£££££££££
**Di Kediaman** **Mahendara**.
Seorang gadis cantik terlihat sedang menikmati memakan kukis buatan sang Bunda sambil menonton televisi yang sedang menayangkan berita model wanita yang sedang naik daun , dan sedang di rumorkan dekat dengan seorang anak dari pengusaha no satu di negara itu.
Dan gadis itu terlihat menyeringai menikmati drama yang di buat wanita di layar televisi itu.
"*Ck .. darimana dia dapat pemikiran jika dia adalah kekasih Areksa , dan lagi .. kenapa kemarin gue jadi ingat itu nama cewek rubah ya .. , padahal namanya tidak ada di cerita novel yang gue baca , lalu kenapa sekarang muncul tokoh asing yang sialnya adalah cewek yang sangat gue benci di dunia nyata gue , isi cerita ini benar benar sudah kacau*" keluh Keyvara dalam hati.
Sebab , Keyvara tidak pernah menyangka jika akan muncul tokoh baru di dunia yang Keyvara anggap adalah dunia novel , dan yang tak habis pikir bagi Keyvara adalah , nama wanita itu sama dengan nama sepupunya yang juga sangat membenci dirinya dan menginginkan harta warisan kedua orangtuanya.
Dan hal itulah yang membuat jiwa Siena yang ada di tubuh Keyvara bingung dengan masalah yang dia alami sekarang.
"Sayang .."panggil Areksa yang baru tiba bersama kedua sahabatnya.
"Hem .."
"Kenapa di lihat , itu berita tidak penting , Ayah sedang mengurus semuanya , jadi jangan pikirkan apa yang di tayangkan di televisi itu"ucap Areksa yang sekarang duduk di samping Keyvara sambil memeluk pinggang Keyvara dari samping dan meletakkan kepalanya di pundak Keyvara.
"Arsa .."
"Sebentar saja , biarkan aku seperti ini sebentar saja"ucap Areksa yang memotong perkataan Keyvara barusan.
Sedangkan kedua sahabat Areksa hanya diam melihat sikap Areksa yang begitu , sebab mereka tahu jika tidak akan mudah saat ada di posisi Areksa sekarang.
Belum lagi , ancaman Jesselyn sewaktu di rumahsakit kemarin , membuat mereka harus ekstra hati hati dalam bertindak , jika tidak .. maka yang mereka takutkan adalah mental Areksa yang akan goyah dan dapat di hasut oleh Jesselyn lagi.
Dan sang Bunda yang melihat dari jauh pemandangan itu hanya bisa menatap sendu sang putra dan berharap masalah itu dapat di selesaikan dengan mudah.
"Kalau mau ngelawan wanita ular itu , jangan setengah setengah , sebab dia pasti akan senang saat melihat kita berhenti di tengah jalan , meski dia sudah melihat kelemahan kita , tetapi kita juga harus mencaritahu seperti apa kelemahan wanita itu , sebab tidak ada yang tidak mungkin jika kita ingin berusaha"ucap Keyvara , hingga membuat Areksa mengangkat kepalanya dan menatap Keyvara.
"Maksud kamu sayang?"bingung Areksa.
"Bukankah kamu punya banyak koneksi Arsa , lalu kenapa tidak memanfaatkan mereka untuk membantumu menyingkirkan di rubah betina itu"ucap Keyvara sambil tersenyum penuh arti pada Areksa.
Sebab Keyvara yakin jika Areksa bukanlah siswa biasa , karena ada hal yang sengaja dia sembunyikan agar orang luar tidak mengetahui mengenai identitasnya yang sebenarnya.
"Tetapi Ayah bilang jika dia memiliki orang kuat di belakangnya , karena itulah Ayah memintaku tetap diam tanpa harus membantu Ayah"jawab Areksa yng masih ragu dengan saran dari Keyvara barusan.
"Lalu .. apa kau meragukan kemampuan mu sendiri Arsa?"
Areksa terdiam sejenak mendengar perkataan Keyvara barusan , hingga selang beberapa menit dia terkekeh saat paham apa maksud dari perkataan Keyvara.
"Baiklah , ayo lakukan"ucap Areksa tersenyum penuh arti pada Keyvara.
"Good , ayo buat drama live yang menakjubkan"jawab Keyvara yang balas tersenyum pada Areksa.
Sedangkan kedua sahabat Areksa hanya bisa saling pandang melihat interaksi pasangan di hadapan mereka , dan sepertinya rencana yang akan mereka lakukan adalah mengenai seorang wanita yang mereka sebut wanita rubah.
£££€€€¥¥¥
**Di lain tempat**
Seorang wanita yang mengenakan pakaian seksi , terlihat berjalan dengan pogahnya memasuki sebuah restoran yang akan dia jadikan sebagai tempat pertemuan dia dengan kliennya.
"Selamat malam tuan Thomas"sapa wanita itu pada seorang pria yang sudah lebih dulu sampai di meja yang mereka pesan.
"Malam nona Jesselyn , senang bisa bertemu dengan anda"ucap Thomas yang kemudian menyuruh Jesselyn untuk duduk di kursi yang berhadapan dengannya.
"Jadi tuan Thomas , apa anda menyuruh saya datang kemari untuk menyetujui kerjasama kita"sambil tersenyum kearah Thomas.
"Maaf kan saya nona Jesselyn , sayang sekali anda tidak termasuk kedalam kriteria model yang kami butuhkan , jadi kami tidak menyetujui kerjasama ini"jelas Thomas yang menolak mengenai kerjasama yang akan meraka kerjakan bersama.
"Bagaimana mungkin anda membatalkan nya begitu saja , bukankah asisten anda bilang jika kalian akan memakai saya sebagai model produk kosmetik terbaru anda , laku kenapa sekarang anda membatalkannya begitu saja"ucap Jesselyn yang nampak kesal dengan penolakan yang dia terima.
"Maafkan atas kelalaian asisten saya nona , tetapi keputusan ini di buat atas hasil rapat dewan direksi kemarin , jadi kerjasama ini kita batalkan"ucap Thomas yang memberi pengertian Jesselyn.
"Kalau begitu , saya permisi dulu"ucap Thomas lagi yang beranjak dari duduknya dan ingin berjalan pergi meninggalkan restoran itu.
Namun , dengan tanpa di duga , Jesselyn memeluk satu tangan Thomas yang dia arahkan pada belahan dadanya yang mengenakan gaun dengan belahan dada yang rendah , hingga Thomas bisa melihat sesuatu yang menonjol di balik gaun yang di kenakan oleh Jesselyn.
"Tidak bisakah kita bicarakan lagi tuan Thomas"ucap Jesselyn dengan suara manjanya sambil menatap penuh mengoda Thomas.
Dan Thomas yang di perlakuan seperti itu terlihat kesulitan untuk mengontrol nafsunya , hingga saat Jesselyn membisikkan sesuatu di telinga Thomas.
Thomas langsung bergegas menarik tangan Jesselyn untuk keluar dari restoran itu , dan Jesselyn yang di perlakuan seperti itu terlihat menyeringai sambil mengikuti langkah lebar Thomas yang terlihat sangat tergesa gesa.
Dan tanpa mereka sadari , ada sepasang mata yang menyaksikan kejadian itu , bahkan dia juga merekam perbuatan Jesselyn dan Thomas barusan , hingga kemudian dia bersiul senang sambil berjalan pergi dari restoran itu.
"*Tempat selanjutnya hotel .. , dan ini adalah bagian yang paling menyenangkan*"
**£££££££**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Bilqies
wahduh main tarik aja nih si Thomas, sabar thom
2024-07-14
1
F.T Zira
main kuda mereka/Shhh//Shhh//Shhh/
2024-07-09
1
F.T Zira
astaga... ulet bulu.... ehh ulerrr😳/Sweat/
2024-07-09
1