AREKSA ( 8 )

£££££££££

**Kantin sekolah**.

"Pagi ini lo bener bener bikin heboh sekolah"ucap Maudy sambil memakan makanan yang dia beli bersama Keyvara tadi.

"Mereka saja yang terlalu heboh"jawab Keyvara sambil memainkan game di ponsel miliknya.

"Lo enggak tahu aja jika mereka heboh bukan karena lo yang bareng Areksa , tapi saat ngelihat Areksa yang super duper dingin itu tersenyum sama lo , dan lagi sikap manisnya ke lo itu tidak pernah dia tunjukkan wanita manapun meski itu pada Pricilla sekalipun"terang Maudy mengenai sikap Areksa di mata para siswa yang lain.

"Emang iya?"sambil menoleh kearah Maudy , dan merasa tidak percaya jika apa yang di katakan Maudy barusan memang benar.

"Kalau lo enggak percaya lo bisa lihat sendiri noh .."sambil menunjuk dengan dagunya kearah Areksa yang berjalan tanpa ekspresi saat memasuki kantin sekolah.

Namun raut wajahnya berubah saat dia melihat Keyvara , dan Keyvara dapat menyaksikan sendiri perubahan sikap Areksa itu.

"*Apa apaan yang barusan* .. *jadi serius dia suka sama gue? kok bisa sih .. , kalau kayak gini gue jadi enggak bisa lepas dari alur si penulis , gue harus gimana sekarang*?" batin Keyvara bertanya pada dirinya sendiri.

Sedangkan Areksa terlihat sudah duduk di sampingnya mengantikan Maudy yang sekarang duduk bersebrangan dengan Keyvara bersama dengan kedua sahabat Areksa yang lain.

"Kenapa melamun"sambil mengetuk kening Keyvara hingga membuat Keyvara menatap kesal Areksa.

"Apaan sih .. , dan kenapa lo bisa duduk di sini"sambil melihat kearah Maudy yang duduk di hadapannya dengan raut wajah kesal sebab Maudy yang pindah tempat duduk tanpa mengatakan sesuatu pada Keyvara lenih dulu.

"Memangnya kenapa?"sambil mengambil cake yang Keyvara beli tadi dan masih tersisa setengah yang belum dia makan.

"Arsa .. kok dimakan sih .. kan itu bekas gue"sambil meraih kembali piring kecil yang ada di hadapan Areksa , namun sebelum sempat diambil oleh Keyvara , Areksa memegang tangan Keyvara dan menjauhkannya dari makanan di hadapannya.

"Bukankah sudah tidak kamu makan lagi , jadi biar aku yang makan"sambil menyuapkan sepotong cake ke dalam mulutnya.

"Tapi enggak pake sendok yang sama juga kan .."ucap Keyvara yang tak habis pikir dengan sikap Areksa yang biasa saja saat memakan dengan sedok yang sudah dia gunakan.

"Memangnya kenapa?"tanya Areksa yang masih belum tahu apa maksud dari perkataan Keyvara barusan.

"Sedok itukan bekasnya Keyvara , jadi secara tidak langsung kalian sudah ..."sahut Gavin sambil menaik turunkan alisnya dan kemudian terkekeh melihat pasangan di hadapan mereka itu.

Dan saat Areksa paham maksud dari perkataan sahabatnya , hal itu malah membuat Areksa ikut tersenyum , lalu kembali memakan cake yang hanya tersisa satu suapan itu.

Namun berbeda dengan Keyvara yang menatap tak percaya apa yang di lakukan Areksa barusan.

Namun tak berselang lama , ada seseorang yang menganggu ketenangan mereka , sebab .. dia merasa tidak suka saat melihat Keyvara duduk bersama dengan Areksa seperti itu.

"Hai .. Reksa , kok kamu tumben enggak bareng kita lagi"ucap seorang gadis dengan suara manjanya berdiri di samping Areksa yang duduk di sebelah Keyvara.

"***Si Pricilla ngapain lagi tuh*** .."

"***Biasa , cari perhatian sama Areksa***"

"***Padahal sudah punya cowok , tapi kelakuannya udah kayak bicth aja***"

"***Amit amit deh .. bila gue punya cewek macam dia***"

Dan begitulah bisik bisik para siswa yang sedang berada di kantin saat melihat Pricilla yang berdiri di samping Areksa duduk , bahkan mereka tidak seheboh itu saat Keyvara memasuki kantin tadi.

"Ck .. dasar perusak suasana"sahut Maudy yang menatap kesal pada Pricilla.

"Memangnya kenapa? aku kan hanya menyapa Areksa"ucap Pricilla yang masih bersikap sok polos di depan mereka.

"Cih .. udah bosen lo sama Aiden , dan sekarang lo mau cari mangsa baru?"

"Kok kamu ngomong gitu sih Maudy , aku kan .."

"Udah deh .. enggak usah sok polos lo di depan gue , gue itu tahu lo itu orangnya gimana , jadi mending lo pergi dari sini , sebelum nantinya gue bongkar keburukan lo di depan semua orang"ancam Maudy.

"*Maudy sialan .. beraninya dia ngancem gue , lihat saja , gue akan buat perhitungan dengan lo lebih dulu sebelum sahabat lo yang sok cantik ini , sebab Areksa adalah milik gue , dan tidak ada seorangpun yang bisa ngerebut Areksa dari gue*" batin marah Pricilla yang kemudian memilih pergi dari kantin , meninggalkan kasak kusuk siswa yang kembali bergosip tentang Pricilla.

Sedangkan di meja Keyvara , Keyvara merasakan jika sesuatu yang buruk akan terjadi dengan sahabatnya , hingga kemudian membuatnya kembali teringat mengenai kejadian yang merengut kesucian sang sahabat akibat membelanya saat Pricilla membully Keyvara.

"*Kenapa mendadak perasaan gue jadi tidak enak gini , bukankah kejadian itu masih lama , dan kalau tidak salah dari yang gue baca , kejadian itu terjadi sehari sebelum ulangtahun Maudy , dan hal itu juga menjadi salah satu alasan persahabatan Keyvara hancur , apa sekarang alurnya sudah mulai berubah , tapi* ..." batin Keyvara yang kemudian melihat kearah Areksa yang tersenyum saat melihatnya.

Namun Keyvara justru merasa was was dengan kejadian yang akan terjadi pada sahabatnya saat menyadari jika kejadian itu mungkin ada kaitannya dengan perubahan sikap Areksa padanya.

Dan sepertinya kejadian yang menimpa Maudy akan terjadi dalam waktu dekat , hingga hal itu membuat perasaan bersalah muncul di hati Keyvara.

"Kamu kenapa sayang , kok nangis?"khawatir Areksa saat melihat Keyvara yang menitikkan air matanya.

"Aku enggak apa apa"yang kemudian beranjak lebih dulu meninggalkan kantin.

Lalu diikuti dengan Areksa yang merasa bingung dengan sikap Keyvara barusan , dan hal itu juga di rasakan oleh Maudy yang melihat khawatir kearah dimana Keyvara pergi tadi.

"Tenang saja , ada Areksa yang akan menjaganya"ucap Agra sambil menepuk pelan pundak Maudy yang duduk di sebelahnya.

"Gue harap begitu"ucap harap Maudy , meski dia sendiri juga merasakan jika ada sesuatu hal yang buruk akan terjadi nantinya.

Namun dia masih berharap jika hal itu tidak terjadi pada sahabatnya , sebab Keyvara itu bukanlah sahabat biasa baginya , karena Keyvara itu sudah seperti keluarga baginya dan selamanya akan tetap selalu seperti itu.

**£££££££**

Terpopuler

Comments

Dewi Payang

Dewi Payang

cewe genit plus licik

2024-09-21

1

Bilqies

Bilqies

rakus banget sih ni cewek

2024-07-10

2

Bilqies

Bilqies

hadeeh si ulat bulu datang

2024-07-10

2

lihat semua
Episodes
1 AREKSA ( 1 )
2 AREKSA ( 2 )
3 AREKSA ( 3 )
4 AREKSA ( 4 )
5 AREKSA ( 5 )
6 AREKSA ( 6 )
7 AREKSA ( 7 )
8 AREKSA ( 8 )
9 AREKSA ( 9 )
10 AREKSA ( 10 )
11 AREKSA ( 11 )
12 Areksa ( 12 )
13 AREKSA ( 13 )
14 AREKSA ( 14 )
15 AREKSA ( 15 )
16 AREKSA ( 16 )
17 AREKSA ( 17 )
18 AREKSA ( 18 )
19 AREKSA ( 19 )
20 AREKSA ( 20 )
21 AREKSA ( 21 )
22 AREKSA ( 22 )
23 AREKSA ( 23 )
24 AREKSA ( 24 )
25 AREKSA ( 25 )
26 AREKSA ( 26 )
27 AREKSA ( 27 )
28 AREKSA ( 28 )
29 AREKSA ( 29 )
30 AREKSA ( 30 )
31 AREKSA ( 31 )
32 AREKSA ( 32 )
33 AREKSA ( 33 )
34 AREKSA ( 34 )
35 AREKSA ( 35 )
36 AREKSA ( 36 )
37 AREKSA ( 37 )
38 AREKSA ( 38 )
39 AREKSA ( 39 )
40 AREKSA ( 40 )
41 AREKSA ( 41 )
42 AREKSA ( 42 )
43 AREKSA ( 43 )
44 AREKSA ( 44 )
45 AREKSA ( 45 )
46 AREKSA ( 46 )
47 AREKSA ( 47 )
48 AREKSA ( 48 )
49 AREKSA ( 49 )
50 AREKSA ( 50 )
51 AREKSA ( 51 )
52 AREKSA ( 52 )
53 AREKSA ( 53 )
54 AREKSA ( 54 )
55 AREKSA ( 55 )
56 AREKSA ( 56 )
57 AREKSA ( 57 )
58 AREKSA ( 58 )
59 AREKSA ( 59 )
60 AREKSA ( 60 )
61 AREKSA ( 61 )
62 AREKSA ( 62 )
63 AREKSA ( 63 )
64 AREKSA ( 64 )
65 AREKSA ( 65 )
66 AREKSA ( 66 )
67 AREKSA ( 67 )
68 AREKSA ( 68 )
69 AREKSA ( 69 )
70 AREKSA ( 70 )
71 AREKSA ( 71 )
72 AREKSA ( 72 )
73 AREKSA ( 73 )
74 AREKSA ( 74 )
75 AREKSA ( 75 )
76 AREKSA ( 76 )
77 AREKSA ( 77 )
78 AREKSA ( 78 )
79 AREKSA ( 79 )
80 AREKSA ( 80 )
81 AREKSA ( 81 )
82 AREKSA ( 82 )
Episodes

Updated 82 Episodes

1
AREKSA ( 1 )
2
AREKSA ( 2 )
3
AREKSA ( 3 )
4
AREKSA ( 4 )
5
AREKSA ( 5 )
6
AREKSA ( 6 )
7
AREKSA ( 7 )
8
AREKSA ( 8 )
9
AREKSA ( 9 )
10
AREKSA ( 10 )
11
AREKSA ( 11 )
12
Areksa ( 12 )
13
AREKSA ( 13 )
14
AREKSA ( 14 )
15
AREKSA ( 15 )
16
AREKSA ( 16 )
17
AREKSA ( 17 )
18
AREKSA ( 18 )
19
AREKSA ( 19 )
20
AREKSA ( 20 )
21
AREKSA ( 21 )
22
AREKSA ( 22 )
23
AREKSA ( 23 )
24
AREKSA ( 24 )
25
AREKSA ( 25 )
26
AREKSA ( 26 )
27
AREKSA ( 27 )
28
AREKSA ( 28 )
29
AREKSA ( 29 )
30
AREKSA ( 30 )
31
AREKSA ( 31 )
32
AREKSA ( 32 )
33
AREKSA ( 33 )
34
AREKSA ( 34 )
35
AREKSA ( 35 )
36
AREKSA ( 36 )
37
AREKSA ( 37 )
38
AREKSA ( 38 )
39
AREKSA ( 39 )
40
AREKSA ( 40 )
41
AREKSA ( 41 )
42
AREKSA ( 42 )
43
AREKSA ( 43 )
44
AREKSA ( 44 )
45
AREKSA ( 45 )
46
AREKSA ( 46 )
47
AREKSA ( 47 )
48
AREKSA ( 48 )
49
AREKSA ( 49 )
50
AREKSA ( 50 )
51
AREKSA ( 51 )
52
AREKSA ( 52 )
53
AREKSA ( 53 )
54
AREKSA ( 54 )
55
AREKSA ( 55 )
56
AREKSA ( 56 )
57
AREKSA ( 57 )
58
AREKSA ( 58 )
59
AREKSA ( 59 )
60
AREKSA ( 60 )
61
AREKSA ( 61 )
62
AREKSA ( 62 )
63
AREKSA ( 63 )
64
AREKSA ( 64 )
65
AREKSA ( 65 )
66
AREKSA ( 66 )
67
AREKSA ( 67 )
68
AREKSA ( 68 )
69
AREKSA ( 69 )
70
AREKSA ( 70 )
71
AREKSA ( 71 )
72
AREKSA ( 72 )
73
AREKSA ( 73 )
74
AREKSA ( 74 )
75
AREKSA ( 75 )
76
AREKSA ( 76 )
77
AREKSA ( 77 )
78
AREKSA ( 78 )
79
AREKSA ( 79 )
80
AREKSA ( 80 )
81
AREKSA ( 81 )
82
AREKSA ( 82 )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!