"Lakukan tugasmu dengan baik, maafkan aku yang telah mengecewakan kalian. Kalian semua adalah para pejuang yang hebat" ucap Long Tian di akhir kesempatannya dengan pasrah.
"Tuan tidak usah khawatir, setidaknya tuan tetap menjadi Jenderal di hati kami" ucap petugas tersebut dengan serius.
"Terimakasih" ucap Long Tian dengan tenang.
Detik berikutnya sebuah plakat jatuh ke tanah, perintah eksekusi kematian telah tiba. Sebuah pedang dengan kecepatan kilat mengarah ke leher Long Tian yang sudah berada dalam posisi bersiap, dalam sekejap kepala Long Tian pun terjatuh ke tanah.
Namun hal aneh terjadi, beberapa detik kemudian sebuah cahaya samar berpendar, membungkus jiwa Long Tian ke dalam kehampaan di tengah pandangan banyak orang. Hanya Kaisar Langit dan beberapa orang kultivator tingkat tinggi yang memahami fenomena ini.
"Kurang ajar, rupanya tabib sialan itu telah memberikan pil ajaib itu kepada Long Tian. Bedebah....!" gumam Liu Hong dengan penuh kekesalan dan kebencian.
Kaisar Langit terus mengumpat, pil keabadian yang sangat ia inginkan kini sudah musnah bersama Long Tian. Meski kesal ia tidak bisa berkata apa-apa, ia tahu jika pil keabadian tersebut bisa membawa seseorang kepada kehidupan lainnya. Tetapi ia sama sekali tidak berharap jika Long Tian kembali di kehidupan ini atau ia akan mengalami kekalahan tanpa bisa ia cegah.
****
Di sebuah alun-alun beladiri, Akademi Xiamen..
Sesosok tubuh melesat dengan kuat, dibawah sinar matahari pagi yang menyinari dengan hangat kecepatan tubuh tersebut tidak tertahan hingga akhirnya jatuh ke luar ring.
Itu adalah tubuh Long Tian, pemuda sederhana yang menantang Long Zhiwu di arena pertarungan hidup dan mati. Demi seorang wanita yang merupakan Dewi kecantikan Kota Qiancheng, keduanya mempertaruhkan harga diri. Meskipun keduanya berasal dari keluarga dan perguruan yang sama, namun tidak ada yang menyangka jika Long Tian akan bertindak nekat untuk berhadapan dengan Long Zhiwu.
Hasil akhir seperti ini pun sudah diprediksi banyak pihak, kematian Long Tian adalah kecerobohan nyata yang pantas ia dapatkan. Long Tian yang merupakan seorang Murid luar berani menantang seorang Murid dalam, hal ini bisa dianggap sebagai lelucon di kalangan Akademi Xiamen.
Namun seorang wanita tampak sangat bersedih melihat pemandangan ini, dia adalah Fei Shuwan teman satu angkatan Long Tian di Akademi sekaligus satu Paviliun di pelataran Murid luar.
"Tidak.." teriak seorang wanita muda yang langsung merangsek ke bawah panggung pertandingan.
Sebelumnya ia adalah orang yang paling keras menyuarakan menolak pertandingan konyol ini, apalagi Fei Shuwan mengetahui jika wanita yang diperebutkan adalah wanita yang tidak layak. Meskipun berstatus sebagai pacar Long Tian namun wanita itu menjalani kehidupan pribadi yang tertutup bersama Long Zhiwu secara diam-diam.
Hanya saja Long Tian sangat sulit di beri tahu, bahkan dengan keras ia menuduh Fei Shuwan ingin memisahkan hubungan mereka. Atas dugaan itu juga, Long Tian malah membenci Fei Shuwan dan menjauhinya karena salah paham.
"Cepat bawakan tandu..!!" teriak Fei Shuwan dengan panik.
Jelas ia merasa sedih melihat kondisi Long Tian, luka yang dideritanya sangat serius, selain tangan dan kakinya yang dipatahkan beberapa organ dalamnya pun ikut terluka. Darah mengucur dari sudut mulutnya, tatapannya buram namun samar-samar ia masih bisa melihat Fei Shuwan yang menangis untuknya.
Air mata Fei Shuwan membasahi wajah Long Tian, menyadarkan Long Tian untuk sesaat dan tersenyum lalu berkata, "Maafkan aku, jika aku diberi kehidupan lagi maka kamulah yang akan aku perjuangkan hingga mati"
"Kamu.. Kamu akan baik-baik saja. Sebentar lagi tabib akademi akan tiba, mereka sedang dalam perjalanan" ucap Fei Shuwan sambil mengguncang tubuh Long Tian menjaga agar tetap tersadar.
Orang-orang hanya memandang dengan kasihan, tetapi pemandangan ini tidak menggerakkan hati Long Zhiwu sedikitpun. Di bawah sikap heroiknya ia turun ke arah kursi penonton, seorang gadis memeluknya dengan bangga tanpa merasa malu. Dia adalah Ning Shih wanita yang diperebutkan sebelumnya.
Sebelumnya Ning Shih dikenal dekat dengan Long Tian, namun pada akhirnya ia memeluk Long Zhiwu di depan banyak orang dengan penuh rasa bangga.
"Kamu luar biasa, kamulah yang pantas menjadi kekasihku" ucap Ning Shih sambil tersenyum manis.
Secara samar, Long Tian masih bisa menyaksikan pemandangan di dekatnya. Membandingkan Ning Shih dengan Fei Shuwan adalah sebuah kesalahan, Long Tian baru menyadari kebenaran ketika dirinya berada di ambang kematian.
Tidak lama berselang seorang tabib Akademi datang, ia menerobos kerumunan murid dan segera mengangkat tubuh Long Tian ke atas tandu. Dengan dibantu beberapa murid lainnya tubuh Long Tian akhirnya dibawa ke dalam sebuah bangunan Akademi tempat dimana para murid menjalani perawatan saat terluka. Di dalam ruangan itu tubuh tak berdaya Long Tian tengah ditangisi oleh Fei Shuwan.
Dengan sigap tabib Akademi itu mengobati luka-luka yang dialami oleh Long Tian, ia memberikan teknik akupunktur dan menyalurkan energi vitalitas agar dapat terus bekerja maksimal untuk menjaga kinerja jantung, dua orang pembantu tabib pun memantau denyut jantung serta denyut nadi Long Tian dengan serius.
Kedua asisten tabib tersebut tampak putus asa, detak jantung Long Tian semakin lemah dan memasuki kondisi henti jantung dimana ia juga sudah kehilangan denyut nadi. Pernapasan yang sudah terhenti dan kondisi tidak sadarkan diri membuat suasana menjadi semakin tegang yang mengisyaratkan jika Long Tian berada dalam kondisi di gerbang kematian.
Fei Shuwan merasa dunia berhenti berputar saat melihat kondisi ini, ia masih berat untuk melepaskan Long Tian pergi meninggalkan dunia ini. Airmatanya yang terus mengalir membasahi pipi Long Tian, seolah itu adalah bentuk keajaiban yang menarik Long Tian dari gerbang neraka.
Sebuah cahaya samar muncul dari kehampaan, tiba-tiba jarum perak yang sebelumnya tertancap di beberapa titik vital Long Tian menunjukkan fluktuasi gelombang yang mulai bekerja, getaran pada jarum perak mulai menunjukkan gejala normal.
Menyaksikan tanda-tanda kehidupan, Tabib Akademi beserta dua orang asistennya tercengang. Mereka merasa keajaiban telah hadir, Long Tian yang sudah berada di gerbang neraka seolah tertarik kembali ke dalam dunia ini.
"Nona Fei, sepertinya teman anda masih hidup" ucap salah seorang asisten tabib dengan senang.
Ia adalah seorang Diaken junior yang bernama Zhang Fei, ia baru saja dipromosikan ke Paviliun alkimia yang salah satu tugasnya membantu penyembuhan pada murid yang terluka, baik saat menjalankan misi maupun karena mengikuti pertandingan hidup dan mati seperti yang dilakukan oleh Long Tian barusan.
Detik berikutnya Diaken Junior atau asisten tabib itu menyiapkan tindakan lanjutan dengan menstabilkan kondisi Long Tian, ia melakukan pembersihan terhadap luka, serta membersihkan darah yang mengering dengan sangat hati-hati. Dalam hatinya ia sedikit kasihan dengan nasib yang dialami oleh murid luar tersebut, seharusnya ia bisa tumbuh dan berkembang di masa depan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 196 Episodes
Comments
Agus Rahmat
seandainya semua manusia di seluruh dunia mengalami reinkarnasi.dalam kehidupan nyata betapa amburadul nya dunia.untung reinkarnasi cuma ada di dunia N T.
2025-03-27
0
Darus Sutriatno
proses reinkarnasi sudah dimulahi /Sneer/
2025-01-22
1
lestari
1996
keren 13/03/25
2025-03-13
0