Tang Han melihat master yang sudah dia anggap ayahnya duduk di altar tubuhnya bercahaya terang dari keningnya keluar seberkas cahaya langsung melesat kedalam kening Tang Han
" Pelajari ilmu segel itu dengan baik dan sempurnakan setelah itu pelajari hukum ruang dan waktu dengan sempurna " ucap zulong
" baik master, master mengapa aku tidak mendapatkan ujian petir surgawi setiap aku merasa ranahku meningkat ??" tanya Tang Han
Zulong pun tersenyum
" nak sudah kukatakan kita adalah ras suci penguasa seluruh alam, kita yang menciptakan petir itu mana mungkin petir itu berani mendekati kita" ucap zulong sambil tersenyum
" sudahlah..! kau akan memahaminya sendiri kelak, sekarang kau berlatihlah"
zulong membuat segel ruang dibawah kaki Tang Han dia pun menghilang dari sana
Tang Han muncul di sebuah alam yang penuh dengan energi yang kacau balau dia pun memperhatikan dan mempelajari setiap kekacauan tersebut
" ruangan ini sangat mengerikan"
" ups hampir saja ", sebuah retakan ruang muncul tepat didepannya dia menghindar kebelakang
" ups.. ada lagi, hmmmn nampaknya aku harus lebih waspada, bagaimanapun aku harus bisa memprediksi dimana retakan ini akan muncul lagi kalau tidak bisa runyam urusannya ini"
Tang Han mulai menyebarkan energi sucinya dan dia mulai mengerti retakan diruang ini yang muncul secara acak memiliki pola tertentu dan waktu retakan ruang itu menutup pun berbeda beda kadang lama kadang cepat dan kadang retakan ruang terbuka sangat lama baru retakan itu menutup sendiri kadang sangat cepat muncul banyak retakan ruang dan ada yang menutup sangat cepat ada yang menutup sangat lama
Tanghan menghindar dari setiap retakan, dia mencoba memahami pola setiap retakan tersebut kadang ia mengunakan segel untuk melindungi dirinya dari setiap retakan acak yang muncul secara tiba tiba
cukup lama ia berada dalam ke adaan seperti itu, hingga akhirnya perlahan dia dapat memahami dan menyadari di mana saja akan terjadi retakan ruang
tanpa terasa lautan jiwanya semakin meluas dalam hati Tang Han berkata
" aku bisa saja menyerap semua energi kacau ini, tapi latihanku lebih penting, lebih baik aku mulai dengan meningkat kan pemahamanku akan ilmu segel dulu "
akhirnya Tang Han mampu membuat segel yang stabil menutup ruang yang kacau lalu dia mengacaukannya kembali begitu terus
hingga dia memahami segel dapat digunakan bersamaan hukum ruang dan dia mulai menyempurnakan hukum ruang
kadang dia mempercepat waktu untuk mengetahui efek dari segelnya dan kadang memperlambatnya
" Hukum waktu ini terlalu menguras energi vitalku walau energiku seperti tidak ada habisnya tapi ini cukup melelahkan sekali " ucap Tanghan
akhirnya dia mencoba mengunakan hukum waktu pada dirinya sendiri kadang dia menua, kadang dia menjadi muda, setelah mengulang ulang semua dia pun memahami makna yang terkandung dalam hukum waktu, ia pun selesai menyempurnakan semua latihannya
"hukum waktu sebaiknya digunakan dengan hukum ruang dan dipadukan dengan segel agar tidak menguras energi vitalku" ucap Tanghan dalam hati
segera dia menyerap energi alam kekacauan disekitarnya sehingga seluruh kekacauan menghilang serta melepaskan energi murni ke alam sekitar itu membuat alam disekitar menjadi jernih dia pun tersenyum lalu dia merobek ruang dan muncul ditempat lain
dia merasakan telah berada jauh dari tempat semula dan berinisiatif kembali dengan merobek ruang dari pada harus menggunakan segel ruang karna dia telah menguasai ilmu penyegelan dengan sempurna
Tang Han ingin mencoba seberapa cepat dia mampu merobek ruang lalu seberapa cepat dia mampu menutupnya dan seberapa lama dia sanggup melakukannya
" semakin mengasikkan latihan ini, coba lagi saja aku harus tau dimana batasku"
Akhirnya dia berhenti ternyata tidak ada habis habisnya energi didalam tubuhnya selalu terisi dengan penuh dan bahkan dia bisa memberi energi ke alam disekitarnya merasa latihannya sudah cukup Tang Han membuat segel dan kembali ketempat masternya berada
Zulong melihat Tang Han kembali dia pun tersenyum
" nak kau telah menguasai semua yang kumiliki, kau hanya perlu rajin berlatih dan sudah delapan tahun kau berada disini bersamaku. waktu dunia di tempatmu berbeda dengan disini, di sana masihlah delapan hari" ucap zulong
" ada perjumpaan pasti ada perpisahan, sudah waktunya kau kembali ke tempat asalmu tapi sebelum itu aku akan memberi hadiah padamu"
dari kedua mata mata zulong memancarkan cahaya terang keemasan langsung melesat kedalam mata Tang Han dan energi mata itu menyatu dengan energi mata tanghan
"itu adalah mata suci langit sebenarnya kau dapat menciptakan mata suci langit mu sendiri karna kau juga ras suci sekarang tapi mata yg kuberikan ini adalah mata yang telah ku latih berjuta tahun lamanya pasti akan bermanfaat untuk menyempurnakan mata suci mu, hingga kau akan dapat membuat mata suci mu sendiri yang lebih sempurna dari kami pendahulu mu" ucap zulong
......>>>
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
Ratna Winanti
mantap thor... ceritanya tidak bertele- tele.../Good/
2024-11-27
0
Agni Amerta
mantap banget novel ini.. super /Good//Good//Good//Good/
2024-10-15
0
Ani Sumarni
Saya suka banget dengan Novel ini Cepat singkat mudah di mengerti
Bagi saya menambah wawasan
Pengalaman dalam menghadapi
kehidupan di dunia fana ini
Makasih Salam /Pray//Pray/sehat sukses selalu untuk Author
2024-10-03
1