Terdesak di dalam hutan gelap

Melihat seniornya itu sedang terluka parah,ketiga orang itu pun langsung bergegas untuk menyelamatkannya.

Sementara Nath dan Genta berusaha untuk mengalihkan perhatian monster itu, membawanya ke tempat yang jauh,agar menjauhi Tania.

Kini giliran Tony yang melakukan kemampuan penyembuhannya. Tony mendapati Tania terbaring lemah di tengah hutan, tubuhnya terluka parah akibat pertarungan dengan Monster Babi Hutan Hitam. Dengan cepat, Tony mengeluarkan tongkat sihir afinitas kayu miliknya yang telah turun-temurun diwariskan dari leluhurnya.

Dengan hati-hati, Tony mulai menggerakkan tongkatnya di sekitar tubuh Tania, menyulut energi sihir kayu. Cahaya hijau lembut mulai menyelimuti Tania, memancarkan aura penyembuhan yang menenangkan. Tony fokus pada mantra kuno yang dikenal hanya oleh sedikit penyihir.

Sihir afinitas kayu membuktikan keajaibannya. Luka-luka Tania mulai memudar, dan energi penyembuhan membangun kembali kekuatannya yang terkuras. Tony melanjutkan sihirnya dengan tekun, memastikan setiap bagian tubuh Tania mendapat penyembuhan maksimal.

Sementara cahaya hijau tetap bersinar di sekitar mereka, Tania perlahan-lahan membuka matanya dengan pandangan yang semula redup menjadi bersinar kembali. Tony tersenyum lega, mengetahui bahwa sihir afinitas kayu telah memberikan keajaiban penyembuhan yang dibutuhkan Tania.

Ketika proses penyembuhan selesai, Tania bangkit dengan hati yang penuh syukur. Dia mengucapkan terima kasih pada Tony.merasa bersyukur memiliki teman sejati yang mampu menggunakan sihir dengan begitu mahir.

Genta dan Nath merasa mendesak ketika Monster Babi Hutan Hitam semakin mendekati Tony dan Tania. Dengan cepat, Genta memutuskan untuk mengambil inisiatif dan menghadapi monster tersebut. Dia mengeluarkan sihir tanahnya dengan tekad yang kuat, mencoba untuk menciptakan penghalang di antara mereka.

Namun, monster itu ternyata lebih kuat dari yang diperkirakan. Genta melihat dengan kekhawatiran saat sihir tanahnya terus dihadang oleh kekuatan monster yang tak terkendali. Nath bergabung, mencoba membantu dengan sihir angin untuk menambah kekuatan penghalang mereka.

"Hey sejak kapan kau bisa melakukan sihir angin." Tanya Genta yang terkejut melihat Nath.

"Aku juga melakukan tanpa sadar,mungkin karena kita saat ini sedang terdesak."

Sayangnya, monster itu terus menerjang dengan keganasannya, meluluhlantakkan penghalang sihir yang mereka ciptakan. Genta mulai merasa kehabisan energi sihirnya, dan kekuatannya melemah dengan cepat. Nath mencoba untuk mempertahankan penghalang dengan sihir angin, tetapi monster itu semakin kuat dan tak terkendali.

Saat energi sihir Genta benar-benar habis, penghalang pun runtuh, meninggalkan mereka tanpa perlindungan. Nath berteriak meminta pertolongan, sementara Tony dan Tania berusaha untuk mencari jalan keluar dari situasi yang semakin membahayakan. Monster Babi Hutan semakin mendekat, dan Genta dan Nath merasa tertekan oleh keputusan yang sulit di tengah hutan yang semakin gelap.

Monster Babi Hutan Hitam melangkah dengan percaya diri di dalam hutan yang sunyi, memancarkan ancaman dengan setiap langkahnya. Namun, keadaan berubah tiba-tiba ketika Anjing Kecil berwarna putih yang dipanggil Nath muncul secara tiba-tiba.

"Hey Yin mengapa kamu muncul dalam situasi seperti ini." Tanya Nath sambil menatap ke arah anjing itu,dengan matanya yang lucu.

"Guk... guk." Anjing itu ingin menjawab seakan mengisyaratkan sesuatu,dengan mata yang besar dia menatap ke arah monster babi yang semakin mendekat.

Monster Babi yang tadinya mengamuk, tiba-tiba terdiam melihat kehadiran anjing kecil tersebut. Matanya yang liar menjadi penuh rasa takut, dan serangannya berhenti sejenak. Yin yang selalu setia mendampingi Nath, berjingkrak riang di depan monster tersebut.

Monster Babi yang besar dan menakutkan itu melihat anjing kecil dengan wajah yang semakin panik. Nath pun menjadi bingung setelah melihat kejadian itu, seolah-olah tidak menyadari raksasa yang berdiri di hadapannya. Keberanian anjing kecil itu membuat monster babi semakin bingung dan takut.

Genta,Tony, dan Tania, yang sebelumnya terjebak dalam keadaan genting, melihat momen unik ini dengan kagum. Mereka menyadari bahwa kekuatan yang sebelumnya mengancam dapat diubah oleh keberanian dan ketulusan yang dimiliki oleh seekor anjing kecil.

Monster Babi Hutan Hitam itu, yang awalnya begitu menakutkan, akhirnya memutuskan untuk melarikan diri dari keberanian anjing kecil yang mempesona. Nah melambaikan ekornya dengan gembira, memperlihatkan bahwa kadang-kadang, kebaikan dan keberanian dapat mengubah bahkan monster paling menakutkan sekalipun.

Namun yang di takutkan monster babi itu sebenarnya,karena sebuah garis X yang ada di kepala anjing kecil itu. Yang merupakan sebuah tanda,bahwa Khodam yang panggil oleh Nath adalah Anjing Neraka,mungkin saja dia anak dari Cerberus.

Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!