...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di mansion, Vero menyuruh mereka untuk memilih kamar mereka sendiri, dan segera membersihkan tubuhnya. Setelah itu mereka semua disuruh Vero untuk berkumpul di ruang utama yang luas nya setara dengan luas sebuah rumah ratusan juta.
Vero yang masih ada di kamar nya. "Sistem status"
Nama: Vero Valaryan
Umur: 20 tahun
Uang: 112.000.000
Aset Pribadi: 1 mansion super mewah, 1 mobil sport, 1 motor sport, dan restoran sushi
Aset Anggota: 6 mobil dan 10 motor sport.
Keahlian: Fisik prajurit, teknik menjinakkan segala jenis hewan, teknik mata dewa, dan teknik dewa bela diri.
Peliharaan: 5 Harimau Baja, dan 7 Serigala Permata {Masih dalam masa pengiriman}
Jumlah Anggota: 33 dihitung tanpa nama tuan
Peringkat Mafia:-
Vero sedikit terdiam melihat status nya. "Sistem, kenapa seperti ada fitur baru?" tanya Vero.
[Karena tuan telah membuat mafia sendiri jadi semua yang berurusan tentang mafia akan di masukan ke dalam status]
Vero mengangguk mengerti, dan ada sedikit kepuasan di muka dia. Setelah itu dia langsung kebawah untuk menemui yang lain.
Di ruang utama, Vero sudah datang menemui mereka semua. "Maaf atas keterlambatan ku" ucap Vero. "Tidak apa-apa tuan/bos" ucap mereka bersamaan.
"Baiklah apa semuanya sudah hadir atau ada yang belum?" tanya Vero. "Selain para penjaga mansion semua anggota sudah berkumpul disini tanpa kekurangan apapun bos" jawab Ryan yang merasa bertanggung jawab atas semua anggota.
"Baik jadi sekarang, ini adalah sketsa untuk lambang dari mafia kita, jadi gimana menurut kalian bagus apa tidak?" tanya Vero memperlihatkan gambar sebuah lambang dengan wajah iblis
Mereka terdiam sejenak. "Ini luar biasa tuan, apa tuan mengambar nya sendiri?" tanya Jack. "Yah sebenarnya bukan aku yang menggambar semuanya, tapi konsep nya aku yang buat" ucap Vero yang sebetulnya itu adalah buatan sistem yang Vero minta.
"Baiklah jadi kalian suka dengan lambang ini?" tanya Vero. Mereka mengangguk bersamaan. "Okeh mulai sekarang Mafia The Dark Devils dinyatakan telah resmi berdiri dan ini lambang mafia kita" ucap Vero.
Mereka mendengar dengan mantap. "Nah Baron aku ingin kau melatih mereka untuk sementara, dan tingkatkan sistem keamanan di mansion, dan kembangkan sistem keamanan nya, Jack aku ingin kau terus tingkatkan keamanan digital dan serang balik semua yang menyerang sistem keamanan kita dan catat semuanya, dan Ryan aku ingin kau mengurus aset untuk anggota dan cetak lambang ini di setiap kendaraan yang dimiliki anggota" perintah Vero kepada mereka bertiga. "Baik tuan/bos" jawab mereka serempak.
"Eum, permisi mau tanya lalu kami harus ngapain?" tanya Lana. "Untuk saat ini kalian hanya perlu terus berlatih, untuk langkah selanjutnya akan aku beritahu melalui mereka bertiga, mengerti?" tanya Vero. "Mengerti tuan" jawab mereka.
Vero pun langsung kembali ke kamar nya.
[Ding, tuan mendapatkan misi]
Misi: membunuh 7 orang yang di duga melakukan penjualan anak.
Hadiah: Aset pelabuhan Ratu Bulan, uang 1.5 miliar, dan aset SMK dan SMA Permata Sari.
Mendengar itu Vero hampir muntah darah melihat hadiah yang tertera.
"Apa ini astaga, sistem kau lama lama ngasih hadiah yang ga ngotak, Pelabuhan Ratu Bulan, pelabuhan yang seluruh aset nya sudah puluhan triliun, dan SMK dan SMA Permata Sari merupakan sekolah paling elite dan bergengsi di seluruh Asia Tenggara, ya ampun jadi kaya miliarder mendadak" ucap Vero yang ga habis pikir dengan hadiah nya sekaligus bahagia seakan ingin melompat dengan girang.
Vero pun dengan segera memakai jaket dan menuju ke garasi untuk memakai Motor nya agar lebih cepat sampai. "Sistem tunjukkan jalannya akan aku selesaikan" perintah Vero.
[Baik tuan di mengerti]
Setelah perjalanan yang memakan waktu cukup lama, Vero akhirnya sampai di sebuah gedung kosong, dengan mata dewa nya dia mudah mengetahui di mana anak anak itu di sandra.
"Cih mereka ingin menjual anak anak tidak bersalah? Sungguh menjijikan" ucap Vero yang mulai masuk ke gedung tersebut.
Sedangkan di sebuah ruangan ada beberapa orang yang berkumpul. "Tuan nanti malam kita akan mulai untuk menjual mereka, dan aku yakin mereka akan terjual dengan mahal" ucap salah satu dari mereka. "Bener tuan, bagaimana kalau setelah itu kita pesta dengan gadis gadis, sudah lama kita tidak berpesta" ucap laki-laki yang lain. "Tentu, tapi sebelum itu cek terlebih dahulu ruangan mereka, jangan sampai ada yang kabur!" perintah laki-laki yang diduga pemimpin kelompok itu.
Di ruangan lain Vero terkejut dengan banyaknya anak anak yang mereka sandra. "Orang orang bajingan tega tega nya mereka ingin menjual anak anak manis ini" ucap Vero. "Tenanglah kakak akan bantu kalian keluar, kalian tunggu disini sebentar yah" ucap Vero mengelus kepala salah satu dari mereka, mereka hanya mengangguk.
Ketika Vero sudah keluar dari ruangan itu dan menutup pintu nya. "Siapa kau? Kenapa kau ada disini?" tanya seseorang yang muncul dari kiri Vero.
"Apa kau yang menculik mereka?" tanya Vero balik. "Kalau iya emang kenapa? Apa yang bisa kau lakukan?" ucap laki-laki itu menyombongkan diri.
Tanpa peringatan Vero menendang laki-laki itu hingga terpental cukup jauh dan membuat kegaduhan di gedung itu.
"Apa itu? apa yang terjadi?" tanya pemimpin mereka. "Tenang tuan akan segera saya periksa" ucap salah satu dari mereka keluar dari ruangan.
Tapi belum lama dia pergi, tubuh nya langsung terpental jauh, yang dapat di lihat dari ruangan dia berasal. Pemimpin mereka terkejut, selang tak lama muncul seorang remaja tampan ke dalam ruangan mereka, ya itu adalah Vero.
"Siapa kau? Berani kau mengganggu ku jangan harap kau bisa kembali dengan selamat" gertak pemimpin itu. "Cih kembali dengan selamat? Siapa kau berani mengatakan itu kepada ku, bahkan jika 100 orang datang kepada ku mereka tak akan bisa membunuh ku, apa lagi kroco kroco sampah seperti kalian" ucap Vero badas membuat semua orang di tempat itu terdiam.
"Hei kalian apa kalian begitu saja percaya dengan omongan nya? tidak mungkin seorang dapat melawan jumlah yang lebih dari nya, serang dia bersamaan, setelah itu dia akan menangis di hadapan kita sambil bersujud" ucap pemimpin itu.
"Baiklah kalau begitu tunjukkan kekuatan yang kalian miliki dan sampai berapa detik kalian dapat bertahan, jangan cepat mati aku ingin menyiksa kalian lebih lama, jadi bersiaplah sampah" ucap Vero yang lagi lagi badas.
Pertarungan pun terjadi, memang secara kuantitas Vero kalah, namun secara kualitas Vero jauh di atas mereka, layaknya semut yang memandang gunung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 31 Episodes
Comments
absolut
update yg banyak
2024-02-18
0
Nerei
Yuk lihat novel terbaru ku yang akan update bergantian dengan novel ini
2024-02-16
2