Mencari Bakat

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Baiklah sistem status" ucap Vero.

Nama: Vero Valaryan

Umur: 20 tahun

Uang: 112.000.000.000

Aset Pribadi: mansion super mewah, 1 mobil sport, 1 motor sport, dan restoran sushi

Aset Anggota: 6 mobil, dan 10 motor sport

Keahlian: Fisik prajurit, teknik menjinakkan segala jenis hewan, teknik mata dewa, dan teknik dewa bela diri

Peliharaan: 5 Harimau loreng, dan 7 serigala permata.

Vero yang melihat status nya tersenyum dengan puas.

"Mulai hari ini tak kan ada yang ku biarkan ada yang meremehkan ku atau mengganggu orang orang ku" ucap Vero yang tersenyum jahat.

Dia langsung menjalankan mobilnya ke arah mansion nya.

Di mansion nya, dia memasuki ruangan kontrol di lantai 5 menghampiri Jack yang sedang berkutik dengan komputernya untuk memberi Jack tugas.

"Halo Jack, apa kau ada waktu?" tanya Vero. "Oh anda rupanya, untuk apa anda menanyakan itu, untuk anda saya akan meluangkan waktu saya untuk anda tuan" ucap Jack berdiri dan memberikan hormat.

"Aku ingin kau cari tahu siapa yang sedang bersinggungan dengan Mafia Poisoned Rose yang aku incar itu" ucap Vero.

"Baik tuan saya mengerti, kalau begitu saya akan melanjutkan tugas saya" ucap Jack.

"Baik kalau begitu aku akan menunggu hasil kerja mu aja, aku akan pergi ke basemen untuk menemui Ryan dan Baron, ada beberapa hal yang ingin aku katakan kepada mereka" ucap Vero keluar dari ruangan kontrol, diikuti hormat dari Jack.

Setelah dari ruang kontrol dia langsung pergi ke basemen untuk menemui dua bawahan lainnya. Disana dia melihat Ryan dan Baron yang sedang berlatih tembak.

"Halo kalian berdua" panggil Vero membuat kedua orang tadi langsung menghentikan kegiatan nya dan memberikan hormat kepada Vero.

"Maaf apa aku mengganggu waktu berlatih kalian?" tanya Vero. "Oh tidak sama sekali bos" jawab Ryan. "Jadi, apa bos ada keperluan mendatangi kami?" tanya Baron.

"Tentu ada, pertama dua hari nantinya akan ada kiriman serigala permata kemari, tenang saja mereka akan menjadi peliharaan ku, Baron kau perketat keamanan di mansion ini, untuk sementara waktu aku akan pergi bersama Ryan untuk mencari anggota baru" ucap Vero.

Mendengar kata anggota baru mereka penasaran dengan orang seperti apa yang akan di temukan Vero. "Sudahi bengong kalian, dan cepat lah bersiap siap Ryan kita akan pergi sebentar lagi" ucap Vero mengingat hari belum tengah hari.

Setelah mengatakan hal tadi Vero langsung meninggalkan mereka untuk bersiap-siap. Ryan pun segera mempersiapkan diri, dari membersihkan dirinya sehabis latihan dan memakai baju terbaik yang di siapkan di mansion itu.

Mereka pun bertemu di depan mansion. "Kau bisa mengendarai mobil?" tanya Vero kepada Ryan.

"Bisa bos, kebetulan saya ahli dalam mengendara" ucap Ryan sedikit menyombongkan diri untuk mendapatkan pujian dari Vero. "Baguslah kalau gitu, kau yang akan menjadi supir ku, ayo kita berangkat agar tidak kehabisan waktu" ucap Vero.

"Baik, bos" ucap Ryan yang segera membukakan pintu untuk Vero. Vero masuk kedalam mobil dan duduk di kursi penumpang. Sedangkan Ryan dengan cepat menutup pintu dan masuk ke pintu satu nya duduk dia kursi kemudi.

"Kita akan kemana bos?" tanya Ryan. "Jalan lah saja keliling aku bisa melihat bakat orang, kalau aku menemukan nya akan aku suruh kau untuk berhenti" ucap Vero. Ryan hanya mengangguk mengerti.

Mobil sport Asta Martin Valkyrie Pro seharga 66 Miliar itu pun menggerung meninggalkan mansion mewah milik Vero.

Mobil itu terus melaju melintasi tiap jalanan. 'Sampai saat ini aku belum menemukan bakat yang membuat ku puas' ucap Vero dalam hati sambil melihat jendela sepanjang jalan menggunakan mata dewa nya. (anggap aja kena buff dari efek mata dewa nya)

"Bos apa bos masih ingin terus berkeliling?" tanya Ryan mengingat Vero yang belum makan siang sedangkan hari sudah menunjukkan jam makan siang, dia takut Vero akan memaksakan diri nya.

"Tenang lah tetap jalan, oh ya alihkan ke arah daerah pelosok" ucap Vero. "Untuk apa bos?" tanya Ryan penasaran ketika Vero ingin ke daerah pelosok. "Ya mungkin saja aku bisa menemukan anggota yang ku inginkan disana" ucap Vero dengan santainya. "Baik bos segera ku laksanakan" ucap Ryan menuju ke daerah pelosok

'Apa benar disini ada anggota yang di butuhkan bos?' tanya Ryan dalam hatinya. "Berhenti disini saja" perintah Vero.

Tanpa banyak tanya Ryan segera memelankan lajunya ke arah kiri, dan memarkirkan mobil itu. "Kita turun disini" ucap Vero.

"Tuan tunggu disini" ucap Ryan kepada Vero yang baru saja ingin membuka pintu mobilnya.

Ryan dengan cepat keluar dari mobil dan pergi ke sisi lainnya untuk membukakan pintu kepada Vero. Vero hanya senang mendapatkan anggota seperti Ryan.

"Ikuti aku" ajak Vero tanpa banyak omong ke arah sebuah gang. Ryan hanya mengikuti dengan patuh.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!