£££££££££
Setelah menghabiskan waktu di kediaman Mahendara , Areksa kemudian mengantarkan Keyvara pulang , meski tadinya Elena menyuruh Keyvara untuk menginap , namun dengan sedikit alasan , akhirnya membuat Bunda Areksa itu membiarkan Keyvara pulang.
Dan di sinilah mereka sekarang , yang baru saja sampai di kediaman Dirgantara.

Dan setelah mobil Areksa berhenti di halaman mension , Keyvara lalu bergegas untuk keluar dari mobil Areksa , namun tiba tiba pergelangan tangannya di pegang oleh Areksa , hingga membuat Keyvara menoleh kearah Areksa.
"Apa?"ketus Keyvara sambil melihat Areksa.
"Besok aku jemput , jadi jangan berangkat ke sekolah dulu"ucap Areksa , hingga hal itu membuat Keyvara sedikit aneh dengan perubahan sikap Areksa yang mulanya dingin padanya , mendadak jadi berubah lembut pada Keyvara sekarang.
"Lo beneran enggak kesambet kan .. , kok tumben banget sih .."ucap Keyvara yang merasa aneh dengan perubahan sikap Areksa.
**Tak**
Areksa tiba tiba menyentil kening Keyvara hingga membuat Keyvara merengut dengan sikap Areksa barusan.
"Apa apan sih .. , sakit tau .."kesal Keyvara sambil mengusap keningnya yang terkena jitakan dari Areksa.
"Makanya kalau ngomong itu jangan sembarangan"
**Cup**
Ucap Areksa yang kemudian mengecup kening Keyvara , dan Keyvara yang di perlakuan seperti itu mendadak terdiam , lalu setelahnya dia memilih langsung keluar dari mobil , meninggalkan Areksa yang tersenyum saat melihat Keyvara yang berlari memasuki mensionnya.
"Apa yang gue lakuin barusan"gumam Areksa sambil menyentuh dadanya yang berdebar setelah mencium kening Keyvara barusan.
"Kayaknya gue sudah gila"ucapnya lagi sambil terkekeh , lalu kemudian dia melajukan mobilnya meninggalkan mension Dirgantara.
Meninggalkan Keyvara yang sekarang memegang dadanya saat dia sudah sampai di dalam kamarnya.
"Kenapa dengan gue , kenapa gue jadi deg degan gini , aa .. enggak .. lo enggak boleh jatuh cinta sama dia Siena , tapi bukankah kalau dia suka sama gue akan lebih baik ya .. , itu berarti dia enggak akan ngehabisi nyawa gue"gumam Keyvara sambil mondar mandir di kamarnya.
"Tapi kan ... , kenapa gue jadi terlibat dengan alur novel ini sih .. , aaa ... Dian .. gue pengen balik"ratap Keyvara sambil membaringkan dirinya di kasur king size miliknya.
Dan setelah cukup lama berpikir , Keyvara kemudian beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya , lalu setelahnya dia beranjak ketempat tidur , berharap jika dia bisa bertemu dengan sosok Keyvara yang asli agar bisa bertukar tempat dengannya , agar Siena bisa kembali kedunia nyata.
Namun nyatanya hal itu hanyalah sebuah mimpi bagi Siena , buktinya pagi ini dia masih terbangun di tubuh Keyvara , hingga hal itu membuat Keyvara mendesah lelah , lalu kemudian dia beranjak dari kasur untuk pergi ke kamar mandi dan bersiap untuk pergi ke sekolah.
Dan setelah Keyvara sudah siap memakai seragam sekolahnya , Keyvara kemudian turun ke bawah untuk sarapan.
"Pagi Mila"sapa Keyvara pada Mila yang terlihat sedang menyiapkan sarapan untuknya.
"Selamat pagi nona"ucapnya sambil tersenyum ramah pada Keyvara dan di balas senyum juga oleh Keyvara.
Lalu kemudian dia duduk di depan meja makan dan setelahnya menikmati serapannya pagi itu , sedangkan Mila terlihat berjalan keluar , entah apa yang dilakukan Mila , Keyvara sepertinya tidak begitu memperdulikannya.
Justru yang menganggu pikirannya sekarang adalah , saat melihat kondisi ruang makan yang sepi , membuat jiwa Siena jadi teringat dengan Dian , sahabatnya yang selalu menghabiskan waktu dengannya , namun sekarang dia merasa kesepian dan tidak memiliki siapa siapa di dunia yang asing bagi Siena itu.
"*Terlalu sepi , bener bener enggak nyaman jika makan sendiri begini*" batin sedih Keyvara sambil menatap ruang makan yang sepi hingga membuatnya jadi hilang nafsu makan.
Lalu kemudian , Keyvara memilih beranjak dari duduknya untuk pergi ke sekolah , tetapi saat sampai di depan , dia melihat Areksa sudah ada di sana sambil bersandar di mobilnya.
"Kok pagi pagi lo sudah ada di sini?"ucap Keyvara sambil berjalan mendekat kearah Areksa.
"Apa kamu lupa dengan perkataanku tadi malam?"sambil mengulurkan tanganya untuk menyentuh kepala Keyvara , namun dengan cepat Keyvara menghindari sentuhan Areksa.
Meski Areksa terlihat kecewa , tetapi dia masih bisa tersenyum sambil membukakan pintu mobil dan menyuruh Keyvara untuk segera masuk kedalam mobil.
"Masuk .."ucap Areksa.
"Gue bawa ..."
"Masuk , kita berangkat sama sama atau kita berangkat pakai mobil kamu"ucap Areksa menyela perkataan Keyvara tadi.
"Ck .. apa bedanya kalau kayak gitu , awas aja lo kalau nurunin gue di pinggir jalan , gue bakal tendang lo sampai kecebur got"sungut Keyvara sambil berjalan memasuki mobil Areksa.
"Jahat banget sih sayang , masa tunangan cakep kayak gini mau di ceburin got"ucap Areksa yang sengaja memanggil Keyvara dengan sebutan sayang , hingga hal itu membuat pipi Keyvara merona sebab panggilan yang tidak biasa dari Areksa.
"Serah lah .. , buruan Arsa entar terlambat lagi"ucap Keyvara yang menyembunyikan kegugupannya.
"Arsa , apa itu pangillan sayang darimu?"
"Lo mau masuk dan kita berangkat sekarang , atau gue berangkat sendiri"ucap dingin Keyvara yang sudah mulai kesal dengan Areksa yang terlihat sengaja mengodanya.
"Ok .. kita berangkat sekarang"sambil tersenyum lalu menutup pintu mobil , dan setelahnya Areksa berlari kecil menuju sisi kemudi , lalu setelah dia memasuki mobil , dan tanpa banyak bicara lagi , Areksa kemudian melajukan mobilnya menuju ke sekolah.
Hingga tak butuh waktu lama , mobil milik Areksa sudah memasuki area sekolah yang sudah terlihat ramai.
Kemudian Areksa mengarahkan mobilnya kearea parkir yang biasanya di tempati oleh dia dan kedua sahabatnya yang teryata sudah sampai lebih dulu dan terlihat sedang menunggu kedatangannya.
"*Kenapa mendadak hari ini sekolah jadi ramai begini sih .. , apa gue saja yang enggak sadar jika setiap pagi bakalan ramai seperti ini*" batin Keyvara sambil melihat beberapa siswa yang terlihat berkerumun saat melihat mobil Areksa memasuki area sekolah.
Dan di depan sana Keyvara juga bisa melihat pasangan tokoh protagonis yang juga sedang menatap kearah mobil Areksa , hingga hal itu membuat Keyvara menghela nafas saat tahu jika sebentar lagi dia akan menyaksikan drama dari para pemain tokoh novel yang dia baca.
"Ayo turun"ajak Areksa setelah melepas sabuk pengaman yang dia pakai tadi , dan dia juga terlihat membantu Keyvara untuk melepas sabuk pengamannya.
"Gue turunnya bisa nanti aja enggak sih .. , enggak nyaman banget jadi tontonan mereka"sambil menunjuk dengan dagunya kearah kerumunan siswa yang sedang memperhatikan mobil Areksa.
"Enggak usah perduliin mereka"ucap Areksa yang kemudian membuka pintu mobil , lalu setelahnya dia berjalan ke sisi penumpang untuk membukakan pintu Keyvara.
"Arsa ~"rengek Keyvara yang tanpa sadar membuat Areksa tersenyum pada Keyvara.
"Apa .."
"Lo duluan aja , biar gue jalan belakangan"
"Enggak bisa , ayo turun"sambil meraih tangan Keyvara , hingga membuat Keyvara terpaksa turun dari mobil dan sambil memandang kesal Areksa , namun nyatanya hal itu malah membuat Areksa gemas dengan sikap Keyvara barusan.
"Ekhem .. , berasa dunia jadi milik berdua ya .. sampai mengabaikan jika sedang menjadi tontonan"
"Lo itu apaan sih Vin .. , iri bilang .. ganggu orang yang lagi bermesraan aja"sahut Arga yang sedang duduk di kap mobil miliknya bersama dengan Gavin , yang juga sahabat Areksa.
Mendapati sang sahabat yang menganggu kebersamaannya dengan Keyvara , membuat Areksa menatap tajam sahabatnya itu , sedangkan Keyvara memilih pergi meninggalkan Areksa sebab tak ingin lama lama ditempat itu.
"Mampus lo , makanya kalau ngomong di filter dulu"bisik Arga yang kemudian memilih berjalan lebih dulu meninggalkan Gavin yang menatap penuh takut pada Areksa yang terlihat kesal padanya.
Dan tanpa menunggu Areksa , Gavin juga langsung kabur menyusul Arga , mengabaikan Areksa yang menghela nafas kasar dengan tingkah sahabatnya itu.
**££££££¥**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Dewi Payang
5🌹buat kak Author🫰
2024-09-16
1
Dewi Payang
Si Areksa sepertinya paling judes ya....
2024-09-16
1
月亮星星 ( yueliang xingxing )🌟🌙
monyongin bibir ke jidat
2024-08-09
1