Sebuah Janji

Di tempat berbeda, di dalam sebuah penginapan di Kota Qiancheng tampak Long Zhiwu dan Ning Shih tengah bersama. Seolah merayakan kondisi Long Tian yang cacat, mereka tengah asyik meminum arak hingga mabuk.

Murid di Akademi Xiamen diberi kebebasan untuk keluar sebentar meninggalkan paviliun atau pelataran dimana murid itu tinggal. Sehingga tidak heran jika di beberapa restoran atau rumah makan tampak murid-murid Akademi Xiamen berkeliaran dari pagi hingga malam hari. Di Akademi mereka hanya fokus berkultivasi, namun jika di luar Akademi mereka bisa menikmati hidup layaknya masyarakat biasa.

"Apakah kau bahagia sekarang?" tanya Long Zhiwu sambil tersenyum nakal.

"Tentu saja, terimakasih kau sudah menyingkirkan orang itu dengan adil" jawab Ning Shih.

"Sekarang ia sudah cacat, mustahil buat Long Tian bisa bertahan hidup lebih lama. Perlahan ia juga akan bunuh diri karena tekanan" ucap Long Zhiwu.

Sebelumnya Long Tian bisa dikatakan ancaman Long Zhiwu di masa depan, ia khawatir kemampuan Long Tian dalam berkultivasi dapat mempengaruhi dominasinya di keluarga Long.

Long Tian dan Long Zhiwu berasal dari keluarga yang sama, hanya saja Long Tian tidak seberuntung Long Zhiwu. Setelah kedua orangtuanya tewas, Long Tian menjadi anak yatim dan tumbuh dalam belas kasih keluarga Long.

Long Zhiwu dan Ning Shih mengalami malam yang panjang, keduanya larut dalam kemesraan tanpa tahu jika sebenarnya Long Tian tampak baik-baik saja pada saat ini. Bahkan mereka tidak menyadari jika bahaya di masa depan akan datang lebih cepat dari apa yang mereka pikirkan.

Sepulang dari paviliun alkimia, Long Tian mengajak Fei Shuwan untuk mencari makan malam. Kebetulan tidak jauh dari gerbang masuk Akademi terdapat sebuah restoran yang masih melayani pelanggan.

Keduanya masuk dengan santai lalu memilih meja yang berada di salah satu sudut ruangan. Meski ini bukan pertama kalinya mereka makan malam, namun suasana canggung nampak terlihat di wajah keduanya.

Long Tian tentu mengetahui perasaan Fei Shuwan terhadapnya, meski seorang wanita lebih sulit mengungkapkannya namun Long Tian berusaha memupuk rasa yang adil terhadap Fei Shuwan.

Tidak ada keburukan di dalam ingatannya, bahkan bisa dikatakan jika Fei Shuwan adalah wanita terbaik yang pernah ada. Meski ia bukanlah wanita yang tercantik, namun keanggunan yang dimilikinya tetap merupakan bagian dari anugerah yang terindah.

"Bagaimana kondisimu sekarang?" tanya Fei Shuwan dengan nada khawatir.

"Sudah lebih baik, mungkin besok sudah bisa berlatih seperti biasa" jawab Long Tian sambil tersenyum ringan.

"Aku benar-benar tidak mengerti dengan kondisi tubuh mu. Seharusnya dengan luka yang kau alami tadi akan membutuhkan waktu yang lama untuk pulih" ujar Fei Shuwan dengan penasaran.

"Mungkin selain tampan aku juga memiliki bakat terpendam" ujar Long Tian sambil bercanda.

"Dasar pembual" Fei Shuwan memandang ke arah Long Tian, dalam hatinya ia memiliki perasaan yang rumit.

Long Tian merasa nyaman saat bersama dengan Fei Shuwan, di masa lalu mereka hanyalah seorang sahabat. Bahkan seringkali Long Tian mengabaikan kebaikan dari sahabatnya itu, tetapi kini setelah kejadian hari ini Long Tian yakin jika wanita sejati yang harus diperjuangkan adalah wanita yang memiliki kepribadian seperti Fei Shuwan.

"Apakah besok kamu benar-benar akan berlatih?" tanya Fei Shuwan sambil menyesap minuman hangat ke dalam mulutnya.

"Ya, tentu saja. Aku khawatir jika aku tidak berlatih maka akan mempengaruhi citraku di hadapan gadis cantik sepertimu" jawab Long Tian dengan senyum meledek.

"Apakah kau menilai aku adalah orang seperti itu?" ujar Fei Shuwan sambil melototi Long Tian dengan mata indahnya.

"Hahahaha.. Aku baru menyadari jika sedang marah kau terlihat cantik" goda Long Tian lagi.

"Jadi selama ini aku jelek begitu!?" ucap Fei Shuwan sambil cemberut.

"Tentu saja tidak, namun di masa lalu mataku terhalang debu yang menyebabkan aku melewatkan banyak hal" ucap Long Tian dengan serius.

Mendengar perkataan long Tian, Fei Shuwan terdiam dan meletakkan sendok makannya. Ia memandang Long Tian dengan lekat lalu berkata

"Sepertinya efek benturan di kepalamu belum hilang, besok aku akan melaporkan kepada Tetua Fang agar kamu bisa beristirahat"

"Aku baik-baik saja, lagipula aku sudah berjanji untuk selalu menjagamu" ucap Long Tian merasa serba salah

"Lihatlah dirimu, aku tidak mau hal-hal konyol terjadi di masa depan" ujar Fei Shuwan sambil melanjutkan makannya.

"Ya tentu saja, aku juga takkan membiarkan seorang wanita menangis untukku" ujar Long Tian santai.

Fei Shuwan hampir tersedak, ia membayangkan peristiwa yang terjadi hari ini. Meskipun ia menganggap Long Tian sebagai sahabat, namun dalam hal tertentu ia memiliki perasaan yang rumit untuk dikatakan.

Hubungan keduanya belum masuk ke tahap perkembangan, Long Tian sendiri terkenal cuek selama ini dan Fei Shuwan hanya bisa berharap dalam diam.

"Hari ini akan ku anggap sebagai hari kelahiranku kembali, aku akan mengubah banyak hal di masa depan. Aku tidak akan membiarkan seseorang yang berharga akan kembali menangis, tetapi aku akan menggapai tangannya yang pernah terulur dan membawanya terbang ke langit tinggi" ucap Long Tian dengan sungguh-sungguh saat menatap ke arah Fei Shuwan.

Ia tidak mengungkapkan perasaannya secara langsung, namun ucapannya barusan adalah sumpah seorang Jenderal Langit, Jenderal besar yang berjalan di atas gunungan mayat dan melewati pertempuran yang tidak terhitung.

Fei Shuwan terdiam, namun jantungnya berdetak lebih kencang dan merasakan getaran hangat dari seorang pria yang selalu ia kagumi. Long Tian adalah seseorang yang mandiri, meski ia berasal dari keluarga besar Long, ia banyak mencapai prestasi dengan usahanya sendiri dan pencapaiannya memang sangat luar biasa.

Kelemahannya hanya pada percintaan, Long Tian selalu menganggap Ning Shih adalah gadis yang murni dan polos. Setelah mendapatkannya ia merasa jika wanita tersebut layak dijaga, namun pada kenyataannya Ning Shih mencari Long Zhiwu untuk mendapatkan pijakan yang lebih kuat.

Saat Fei Shuwan masih tercengang dengan perubahan kondisi saat ini, tiba-tiba ia merasakan punggung tangannya disentuh oleh telapak tangan Long Tian.

"Maafkan aku, selama ini terlalu sering mengabaikan kehadiran dirimu" ucap Long Tian dengan hangat, ada upaya yang ia bangun untuk hati Fei Shuwan.

"Apakah ini sungguhan? Aku tidak sedang bermimpi kan?" tanya Fei Shuwan kemudian.

"Tentu saja tidak, tetapi kita masih muda saat ini dan aku ingin kita lebih serius untuk menguatkan diri. Kelak di masa depan kamu yang akan menjadi pendampingku, menemani hari-hari ku dan selalu ada di saat lelahku mengarungi dunia" Long Tian berkata dengan tegas, ia tidak membual sama sekali terhadap perasaannya sendiri.

Terpopuler

Comments

Darus Sutriatno

Darus Sutriatno

ternyatawal kebangkitan reinkarnasinya sudah sarat dengan teknik negombal

2025-01-22

1

lestari

lestari

1895
awal kebangkitan sang jendral
13 03 25

2025-03-13

1

mbah bin aja

mbah bin aja

1898

2025-03-21

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Hidup Kembali
3 Wanita Yang Tulus
4 Konspirasi Long Zhiwu
5 Kondisi Yang Berbeda
6 Sebuah Janji
7 Ranah Pondasi Qi
8 Yan Junling
9 Tetua Fang Guo
10 Informasi Kelompok Topeng Merah
11 Membuat Pil
12 Bertemu Kenalan
13 Membentuk Inti Qi
14 Menghapus Mantan
15 Kualitas Tulang Surgawi
16 Menjadi Murid Tetua Fang Guo
17 Jurus Pedang Elang Menembus Awan
18 Kepergian Tetua Fang Guo
19 Gangguan Kecil
20 Ruang Batu Lantai Lima
21 Lelaki Tua Di Tengah Malam
22 Menuju Hutan Kabut Putih
23 Membunuh Ular Sanca Emas
24 Mendapatkan Hasil Memuaskan
25 Salah Sangka
26 Menjadi Alkemis
27 Merasa Canggung
28 Pertarungan Yan Junling
29 Sebuah Kejutan
30 Harimau Emas
31 Bertambah Rumit
32 Memasuki Ranah Alam Roh
33 Sensasi Berbeda Saat Membunuh
34 Kemarahan Tetua Long Liangming
35 Menjadi Murid Dalam
36 Takdir Yang Tidak Bisa Diubah
37 Perkembangan Yang Mengejutkan
38 Membujuk Long Tian
39 Akhirnya Mendaftar
40 Gelar Pendekar
41 Kedatangan Jenderal Utama Ibukota
42 Berhutang Pembuktian
43 Bawahan Baru
44 Bertemu Musuh Lama
45 Tindakan Penyelamatan
46 Kesalahpahaman
47 Membuat Resep Arak Berkualitas Tinggi
48 Rembulan Tanpa Cahaya
49 Menjalankan Misi
50 Membentuk Gerbang Naga
51 Kultivator Fu Zhau dan Fu Zhaocheng
52 Gadis Yang Percaya Mitos?
53 Memulai Perjalanan
54 Murid Sekte Lembah Hijau
55 Bersikap Sopan
56 Tiba Di Kota Qinghai
57 Sedikit Keributan
58 Berbagi Lawan
59 Pertarungan Tidak Berimbang
60 Teman Yang Jujur
61 Ketua Organisasi Topeng Merah
62 Giok Naga Bulan
63 Pil Pemulih Energi
64 Yun Mei Yang Penasaran
65 Bersendawa Di Depan Orang Lain
66 Tuan Muda Keluarga Hung
67 Membentuk Tulang Naga Muda
68 Kemarahan Patriark Keluarga Hung
69 Menghabisi Satu Keluarga Besar
70 Membuat Kesepakatan
71 Gerbang Naga Kota Qinghai
72 Masih Meragukan Long Tian?
73 Menghancurkan Markas Topeng Merah
74 Andai Saja Kamu Orangnya
75 Fei Shuwan Yang Tidak Berdaya
76 Kedatangan Nu Hume
77 Berpura-pura Menjadi Sepasang Kekasih
78 Putri Ketua Sekte Teratai Ungu
79 Tuan Muda Yang Baik
80 Kejadian Tidak Terduga
81 Merasa Ketakutan
82 Rahasia Giok Naga Bulan
83 Jurus Tinju Pemecah Langit
84 Sikap Matriark Keluarga Nu
85 Kekhawatiran Tetua Nu Meilan
86 Tangis Bahagia
87 Mustika Teratai Ungu
88 Tubuh Phoenix Es
89 Mulai Mengobati Xie Xiefa
90 Perubahan Situasi
91 Kecemburuan Yun Mei
92 Kedatangan Jenderal Liu Huan
93 Suasana Yang Menegangkan
94 Maaf Aku Terlambat
95 Sikap Keras Kepala Tetua Nu Meilan
96 Satu Gerakan
97 Menjadi Tawanan
98 Perpisahan Yang Sesungguhnya
99 Keberadaan Tang Xuanji
100 Kekuatan Terpendam Xie Xiefa
101 Menerobos Kembali
102 Peraturan Sekte Teratai Ungu
103 Seperti Kaisar Dengan Beberapa Istri
104 Rona Bahagia
105 Persyaratan Aneh
106 Akhirnya Menikah
107 Mengakhirinya Dengan Cepat
108 Penawaran Long Tian
109 Menemukan Pencerahan
110 Kedatangan Gadis Phoenix Es
111 Kembali Ke Kota Qiancheng
112 Nyonya Gerbang Naga
113 Pil Matahari Dan Bulan
114 Kondisi Tetua Fang Guo
115 Dimulainya Kekacauan
116 Penyusup Dari Istana Kekaisaran
117 Kepanikan Tetua Xiao Bao
118 Memasuki Pagoda Sembilan Api Kembali
119 Kemarahan Tetua Fang Guo
120 Kedatangan Pendekar Rahasia
121 Rencana Pembunuhan
122 Niat Busuk Tetua Long Liangming
123 Kabar Kematian Long Tian
124 Tekad Anggota Gerbang Naga
125 Pertarungan Tidak Berimbang
126 Nasib Buruk
127 Akhirnya Keluar
128 Ketegasan Mu Liang
129 Kedatangan Long Tian
130 Memberi Contoh
131 Memancing Pendukung Sekte Lembah Hijau
132 Menyelamatkan Istri
133 Keputusan Sulit Ketua Akademi Xiamen
134 Kedatangan Keluarga Long
135 Menghancurkan Keluarga Ning
136 Kekuatan Baru Xie Xiefa
137 Memusnahkan Keluarga Liu
138 Menunggu Percuma
139 Menjadi Lebih Kuat
140 Menunggu Badai
141 Kisah Kelam Kaisar Wang Tianlong
142 Kehidupan Alam Kedua
143 Bertemu Zhang Fei
144 Menyusun Rencana
145 Menuju Ibukota Kekaisaran
146 Bertemu Dengan Kaisar Liu Hong
147 Pertempuran Besar Pun Pecah
148 Kekuatan Pendekar Rahasia Keluarga Liu
149 Long Tian Vs Liu Zhaocheng
150 Peringkat Pertama Pendekar Surgawi, Mati.
151 Kematian Kaisar Langit
152 Membuka Rahasia Alam Langit
153 Identitas Long Tian
154 Memasuki Makam Kaisar Wang Tianlong
155 Warisan Kaisar Wang Tianlong
156 Meningkatkan Kekuatan
157 Menyerap Kekuatan Benda Pusaka
158 Perpustakaan Yang Tersembunyi
159 Kekuatan Alam Ketiga
160 Pengkhianatan Keluarga Liu
161 Mengakhiri Kultivasi
162 Kembali Ke Paviliun Gerbang Naga
163 Masa Tenang Alam Langit (Tamat Season 1)
164 Tiba Di Alam Ketiga
165 Menjadi Diaken
166 Tetua Puncak Pertama Qin Chen
167 Keterkejutan Para Tetua Sekte Naga Perak
168 Menghadapi Ujian Kelayakan
169 Memasuki Pagoda Sembilan Lantai
170 Menghancurkan Armor Manusia Perunggu
171 Melanjutkan Ke Lantai Ketujuh
172 Kemampuan Alkemis Long Tian
173 Membuat Pil Naga Tersembunyi
174 Penjelasan Wu Dong
175 Ujian Berikutnya
176 Mengeluarkan Atribut Es
177 Keberhasilan Xie Xiefa
178 Kemunculan Tetua Bai Xi'an
179 Menjadi Tetua Muda
180 Rencana Long Tian Sesungguhnya
181 Memulai Konflik
182 Long Tian Vs Tetua Puncak Pertama
183 Kekhawatiran Xie Xiefa
184 Keputusan Tetua Bai Xi'an
185 Sebuah Pengakuan
186 Kematian Tetua Qin Chen
187 Membuat Pil Naga Tersembunyi Kembali
188 Dua Belas Benua Alam Surgawi
189 Memulai Pertemuan
190 Ketua Sekte Naga Perak Yang Baru
191 Mimpi Buruk Penguasa Alam Surgawi
192 Dua Diaken Kembar
193 Bertambah Enam Tetua Muda
194 Perubahan Rencana Long Tian
195 Kegembiraan Ning Huei dan Ning Hsiang
196 Kota Yang Sangat Ramai
Episodes

Updated 196 Episodes

1
Prolog
2
Hidup Kembali
3
Wanita Yang Tulus
4
Konspirasi Long Zhiwu
5
Kondisi Yang Berbeda
6
Sebuah Janji
7
Ranah Pondasi Qi
8
Yan Junling
9
Tetua Fang Guo
10
Informasi Kelompok Topeng Merah
11
Membuat Pil
12
Bertemu Kenalan
13
Membentuk Inti Qi
14
Menghapus Mantan
15
Kualitas Tulang Surgawi
16
Menjadi Murid Tetua Fang Guo
17
Jurus Pedang Elang Menembus Awan
18
Kepergian Tetua Fang Guo
19
Gangguan Kecil
20
Ruang Batu Lantai Lima
21
Lelaki Tua Di Tengah Malam
22
Menuju Hutan Kabut Putih
23
Membunuh Ular Sanca Emas
24
Mendapatkan Hasil Memuaskan
25
Salah Sangka
26
Menjadi Alkemis
27
Merasa Canggung
28
Pertarungan Yan Junling
29
Sebuah Kejutan
30
Harimau Emas
31
Bertambah Rumit
32
Memasuki Ranah Alam Roh
33
Sensasi Berbeda Saat Membunuh
34
Kemarahan Tetua Long Liangming
35
Menjadi Murid Dalam
36
Takdir Yang Tidak Bisa Diubah
37
Perkembangan Yang Mengejutkan
38
Membujuk Long Tian
39
Akhirnya Mendaftar
40
Gelar Pendekar
41
Kedatangan Jenderal Utama Ibukota
42
Berhutang Pembuktian
43
Bawahan Baru
44
Bertemu Musuh Lama
45
Tindakan Penyelamatan
46
Kesalahpahaman
47
Membuat Resep Arak Berkualitas Tinggi
48
Rembulan Tanpa Cahaya
49
Menjalankan Misi
50
Membentuk Gerbang Naga
51
Kultivator Fu Zhau dan Fu Zhaocheng
52
Gadis Yang Percaya Mitos?
53
Memulai Perjalanan
54
Murid Sekte Lembah Hijau
55
Bersikap Sopan
56
Tiba Di Kota Qinghai
57
Sedikit Keributan
58
Berbagi Lawan
59
Pertarungan Tidak Berimbang
60
Teman Yang Jujur
61
Ketua Organisasi Topeng Merah
62
Giok Naga Bulan
63
Pil Pemulih Energi
64
Yun Mei Yang Penasaran
65
Bersendawa Di Depan Orang Lain
66
Tuan Muda Keluarga Hung
67
Membentuk Tulang Naga Muda
68
Kemarahan Patriark Keluarga Hung
69
Menghabisi Satu Keluarga Besar
70
Membuat Kesepakatan
71
Gerbang Naga Kota Qinghai
72
Masih Meragukan Long Tian?
73
Menghancurkan Markas Topeng Merah
74
Andai Saja Kamu Orangnya
75
Fei Shuwan Yang Tidak Berdaya
76
Kedatangan Nu Hume
77
Berpura-pura Menjadi Sepasang Kekasih
78
Putri Ketua Sekte Teratai Ungu
79
Tuan Muda Yang Baik
80
Kejadian Tidak Terduga
81
Merasa Ketakutan
82
Rahasia Giok Naga Bulan
83
Jurus Tinju Pemecah Langit
84
Sikap Matriark Keluarga Nu
85
Kekhawatiran Tetua Nu Meilan
86
Tangis Bahagia
87
Mustika Teratai Ungu
88
Tubuh Phoenix Es
89
Mulai Mengobati Xie Xiefa
90
Perubahan Situasi
91
Kecemburuan Yun Mei
92
Kedatangan Jenderal Liu Huan
93
Suasana Yang Menegangkan
94
Maaf Aku Terlambat
95
Sikap Keras Kepala Tetua Nu Meilan
96
Satu Gerakan
97
Menjadi Tawanan
98
Perpisahan Yang Sesungguhnya
99
Keberadaan Tang Xuanji
100
Kekuatan Terpendam Xie Xiefa
101
Menerobos Kembali
102
Peraturan Sekte Teratai Ungu
103
Seperti Kaisar Dengan Beberapa Istri
104
Rona Bahagia
105
Persyaratan Aneh
106
Akhirnya Menikah
107
Mengakhirinya Dengan Cepat
108
Penawaran Long Tian
109
Menemukan Pencerahan
110
Kedatangan Gadis Phoenix Es
111
Kembali Ke Kota Qiancheng
112
Nyonya Gerbang Naga
113
Pil Matahari Dan Bulan
114
Kondisi Tetua Fang Guo
115
Dimulainya Kekacauan
116
Penyusup Dari Istana Kekaisaran
117
Kepanikan Tetua Xiao Bao
118
Memasuki Pagoda Sembilan Api Kembali
119
Kemarahan Tetua Fang Guo
120
Kedatangan Pendekar Rahasia
121
Rencana Pembunuhan
122
Niat Busuk Tetua Long Liangming
123
Kabar Kematian Long Tian
124
Tekad Anggota Gerbang Naga
125
Pertarungan Tidak Berimbang
126
Nasib Buruk
127
Akhirnya Keluar
128
Ketegasan Mu Liang
129
Kedatangan Long Tian
130
Memberi Contoh
131
Memancing Pendukung Sekte Lembah Hijau
132
Menyelamatkan Istri
133
Keputusan Sulit Ketua Akademi Xiamen
134
Kedatangan Keluarga Long
135
Menghancurkan Keluarga Ning
136
Kekuatan Baru Xie Xiefa
137
Memusnahkan Keluarga Liu
138
Menunggu Percuma
139
Menjadi Lebih Kuat
140
Menunggu Badai
141
Kisah Kelam Kaisar Wang Tianlong
142
Kehidupan Alam Kedua
143
Bertemu Zhang Fei
144
Menyusun Rencana
145
Menuju Ibukota Kekaisaran
146
Bertemu Dengan Kaisar Liu Hong
147
Pertempuran Besar Pun Pecah
148
Kekuatan Pendekar Rahasia Keluarga Liu
149
Long Tian Vs Liu Zhaocheng
150
Peringkat Pertama Pendekar Surgawi, Mati.
151
Kematian Kaisar Langit
152
Membuka Rahasia Alam Langit
153
Identitas Long Tian
154
Memasuki Makam Kaisar Wang Tianlong
155
Warisan Kaisar Wang Tianlong
156
Meningkatkan Kekuatan
157
Menyerap Kekuatan Benda Pusaka
158
Perpustakaan Yang Tersembunyi
159
Kekuatan Alam Ketiga
160
Pengkhianatan Keluarga Liu
161
Mengakhiri Kultivasi
162
Kembali Ke Paviliun Gerbang Naga
163
Masa Tenang Alam Langit (Tamat Season 1)
164
Tiba Di Alam Ketiga
165
Menjadi Diaken
166
Tetua Puncak Pertama Qin Chen
167
Keterkejutan Para Tetua Sekte Naga Perak
168
Menghadapi Ujian Kelayakan
169
Memasuki Pagoda Sembilan Lantai
170
Menghancurkan Armor Manusia Perunggu
171
Melanjutkan Ke Lantai Ketujuh
172
Kemampuan Alkemis Long Tian
173
Membuat Pil Naga Tersembunyi
174
Penjelasan Wu Dong
175
Ujian Berikutnya
176
Mengeluarkan Atribut Es
177
Keberhasilan Xie Xiefa
178
Kemunculan Tetua Bai Xi'an
179
Menjadi Tetua Muda
180
Rencana Long Tian Sesungguhnya
181
Memulai Konflik
182
Long Tian Vs Tetua Puncak Pertama
183
Kekhawatiran Xie Xiefa
184
Keputusan Tetua Bai Xi'an
185
Sebuah Pengakuan
186
Kematian Tetua Qin Chen
187
Membuat Pil Naga Tersembunyi Kembali
188
Dua Belas Benua Alam Surgawi
189
Memulai Pertemuan
190
Ketua Sekte Naga Perak Yang Baru
191
Mimpi Buruk Penguasa Alam Surgawi
192
Dua Diaken Kembar
193
Bertambah Enam Tetua Muda
194
Perubahan Rencana Long Tian
195
Kegembiraan Ning Huei dan Ning Hsiang
196
Kota Yang Sangat Ramai

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!