Berkeliling Pelabuhan

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

2 hari setelah dia mendapatkan hadiah dari sistem.

20 Desember 2023

Dia keluar dari kamar nya setelah mandi, selama dua hari dia di rumah dia hanya berlatih dan terus berlatih.

Baru saja dia keluar dari kamar nya. *kring, kring* suara yang berasal dari handphone nya. "Halo, tuan Vero, bagaimana? Apa hari ini anda jadi melihat lihat pelabuhan?" tanya Riko.

"Oh tentu saja jadi, tunggu di sana aku akan segera ke sana" ucap Vero. "Baik tuan akan segera saya tunggu kedatangan anda" ucap Riko yang mematikan telepon.

*kring, kring* suara telepon lagi. "halo? Iya iya aku akan segera kesana, iya tunggu sebentar" ucap Vero kepada wanita yang mengurus SMA dan SMK Permata Sari.

Dia pun segera berangkat ke pelabuhan Ratu Bulan setelah selesai makan bersama yang lainnya.

.........

Sesampainya di pelabuhan Ratu Bulan, Vero memarkirkan mobilnya di parkiran umum. Vero tidak tahu kalau disana ada parkiran premium yang khusus untuk orang orang penting.

Dia keluar dari mobil mahalnya menuju ke gedung utama yang di jaga oleh dua satpam.

"Maaf tuan, anda tidak boleh masuk kedalam, disini adalah tempat untuk orang orang yang pantas saja" ucap salah satu satpam yang merendahkan Vero. "Maaf tuan, kalau anda tidak ada keperluan lebih baik anda tidak datang kesini" ucap satpam satunya dengan ramah.

"Panggil pengurus pelabuhan ini kesini, kalian akan tahu siapa aku sebenarnya" ucap Vero. "Tunggu sebentar tuan, akan segera saya panggil" ucap satpam yang ramah tadi hendak masuk memanggil pengurus pelabuhan.

"Tunggu, kau tidak perlu melakukannya, dia bukan siapa-siapa, dia tidak pantas untuk bertemu dengan pengurus pelabuhan ini, lebih baik kau enyah dari sini sekarang" ucap satpam yang merendahkan itu.

Vero sedang tidak ada mood untuk mengurusi orang orang seperti mereka. Dia segera menelpon Riko yang menjadi penanggung jawab di pelabuhan ini.

"Halo, segera turun sekarang, aku sudah menunggu mu, apa ini pelayanan dari satpam di pelabuhan disini hah?" tanya Vero sedikit meninggikan suaranya mengagetkan orang di sebelah telpon.

Belum lagi Riko menjawab, Vero sudah mematikan telepon itu. "Ya ampun, apa yang sebenarnya terjadi hingga tuan Vero marah besar seperti ini?" tanya Riko bingung, tapi dia segera turun dengan tergesa gesa.

Semua pekerja disana bingung kenapa Riko tergesa-gesa turun ke bawah.

"Cih, kau pikir kau mengenal pengurus disini? Jangan bercanda, kau....." ucap satpam yang merendahkan itu belum selesai dipotong oleh ucapan seseorang.

"Ada apa ini?!" tanya Riko yang baru muncul memotong pembicaraan mereka. "Ini tuan Riko, orang ini hendak menerobos masuk padahal dia bukan siapa-siapa disini, tolong tuan usir dia, agar dia tau diri" ucap satpam itu.

Riko tidak mempedulikan yang di ucapkan satpam itu, dan menatap Vero. "Maaf atas kelancangan nya tuan, dia akan segera saya pecat dan saya usir dari sini tuan agar mood anda menjadi lebih baik" ucap Riko penuh hormat kepada Vero.

"Bagus" ucap Vero yang kemudian menatap wajah satpam tadi yang kelihatan terkejut. "Aku harap di pekerjaan mu selanjutnya kau tidak melakukan kesalahan yang serupa, dan segera angkat kaki dari sini segera dan untuk satpam satunya kau sudah bekerja dengan baik" acuh Vero yang langsung masuk kedalam gedung tanpa memedulikan satpam itu.

"Kau sudah dengar apa yang di ucapkan tuan Vero, segera angkat dari sini sekarang, dan satunya karena Vero puas dengan kerja mu maka kau akan di naikkan gaji nya" ucap Riko kepada kedua satpam itu bergantian.

"Terimakasih tuan" ucap satpam yang ramah. "Tu-tunggu tuang, saya menyesal, saya akan lebih baik lagi selanjutnya, tolong beri saya kesempatan lagi" ucap satpam yang merendahkan.

"Cih, kau pikir setelah kau merendahkan tuan Vero, kau bisa kembali lagi kesini? Segera pergilah sekarang, aku tidak ingin melihat muka mu lagi di sini" ucap Riko yang pergi mengikuti langkah Vero.

Setelah menandatangani perpindahan kepemilikan, Vero berkeliling seluruh pelabuhan untuk memeriksa yang di butuhkan di pelabuhan ini.

"Aku rasa ini sudah cukup, tidak ada yang perlu di tambahkan, dan tidak ada banyak kekurangan di pelabuhan ini, hanya kurang perawatan di beberapa tempat, ku harap kau segera membereskan masalah itu" ucap Vero kepada Riko yang mengikuti Vero berkeliling.

"Baik tuan, segera akan saya selesaikan segala masalah yang anda ucapkan" ucap Riko.

Vero segera pergi dari pelabuhan, dan melaju ke hadiah sistem satu nya, yaitu SMA dan SMK Permata Sari.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!