Setelah melewati pertandingan ke tiga,kini di pertandingan ke 4 Nath harus berhadapan dengan Arkan. Hellhound pun menjadi sangat marah ketika melihat orang itu. Seakan ada api yang tersimpan di dalam hatinya. Karena dia masih ingat bagaimana Arkan menindasnya saat masih menjadi anjing kecil.
Dalam pertarungan sengit antara Nath dan Arkan, Hellhound Nath melawan Singa Apinya Arkan, kedua makhluk itu saling serang dengan kejam. Hellhound melontarkan nyala api mematikan, sedangkan Singa Apinya meluncurkan serangan cakar yang ganas.
"Kau tidak akan bisa melarikan diri dari neraka yang ku hadiahkan." Ucap Nath.
"Singa Api ku tidak akan takut pada bayangan neraka, Nath! Bersiaplah menerima kehangatan api kematian mu!"
Hellhound dan Singa Apinya saling berhadapan, mengeluarkan dentuman keras saat serangan mereka bertabrakan. Api dan cakar saling berkejaran, menciptakan pemandangan yang menakutkan.
"Hellhound, tunjukkanlah kekuatanmu yang sejati! Bakar habis keinginan hidupnya!" Ucap Nath penuh semangat.
"Singa Api, hancurkan lawan kita! Biarkan mereka tenggelam dalam rasa takut!"
Pertempuran semakin memanas, dengan serangan-senjata alam masing-masing makhluk semakin mematikan. Nath dan Arkan sama-sama memanfaatkan keahlian mereka untuk mendominasi pertarungan, menciptakan suasana yang tegang.
"Hanya satu yang akan berdiri di akhir ini, Nath. Bersiaplah untuk kekalahan!"
"Jangan terlalu yakin, Hellhound belum menunjukkan semua yang dimilikinya!"
Pertarungan mencapai puncaknya dengan ledakan api dan cakar yang menggemparkan. Kedua makhluk itu saling menyiksa, dan pertanyaan tentang siapa yang akan keluar sebagai pemenang tetap menggantung di udara.
Dengan pedang pusaka yang berkilauan di tangannya, Arkan memotong udara dengan keahliannya yang mematikan. Sementara itu, Ring of Black milik Nath mulai berdenyut dan memancarkan aura gelap yang misterius.
"Kau pikir api dan cakar saja cukup, Nath? Saksikan kekuatan pedang pusaka ini!"
"Ring of Black, tunjukkanlah keajaiban gelap mu! Jangan biarkan kita kalah dalam pertarungan ini!"
Pedang Arkan bersatu dengan serangan Singa Apinya, menciptakan kombinasi serangan yang sulit untuk dihindari. Sementara itu, Ring of Black di tangan Nath semakin bersinar, memberikan kekuatan tambahan pada Hellhound.
"Kekuatan gelap, berikanlah kekuatan pada setiap serangan ku! Hancurkan mereka!"
"Kau mungkin memiliki gelap mu, Nath, tetapi pedang ini akan menyapu bersih segalanya!"
Pertempuran mencapai puncaknya ketika serangan pedang dan serangan gelap saling beradu. Hellhound dan Singa Apinya bertarung sambil dikelilingi oleh aura kegelapan dan cahaya yang menyilaukan.
"Kita lihat siapa yang lebih kuat, Nath!"
"Ring of Black, beri aku kekuatan terakhir! Bersama kita, kita akan menang!"
Pertempuran mencapai klimaksnya, dengan kedua pihak saling berusaha menunjukkan keunggulan mereka. Suasana semakin tegang, dan nasib pertarungan ini masih menjadi misteri yang menegangkan.
Dengan sorot mata yang gelap, Nath mengeluarkan Kepala Tengkorak Besar yang mengerikan, menyelimuti tubuhnya dalam aura kegelapan. Sihir yang memancar dari reaksi Ring of Black memberikan kekuatan ekstra pada transformasi mengerikannya.
Arkan, meskipun terkejut, tidak kehilangan kewaspadaannya. Pedang pusakanya berkilau lebih terang, dan Singa Apinya terlihat siap menghadapi ancaman baru.
"Apa ini, Nath? Kau pikir mengeluarkan tengkorak akan membuatku takut?"
"Ini kekuatan gelap yang lebih dalam, Arkan! Bersiaplah menerima malapetaka!"
Kepala Tengkorak Besar melepaskan gelombang energi kegelapan, menghasilkan lingkaran bayangan yang mengancam. Serangan itu menusuk ke arah Arkan dan Singa Apinya, menciptakan pertempuran yang semakin intens.
"Kau mungkin mendapat kekuatan baru, tapi aku tidak akan menyerah begitu saja!"
Hellhound Nath yang berubah mengerikan bersama Kepala Tengkorak Besar menghadapi Singa Apinya dan pedang pusaka Arkan dalam pertempuran sengit yang penuh dengan sihir dan kekuatan yang tak terduga. Suasana semakin tegang, dan nasib pertarungan ini semakin tak terduga.
Dengan serangan gabungan yang mematikan antara Hellhound yang berubah mengerikan dan sihir kegelapan dari Kepala Tengkorak Besar, Nath berhasil menggempur Arkan dan Singa Apinya. Energinya yang menghancurkan memenuhi medan pertempuran.
"Kekuatan gelap dan neraka, bersatu lah! Kami adalah yang terkuat!"
Arkan terjatuh ke tanah, mengakui keunggulan lawannya. Singa Apinya merintih, tidak mampu melawan serangan tak terduga Nath.
"Kau memang bisa mengalahkan ku, Nath. Tapi ini belum berakhir."
Nath, dengan Kepala Tengkorak Besar masih menyelimuti tubuhnya, menatap Arkan dengan dingin.
Dengan kemenangan yang diraih, Nath meninggalkan medan pertempuran, menyisakan Arkan yang terkapar. Sementara itu, Ring of Black menyusut kembali ke bentuk aslinya, memudar menjadi cincin gelap di tangan Nath.
Sementara mata penonton tertuju pada Nath yang meninggalkan medan pertempuran, sosok misterius memperhatikannya dari kejauhan. Bayangan gelapnya tersembunyi di balik kegelapan, dan aura misterius menyelimutinya.
"Siapakah sosok misterius itu? Apakah dia merupakan ancaman baru atau sekadar penonton yang menyaksikan pertarungan epik ini?"
Suasana tegang melanda arena, ketidakpastian tumbuh di antara mereka yang menyaksikan. Beberapa mulai berspekulasi tentang peran sosok misterius ini dalam pertarungan masa depan. Apakah kehadirannya akan membawa tantangan baru bagi Nath atau hanya sebagai penonton gelap yang memerhatikan pertempuran yang baru saja berakhir?
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments