Ceritanya berubah?

Di hari yang musim dingin ini Victoria terbangun dari tidurnya dan bersiap siap untuk keluar menyambut Raja dari Kerajaan Cold Sun yaitu Delix.

Victoria berjalan keluar kamar menuju ke ruangan Delix berada untuk menyambutnya. Saat mencari cari keberadaan Delix para maid memberitahu Victoria tempat dimana Sang raja berada, yaitu tempat permandian air panas.

Mendengar ucapan para maid Victoria segera bergegas menuju ke arah tempat permandian air panas. Di sisi Delix kini berendam di tengah tengah kolam dengan tubuh yang kekar serta beberapa luka yang diterimanya mulai dari luka cakaran hewan buas maupun gigitan hewan buas.

Victoria kini bersembunyi di semak semak dipinggiran kolam melihat pakaian Delix muncul pikirannya untuk menjahilinya, Victoria mengendap endap untuk mengambil pakaian Delix saat tiba di samping pakaian sang raja, tiba tiba Delix berbalik dan menarik tangan Victoria menuju ke dada bidangnya.

Victoria terkejut akan dirinya yang dibawa masuk ke kolam lalu memukul dada Delix. Delix yang mengirah penyusup melepaskan genggamannya.

"APA YANG KAU LAKUKAN!!" teriak Victoria.

"Ah maaf ! Aku mengira kau penyusup! Lalu kenapa kau kesini?"

Victoria langsung tersadar lalu mengalihkan perhatian ke arah lain serta memberikan alasan agar dirinya tidak terkena masalah.

"oh~ itu aku dengar ada permandian air panas! Jadi aku juga ingin pergi!"

Alasan Victoria terdengar masuk akal bagi Delix lalu meminta maaf kepada Victoria karena menariknya kedalam kolam.

"baiklah! Aku sungguh minta maaf atas apa yang aku lakukan!" ujarnya.

Victoria mengalihkan perhatian lagi kearah Delix dan seketika wajahnya memerah, karena pemandangan yang ia lihat kini mengunggah nafsu para wanita bagaimana tidak Delix hanya memakai celana panjang dengan tubuh yang sangat besar dan bersixpack serta beberapa luka ditubuhnya membuat semakin hot saja dilihat.

'wah! Pemandangan macam apa ini! Ini bagaikan surga untukku!"

"apa aku boleh menyentuhnya?" ucap Victoria sembari tangan yang ingin memengang luka ditubuh Delix.

"Apa!!?"

Delix awalnya ingin menolak namun Victoria menggunakan wajah memelas nya membuat Delix mengizinkan Victoria menyentuh tubuhnya.

"wah! Tubuh yang mulia sangat indah!"

Delix hanya pasrah dengan perlakuan Victoria yang terus meraba tubuhnya. Saat Victoria menulusuri tubuh Delix kakinya tersandung membuatnya jatuh ke pelukan Delix.

"aduh!"

Victoria menatap wajah Delix yang memerah sadar akan sikap Delix dengan sengaja dirinya menjatuhkan dirinya ke tubuh Delix membuatnya terjatuh bersama Delix.

Pakaian Victoria tidak kering lagi membuat lekuk tubuhnya terekspor sangat jelas tentu itu semakin membuat Delix memerah.

Victoria bangun dari tempatnya terjatuh serta Delix yang mengambil pakaian untuk menutupi bagian tubuh Victoria lalu mengangkatnya menuju ke arah ruang ganti.

Saat Delix berjalan dengan Victoria berada dipeluknya semua mata memandangnya karena ini adalah pemandangan yang tidak pernah dilihat oleh orang orang yang berada di istana.

"astaga mereka sangat cocok!" ucap salah satu maid.

"mungkin mereka telah merencanakan pernikahan?" ujar salah satu ksatria.

Semua orang terus membicarakan mereka berdua lalu sampai lah Delix di ruangan ganti. Di ruangan itu memang penuh dengan pakaian wanita membuat Victoria bertanya tanya siapa pemilik pakaian tersebut.

"Apa aku boleh bertanya?"

Delix menatap wajah Victoria yang menatap semua pakaian dihadapan mereka. Delix berpikir sejenak lalu berpendapat mungkin Victoria salah paham dengan pemilik pakaian tersebut.

"I itu adalah pakaian almarhum ibuku! Kau bisa memakainya!"

setelah Delix mengatakan hal tersebut Victoria berbalik menatap dengan wajah keheranan pasalnya Delix seperti sedang panik saat dirinya menanyakan pemilik pakaian tersebut.

"Baiklah! Tapi apa boleh aku memakainya?"

"tentu!" jawab Delix mengambil sebuah pakaian memberikan kepada Victoria.

"Aku ingin kau memakainya!"

Victoria melihat pakaian yang diberikan oleh Delix lalu tersenyum serta membalas ucapan Delix untuknya.

"Baiklah! Kalau begitu bisa kah aku diberi ruang?"

Delix tersenyum lalu keluar dari ruangan tersebut menuju ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya juga. Victoria memakai pakaian yang dipilih oleh Delix dibantu oleh maid.

"oh! Astaga anda sangat cantik jika anda memakainya!" ucap maid yang bisa dipanggil Derosa.

" iya yang mulia! Anda bagaikan Ratu luxsia!" ucap Isabell.

Para maid sangat antusias melihat penampilan Victoria banyak para maid serta kesatria memujinya saat berjalan menuju ke arah ruang kerja Delix.

Saat berada di ruangan milik Delix Victoria menyapa Delix yang sedang mengerjakan beberapa pekerjaan, melihat kedatangan Victoria tentu mengalihkan perhatiannya kepadanya saat melihat Victoria, Delix tertegun akan penampilan Victoria membuat seakan sebagai Ratu dari Kerajaan Clod sun.

"Bagaimana menurut yang mulia!?" tanya Victoria kepada Delix yang terus menatapnya.

Delix masih saja terpaku akan sosok dari Victoria lalu tersadar serta langsung memuji penampilannya.

"Sangat cantik!" ucapnya.

Wajah Victoria memerah serta para maid mengacungkan jempol kepada Delix tanda akan kecocokan mereka. Setelah itu Victoria keluar dari ruangan Delix lalu Delix yang kembali fokus pada pekerjaannya.

Victoria kini berjalan keluar dari istana dan berada di halaman dengan beberapa bunga musim dingin yang sedang bermekaran. Saat asyik dalam lamunannya dirinya baru tersadar bahwa sekarang tampaknya ceritanya sedikit berubah.

'sepertinya ceritanya lumayan berbeda? Apa karena aku yang bertemu duluan dengan Delix?'

Namun beberapa menit kemudian sistem muncul memberitahu tingkat kepercayaan sang tiran.

[ Nona! Sepertinya anda berhasil membuat Sang Raja tiran berada disisi anda!]

[Kepercayaan Derix opplia luxsia kepada anda 99%]

Melihat informasi tersebut seakan seperti mimpi bagaimana bisa dalam sehari dirinya telah menaklukkan seseorang yang dikenal sangat kejam dan haus akan kekuasaan kini berada di pihaknya dengan gampangnya.

'sunggu! Segampang itu?"

[Entahlah nona! Tapi yang pasti utang anda tidak jadi kami lunaskan!]

Victoria hanya tersenyum masam mendengar utang yang disebutkan oleh sistem dihadapannya itu, ingin sekali rasanya ia mendendangkannya tapi apa daya itu hanya semua sistem.

Victoria melanjutkan perjalanannya dan mengabaikan ucapan sistem dirinya memilih menikmati waktunya sekarang karena tugasnya sudah selesai kini saatnya ia akan pulang ke kediamannya.

"Yah! Aku akan pulang!!"

Teriak Victoria sembari mengangkat kedua tangannya dan melompat lompat di atas salju yang lebat. Victoria kini bermain salju tak lupa membuat beberapa boneka salju.

Karena di kehidupannya sebelumnya dia tidak pernah merasakan bermain di atas salju atau membangun boneka salju dirinya hanya fokus pada pekerjaannya saat salju turun.

Delix yang tidak sengaja melihat dan mendengar ucapan Victoria membuat merasa kehilangan seperti kini dirinya sedang merasakan yang namanya jatuh hati kepada seseorang.

"Viktor Apa yang harus kulakukan?"

"Menurut saya yang mulia! Coba anda mendekatkan diri kepada yang mulia Victoria."

Delix mengiyakan ucapan Viktor lalu segera menyusun rencana untuk terus berada di dekat Victoria.

Victoria telah selesai menikmati waktunya lalu bersiap siap menuju ke permandian air panas untuk merilekskan dirinya. Di kolam Victoria memikirkan jalan ceritanya lalu menyusun beberapa adegan yang mungkin akan segera muncul setelah dirinya kembali nanti, karena terlalu banyak adegan yang menyangkut kematiannya ia meminta pendapat kepada sistem.

"Sistem! Bagaimana nanti saat putra mahkota akan dinobatkan, bukan kah seharusnya itu adegan dimana Margareth diracuni?"

[ Benar nona! Dan saat adegan itu tiba saya menyarankan anda pergi ke kediaman Demus!]

"tunggu bukan kah! Keluarga tersebut harusnya telah dilenyapkan kan?" ucap Victoria.

[seharusnya seperti itu nona! Namun sepertinya ada alasan mengapa keluarga tersebut tidak hancur!]

[Dan sepertinya tugas anda adalah menyelediki keluarga tersebut!]

Victoria menerima misi tersebut karena juga dirinya penasaran alasan apa yang bisa membuat keluarga tersebut bertahan karena tentu keluarga tersebut adalah salah satu cara agar dirinya terhindar akan kematiannya.

" Baiklah"

Victoria menyelesaikan acara rendam nya dan menuju arah kamarnya, saat dikamar dirinya mengenakan pakaian tidurnya lalu membaringkan tubuhnya di atas kasur serta menutup matanya lalu tertidur.

To be continued . . .

Hayo! Siapa juga yang penasaran tentang keluarga Demus? Dan tentu apa sih hubungannya dengan Victoria!

Lanjut di episode berikutnya!!

Terpopuler

Comments

Mocci

Mocci

kok bisa cuma sehari doang🤭

2024-04-12

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!