVIII Kembali ke Keluarga Tang
39 Bab XXXIX Monster Krokodaile
40 XL Membawa Semua ke Dunia Kecil
41 XLI Misi Rahasia Tang Baa
42 Bab XLII Berkunjung Ke Kerajaan Elf
43 Bab XLIII Tradisi Ras Elf
44 Bab XLIV Pohon Kehidupan
45 Bab XLV Dimensi lain di Alam Magis
46 Bab XLVI Kedua Kakek Beraksi
47 Bab XLVII Bukti Terungkap
48 Bab XLVIII Kompensasi Menjadi Sebuah Acara Besar
49 Bab XLIX Tang Baa Ke Kerajaan Elf
50 Bab L Kisah Xiu Go dan Tang Wu
51 Bab LI Kisah Tang Wu dan Xiu Go
52 Bab LII Mengambil keputusan
53 Bab LIII Berkultivasi Bersama
54 Bab LIV Ikan Naga Tiong
55 Bab LV Musuh Lama Bertemu
56 Bab LVI Mendapat Pencerahan
57 Bab LVII Kerajaan Nanman
58 Bab LVIII Strategi Pertahanan
59 Bab LIX Monster Penghisap Energi
60 Bab LX Pemilik Segitiga Unik
61 Bab LXI Gadis Keluarga Naga
62 Bab LXII Raja Nanman Berterimakasih
63 Bab LXIII Pertarungan Di Lapangan kota
64 Bab LXIV Pusat Perdagangan Kota
65 Bab LXV Petualangan Tang San
66 Bab LXVI Tang San Menerobos Tingkatan
67 Bab LXVII Tang San Kembali Bertemu Feng Xiang
68 Bab LXVIII Tang San Memasuki Dunia Kecil
69 Bab LXIX Menggabung Kedua Ilmu
70 Bab LXX Tang Han dan Mei Ruyi
71 Bab LXXI Tang San Berlatih Jurus Phoenix
72 Bab LXXII Menempa Tang Baa dan Tang San
73 Bab LXXIII Tang San Menggabungkan Ilmu
74 Bab LXXIV Semua Element Bersatu
75 Bab LXXV Kenaikan Tingkat Ranah
76 Bab LXXVI Penguasa Dunia Xuan
77 Bab LXXVII Ranah Abadi
78 Bab LXXVIII Ranah Ilahi
79 Bab LXXIX Cincin Hadiah Tang Han
80 Bab LXXX Kembali Ke keluarga Tang
81 Bab LXXXI Tragedi Di Ras Naga Kuno
82 Bab LXXXII Mei Ruyi Bertindak
83 Bab LXXXIII Iblis Naga Hitam Sesat
84 Bab LXXXIV Akhir Riwayat Iblis Naga Hitam
85 Bab LXXXV Sang Iblis Sesungguhnya
86 Bab LXXXVI Petualangan Tang San
87 Bab LXXXVII Alam Abadi
88 Bab LXXXVIII Memasuki Alam Abadi
89 Bab LXXXIX Petualangan Tang Han dan Mei Ruyi
90 Bab XC Perjalanan Ke Alam Abadi
91 Bab XCI Pertempuran Besar
92 Bab XCII Saling Membantu
93 Bab XCIII Menyerang Pemimpin Kegelapan
94 Bab XCIV Pertempuran Sengit
95 Bab XCV Menjelajahi Alam Semesta
96 Bab XCVI Bintang Hitam
97 Bab XCVII Bintang Voith
Episodes

Updated 97 Episodes

1
Bab 1 Tang Han
2
Bab II Keluarga Terkuat
3
Bab III Kesempatan
4
Bab IV Sosok Bersayap
5
Bab V Pencarian Sekala Besar
6
Bab VI Tungku Penempa Tubuh
7
Bab VII Ras Terkuat
8
Bab VIII Berlatih Alkemia
9
Bab IX Berlatih Jurus Suci
10
Bab X Mata Suci Langit
11
Bab XI Perpisahan
12
Bab XII Kembali ke Alam Xuan
13
Bab XIII Explorasi Tambang Batu Jiwa
14
Bab XIV Perguruan Bintang Langit
15
Bab XV Mewariskan Ilmu
16
Bab XVI Hadiah
17
Bab XVII Kolam Eliksir Naga Dan Phonix
18
Bab XVIII Kota Besar Kerajaan Xu
19
Bab XIX Emosi Tak Terkendali
20
Bab XX Air Suci Dewa Bumi
21
Bab XXI Pamer Kemewahan
22
Bab XXII Kejadian Lucu
23
Bab XXIII Ujian Langit Petir Surgawi
24
Bab XXIV Energi Kehidupan
25
Bab XXV Ujian Khusus
26
Bab XXVI Tahapan Ujian Khusus
27
Bab XXVII Dunia Kecil
28
Bab XXVIII Alkemis Tua
29
Bab XXIX Pedang Phoenix Api
30
Bab XXX Wenwen dan Xanxan
31
Bab XXXI Kemuculan Tuan Dunia Kecil
32
Bab XXXII Sup Ayam Hutan
33
Bab XXXIII Pusat Kota Kerajaan Xu Gempar
34
Bab XXXIV Tang San Sang Brahma
35
Bab XXXV Misi Tersembunyi
36
Bab XXXVI Kedatangan Tang Baa
37
Bab XXXVII Memberi Kitab Phoenix Es dan Phoenix api
38
Bab XXXVIII Kembali ke Keluarga Tang
39
Bab XXXIX Monster Krokodaile
40
XL Membawa Semua ke Dunia Kecil
41
XLI Misi Rahasia Tang Baa
42
Bab XLII Berkunjung Ke Kerajaan Elf
43
Bab XLIII Tradisi Ras Elf
44
Bab XLIV Pohon Kehidupan
45
Bab XLV Dimensi lain di Alam Magis
46
Bab XLVI Kedua Kakek Beraksi
47
Bab XLVII Bukti Terungkap
48
Bab XLVIII Kompensasi Menjadi Sebuah Acara Besar
49
Bab XLIX Tang Baa Ke Kerajaan Elf
50
Bab L Kisah Xiu Go dan Tang Wu
51
Bab LI Kisah Tang Wu dan Xiu Go
52
Bab LII Mengambil keputusan
53
Bab LIII Berkultivasi Bersama
54
Bab LIV Ikan Naga Tiong
55
Bab LV Musuh Lama Bertemu
56
Bab LVI Mendapat Pencerahan
57
Bab LVII Kerajaan Nanman
58
Bab LVIII Strategi Pertahanan
59
Bab LIX Monster Penghisap Energi
60
Bab LX Pemilik Segitiga Unik
61
Bab LXI Gadis Keluarga Naga
62
Bab LXII Raja Nanman Berterimakasih
63
Bab LXIII Pertarungan Di Lapangan kota
64
Bab LXIV Pusat Perdagangan Kota
65
Bab LXV Petualangan Tang San
66
Bab LXVI Tang San Menerobos Tingkatan
67
Bab LXVII Tang San Kembali Bertemu Feng Xiang
68
Bab LXVIII Tang San Memasuki Dunia Kecil
69
Bab LXIX Menggabung Kedua Ilmu
70
Bab LXX Tang Han dan Mei Ruyi
71
Bab LXXI Tang San Berlatih Jurus Phoenix
72
Bab LXXII Menempa Tang Baa dan Tang San
73
Bab LXXIII Tang San Menggabungkan Ilmu
74
Bab LXXIV Semua Element Bersatu
75
Bab LXXV Kenaikan Tingkat Ranah
76
Bab LXXVI Penguasa Dunia Xuan
77
Bab LXXVII Ranah Abadi
78
Bab LXXVIII Ranah Ilahi
79
Bab LXXIX Cincin Hadiah Tang Han
80
Bab LXXX Kembali Ke keluarga Tang
81
Bab LXXXI Tragedi Di Ras Naga Kuno
82
Bab LXXXII Mei Ruyi Bertindak
83
Bab LXXXIII Iblis Naga Hitam Sesat
84
Bab LXXXIV Akhir Riwayat Iblis Naga Hitam
85
Bab LXXXV Sang Iblis Sesungguhnya
86
Bab LXXXVI Petualangan Tang San
87
Bab LXXXVII Alam Abadi
88
Bab LXXXVIII Memasuki Alam Abadi
89
Bab LXXXIX Petualangan Tang Han dan Mei Ruyi
90
Bab XC Perjalanan Ke Alam Abadi
91
Bab XCI Pertempuran Besar
92
Bab XCII Saling Membantu
93
Bab XCIII Menyerang Pemimpin Kegelapan
94
Bab XCIV Pertempuran Sengit
95
Bab XCV Menjelajahi Alam Semesta
96
Bab XCVI Bintang Hitam
97
Bab XCVII Bintang Voith

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!