£££££££
( ***Dari sini , Siena kita panggil Keyvara ya .. 😊*** )
**Masih di sekolah**.
Setelah memakai almamater miliknya dan merapikan penampilannya , sekarang Keyvara siap untuk memulai harinya hari itu , dan baru saja ingin turun dari mobil , dia sudah di kejutkan oleh seseorang yang mengetuk kaca mobilnya.
"Key .."ucapnya antusias saat Keyvara menurunkan kaca mobilnya.
"Apa , minggir dulu bentar , gue mau turun"ucap Keyvara menyuruh gadis yang menghampirinya bergeser sedikit sebab dia yang ingin membuka pintu mobil.
Setelah memastikan gadis tadi sudah di jarak aman , Keyvara menutup kembali kaca mobilnya , lalu setelahnya dia keluar dari mobil hingga membuat beberapa orang yang sejak tadi penasaran pun akhirnya bisa melihat jika Keyvara lah pemilik mobil yang katanya hanya beberapa orang saja yang memilikinya.
"Kok tumben lo bawa mobil lagi Key?"ucap gadis tadi yang Keyvara dapat melihat dari nametagnya jika dia adalah satu satunya sahabat Keyvara.
"Enggak ada yang salah kan Maudy , gue cuma bosen diantar mulu"ucap Keyvara beralasan.
"Ya udah yuk .. masuk kelas"ucap Maudy yang kemudian menarik tangan Keyvara untuk mengikutinya.
Dan sebelum berjalan terlalu jauh , Keyvara dapat melihat dari ekor matanya jika mobil milik Areksa baru memasuki area sekolah , meski begitu Keyvara terlihat acuh dan melanjutkan jalannya bersama dengan Maudy yang berjalan di sampingnya.
Areksa yang sempat melihat hal itupun terlihat bingung dengan sikap tunangannya pagi ini.
Hingga tanpa sadar dia pergi begitu saja dari tempat parkir saat dia sudah memarkirkan mobil miliknya , dan mengabaikan seorang wanita yang biasanya selalu menjadi pusat pertengkaran Areksa dengan orang yang dulunya pernah menjadi teman dekatnya.
**€€€€€€€€€**
**Saat jam istirahat**.
Maudy langsung mengajak Keyvara menuju ke kantin , dan setelah memesan beberapa makanan , mereka kemudian mencari tempat duduk dan memilih meja paling pojok belakang dan di dekat jendela.
"Hah .. leganya"ucap Maudy setelah meminum jus yang dia pesan tadi.
"Lo haus banget kayaknya , masa sampai habis setengah kayak gitu"ucap Keyvara yang tak habis pikir dengan kelakuan sahabatnya itu.
"Iya , soalnya tenggorokan gue rasanya kering habis pelajaran pak botak tadi"keluh Maudy saat selesai kelas pertama mereka tadi.
"Aneh lo .. "sambil terkekeh melihat tingkah sahabatnya yang terlihat lucu itu.
Dan setelahnya , mereka kemudian fokus dengan makanan mereka masing masing , hingga beberapa saat kemudian suasana kantin terlihat berubah riuh saat terdengar suara bising di depan mereka.
**Prang**
**Pyar**
"Brengsek , lo punya mata enggak sih ..!!"teriak marah seorang pemuda saat melihat seseorang tak sengaja menumpahkan makanan miliknya , hingga berakhir membuat baju wanita yang berdiri di samping pemuda tadi kotor akibat tumpahan makanan itu.
"Ma .. maaf kak"ucap takut seorang siswa sambil menundukkan kepadanya.
"Makanya kalau jalan itu pake mata!!"hardik pemuda tadi hingga membuat Maudy berdecak kesal melihat sikap yang berlebihan dari pemuda itu.
"Ck .. berlebihan banget sih .. dasar ratu drama"gerutu Maudy yang sengaja dia keraskan suaranya agar mereka dapat mendengar perkataan Maudy barusan.
"Enggak usah iku campur lo"ucap pemuda itu sambil menatap nyalang Maudy yang malah tersenyum penuh arti pada pemuda itu.
"Siapa juga yang ingin ikut campur urusan tuan muda Aiden Adhiyaksa , bisa bisa gue akan dikeluarkan dari sekolah ini hanya gara gara mengusik kekasihnya sang ratu drama itu"cibir Maudy hingga membuat Keyvara menahan tawa saat mendengar perkataan Maudy barusan.
"Jaga ucapan lo Maudy"ucap Aiden menatap kesal pada Maudy yang masih duduk dengan santai dengan Keyvara di meja belakang.
"Huuu ... takut"ucap Maudy yang pura pura takut hingga membut Keyvara kemudian terkekeh sebab tak tahan lagi saat melihat Maudy yang terlihat sengaja membuat Aiden marah.
"*Ha .. ha .. teryata lucu juga sahabat baru gue ini , tapi ngomong ngomong dia si tokoh protagonis ya .. jadi cewek yang di sampingnya adalah tokoh wanita yang membuat Areksa bisa menghabisi tunangan sendiri , dasar bicth* .." batin Keyvara saat melihat seorang wanita yang menatapnya sinis.
"Sudah .. Aiden , aku tidak apa apa kok"ucap lirih wanita di samping Aiden.
"Kamu yakin enggak apa apa sayang?"ucap Aiden sambil meraih tangan wanitanya.
"Iya enggak apa apa kok.."
"Dasa ratu drama , kayaknya lo cocok deh jadi seorang aktris .."sahut Maudy yang menatap remeh kekasih Aiden.
"Aktris apa Maudy?"penasaran Keyvara dengan apa yang dikatakan Maudy barusan.
"Aktris yang lagi main film di ikan terbang , soal wanita perebut pacar orang yang berakhir kena azab"ucap Maudy yang lagi lagi membuat Keyvara terkikik saat mendengar perkataan Maudy yang nyeleneh itu.
Dan tanpa Keyvara sadari jika sejak tadi ada sepasang mata yang sedang memperhatikan dirinya tak jauh dari tempatnya berada.
Melihat Keyvara yang gampang tersenyum pada sahabatnya , membuat dia merasa iri dengan apa yang dia lihat sekarang.
Dan entah mengapa dia juga menginginkan Keyvara bisa tersenyum padanya dengan tulus , seperti apa yang sedang dia lihat sekarang.
"Jaga ucapan lo Maudy , kenapa sih lo benci banget sama Pricilla , emang dia ada salah apa sama lo ha ..!!"bentak Aiden marah pada Maudy.
Maudy yang tidak terima dengan perkataan Aiden pun langsung berdiri dan memandang sengit kearah Aiden.
"Salah dia itu banyak tau enggak , lo tahu sendiri jika dia itu cewek enggak bener , tapi lo masih ngebelanya , apa sih yang sudah dia kasih ke lo sampai lo segitunya belain dia!!"marah Maudy menatap sengit Aiden.
Sedangkan Aiden yang juga tidak terima ada yang menjelekkan sang kekasih , terlihat langsung berjalan menghampiri Maudy dan bermaksud ingin menampar Maudy , namun tangannya terhenti di udara saat ingin sampai ke pipi Maudy.
"Lo itu cowok , jadi jangan menjadi pengecut dengan nyakitin cewek"ucap Keyvara sambil menghempaskan tangan Aiden dan menatap tajam Aiden.
"Mending sekarang lo pergi dari sini , cewek lo kayaknya sudah capek pake topeng"ucap Keyvara saat melihat Pricilla yang menatap kesal kearahnya , namun saat Aiden menatap Pricilla , Pricilla malah merubah raut wajahnya menjadi sendu kembali hingga membuat Keyvara terkekeh melihat perubahan raut wajah Pricilla yang cepat itu.
Dan setelahnya , Aiden memilih menghampiri Pricilla dan pergi dari kantin , hingga suasana kantin kembali seperti semula.
"*Hah .. jika sudah seperti ini , mau tidak mau gue sudah terlibat dengan mereka , dan semoga saja endingnya tidak seperti yang gue baca*"
.................
**€€€€€€€€€€**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
Dewi Payang
Kasar amat si Aiden....
2024-09-14
1
CaH KangKung,
lanjut
2024-07-24
1
SawakOochan★!¡
udah takdir lo itu key, terima aja
2024-07-07
1