Awal rencana

Victoria telah mempersiapkan diri untuk berangkat ke kerajaan Fierceagleff dan mengubah takdirnya. Semua persiapan telah selesai kini dirinya siap berangkat bersama dengan Jeniffer serta beberapa pengawal untuknya.

Victoria memasuki kereta kuda dan duduk tenang di dalamnya dan memberikan lambaian tangan ke arah sang ayah. Kereta kuda berjalan dan kini nasip yang buruk akan ia singkirkan dan mencari kedamaian.

Di perjalanan, kereta kuda yang ditumpangi oleh Victoria melewati perkotaan yang lumayan luas tentu membuat perhatiannya mengarah kepada rakyat yang sedang melakukan aktivitas mereka.

Dan saat kereta kuda melewati salah satu kediaman rumah bangsawan Victoria tersenyum miring ke arahnya dan menyipitkan matanya ke arah gadis yang iya tau itu.

'lebih cepat kita bertemu semakin baik rencana ku!!' batin Victoria.

Kini Victoria berada di istana yang telah di siapkan untuknya. Pintu kereta dibukakan dan uluran tangan untuk Victoria ia menggapainya dan turun dari kereta kuda setelah ia turun dengan sangat anggun Victoria berjalan menuju ke dalam istana.

Victoria berjalan menuju ke ruangannya dan tersenyum ke arah jendela yang mantulkan sosoknya.

"emm aku hanya perlu mengumpulkan para gadis yang akan mengikuti perintahku! Tapi yah bagaimana?"

Setelah berpikir cukup lama ia mendapatkan ingat di kepalanya bahwa seharusnya akan ada pesta untuk para bangsawan yang ingin mempererat kekuatan mereka.

"ah! Acara sosialita!!"

Begitu mendapatkan ide Victoria berniat akan menghadiri acara sosialita tersebut dan mengumpulkan beberapa orang yang akan memihaknya.

                . . . .

Di sisi lain Margareth kini sedang membalas beberapa undangan untuknya dan tentu saja ia juga diundang untuk acara sosialita sama seperti Victoria.

Margareth kini berada di taman milik ayahnya dan membalas surat surat yang diterimanya.

"Astaga aku tidak bisa menolak mereka semua!!"

"aku bingung? Apa aku meminta ayah saja yah untuk memutuskannya "

"baiklah aku minta ayah saja"

Margareth masuk ke kediaman Neolan dan berlari ke arah sang ayah sambil memanggilnya.

"Ayah~"

Neolan sean, bangsawan yang dikenal banyak orang dan memiliki hati yang baik dan juga memiliki anak yang katanya memiliki paras bagaikan malaikat ya itu Margareth.

"Ada apa Margareth kau memanggil ayah?"

Margareth mendekat ke arah Neolan dan mengerucut bibirnya.

"aku bingung harus menerima undangan yang mana ayah~"

Neolan yang mendengarnya terkekeh dan melihat beberapa undangan tersebut dan mengambil undangan dan memberikan kepada Margareth.

"ayah menyarankan kau ke acara sosialita dan mencari beberapa teman yang cocok untukmu"

"ma acih ayah~" ucap Margareth sambil mencium pipi Neolan.

Thomas menggelengkan kepalanya saat melihat Margareth berlompat lompat menuju ke taman sedangkan dirinya kembali fokus pada pekerjaannya.

                 . . . .

Akhirnya pesta akan dimulai dan di kediaman Victoria kini ia sedang dibantu oleh Jeniffer untuk memilih gaun yang akan ia gunakan untuk ke acara sosialita. Dan akhirnya Victoria telah memutuskan gaun yang akan ia gunakan.

Gaun yang ia gunakan adalah gaun dengan model modern sedikit memperlihatkan lekuk tubuhnya walaupun begitu itu masih batas wajar juga manik manik yang digunakan di pakaiannya tidak terlalu heboh atau banyak hanya saja memang terlihat elegan serta indah di pandang, Victoria juga mengunakan sarung tangan yang terbilang cukup panjang untuk digunakan serta modelnya yang sangat unik.

Victoria kini keluar dari kediamannya dan menuju ke tempat acara pesta yang akan dimulai. Victoria menggunakan kereta kuda dengan nuansa hitam dan merah maroon.

Kereta kuda berjalan melewati pemukiman dan beberapa perkotaan Victoria hanya menatap pemandangan dihadapan dan tersenyum tipis sesaat.

perjalanan yang ditempuh cukup memakan waktu namun akhirnya tetap sampai tepat waktu. Victoria berjalan dengan anggun dengan kipas berada diwajahnya ia berjalan memasuki istana sayap kiri tempat dijadikannya acara adalah tempat yang disiapkan oleh kaisar untuk para bangsawan.

Semua orang berada satu tempat dan ini saatnya rencana Victoria akan dimulai. Di dekat meja perjamuan sekumpulan gadis bangsawan sedang tertawa bersama membuat Victoria memperhatikan mereka.

"seperti mereka cocok dengan ku"

Victoria berjalan mendekati mereka dan mengambil segelas anggur, senyuman tertera dibalik kipasnya dengan kepercayaan diri yang tinggi Victoria memulai pembicaraan di antara dirinya dan mereka.

"Dasar peniru!"

Ucapan Victoria berhasil menarik perhatian mereka dan membuat Ruby yang seorang lady mendekati dirinya.

"siapa yang anda maksud?"

Victoria tersenyum dan rencananya berjalan lancar tentu ia menutup kipasnya sentak membuat mereka terdiam dan memberikan hormat mereka.

"Yang mulia!" ucap mereka.

"maaf kan kami yang mulia putri dari Archos!"

"kalian tidak perlu seperti itu gunakan saja namaku "

"baik yang mulia "

"maaf jika tidak sopan yang mulia Victoria! Apa maksudnya ucapan anda?"

Victoria membalikan arah pandangannya dan tertuju ke arah sosok di samping seorang pemuda. Seketika mereka semua mengerti yang dimaksud Victoria adalah Margareth.

"tunggu berani sekali dirinya meniru baju yang mulia!!" tutur salah satu di antara mereka.

"Apaan dirinya yang mendekati duke winters!"

"dasar tidak tau diri! Bukannya dia hanya anak adopsi?"

Tutur kata keluar dari mulut pedas Ruby serta yang lainnya. Victoria hanya tersenyum puas sepertinya ia telah menemukan orang orang yang bisa membantunya. Dengan anggun Victoria memainkan gelang yang berisi anggur dan hanya mendengar peruntukan para lady's dihadapannya.

"Sungguh tidak tau diri ! yang mulia apa perlu saya menegurnya"

"itu tidak perlu! aku tidak ingin kalian mengotori tangan kalian!"

Tentu saja Victoria tau apa yang akan di kenakan Margareth sesuai dengan alur ceritanya serta apa yang akan menimpahnya, dirinya akan balas dendam apa yang pernah terjadi kepada Victoria yang asil saat dia dituduh meniru Margareth.

Dan saat pesta dansa ingin dimulai Margareth tiba tiba tersungkur di lantai membuat dirinya menjadi pusat tontonan ia meringis kesakitan dan mengatakan ia didorong.

"hiks hiks ! Kenapa nona mendorong saya~"

"APA!!? APA APAAN KAU AKU TIDAK PERNAH MENDORONGMU!! "

"t tapi kau membuat kakiku terkilir"

"LALU!! APA HUBUNGANNYA DENGAN KU? APA KAU INGIN MENCARI PERHATIAN?"

Victoria berserta para lady's disampaikan menatap jijik dengan aktingnya, mereka melihat semuanya bahwa wanita itu hanya menyenggol nya tidak mendorongnya.

"Aktingnya sangat buruk bukan begitu yang mulia?"

"Bukan hanya meniru pakaian orang lain ternyata dirinya tukang cari perhatian yah?'

Victoria hanya menikmati drama didepan matanya sambil meminum segelas anggur ditangannya dirinya tidak menyangka akan menyaksikan adegan yang menurutnya emang memuakan.

Saat Margareth hampir di tumpahkan anggur datang Demian shines Duke. Ia membantu Margareth dan menutupnya dengan tubuhnya keluar dari tempat tersebut.

'wah sudah muncul yah salah satu haremnya ' batin Victoria.

"sungguh tuan Demian ingin membantu gadis itu?"

'ya namanya bucin aku yah!' batinnya.

"ya ampun suasananya jadi kacau gara gara kejadian itu!"

Dan penyelenggara pesta memutuskan untuk menyudahi pesta dan akan membereskan semuanya. walaupun gitu Victoria sangat puas akan drama yang disuguhkan.

"sungguh pesta berakhir?"

"tapi kami baru saja bertemu dengan yang mulia Victoria"

"kalian bisa menghubungiku kapan pun"

Victoria berjalan pergi meninggalkan pesta dan berjalan masuk ke kereta kuda meninggalkan istana sayap kanan.

'sepertinya ada yang aneh ? Bukan kah harusnya dua Harem yah membantu Margareth? kok ceritanya berubah? Apa karena aku ngubah jalan ceritanya yah?"

Victoria larut dalam pikirannya yang memikirkan langkah langkah berikutnya. Sedangkan saat di dalam istana seseorang terus menatapnya dan memantau gerak geriknya.

Saat berada di depan kediaman Victoria cepat cepat masuk ke dalam istana dan berjalan menuju ke kamar serta Menganti pakaian lalu membersihkan dirinya di dalam permandian air panas. Lekuk tubuh Victoria terlihat dari belakang dan memperlihatkan kulit yang putih dan mulus.

"ahh~ nikmatnya mandi setelah beraktivitas yah! Walaupun hanya nonton drama tapi itu membuat ku lumayan capek!"

Acara membersihkan diri selesai kini Victoria memikirkan alur selanjutnya yang akan terjadi dan menghindari karakter karakter yang mengancam hidupnya.

To be continued.....

Terpopuler

Comments

Ni Ketut Patmiari

Ni Ketut Patmiari

masih nyimak👍

2024-09-10

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!