Melihat Ning Shih pergi menjauh barulah Fei Shuwan melepaskan genggaman tangannya kemudian berkata dengan lembut pada Long Tian, " Tian Gege, sudah di tingkat apa ranahmu? Bukankah baru saja wanita itu menindas mu?"
Long Tian tersenyum hangat seolah tidak terganggu dengan tindakan Ning Shih, di dalam hatinya hanya masalah waktu saja membuat wanita tersebut menerima pembalasan yang setimpal.
Fei Shuwan pun ikut tersenyum melihat reaksi dari Long Tian yang tidak menjawab pertanyaannya. Kendati demikian Fei Shuwan memiliki keyakinan tinggi terhadap kekasihnya tersebut yang bahkan ia sendiri seperti sudah terlampaui jauh berkenaan dengan tingkat kultivasi. Baginya kini Long Tian benar-benar berbeda dari sebelumnya, pembawaannya yang tenang membuat diri Fei Shuwan lebih nyaman dan benar-benar tenang saat berada di dekatnya.
Long Tian kemudian mengajak Fei Shuwan menuju lantai dua perpustakaan yang terlihat lebih sepi dan memiliki suasana yang nyaman untuk belajar.
Ekspresi Fei Shuwan sangat gembira, perlakuan Long Tian seperti ini adalah hal lama yang sudah ia nantikan selama beberapa tahun terakhir sejak ia mengenalnya.
Melihat antusiasnya Fei Shuwan, wajah ceria Long Tian pun ikut menemani kebersamaan mereka yang menghabiskan waktu bersama sambil belajar.
Jika di kehidupan sebelumnya Fei Shuwan membimbing Long Tian dalam memilih kitab-kitab yang akan dipelajarinya, kini Long Tian yang sudah mengetahui seluk beluk dan isi seluruh kitab di perpustakaan tersebut menjadi mentor bagi wanitanya tersebut.
Setelah hampir seharian belajar bersama, keduanya memutuskan untuk pergi mencari makanan ke rumah makan yang terdapat di luar Akademi. Saat melewati gerbang besar yang bertuliskan Akademi Xiamen, hati Long Tian berdesir aneh merasakan hal-hal yang sudah banyak ia lalui di tempat ini.
Akademi Xiamen memiliki dua pelataran murid, pelataran murid luar serta pelataran murid dalam yang masing-masing dikepalai oleh seorang Tetua penanggung jawab.
Menjadi bagian dari pelataran murid dalam adalah impian para murid Akademi, hal itu sangat dirasakan oleh Long Tian pada kehidupan sebelumnya. Tetapi kini meski kekuatannya sudah memenuhi syarat untuk berada di pelataran murid dalam, namun Long Tian memutuskan untuk setia berada di pelataran murid luar.
Alasan Long Tian sangat sederhana, ia ingin berkembang di tempat dimana tidak akan menjadi pusat perhatian para Tetua lainnya yang kebanyakan berada di pelataran murid dalam. Akademi Xiamen sendiri memiliki lima puluh orang Tetua, hanya lima belas orang saja yang berada di pelataran murid luar dan kebanyakan sisanya berperan di pelataran murid dalam.
Long Tian mengetahui dan pernah merasakan langsung bagaimana rasanya menjadi murid dalam, selain jumlah sumberdaya yang melimpah perhatian para Tetua juga sangat mudah didapat dan juga bisa diangkat langsung menjadi murid pribadi.
Tidak lama berjalan Long Tian dan juga Fei Shuwan tiba di rumah makan yang sering mereka kunjungi, tempat makan ini juga merupakan tempat favorit yang biasa didatangi oleh para murid Akademi Xiamen.
"Shuwan'er, bagaimana perasaanmu hari ini?" tanya Long Tian.
"Entahlah, aku seperti merasakan bersama dengan orang yang berbeda. Sikap mu dan juga pemahaman mu yang telah meningkat pesat membuat ku khawatir akan tertinggal jauh di masa depan" jawab Fei Shuwan sambil menggigit bibirnya yang tipis.
Long Tian tersenyum canggung dan tidak membantah tentang apa yang dirasakan oleh kekasihnya tersebut, setelah peristiwa satu bulan yang lalu Long Tian adalah orang yang berbeda dengan memiliki visi yang jauh lebih luas.
"Aku telah melalui masa sulit dan oleh karenanya aku tidak boleh lagi melakukan kesalahan atau tindakan konyol, adapun hal-hal yang baru saja kamu rasakan adalah diriku yang selama ini terabaikan karena memandang tujuan hanya dari satu sisi" Long Tian berterus terang dengan kondisinya, ia juga ingin membangun kekuatan Fei Shuwan dan menjaganya agar wanitanya tersebut lebih berkembang dan dapat membanggakan Akademi di waktu mendatang.
Di sisi lain Long Tian menyadari jika di kehidupan kedua ini masih banyak hal-hal yang perlu ia perbaiki dan temukan, seperti keberadaan Zhang Fei yang harus tetap hidup dan tidak terjebak dengan ketenaran yang pada akhirnya menarik keserakahan Kaisar Langit.
Long Tian juga masih mendapati persoalan utama yang berkaitan dengan kekuatannya, meski ia memiliki beberapa resep untuk membuat pil tingkat tinggi namun ia juga harus menyiapkan kondisi fisiknya yang lebih kuat agar dapat menyimpan tenaga dalam yang lebih banyak.
Berdasarkan pengetahuan yang ia dapatkan dari Zhang Fei selaku guru terakhirnya, ia mendapati jika kondisi fisik kultivator tersusun atas beberapa tingkat tulang istimewa. Jika sebelumnya Long Tian mengetahui itu adalah Tulang Naga, maka berbeda dengan pengetahuan yang didapatkan dari Zhang Fei bahwa Tulang Surgawi atau yang secara khusus ia sebut sebagai Tulang Semesta adalah kualitas tulang tertinggi.
Long Tian merasa sangat beruntung, dengan pengetahuannya tentang obat-obatan serta tanaman ajaib mendapatkan kualitas tulang surgawi tidak terlalu sulit. Hanya saja proses pembentukannya yang sangat sulit karena merasakan penghancuran dan pembentukan tulang kembali.
Jika kebanyakan kultivator mengandalkan latihan fisik untuk menguatkan tulang dan juga struktur penyangga tubuhnya, maka pil ajaib yang diresepkan oleh Zhang Fei dapat membentuk ulang tulang sekaligus meningkatkan kualitas serta kekuatannya dalam tempo yang singkat.
Pada saat ini Long Tian dengan basis kultivasinya yang berada di ranah Inti Qi memiliki kualitas Tulang Beruang, kualitas itu merupakan tingkat yang paling rendah yang dimiliki oleh seorang kultivator. Tingkat Tulang sendiri terdiri atas Tulang Beruang, Tulang Harimau, Tulang Gajah, Tulang Naga dan Tulang Surgawi.
Sebagai seorang Jenderal Naga Langit, di kehidupan sebelumnya Long Tian memiliki kualitas Tulang Naga yang merupakan pencapaian tertinggi kala itu. Ia berlatih dengan keras dan menghabiskan banyak sumberdaya untuk mencapai tingkat seperti itu. Hanya saja pemahamannya tentang Tulang Surgawi terlambat ia dapatkan, baru kali ini ia mendapatkan kesempatan dan waktu yang cukup untuk mencapai tingkat seperti itu agar benar-benar layak menguasai dunia kultivator.
"Tian Gege, kali ini aku sangat bangga padamu. Apa yang terjadi denganmu selama beberapa waktu terakhir menjadikan ku semakin yakin dan tidak keliru dalam menambatkan hati" Fei Shuwan berkata sambil menatap Long Tian dengan lembut.
Melihat sikap wanita cantik yang selalu mendukungnya tersebut membuat Long Tian merasa senang, selain untuk mengubah beberapa hal di kehidupan keduanya ini Long Tian juga menganggap sebagai penebus kesalahannya di masa lalu.
Sambil menikmati makanan dan berbincang dengan hangat keduanya terlihat sangat bahagia, banyak pasang mata yang terlihat iri namun hanya bisa memandang dalam diam. Keduanya begitu larut dalam situasi hingga tidak terasa mereka menghabiskan waktu sampai malam tiba, kebersamaan ini begitu berkesan di hati mereka berdua yang saat ini sedang dilanda kasmaran.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 196 Episodes
Comments
Darus Sutriatno
pengulangan penjelasan yg gak begitu penting
2025-01-22
0
Tie S
sedikit bicara banyak cerita
2024-12-26
0
Jojok Supriyanto
jika tdk ingin bosan baca novel ini, lewati narasi2nya... diulang2 terus. langsung ke percakapan2 nya saja...
2024-11-30
1