Bab XVIII Kota Besar Kerajaan Xu

" Ayah, ibu han'er mohon izin..!" ucap Tanghan

Dengan wajah yang sedikit tidak rela ibu Tanghan menatap putra bungsunya, dia berharap agar putranya selalu berada disisinya, dia takut Tanghan akan mendapat masalah, akan tetapi dia juga sadar tidak selamanya putranya selalu berada dibawah perlindungan nya, kelak dia akan dewasa dan memiliki keluarganya sendiri, maka dia harus merelakannya untuk belajar berdiri sendiri dengan kekuatannya mengarungi benua ini

" Berangkatlah nak jaga dirimu..!" ucap ayah Tanghan bangga dengan tekat bulat putranya untuk tetap ikut ujian khusus masuk perguruan bintang langit

Sementara ibu Tanghan memeluk erat putranya seperti tak ingin melepaskan putranya untuk pergi

" Han'er ibu harap kamu jangan memaksakan dirimu ! jika kamu tidak mampu maka sebaiknya mengalah..! mengalah bukan berarti kita kalah nak ! kamu bisa mencobanya lagi di lain waktu, ibu tau kamu ingin menjadi kuat, ibu juga tau tekat mu sangat kuat ! tapi ingat han'er kamu tidak sendiri masih ada keluarga yang memperdulikan mu" ucap Xiu Wen kepada putra bungsunya, lalu ia melepaskan dekapannya dan memandang putra bungsunya itu dalam dalam dan dia pun tersenyum berusaha menyemangati putranya

" Baik ibu han'er akan selalu ingat pesan ibu, Han'er akan membuat ayah dan ibu bangga han'er akan selalu berbakti pada ayah dan ibu" jawab Tanghan membungkuk memberi hormat yang dalam pada ayah dan ibunya

Tang Han pun segera berangkat menggunakan kereta kuda yang telah disiapkan oleh ayah mereka, serta terlihat dua pengawal menggunakan kuda dengan baju di kerahnya berlambang keluarga Tang, ranah mereka berada di alam langit tingkat tujuh lapis pertama, awalnya Tanghan menolak pengawalan ini karna baginya ini terlalu mencolok membuatnya tak nyaman bertindak, tapi ibu nya memaksa karna untuk mempermudah memasuki kota kerajaan

Sementara Tang San kakak keduanya juga ikut serta mengawal adiknya atas permintaan ibu mereka, sebelumnya ibu mereka berpesan kepada Tangsan

" San'er kamu jangan membuat masalah yang tidak perlu, jaga hati mu jangan terpancing dengan hal hal kecil, ingat tugas utama mu sebagai kakak menjaga adikmu" ucap Xiu Wen kepada putra keduanya merasa khawatir kalau putranya ini malah membuat masalah karna mudah tersulut emosi

" Ibu tenang saja San'er pasti akan menahan diri, lagi pula San'er sekarang sudah lebih dewasa bu" jawab Tangsan meyakinkan ibunya tapi dalam hatinya kalau ada yang mengganggu adiknya ya tau sendiri akibatnya

Didalam kereta kuda Tangsan banyak menggoda Wenwen dan Xanxan, setelah berendam dengan eliksir kolam phoenix, dihari terakhir sebelum mereka berangkat, dengan pengawasan Xiu Wen ibu Tanghan tingkatan mereka naik berturut turut ke tingkat sembilan awal jadi ranah mereka sekarang tinggal tiga langkah lagi menuju ranah penempaan tulang

......................

Setibanya di kota kerajaan Xu mereka mencari penginapan tapi semua penginapan penuh tak tersisa, karena berita ujian khusus telah disebar, banyak sekali pemuda pemuda dari berbagai daerah dan berbagai kerajaan baik menengah maupun kerajaan kecil yang berada didalam naungan kerajaan besar xu ingin mengikuti ujian khusus memasuki perguruan bintang langit ada juga kultivator lepas yang ikut menguji peruntungan mereka membuat suasana kota kerajaan besar xu semakin ramai

" Maaf kan kami tuan muda..!!! semua penginapan telah kami datangi tapi kami tidak mendapatkan satu penginapan pun" ucap salah satu pengawal bernama Mu Jian

" Paman Jian paman Ren bawa token ini serahkan ke pengurus penginapan bulan sabit katakan aku akan menginap di sana, paman berdua tunggu kami disana" ucap Tangsan kepada mereka memberikan token giok putih berlambang bulan sabit bertulis istimewa dengan tiga tanda bintang diatasnya

" Baik tuan muda" ucap kedua pengawal mereka yang bernama Mu Jian dan Mu Ren, segera mereka memberi hormat dan berlalu dari sana menuju salah satu penginapan terbesar di kota kerajaan xu

" Adik han bagai mana kalau kita jalan jalan dulu melihat suasana di kota" ucap Tangsan kepada adiknya

" Boleh juga kak, sekalian Han'er ingin melihat suasana di alun alun kota ini" jawab Tanghan, ingin melihat alun alun kota tempat akan di adakan nya ujian khusus masuk perguruan bintang langit

" Maaf Tuan muda...! Apa tidak sebaiknya tuan muda beristirahat dulu menghemat tenaga mempersiapkan diri tuan muda, untuk menghadapi ujian besok, biarkan Xanxan saja bersama paman Ren dan paman Jian yang memeriksa tempat ujian" ucap Xanxan dengan memberi hormat

" Betul Tuan muda saya akan menjaga tuan muda sementara saudari Xanxan akan memantau lokasi ujian" balas Wenwen menimpali perkataan Xanxan yang sudah seperti saudarinya sendiri karna mereka bernasib sama dijual ditempat yang sama sewaktu masih di negara kekaisaran zu beruntung mereka dibeli oleh kakek XiuGo yang membuka meridian mereka dan melatih serta mengajari mereka bela diri serta cara berkultivasi

" Mulai hari ini kalian tidak di izinkan memanggilku Tuan muda...! panggil aku kakak Han saja atau kalian tidak usah ikut denganku" ucap Tanghan tegas

" Maaf tuan muda.." mereka berdua terdiam tidak berani membantah dan tidak berani memanggil kakak Han kepada Tanghan

Hahahaha

" Adik han sudahlah biarkan saja mereka memanggilmu tuan muda" ucap Tangsan sedikit menggoda adik nya

" Sudahlah terserah kalian yang mana yang nyaman untuk kalian" ucap Tanghan sambil menggaruk keningnya, dalam hatinya berkata

" Sungguh merepotkan memiliki penjaga wanita, kedepannya aku akan membuat mereka sibuk berlatih jadi aku bisa sendiri dan lebih fokus untuk berlatih"

" hahahaha ..! Mari adik han kakak akan memandu mu melihat lihat keramaian kota kerajaan ini" ucap Tangsan terkekeh melihat adiknya

Mereka pun beranjak pergi memasuki keramaian kota, meninggalkan kereta kuda mereka yang kembali kekediaman keluarga Tang, sementara Tangsan membawa adiknya melihat lihat keramaian kota yang sekarang dipenuhi dengan berbagai kultivator dari seluruh penjuru kerajaan besar xu, ada juga beberapa dari kerajaan kerajaan besar lain yang hanya ingin melihat lihat keramaian di kota besar pusat kerajaan xu

Tiba tiba seorang gadis remaja yang kira kira berusia empat belasan berlari di keramaian yang sangat padat berpakaian menawan seperti seorang bangsawan berambut putih panjang terurai bak mutiara terlihat seperti sedang mencari perlindungan dari kejaran seseorang langsung menabrak dan memeluk Tanghan

Wenwen dan Xanxan terkejut melihat itu mereka merasa bersalah tidak siap siaga menjaga tuan mudanya

" hei kamu lepaskan tuan muda kami" ucap Wenwen nampak marah, merasa orang ini pasti ingin mencuri sesuatu teringat masa lalu nya pernah disuruh mencuri seperti ini kalau tidak mau akan dipukul oleh pengasuh dan dijual di pasar budak

Sementara Xanxan bersiap menarik gadis itu dari tuan mudanya, lalu dihentikan oleh Tanghan

" No..non..nona maaf ..! Bisa lepaskan pelukanmu" ucap Tanghan, dengan muka yang sedikit menjadi merah

Tanghan juga terlihat seperti anak berusia empat belas tahun walau usianya masih sebelas tahun dia baru pertama kali dipeluk seorang wanita belia apalagi ini tidak dikenal membuat dia sedikit panik tak tau harus berbuat apa

" Maaf maafkan saya..! Tolong saya ada yang mengejar saya sepertinya ingin berniat jahat" ucap gadis berambut putih seperti mutiara sambil menunjuk ke arah orang yang sedang berada dibelakangnya, mereka berhenti mengejar begitu melihat gadis berambut putih berada di pelukan Tanghan, segera mereka memperhatikan Tanghan dengan seksama lalu salah satu dari enam orang yang mengejar, mengeluarkan serangan aura niat membunuh ranah alam langit tingkat satu puncak, mendapati serangan tiba tiba Tanghan mengeluarkan aura perlindungan untuk mereka berempat walau rendah mampu menahan serangan aura niat membunuh dari orang tersebut

Tangsan yang melihat itu segera melancarkan serangan balik aura niat membunuh yang lebih besar kearah mereka semua, intimidasi dari Tangsan membuat mereka pucat dan jatuh terduduk mengeluarkan darah dari sela sela mulut mereka, Tangsan tidak melepaskan serangan aura ganasnya membuat mereka semua terpaksa bersujud menahan tekanan yang sangat besar

........>>>

Terpopuler

Comments

Agni Amerta

Agni Amerta

keren

2024-10-16

0

Ani Sumarni

Ani Sumarni

Masalah baru datang
Semoga Tang San dan Tang Han
Bisa menyelesaikannya dengan baik
Yaah kalau gak bisa damai dengan baik baik
Terpaksa berikan pelajaran pada mereka sedikit Sentilan pada pisik mereka

2024-10-04

0

Asiyah Asiyah

Asiyah Asiyah

next

2024-09-30

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Tang Han
2 Bab II Keluarga Terkuat
3 Bab III Kesempatan
4 Bab IV Sosok Bersayap
5 Bab V Pencarian Sekala Besar
6 Bab VI Tungku Penempa Tubuh
7 Bab VII Ras Terkuat
8 Bab VIII Berlatih Alkemia
9 Bab IX Berlatih Jurus Suci
10 Bab X Mata Suci Langit
11 Bab XI Perpisahan
12 Bab XII Kembali ke Alam Xuan
13 Bab XIII Explorasi Tambang Batu Jiwa
14 Bab XIV Perguruan Bintang Langit
15 Bab XV Mewariskan Ilmu
16 Bab XVI Hadiah
17 Bab XVII Kolam Eliksir Naga Dan Phonix
18 Bab XVIII Kota Besar Kerajaan Xu
19 Bab XIX Emosi Tak Terkendali
20 Bab XX Air Suci Dewa Bumi
21 Bab XXI Pamer Kemewahan
22 Bab XXII Kejadian Lucu
23 Bab XXIII Ujian Langit Petir Surgawi
24 Bab XXIV Energi Kehidupan
25 Bab XXV Ujian Khusus
26 Bab XXVI Tahapan Ujian Khusus
27 Bab XXVII Dunia Kecil
28 Bab XXVIII Alkemis Tua
29 Bab XXIX Pedang Phoenix Api
30 Bab XXX Wenwen dan Xanxan
31 Bab XXXI Kemuculan Tuan Dunia Kecil
32 Bab XXXII Sup Ayam Hutan
33 Bab XXXIII Pusat Kota Kerajaan Xu Gempar
34 Bab XXXIV Tang San Sang Brahma
35 Bab XXXV Misi Tersembunyi
36 Bab XXXVI Kedatangan Tang Baa
37 Bab XXXVII Memberi Kitab Phoenix Es dan Phoenix api
38 Bab XXXVIII Kembali ke Keluarga Tang
39 Bab XXXIX Monster Krokodaile
40 XL Membawa Semua ke Dunia Kecil
41 XLI Misi Rahasia Tang Baa
42 Bab XLII Berkunjung Ke Kerajaan Elf
43 Bab XLIII Tradisi Ras Elf
44 Bab XLIV Pohon Kehidupan
45 Bab XLV Dimensi lain di Alam Magis
46 Bab XLVI Kedua Kakek Beraksi
47 Bab XLVII Bukti Terungkap
48 Bab XLVIII Kompensasi Menjadi Sebuah Acara Besar
49 Bab XLIX Tang Baa Ke Kerajaan Elf
50 Bab L Kisah Xiu Go dan Tang Wu
51 Bab LI Kisah Tang Wu dan Xiu Go
52 Bab LII Mengambil keputusan
53 Bab LIII Berkultivasi Bersama
54 Bab LIV Ikan Naga Tiong
55 Bab LV Musuh Lama Bertemu
56 Bab LVI Mendapat Pencerahan
57 Bab LVII Kerajaan Nanman
58 Bab LVIII Strategi Pertahanan
59 Bab LIX Monster Penghisap Energi
60 Bab LX Pemilik Segitiga Unik
61 Bab LXI Gadis Keluarga Naga
62 Bab LXII Raja Nanman Berterimakasih
63 Bab LXIII Pertarungan Di Lapangan kota
64 Bab LXIV Pusat Perdagangan Kota
65 Bab LXV Petualangan Tang San
66 Bab LXVI Tang San Menerobos Tingkatan
67 Bab LXVII Tang San Kembali Bertemu Feng Xiang
68 Bab LXVIII Tang San Memasuki Dunia Kecil
69 Bab LXIX Menggabung Kedua Ilmu
70 Bab LXX Tang Han dan Mei Ruyi
71 Bab LXXI Tang San Berlatih Jurus Phoenix
72 Bab LXXII Menempa Tang Baa dan Tang San
73 Bab LXXIII Tang San Menggabungkan Ilmu
74 Bab LXXIV Semua Element Bersatu
75 Bab LXXV Kenaikan Tingkat Ranah
76 Bab LXXVI Penguasa Dunia Xuan
77 Bab LXXVII Ranah Abadi
78 Bab LXXVIII Ranah Ilahi
79 Bab LXXIX Cincin Hadiah Tang Han
80 Bab LXXX Kembali Ke keluarga Tang
81 Bab LXXXI Tragedi Di Ras Naga Kuno
82 Bab LXXXII Mei Ruyi Bertindak
83 Bab LXXXIII Iblis Naga Hitam Sesat
84 Bab LXXXIV Akhir Riwayat Iblis Naga Hitam
85 Bab LXXXV Sang Iblis Sesungguhnya
86 Bab LXXXVI Petualangan Tang San
87 Bab LXXXVII Alam Abadi
88 Bab LXXXVIII Memasuki Alam Abadi
89 Bab LXXXIX Petualangan Tang Han dan Mei Ruyi
90 Bab XC Perjalanan Ke Alam Abadi
91 Bab XCI Pertempuran Besar
92 Bab XCII Saling Membantu
93 Bab XCIII Menyerang Pemimpin Kegelapan
94 Bab XCIV Pertempuran Sengit
95 Bab XCV Menjelajahi Alam Semesta
96 Bab XCVI Bintang Hitam
97 Bab XCVII Bintang Voith
Episodes

Updated 97 Episodes

1
Bab 1 Tang Han
2
Bab II Keluarga Terkuat
3
Bab III Kesempatan
4
Bab IV Sosok Bersayap
5
Bab V Pencarian Sekala Besar
6
Bab VI Tungku Penempa Tubuh
7
Bab VII Ras Terkuat
8
Bab VIII Berlatih Alkemia
9
Bab IX Berlatih Jurus Suci
10
Bab X Mata Suci Langit
11
Bab XI Perpisahan
12
Bab XII Kembali ke Alam Xuan
13
Bab XIII Explorasi Tambang Batu Jiwa
14
Bab XIV Perguruan Bintang Langit
15
Bab XV Mewariskan Ilmu
16
Bab XVI Hadiah
17
Bab XVII Kolam Eliksir Naga Dan Phonix
18
Bab XVIII Kota Besar Kerajaan Xu
19
Bab XIX Emosi Tak Terkendali
20
Bab XX Air Suci Dewa Bumi
21
Bab XXI Pamer Kemewahan
22
Bab XXII Kejadian Lucu
23
Bab XXIII Ujian Langit Petir Surgawi
24
Bab XXIV Energi Kehidupan
25
Bab XXV Ujian Khusus
26
Bab XXVI Tahapan Ujian Khusus
27
Bab XXVII Dunia Kecil
28
Bab XXVIII Alkemis Tua
29
Bab XXIX Pedang Phoenix Api
30
Bab XXX Wenwen dan Xanxan
31
Bab XXXI Kemuculan Tuan Dunia Kecil
32
Bab XXXII Sup Ayam Hutan
33
Bab XXXIII Pusat Kota Kerajaan Xu Gempar
34
Bab XXXIV Tang San Sang Brahma
35
Bab XXXV Misi Tersembunyi
36
Bab XXXVI Kedatangan Tang Baa
37
Bab XXXVII Memberi Kitab Phoenix Es dan Phoenix api
38
Bab XXXVIII Kembali ke Keluarga Tang
39
Bab XXXIX Monster Krokodaile
40
XL Membawa Semua ke Dunia Kecil
41
XLI Misi Rahasia Tang Baa
42
Bab XLII Berkunjung Ke Kerajaan Elf
43
Bab XLIII Tradisi Ras Elf
44
Bab XLIV Pohon Kehidupan
45
Bab XLV Dimensi lain di Alam Magis
46
Bab XLVI Kedua Kakek Beraksi
47
Bab XLVII Bukti Terungkap
48
Bab XLVIII Kompensasi Menjadi Sebuah Acara Besar
49
Bab XLIX Tang Baa Ke Kerajaan Elf
50
Bab L Kisah Xiu Go dan Tang Wu
51
Bab LI Kisah Tang Wu dan Xiu Go
52
Bab LII Mengambil keputusan
53
Bab LIII Berkultivasi Bersama
54
Bab LIV Ikan Naga Tiong
55
Bab LV Musuh Lama Bertemu
56
Bab LVI Mendapat Pencerahan
57
Bab LVII Kerajaan Nanman
58
Bab LVIII Strategi Pertahanan
59
Bab LIX Monster Penghisap Energi
60
Bab LX Pemilik Segitiga Unik
61
Bab LXI Gadis Keluarga Naga
62
Bab LXII Raja Nanman Berterimakasih
63
Bab LXIII Pertarungan Di Lapangan kota
64
Bab LXIV Pusat Perdagangan Kota
65
Bab LXV Petualangan Tang San
66
Bab LXVI Tang San Menerobos Tingkatan
67
Bab LXVII Tang San Kembali Bertemu Feng Xiang
68
Bab LXVIII Tang San Memasuki Dunia Kecil
69
Bab LXIX Menggabung Kedua Ilmu
70
Bab LXX Tang Han dan Mei Ruyi
71
Bab LXXI Tang San Berlatih Jurus Phoenix
72
Bab LXXII Menempa Tang Baa dan Tang San
73
Bab LXXIII Tang San Menggabungkan Ilmu
74
Bab LXXIV Semua Element Bersatu
75
Bab LXXV Kenaikan Tingkat Ranah
76
Bab LXXVI Penguasa Dunia Xuan
77
Bab LXXVII Ranah Abadi
78
Bab LXXVIII Ranah Ilahi
79
Bab LXXIX Cincin Hadiah Tang Han
80
Bab LXXX Kembali Ke keluarga Tang
81
Bab LXXXI Tragedi Di Ras Naga Kuno
82
Bab LXXXII Mei Ruyi Bertindak
83
Bab LXXXIII Iblis Naga Hitam Sesat
84
Bab LXXXIV Akhir Riwayat Iblis Naga Hitam
85
Bab LXXXV Sang Iblis Sesungguhnya
86
Bab LXXXVI Petualangan Tang San
87
Bab LXXXVII Alam Abadi
88
Bab LXXXVIII Memasuki Alam Abadi
89
Bab LXXXIX Petualangan Tang Han dan Mei Ruyi
90
Bab XC Perjalanan Ke Alam Abadi
91
Bab XCI Pertempuran Besar
92
Bab XCII Saling Membantu
93
Bab XCIII Menyerang Pemimpin Kegelapan
94
Bab XCIV Pertempuran Sengit
95
Bab XCV Menjelajahi Alam Semesta
96
Bab XCVI Bintang Hitam
97
Bab XCVII Bintang Voith

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!