Setelah jeda waktu satu hari, cerita pertarungan epik antara Nath dan Arkan telah menjadi bahan perbincangan di seluruh asrama sekolah. Orang-orang tidak menyangka bahwa seorang siswa yang terlihat lemah mampu mempertontonkan pertarungan yang begitu spektakuler.
Siswa-siswa berkumpul di kantin, koridor, bahkan di ruang kelas untuk membahas detail pertarungan tersebut.
"Sudah dengar belum tentang pertarungan Nath? Sungguh luar biasa, dia mengeluarkan kekuatan yang tak terduga!"
"Nath, si pemalu? Tidak percaya kalau dia bisa bertarung sehebat itu!"
"Coba bayangkan, Kepala Tengkorak Besar dan Hellhound-nya melibas segalanya!"
Sementara itu, di luar asrama, cerita tentang pertarungan itu menyebar lebih luas lagi. Nath menjadi sorotan di antara siswa-siswa dari sekolah-sekolah lain.
"Apakah benar dia bisa mengendalikan kekuatan gelap seperti itu? Sangat mengagumkan!"
"Ini pasti akan menjadi pembicaraan hangat dalam waktu yang lama. Nath telah membuktikan bahwa penampilan bisa menipu!"
Dengan keberhasilannya yang mencengangkan, Nath bukan hanya menyita perhatian di dalam sekolahnya sendiri, tetapi juga telah menarik perhatian dari luar.
Sosok misterius itu terus mengikuti Nath, melangkah dari balik bayangan dengan niat yang tak jelas. Sosok itu tidak terlihat, tetapi kehadirannya memberikan aura yang mencekam, seolah-olah membawa niat buruk.
Nath, yang merasakan kehadiran yang mengganggu, mulai merasa waspada. Beberapa kali, dia merasa seperti diawasi, dan bayangan itu selalu mengikuti setiap langkahnya.
"Siapa kau? Kenapa kau terus mengikuti aku?"
Bayangan tetap diam, tak memberikan jawaban. Niat buruknya semakin terasa kuat, meninggalkan Nath dalam ketidakpastian dan kekhawatiran.
Orang-orang di sekitar juga mulai memperhatikan perubahan suasana. Beberapa siswa curiga dengan kehadiran sosok misterius ini.
"Sudah dua hari ini Nath tampaknya diganggu oleh sesuatu. Apakah ada yang tahu apa yang sedang terjadi?"
"Mungkin sosok misterius itu memiliki dendam atau maksud tertentu terhadap Nath. Kita harus berhati-hati."
Sementara itu, bayangan misterius terus mengikuti Nath, membawa pertanyaan besar tentang identitas dan tujuan sebenarnya. Apakah ini hanya awal dari tantangan baru yang akan dihadapi Nath setelah kemenangannya dalam pertarungan epik?
Pertarungan kelima tiba, dan Nath bersiap untuk menghadapi Harry, sosok yang telah mengalahkan Genta. Tegang dan antisipasi mengisi udara, menciptakan atmosfer yang sarat dengan ketegangan.
"Harry, aku tahu tentang pertarunganmu dengan Genta. Namun, aku tidak akan membiarkan itu terulang. Bersiaplah!"
Harry, dengan tatapan tajamnya, tersenyum dingin. "Genta hanyalah pemanasan. Aku ingin melihat apakah kau sekuat yang dikatakan orang."
Pertarungan dimulai, dengan kedua belah pihak saling meluncurkan serangan. Hellhound dan Kepala Tengkorak Besar milik Nath bergetar dengan keinginan membuktikan kekuatannya.
"Aku akan mengalahkan mu dan membalas apa yang telah kau perbuat kepada Genta!"
"Kau bicara besar, Nath. Mari kita lihat apakah kau bisa menghadapi keganasanku!"
Pertarungan sengit pun berlangsung, dengan Hellhound menyala dan Kepala Tengkorak Besar melepaskan kegelapan. Setiap serangan dan kontra-serangan menciptakan pertarungan yang mendebarkan, dan mata penonton tertuju pada keseimbangan kekuatan di antara keduanya.
Suasana semakin memanas, dan nasib pertarungan ini pun masih menjadi tanda tanya besar. Apakah Nath akan mampu mengatasi kekuatan Harry, ataukah sejarah akan terulang dengan hasil yang tidak terduga?
Situasi semakin dramatis dengan adanya taruhan dari beberapa penonton, yang mempertaruhkan harapan mereka pada Nath dan Harry. Di samping itu, kehadiran keluarga Hedon yang mendukung Harry menambahkan intensitas persaingan.
Penonton "Aku yakin Nath bisa menang, aku pasang taruhan padanya!"
Penonton lain "Jangan lupa Harry mengalahkan Genta. Aku yakin dia yang akan menang!"
Keluarga Hedon memberikan sorakan dan dukungan keras untuk Harry, menciptakan atmosfer yang semakin memanas di arena pertarungan.
Keluarga Hedon "Harry, tunjukkanlah kekuatanmu! Jadikan keluarga ini bangga!"
Nath, di sisi lain, merasakan tekanan untuk membuktikan kemampuannya sekali lagi. Pertarungan tidak hanya menguji fisik, tetapi juga mental dan emosionalnya.
"Aku tidak akan menyerah! Aku harus melindungi kehormatan Genta dan membuktikan kekuatanku!"
Pertarungan berlanjut dengan intensitas yang semakin tinggi, dipenuhi oleh dukungan dan taruhan yang menciptakan dinamika yang tak terduga. Saat pertarungan mencapai puncaknya, hanya waktu yang akan memberi jawaban pada nasib Nath dan Harry.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments