Raja iblis

Di kota Victoria kini sedang berjalan sambil menikmati makanan dari pedagang pedagang. Bahkan Victoria melupakan sejenak tujuannya yang mencari kebenaran atau rumor yang beredar dikota.

"wah~ bukan kah ini yang terbaik! berjalan jalan sambil menikmati makanan ringan!" ucapnya dengan makanan ringan yang dibawanya.

Sangat menikmati makanannya dirinya bahkan menabrak seseorang di hadapannya. Bukannya minta maaf Victoria malah murung melihat roti krimnya jatuh di tanah.

"Si*l! Itu adalah roti krim terakhir!"

Tanpa disadari orang yang ditabraknya kini menatapnya dengan sangat tajam namun walau begitu Victoria tetap menatap roti krimnya tanpa mempedulikan yang lain.

Sadar bahwa seseorang terus menatapnya , Victoria menatap balik yang ditabraknya. Victoria memiringkan wajahnya melihat orang dihadapannya ini. Bagaimana tidak dirinya memiringkan kepalanya karena orang dihadapannya memakai tudung menutupi wajahnya.

"Ah maaf! Tapi siapa kau!" terus terangnya, Victoria tidak suka basa basi dan langsung menanyakan apa yang ingin ditanya.

Suara kekehan terdengar dari orang tersebut, Victoria mengerutkan keningnya dan sekali lagi menanyakan nama seseorang dihadapannya.

"Sungguh! Siapa kau? Dan nama mu siapa?' ucapnya dengan menujuk ke arah orang dihadapannya.

Orang dihadapannya hanya menarik tangan Victoria dan menuju ke tempat yang orang lain tidak bisa melihat atau pun mendengar perkataan mereka, tentu saja Victoria memberontak.

"Hei! Lepaskan aku si*l*n !! "

Tanpa mempedulikan Victoria orang tersebut terus berjalan menuju ke lorong yang memang orang lain tidak ada. Orang tersebut melepaskan tangan Victoria lalu Victoria mengusap lembut tangannya yang ketarik. Seseorang dihadapannya kini membuka tudung yang menutupi bagian kepalanya.

Victoria yang melihat wajah tidak maksudnya wujud dari seseorang dihadapannya membuat menganga lebar pasalnya dihadapannya kini bukan lah manusia, melainkan makhluk yang memiliki tanduk serta taring dibibir nya.

"What f*ck! Apa yang! Eh siapa kamu? Kok bisa punya tanduk?" ucap Victoria serta tangan yang ditahan untuk memegang tanduk dihadapannya.

Melihat ekspresi wajah Victoria membuat pria tersebut tidak percaya, bukannya kabur Victoria malahan sangat penasaran akan dirinya terlihat dari gerakannya.

"Apa kau tidak takut!"

Tentu saja Victoria menggelengkan kepalanya, buat apa dirinya takut toh di dunia ini dirinya selalu bertemu dengan orang orang yang mengancam nyawanya walaupun sekarang bukan orang melainkan makhluk entah apa namanya.

"Enggak! Yang lebih penting kamu tuh makhluk jadi-jadian apa?" ucapnya.

Pria dihadapannya hanya menggelengkan kepalanya bisa bisanya dirinya dikatain makhluk jadi-jadian. Karena sangat tertarik dengan wanita dihadapannya dirinya memperkenalkan dirinya.

"Aku Asmodeus crudell Raja iblis dari Kerajaan Lucifer! Senang bertemu denganmu Nona!" ucapnya sembari mencium tangan Victoria.

Victoria hanya tersenyum senyum pahit bukan tidak ada alasannya, dirinya memang tertarik dengan kerajaan Lucifer tapi dirinya tidak pernah berharap akan bertemu dengan Raja dari Kerajaan Lucifer walaupun Asmodeus bukan dari salah satu harem Margareth tapi dirinya juga terkait akan kematian Victoria yang asli.

'Si*l! Apa yang telah kulakukan hingga bertemu dengannya disini?'

Asmodeus yang melihat tatapan Victoria hanya memiringkan kepalanya dan menatap bingung ke arah wanita dihadapannya ini. Sadar dari lamunannya Victoria menatap wajah Asmodeus dan bertanya kepadanya tentang kedatangannya ke kota ini.

"Apa boleh aku bertanya? "

"Tentu" ujar Asmodeus.

"Apa yang kau lakukan di kota ini?" tanyanya dengan rasa penasaran yang tinggi.

Asmodeus menceritakan alasannya yang datang ke kota ini dan serta menceritakan masalah yang ada di kerajaan nya.

"Aku datang kesini untuk mencari keberadaan sebuah tiara! Tiara itu adalah Tiara yang digunakan oleh para permaisuri raja kedahulu yang dipercaya akan mempertahankan posisi ke kerajaan'. Ucapnya panjang lebar.

"Lalu kenapa kau mencari Tiara tersebut!" tanya Victoria walaupun seperti dirinya tau alasannya.

"Aku mencarinya karena paksaan dari para iblis bawahan ku ! Yang selalu meminta ku mencari permaisuri ku! "

'waduh! Tiaranya kan berada di tangan ku!'

Victoria mempura pura mengerti lalu meminta izin untuk pergi dan pulang ke penginapan.

"Baiklah kalau begitu! aku akan pergi, dan semoga ketemu Tiara yang kau maksud!"

Sebelum meninggalkan tempat itu Asmodeus menahannya dan meminta kepada Victoria untuk memberitahu kan jika dirinya melihat Tiara yang dimaksudnya.

"Hei! Jika kau melihat Tiara yang dimaksud bisa kau memberitahu ku!? Kau hanya perlu menyebutkan nama ku sebanyak lima kali dan segera aku akan datang!"

Victoria mengangguk paham lalu berjalan pergi dari tempat itu. Jika bertanya tentang alasan Victoria tidak langsung memberikan Tiara tersebut alasannya sangat sederhana karena dirinya akan berada di genggaman sang raja iblis dan itu tentu bukan lah yang diharapkan dari Victoria.

Victoria kini jauh dari tempat itu dan berjalan santai mengitari kota serta melewati banyak orang yang berlalu lalang di jalanan. Walaupun begitu ia berada aneh sendari tadi, ini hanya perasaanya atau ada yang lain sebab rumor mengenai kota ini semakin meredup dan sikap orang orang kota juga semakin membaik setelah dirinya memegang Tiara yang dimaksud Asmodeus.

"Apa hanya perasaan ku saja atau kota ini semakin baik dari kemarin kemarin?"

Victoria memang merasakan ada perubahan setelah itu ia berjalan ke arah penginapan dan saat sesampainya dirinya masuk kedalam kamar mengambil kotak yang berada di laci meja dekat kasur.

"apa ada sangkut pautnya dengan Tiara ini?"

Victoria membuka kotak tersebut dan mengambil tiara yang ada didalamnya, Victoria melihat dengan cermat detail dari Tiara tersebut dan setelah melihat dengan jelas detailnya ada beberapa ukiran yang seperti sebuah tulisan sayangnya Victoria tidak mengerti akan ukiran tersebut.

"Sungguh! Aku tidak mengerti sedikit apa yang tertulis dari Tiara ini! Sepertinya makhluk yang bisa membacanya tentu makhluk yang berasal dari kerajaan yang sama dengan Tiara ini!"

Hah jika dirinya memikirkan tadi dengan cepat pasti dirinya sudah bertanya mengenai tiara ini. sepertinya Victoria lupa ada cara untuk memanggil makhluk yang dimaksudnya alih alih terpikir dirinya malah meminta saran dari sistem.

"sistem! Apa kau ada disini?"

[Nona! Ada keperluan apa hingga nona memanggil saya?]

"Oh! Ini apa kau bisa translate kan ukiran ini?"

[maafkan saya nona! Sayang saya tidak bisa melakukannya! Tapi saya tau pasti siapa yang bisa membantu nona]

"sungguh!?"

[Tentu nona! Saya sarankan anda meminta bantuan kepada raja iblis!]

Victoria yang mendengar suara itu tentu menolaknya dengan alasan dirinya akan tidak bebas jika meminta bantuan dari raja iblis yaitu Asmodeus.

"Apa ga ada yang lain apa? Masalahnya nanti aku ga bisa sebebas sekarang jika meminta bantuannya!" tegasnya.

[itu terserah kepada anda! Jika tidak ingin, anda bisa mencari orang lain!]

"Hei! Kau marah kepadaku?"

Ucapan Victoria diabaikan dan sistem entah pergi kemana dan membiarkan Victoria memilih sendiri.

"Masalahnya jika aku meminta bantuannya pasti dia tidak akan membiarkan ku begitu saja!"

"Tapi jika tidak siapa lagi?"

Victoria berpikir cukup lama serta sangat ragu meminta bantuan kepada Asmodeus tapi disisi lain hanya dia yang bisa. Beberapa menit kemudian, akhirnya Victoria memilih untuk memanggil urusan kebebasan belakang dulu bisa kok Victoria cari cara agar hidupnya damai.

"Baiklah ! Asmodeus crudell Raja iblis dari Kerajaan Lucifer, Asmodeus crudell Raja iblis dari Kerajaan Lucifer, Asmodeus crudell Raja iblis dari Kerajaan Lucifer, Asmodeus crudell Raja iblis dari Kerajaan Lucifer, Asmodeus crudell Raja iblis dari Kerajaan Lucifer aku memanggilmu datang kemari dasar si*l*n" ucapnya tidak lupa mengumpati makhluk hidup disebutnya.

Jreng!

kini dihadapannya ada makhluk yang bisa dibilang wow pasalnya berbeda sebelum Asmodeus muncul dengan pakaian yang sangat mewah dan elegan serta dengan warna hitam dan emas yang melambangkan dirinya sebagai raja dari iblis.

To be continued. . .

Hehehe jangan lupa komen serta sukai cerita ini biar author lebih semangat updatenya.

Love you!

Terpopuler

Comments

Sania Mahira

Sania Mahira

gx sabar nunggu kelanjutannya,

2024-03-19

0

Denita

Denita

Thor semangat! jika bisa up nya 2 chapter dong!😍😍

2024-03-17

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!