Long Tian menyadari jika di Akademi Xiamen terjadi persaingan yang sangat ketat, di pelataran murid dalam saja terdapat sekitar belasan ribu murid dimana tiap seorang Tetua bertanggung jawab atas lima ratus orang murid. Tentunya seorang Tetua juga memiliki pembantu Tetua yang biasa disebut Diaken.
Di Akademi Xiamen berbeda dengan Sekte pada umumnya dimana jumlah murid luar lebih sedikit dari murid dalam. Hal ini dikarenakan masa tinggal di pelataran murid dalam lebih lama dan juga peningkatan kekuatannya berjalan lambat seiring meningkatnya kekuatan ranah kultivasi.
Selain itu Akademi Xiamen juga seperti sengaja untuk memperbanyak murid di tingkat Inti Emas hingga Alam Roh, kebutuhan murid ini disesuaikan dengan permintaan Kaisar Langit yang Long Tian ketahui sebagai bagian dari Pasukan Naga. Kelompok pasukan elit Kekaisaran Langit yang akan dibentuk beberapa tahun kemudian, dari sana jugalah Long Tian memulai puncak karirnya di kehidupan sebelumnya.
Di depan Pagoda Sembilan Api, Long Tian tidak ragu untuk memasukinya. Secara kebetulan tempat ini sedang sepi karena di pelataran murid dalam sedang diadakan kegiatan uji bakat. Karena hal itu pula lah yang membuat utusan Long Zhiwu berani bergerak menyergap Long Tian, dimana perhatian para murid lainnya sedang terpusat di lapangan beladiri murid dalam yang sangat luas.
Dikatakan Pagoda Sembilan Api, bangunan ini memiliki sembilan lantai yang berada di bawah tanah dan memiliki api langit dan bumi sebagai inti dari kekuatan tempat tersebut. Api langit dan bumi ini telah berusia ribuan tahun, menyerap esensi alam untuk selanjutnya dimanfaatkan oleh para kultivator untuk meningkatkan tenaga dalamnya.
"Salam senior, saya Long Tian murid Tetua Fang Guo" Long Tian memperkenalkan diri, ia mengeluarkan token atau lencana pengenal miliknya untuk diklarifikasi.
Diaken yang menjaga tempat tersebut memeriksanya dengan sangat teliti, ia memang pernah mendengar jika Tetua Fang Guo baru saja mengangkat seorang murid. Namun yang tidak ia duga adalah murid tersebut sudah berani menginjakkan kakinya di Pagoda Sembilan Api. Berita yang tersiar adalah jika murid tersebut sedang mengalami luka dalam dan bahkan terluka dantiannya akibat dihajar habis-habisan oleh Long Zhiwu pada pertandingan hidup dan mati.
"Apakah kamu sudah mengetahui peraturannya?" Diaken tersebut bertanya dengan ekspresi dingin.
"Ya senior.." jawab Long Tian sambil mengangguk pelan, sebagai seorang Jenderal Naga Langit mana mungkin ia tidak tahu peraturan tempat ini.
"Kamu bisa memasuki ruang batu di lantai lima" ucap Diaken tersebut kepada Long Tian.
"Terimakasih senior.." ucap Long Tian dengan penuh semangat, menjadi murid inti memang berbeda dan memiliki fasilitas yang luar biasa.
Long Tian tentu tahu jika Pagoda Sembilan Api memiliki peraturan yang sangat ketat, bahkan untuk memasukinya saja tidak gratis. Berkultivasi di dalamnya harus merogoh sepuluh batu roh untuk enam jam pertama, sedangkan batu roh sendiri berguna untuk meningkatkan kekuatan seseorang dalam berkultivasi. Bahkan untuk mendapatkannya seorang murid harus melakukan misi untuk mendapatkan poin kontribusi, barulah setelah itu poin tersebut diakumulasi dan ditukarkan dengan batu roh.
"Meski kamu adalah murid inti, tempat ini tetap mempunyai aturan. Jika melebihi waktu enam jam maka kamu harus membayar dengan batu roh" ucap Diaken tersebut kepada Long Tian yang merupakan pendatang baru di matanya.
"Baik senior aku mengerti.." Long Tian mengeluarkan lima belas batu roh dari dalam cincin penyimpanannya sebagai deposit.
"Baiklah, kamu bisa memasukinya dan berkultivasi dengan tenang" ucap Diaken tersebut sambil menyerahkan tablet batu hitam yang berfungsi untuk membuka ruang batu.
Tablet batu yang merupakan lempengan batu itu merupakan simbol atau kunci masuk yang mengandung formasi khusus, sehingga penggunaannya juga bersifat pribadi dimana hanya pemegang lempengan tersebut yang bisa keluar masuk ke dalam ruang batu.
Untuk lantai satu sampai lantai lima terdiri dari sepuluh ruang batu pada setiap lantainya, berbeda dengan lantai enam hingga lantai sembilan yang memiliki tiga puluh ruang pada setiap lantainya. Dari hal ini saja sudah nampak terlihat keutamaan atau keuntungan menjadi murid inti, oleh karenanya status murid inti di Akademi Xiamen memiliki posisi yang sangat tinggi.
Tanpa membuang waktu dengan percuma, Long Tian segera melangkah menuju lantai lima. Menuruni anak tangga yang tidak asing baginya membuat hati Long Tian bergetar untuk beberapa saat, apalagi langkahnya yang melewati beberapa lantai yang sebelumnya menjadi tempatnya berlatih dan menghabiskan banyak sumberdaya.
"Kenapa tidak dari dulu saja aku menjadi murid inti.." gumam Long Tian sambil tersenyum kecut.
Di dalam ruang batu, Long Tian duduk bersila untuk melakukan kultivasi menyerap energi alam yang begitu kuat. Cahaya berwarna hijau kebiruan menyelimuti inti energinya berbarengan dengan energi alam yang masuk ke dalam tubuhnya dengan dahsyat.
Beberapa jam berlalu dengan cepat, esensi Qi yang masuk ke dalam tubuhnya semakin banyak mengisi lingkaran tenaga dalamnya secara ekstrim. Jika dibandingkan dengan sebelumnya, perkembangan Long Tian semakin cepat dan daya tampung tubuhnya terhadap energi alam pun semakin banyak.
"Boooommm"
"Boooommm"
Dua ledakan teredam terjadi di dalam tubuhnya, kekuatan Long Tian naik menjadi ranah Inti Emas tahap awal. Meski demikian Long Tian tetap melanjutkan kultivasinya dan tenggelam dalam waktu yang cukup lama.
Hingga di akhirnya ia merasakan jika kekuatannya sudah stabil di ranah Alam Inti Emas tahap akhir, ia menyadari jika kemampuan fisiknya harus ia tingkatkan agar mampu menampung energi langit dan bumi lebih banyak lagi.
"Huhhh..." Long Tian menarik napas, asap putih keluar dari lubang hidungnya mengakhiri kultivasinya.
"Sayang sekali.. Tetapi aku merasa senang dengan kemajuan kali ini" gumam Long Tian sambil bangkit berdiri meninggalkan ruang batu.
Ia bersyukur karena sebelumnya telah menyempurnakan kualitas kultivasinya, teknik yang ia beri nama Aura Sunyi merupakan teknik yang ia kembangkan sendiri melalui pemahaman mendalamnya yang ia dapatkan saat berada di bawah bimbingan Zhang Fei. Ia tidak menyangka jika teknik Aura Sunyi dapat bekerja dengan maksimal saat berada di Pagoda Sembilan Api, sebelumnya teknik ini tidak terlalu berdampak besar saat berada di kediamannya dan membuat Long Tian berpikir jika hal ini berkaitan juga dengan dantiannya yang semakin membesar setelah ia merasakan kehidupan keduanya.
Tidak terasa Long Tian menghabiskan waktu hampir lima belas jam, dengan demikian deposit batu roh yang ia keluarkan sebelumnya telah habis terpakai. Namun memikirkan manfaat yang didapat, jelas sepuluh batu roh tidak sebanding dengan pencapaian yang didapatkan olehnya dari Pagoda Sembilan Api.
Hari sudah malam saat Long Tian meninggalkan Pagoda Sembilan Api, selama berkultivasi ia tidak tahu jika Long Zhiwu dilanda kemarahan saat mendengar laporan dari orang kepercayaannya. Ia sendiri tidak menduga jika Long Tian berhasil mengalahkan orang suruhannya hanya dalam satu gerakan.
Meskipun Long Zhiwu berada di ranah Inti Qi tahap akhir, namun untuk mengalahkan bawahannya itu ia masih perlu usaha beberapa jurus. Tetapi Long Tian bisa melakukannya dengan mudah, membuat luka yang serius bagi bawahannya tentu adalah pelanggaran yang harus mendapatkan konsekuensi di mata Long Zhiwu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 196 Episodes
Comments
Darus Sutriatno
whuzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz
booooooooooooooooommmmmmmmm
hajar dan habisin Long ziwu
2025-01-22
2
Syahrudin Denilo
ayo long ziwu lawan lagi long Tian
2024-09-27
0
pengemar saja
/Frown/
2024-09-23
0