Bab XIV Perguruan Bintang Langit

Tanghan segera memandu kakak, paman dan kakeknya menunjukkan lokasi batu jiwa, setibanya dia didepan batu besar, tempat dia terjatuh dan bertemu masternya, dia diam sejenak dan memegang batu itu, kemudian ia meminta kakak pertamanya Tangbaa memukul batu besar tersebut

" Kak Baa, hancurkan batu ini..!!" ucap Tanghan

Boomm....

Batu besar hancur berantakan menjadi debu, menyisakan lubang yang sangat besar, Tanghan membawa mereka semua masuk kedalam lobang besar itu, mereka menyalakan batu lentera sebagai alat penerangan di tempat itu, Tanghan mengeluarkan lentera kristal dari dalam cincin ruangnya, seketika ruang ditempat itu menjadi terang sekali karna yang lainnya juga sama mengeluarkan batu lentera kristal

Setelah menyusuri ruangan terdalam terlihat cahaya yang besar di sana, mereka segera mematikan batu lentera mereka, serta segera menuju kedalam ruangan yang terang tersebut, ternyata ruang itu luas sekali banyak batu batu bersinar di sana

" ini.....!, semua batu jiwa kelas atas" ucap mereka semua

Didalam ruang tersebut, juga terdapat batu lentera kristal yang lebih cerah dari yang mereka gunakan, ada juga batu lentera biasa, semua yang ikut masuk bersorak gembira

Tangbaa segera mengatur para pekerja masuk kedalam tambang batu tersebut, dan ia membuat pengaturan bagi pekerja tambang serta membuat pos jaga, yg dijaga oleh tiga puluh kultivator gabungan dua keluarga

Karna dia juga sudah menemukan tempat yang cocok untuk membuat mension yang berada tepat didepan mulut jurang, mansion latihan, bagi keluarga Tang yang fungsinya sebagai sarana latihan bagi kedua keluarga sekaligus untuk menjaga tambang

Tanpa terasa sudah satu bulan mereka di sana, Tanghan berencana untuk masuk perguruan bintang langit yang berada di wilayah netral, dan perguruan ini tidak tunduk pada kerajaan mana pun di benua xuan

Untuk masuk ke perguruan bintang langit harus memiliki kuota masuk dari perguruan perguruan besar setiap kerajaan, atau dengan cara khusus, yaitu mengikuti ujian masuk yang diselenggarakan oleh perguruan bintang langit di setiap kerajaan besar atau kecil, tapi cara khusus ini hanya untuk satu kuota untuk satu negara adapun tempat diselenggarakan ujian masuk perguruan bintang langit selalu di acak, dan jika lokasinya sudah ditentukan oleh perguruan bintang langit, maka akan di informasikan ke seluruh keluarga besar, jadi setiap kerajaan besar memiliki jatah satu flot ujian khusus, sementara itu untuk ujian khusus Kerajaan Xu sendiri, kali ini panitia penyelenggara dari perguruan bintang langit belum memberi undangan dimana akan di adakan nya ujian penyaringan khusus tersebut

" Kak Baa, han'er harus segera kembali ke kota untuk mengikuti ujian masuk perguruan langit kak" ucap Tanghan

" Baiklah...! Kakak mendukung keputusanmu berjuanglah, kamu pasti bisa, jangan paksakan dirimu..!! lebih baik adik han meminta jatah kuota pada ayah" jawab Tangbaa

" Kalau cuma kuota perguruan bintang langit, kakek bisa memberikan jatah perguruan phonix suci ku pada mu han'er" ucap XiuGo

" Han'er ingin mengasah kemampuan sendiri dulu kek, jadi ingin ikut ujian masuk khusus" ucap Tanghan

" Bagus semangatmu kakek suka, kau memang cucuku" ucap XiuGo tersenyum

Mereka pun berpamitan pada Tangbaa dan Tangxin, Tangbaa tidak bisa ikut mengantarkan Tanghan pulang ke kota negara xu, karna tugasnya sebagi pemimpin untuk menyelesaikan pembangunan mension pelatihan, dan mengatur kestabilan pembangunan tempat tambang batu jiwa

" Adik San jaga adik Han dengan baik" ucap Tangbaa

" Kau bisa tenang Baa'er, kakek akan ikut pulang ke kota negara xu mengantar adik adikmu" ucap XiuGo

" Terimakasih kakek" ucap Tangbaa

Mereka pun berpamitan, segera prajurit jaga menyiapkan satu kereta kuda untuk mereka berlima, dan dua kuda untuk Muchen dan Yuchan, mereka berangkat keluar dari hutan awan kembali ke kota kerajaan xu

......................

XIV.1 Tubuh Langka Phonix Es dan Phonix Api

Mereka pun sampai di perbatasan anxu, di sana mereka mampir ke salah satu kedai makanan yang megah di kota itu untuk mengisi perut, kota anxu masih wilayah Kerajaan Xu, Jadi sewaktu memasuki perbatasan kota tersebut penjaga kota anxu tidak menghentikan mereka, karna di kereta kuda mereka ada lambang keluarga Tang, mana, mana berani penjaga gerbang kota menghentikan mereka, apalagi ada Muchen dan Yuchan yang mengawal mereka disamping kiri kanan dengan menunggang kuda.

" Ayo kita masuk, kakek paling suka makan ayam panggang di kedai ini, araknya pun sangat enak" ucap XiuGo

mereka semua segera masuk kedalam kedai itu dan memesan beberapa makanan yang spesial dari kedai tersebut, Wenwen dan Xanxan terlihat berdiri disamping bangku Tanghan karna kakek Go telah berpesan kepada mereka untuk melayani cucunya Tanghan dengan baik dan menyerahkan mereka menjadi pelayan Tanghan

Tanghan menolak tapi kakek Go berkata

" Mereka takkan membebani mu..! Mereka telah ku latih secara khusus, serta mereka bisa menjadi pelayan, sekaligus lawan latih tanding yang baik untukmu Han'er"

Karena tidak ingin membuat kakeknya kecewa Tanghan akhirnya menerima mereka menjadi pelayannya

" Wenwen, Xanxan duduk lah ..! Kau ambillah makanan itu dan makanlah" ucap Tanghan

" Maaf tuan muda ! kami berdiri saja" ucap XanXan tegas

" Duduklah, dan makan..! Atau kalian tidak usah ikut dengan ku, jika kalian membantah" ucap Tanghan tegas

Mereka berdua malu malu duduk disamping Tanghan lalu mengambil beberapa makanan

Melihat itu Tangsan tertawa

" Kakek, aku juga mau diberi pelayan yang imut imut seperti mereka berdua" ucap Tangsan

Hahahaha....

Kakek XiuGo tertawa

" Kau itu tak butuh pelayan, yang kau butuh istri yang bisa mengikatmu agar tidak banyak wanita di sekelilingmu" ucap kakek XiuGo

" Aku masih kecil kakek, bagai mana bisa kakek menyuruhku memiliki istri" ucap Tangsan

" Apa katamu kecil, lihat lah dirimu apa bisa kau dibilang anak kecil, berapa banyak gadis yang telah kau buat kecewa" ucap kakek XiuGo

" aihh kakek inikan memang salah mereka, kenapa mereka suka padaku, aku masih ingin serius berkultivasi, dan hanya menganggap mereka teman, lagi pula yang lebih salah itu kakek, kenapa menurunkan ketampanan mu kepadaku" ucap Tangsan

kakek XiuGo sedikit bangga dibilang tampan karna disamakan dengan cucunya yang memang luar biasa tampan

" Kau ini memang pandai bicara" ucap XiuGo

" Lagian kakek, San'er masih berusia 16th masih belum pantas memiliki istri, San'er masih ingin mengarungi samudra ini" ucap Tangsan

Melihat itu Tanghan hanya bisa tertawa kecil

" Ya.. baguslah" ucap Kakek XiuGo

" Han'er mereka berdua ini memiliki tubuh langka, makanya kakek melatih mereka, kelak mereka berdua pasti akan mejadi bawahan yang setia bagimu" ucap kakek XiuGo

Xanxan dan Wenwen tersenyum mendengar itu dan dengan segera mereka mengepal tinju penghormatan dengan sedikit membungkuk

" Siap tuan muda..!!! Kami akan mengorbankan nyawa kami demi tuan muda" ucap mereka berdua terlontar tegas dan bersungguh sungguh

Xanxan dan Wenwen ini anak yatim piatu yang dibeli oleh kakek Xiu Go dari kerajaan zu, sewaktu dia berpergian kesana, dia dijual di rumah budak, karna kasihan melihat mereka sewaktu itu kakek XiuGo membeli mereka

Lalu memeriksa tubuh mereka yang lemah untuk mengobatinya, anehnya kakek XiuGo terkejut mendapati didalam tubuh mereka terdapat aura samar yang satu aura phonix es dan yang satu lagi aura phonix api

segera dia memberi pil penguat tubuh dan aura binatang suci phonix legendaris dikedua tubuh mereka aktif, membuat tubuh mereka seperti akan meledak, melihat itu kakek Xiu Go menyegel dantian ditubuh mereka, seketika tubuh mereka normal kembali dan telah berada di ranah penempaan tubuh tingkat satu awal

Semenjak saat itu kakek XiuGo melatih mereka ilmu beladiri, jurus fisik phonix miliknya sangat cocok dengan mereka, setelah dua tahun dilatih kekuatan fisik mereka meningkat cukup kuat, kakek Xiu Go sengaja melatih jurus fisik selama dua tahun, mereka mengikutinya dan baru enam bulan ini dia melatih penyerapan energi qi murni, dan langsung mereka naik tingkat, ke tingkat satu puncak melompati tingkat menengah

Setelah merasa cukup kakek XiuGo membebaskan mereka pergi, kemana mereka suka dan memberi uang yang cukup, serta memberi cincin ruang kepada keduanya, walau masih berumur sepuluh tahun mereka sudah cukup kuat dan mandiri karna dua tahun belakangan ini selalu dilatih fisik oleh kakek XiuGo

Tapi mereka malah menangis dan bersujud, tidak mau pergi, dan ingin selalu ikut mejadi pelayan, mereka bersumpah akan bunuh diri jika dibuang oleh kakek XiuGo, karna tidak tega kekek Xiu Go teringat cucunya Tanghan, yang tidak bisa berkultivasi, maka ia berencana menjadikan mereka berdua pelayan Tanghan, meminta mereka berjanji setia kepada Tanghan sampai mati, melindungi cucunya itu dan mereka melakukannya, semenjak itu kakek XiuGo semakin melatih mereka dengan serius dan melatih mereka lebih mendalam dari ilmu phonix miliknya.

" Wahhh adik Han..! Kau sangat beruntung memiliki dua pelayan cantik yang imut imut memiliki tubuh legendaris" ucap Tangsan tersenyum senang, sedikit menggoda adik kecilnya

" Kalau kakak suka, ambil saja untuk kakak" ucap Tanghan

" Maaf tuan muda, kami sudah berjanji setia hingga mati, kepada tuan muda Tanghan, jadi kami hanya akan mengikuti tuan muda" ucap mereka berdua sedikit cemberut

" Hahaha ...

lihat adik han..! bahkan mereka saja tidak suka padaku, bagai mana kakek menyuruhku memiliki istri" ucap Tangsan bercanda

hahaha...

Kakek han pun ikut tertawa

Setelah mereka menyelesaikan makan mereka, segera mereka beranjak pergi dan kembali ke kediaman keluarga Tang

......................

XIV.2 Token Khusus Perguruan Bintang Langit

Mereka disambut penjaga kota Wu dan segera melaju ke kediaman keluarga Tang, setibanya mereka dikediaman keluarga Tang mereka segera menuju rumah Tanghan, terlihat ibu Tanghan bersama ayahnya menyambut kedatangan mereka

" Salam Ayah " ucap Tang Zu sambil membungkuk kan badannya kepada mertuanya

XiuGo menganggukkan kepala

" Terimakasih Ayah sudah mengantar Tanghan kembali" ucap Tang Zu

" Dia cucuku, dan ini sudah kewajibanku menjaganya tidak seperti ayahmu si Wu sialan itu" ucap XiuGo dengan santainya

Tang Wu yang tubuh aslinya berada di Mensionnya sendiri, tiba tiba bersin

" hmmmmn siapa yang sedang membicarakanku" ucap Tang Wu

" Ayahhh...!!!" ucap ibu Tanghan Xiu Wen sambil berteriak

" Ayah Wu, itu ayah mertua yang baik, ayah tidak boleh berkata seperti itu" ucap putrinya

" Apanya yang baik, cucunya sendiri pergi dia tidak mengawalnya bahkan avatar nya saja tidak dia kirimkan, begitu kamu bilang baik" ucap XiuGo

Tangsan dan Tanghan hanya tersenyum sendiri melihat ulah kakeknya itu, mereka tau sebenarnya kakeknya ini rindu kakek wu mereka, jadi selalu membuat ulah.

" ha ha ha ha...Saudara XiuGo kau tidak berubah, bagaimana rasanya bertambah kuat..?!" ucap Tang Wu yang tiba tiba muncul di sana tanpa disadari oleh mereka semuanya kecuali Tanghan walau seluruh energi di dantian nya disegel dia tetap dapat merasakan energi orang disekitar

" ho.... Tang Wu, akhirnya bukan avatarmu yang datang, tangannku sudah gatal sekali, cepat kita pergi dari sini" ucap XiuGo

Tang Wu tau kalau XiuGo ingin menguji kemampuan baru nya dia tidak menolak makanya dia muncul disana dan karna ada satu hal yang ingin ia berikan pada Tanghan

" Han'er maafkan kakek, tidak memberimu hadiah yang layak, karna kau sudah bisa berkultivasi, ini terima token masuk khusus Perguruan Bintang Langit" ucap Tang Wu

Tanghan menangkap benda yang dilemparkan kakek Wu, dan melihat token platinum berlambang bintang langit

" Terimakasih Kakek.! Tapi han'er ingin ikut ujian masuk khusus" ucap Tanghan

" Kakek tau itu, Kakek selalu bersama kalian sepanjang jalan tanpa kalian tau" ucap Tang Wu

" Gunakan itu kalau kau tidak lulus, ingat jangan memaksakan dirimu, latihan secara bertahap menjadi kuat itu lebih baik, tidak ada kata terlambat bagi yang mau berusaha" ucap Tang Wu

" Terimakasih kakek..!" ucap Tanghan

" Kalau kau tidak menggunakannya kau dapat menukarnya dengan koin kontribusi yang akan masuk kedalam poin kontribusi mu yang bisa kau tukar dengan berbagai benda yang kau sukai di sana kelak" ucap Tang Wu kembali

" Kau pikir cuma kau saja yg punya token, aku juga punya..!!! han'er ke marilah" ucap XiuGo

lalu dia meyerahkan satu token tembaga bintang langit dan tiga token emas berlambang bintang langit didepan dan lambang phonix dibelakangnya sambil mencibir kearah Tang Wu

" Kakek Go ini...!" ucap Tanghan

" Gunakan buat kalian bertiga..! Kalau kalian tidak bisa lulus ujian masuk khusus nantinya" ucap XiuGo

" Terimakasih Kakek" ucap Tanghan

Ha.. ha.. ha..

" Saudara Go mari kita mulai" ucap Tang Wu

" Kenapa ..?! Kau sudah gatal karna kalah dalam memberi hadiah denganku" ucap XiuGo

Ha ha ha ha...

Tawa Tang Wu semakin keras dan dia segera melesat pergi, sebelum dia berpesan melalu suara batin ke Tanghan

" han'er jaga token itu karna kau akan tau nilainya setelah kau tukar dengan poin kontribusi, atau kalau kau mau masuk dengan itu kau akan mendapat perlakuan khusus"

Sebelum melesat ke langit, tadi dia sempat melempar sebuah cincin penyimpanan ke Tanghan dan berkata

" Berlatihlah dengan giat"

XiuGo yang melihat itu pun tak mau kalah dia memberi cincin penyimpanannya lalu segera pergi menyusul Tang Wu

" Tang Wu keparat Tunggu saja kau, aku pasti bisa mematahkan tanganmu kali ini" ucap XiuGo

Mereka yang melihat itu hanya bisa tersenyum dalam hati dan menggeleng gelengkan kepala mereka, Tanghan langsung memasukkan semua pemberian kedua kakeknya kedalam cincin penyimpanannya

Sementara Xanxan dan Wenwen yang terlihat bingung, dan sulit mencerna mengapa kedua kakek tuan mereka berkelahi satu sama lain, dan mereka hanya diam saja tidak membantu mendamaikan mereka.

......>>>

Terpopuler

Comments

Agni Amerta

Agni Amerta

wewww

2024-10-16

0

Ani Sumarni

Ani Sumarni

Begilah kalau kangen rindu sama teman sahabat Orang2/Kultivator2 Seni bela diri pastinya bertarung bertukar ilmu, teknik,yang mereka miliki

2024-10-03

1

Anonymous

Anonymous

nice

2024-09-30

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Tang Han
2 Bab II Keluarga Terkuat
3 Bab III Kesempatan
4 Bab IV Sosok Bersayap
5 Bab V Pencarian Sekala Besar
6 Bab VI Tungku Penempa Tubuh
7 Bab VII Ras Terkuat
8 Bab VIII Berlatih Alkemia
9 Bab IX Berlatih Jurus Suci
10 Bab X Mata Suci Langit
11 Bab XI Perpisahan
12 Bab XII Kembali ke Alam Xuan
13 Bab XIII Explorasi Tambang Batu Jiwa
14 Bab XIV Perguruan Bintang Langit
15 Bab XV Mewariskan Ilmu
16 Bab XVI Hadiah
17 Bab XVII Kolam Eliksir Naga Dan Phonix
18 Bab XVIII Kota Besar Kerajaan Xu
19 Bab XIX Emosi Tak Terkendali
20 Bab XX Air Suci Dewa Bumi
21 Bab XXI Pamer Kemewahan
22 Bab XXII Kejadian Lucu
23 Bab XXIII Ujian Langit Petir Surgawi
24 Bab XXIV Energi Kehidupan
25 Bab XXV Ujian Khusus
26 Bab XXVI Tahapan Ujian Khusus
27 Bab XXVII Dunia Kecil
28 Bab XXVIII Alkemis Tua
29 Bab XXIX Pedang Phoenix Api
30 Bab XXX Wenwen dan Xanxan
31 Bab XXXI Kemuculan Tuan Dunia Kecil
32 Bab XXXII Sup Ayam Hutan
33 Bab XXXIII Pusat Kota Kerajaan Xu Gempar
34 Bab XXXIV Tang San Sang Brahma
35 Bab XXXV Misi Tersembunyi
36 Bab XXXVI Kedatangan Tang Baa
37 Bab XXXVII Memberi Kitab Phoenix Es dan Phoenix api
38 Bab XXXVIII Kembali ke Keluarga Tang
39 Bab XXXIX Monster Krokodaile
40 XL Membawa Semua ke Dunia Kecil
41 XLI Misi Rahasia Tang Baa
42 Bab XLII Berkunjung Ke Kerajaan Elf
43 Bab XLIII Tradisi Ras Elf
44 Bab XLIV Pohon Kehidupan
45 Bab XLV Dimensi lain di Alam Magis
46 Bab XLVI Kedua Kakek Beraksi
47 Bab XLVII Bukti Terungkap
48 Bab XLVIII Kompensasi Menjadi Sebuah Acara Besar
49 Bab XLIX Tang Baa Ke Kerajaan Elf
50 Bab L Kisah Xiu Go dan Tang Wu
51 Bab LI Kisah Tang Wu dan Xiu Go
52 Bab LII Mengambil keputusan
53 Bab LIII Berkultivasi Bersama
54 Bab LIV Ikan Naga Tiong
55 Bab LV Musuh Lama Bertemu
56 Bab LVI Mendapat Pencerahan
57 Bab LVII Kerajaan Nanman
58 Bab LVIII Strategi Pertahanan
59 Bab LIX Monster Penghisap Energi
60 Bab LX Pemilik Segitiga Unik
61 Bab LXI Gadis Keluarga Naga
62 Bab LXII Raja Nanman Berterimakasih
63 Bab LXIII Pertarungan Di Lapangan kota
64 Bab LXIV Pusat Perdagangan Kota
65 Bab LXV Petualangan Tang San
66 Bab LXVI Tang San Menerobos Tingkatan
67 Bab LXVII Tang San Kembali Bertemu Feng Xiang
68 Bab LXVIII Tang San Memasuki Dunia Kecil
69 Bab LXIX Menggabung Kedua Ilmu
70 Bab LXX Tang Han dan Mei Ruyi
71 Bab LXXI Tang San Berlatih Jurus Phoenix
72 Bab LXXII Menempa Tang Baa dan Tang San
73 Bab LXXIII Tang San Menggabungkan Ilmu
74 Bab LXXIV Semua Element Bersatu
75 Bab LXXV Kenaikan Tingkat Ranah
76 Bab LXXVI Penguasa Dunia Xuan
77 Bab LXXVII Ranah Abadi
78 Bab LXXVIII Ranah Ilahi
79 Bab LXXIX Cincin Hadiah Tang Han
80 Bab LXXX Kembali Ke keluarga Tang
81 Bab LXXXI Tragedi Di Ras Naga Kuno
82 Bab LXXXII Mei Ruyi Bertindak
83 Bab LXXXIII Iblis Naga Hitam Sesat
84 Bab LXXXIV Akhir Riwayat Iblis Naga Hitam
85 Bab LXXXV Sang Iblis Sesungguhnya
86 Bab LXXXVI Petualangan Tang San
87 Bab LXXXVII Alam Abadi
88 Bab LXXXVIII Memasuki Alam Abadi
89 Bab LXXXIX Petualangan Tang Han dan Mei Ruyi
90 Bab XC Perjalanan Ke Alam Abadi
91 Bab XCI Pertempuran Besar
92 Bab XCII Saling Membantu
93 Bab XCIII Menyerang Pemimpin Kegelapan
94 Bab XCIV Pertempuran Sengit
95 Bab XCV Menjelajahi Alam Semesta
96 Bab XCVI Bintang Hitam
97 Bab XCVII Bintang Voith
Episodes

Updated 97 Episodes

1
Bab 1 Tang Han
2
Bab II Keluarga Terkuat
3
Bab III Kesempatan
4
Bab IV Sosok Bersayap
5
Bab V Pencarian Sekala Besar
6
Bab VI Tungku Penempa Tubuh
7
Bab VII Ras Terkuat
8
Bab VIII Berlatih Alkemia
9
Bab IX Berlatih Jurus Suci
10
Bab X Mata Suci Langit
11
Bab XI Perpisahan
12
Bab XII Kembali ke Alam Xuan
13
Bab XIII Explorasi Tambang Batu Jiwa
14
Bab XIV Perguruan Bintang Langit
15
Bab XV Mewariskan Ilmu
16
Bab XVI Hadiah
17
Bab XVII Kolam Eliksir Naga Dan Phonix
18
Bab XVIII Kota Besar Kerajaan Xu
19
Bab XIX Emosi Tak Terkendali
20
Bab XX Air Suci Dewa Bumi
21
Bab XXI Pamer Kemewahan
22
Bab XXII Kejadian Lucu
23
Bab XXIII Ujian Langit Petir Surgawi
24
Bab XXIV Energi Kehidupan
25
Bab XXV Ujian Khusus
26
Bab XXVI Tahapan Ujian Khusus
27
Bab XXVII Dunia Kecil
28
Bab XXVIII Alkemis Tua
29
Bab XXIX Pedang Phoenix Api
30
Bab XXX Wenwen dan Xanxan
31
Bab XXXI Kemuculan Tuan Dunia Kecil
32
Bab XXXII Sup Ayam Hutan
33
Bab XXXIII Pusat Kota Kerajaan Xu Gempar
34
Bab XXXIV Tang San Sang Brahma
35
Bab XXXV Misi Tersembunyi
36
Bab XXXVI Kedatangan Tang Baa
37
Bab XXXVII Memberi Kitab Phoenix Es dan Phoenix api
38
Bab XXXVIII Kembali ke Keluarga Tang
39
Bab XXXIX Monster Krokodaile
40
XL Membawa Semua ke Dunia Kecil
41
XLI Misi Rahasia Tang Baa
42
Bab XLII Berkunjung Ke Kerajaan Elf
43
Bab XLIII Tradisi Ras Elf
44
Bab XLIV Pohon Kehidupan
45
Bab XLV Dimensi lain di Alam Magis
46
Bab XLVI Kedua Kakek Beraksi
47
Bab XLVII Bukti Terungkap
48
Bab XLVIII Kompensasi Menjadi Sebuah Acara Besar
49
Bab XLIX Tang Baa Ke Kerajaan Elf
50
Bab L Kisah Xiu Go dan Tang Wu
51
Bab LI Kisah Tang Wu dan Xiu Go
52
Bab LII Mengambil keputusan
53
Bab LIII Berkultivasi Bersama
54
Bab LIV Ikan Naga Tiong
55
Bab LV Musuh Lama Bertemu
56
Bab LVI Mendapat Pencerahan
57
Bab LVII Kerajaan Nanman
58
Bab LVIII Strategi Pertahanan
59
Bab LIX Monster Penghisap Energi
60
Bab LX Pemilik Segitiga Unik
61
Bab LXI Gadis Keluarga Naga
62
Bab LXII Raja Nanman Berterimakasih
63
Bab LXIII Pertarungan Di Lapangan kota
64
Bab LXIV Pusat Perdagangan Kota
65
Bab LXV Petualangan Tang San
66
Bab LXVI Tang San Menerobos Tingkatan
67
Bab LXVII Tang San Kembali Bertemu Feng Xiang
68
Bab LXVIII Tang San Memasuki Dunia Kecil
69
Bab LXIX Menggabung Kedua Ilmu
70
Bab LXX Tang Han dan Mei Ruyi
71
Bab LXXI Tang San Berlatih Jurus Phoenix
72
Bab LXXII Menempa Tang Baa dan Tang San
73
Bab LXXIII Tang San Menggabungkan Ilmu
74
Bab LXXIV Semua Element Bersatu
75
Bab LXXV Kenaikan Tingkat Ranah
76
Bab LXXVI Penguasa Dunia Xuan
77
Bab LXXVII Ranah Abadi
78
Bab LXXVIII Ranah Ilahi
79
Bab LXXIX Cincin Hadiah Tang Han
80
Bab LXXX Kembali Ke keluarga Tang
81
Bab LXXXI Tragedi Di Ras Naga Kuno
82
Bab LXXXII Mei Ruyi Bertindak
83
Bab LXXXIII Iblis Naga Hitam Sesat
84
Bab LXXXIV Akhir Riwayat Iblis Naga Hitam
85
Bab LXXXV Sang Iblis Sesungguhnya
86
Bab LXXXVI Petualangan Tang San
87
Bab LXXXVII Alam Abadi
88
Bab LXXXVIII Memasuki Alam Abadi
89
Bab LXXXIX Petualangan Tang Han dan Mei Ruyi
90
Bab XC Perjalanan Ke Alam Abadi
91
Bab XCI Pertempuran Besar
92
Bab XCII Saling Membantu
93
Bab XCIII Menyerang Pemimpin Kegelapan
94
Bab XCIV Pertempuran Sengit
95
Bab XCV Menjelajahi Alam Semesta
96
Bab XCVI Bintang Hitam
97
Bab XCVII Bintang Voith

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!