Episode Lima Belas

Saat Bintang sedang asyik makan mie instan,ada orang yang masuk. Bintang merasa tidak mendengar ada yang mengetuk pintu, dan terlebih lagi setahunya jika pintu memiliki sandi untuk masuk. 

Perlahan Bintang melihat siapa orang yang masuk, ia mengambil pisau di meja sebagai alat pelindung nya. Tapi, kala melihat siapa yang masuk membuat nya langsung menjatuhkan pisau itu. 

Seorang wanita cantik, yang memakai pakaian yang sangat ketat. Bahkan Bintang ragu, apakah wanita itu bisa bernapas dengan benar kala memakai pakaian itu. 

“Siapa?” Tanya Bintang dengan suara yang pelan, ia menjatuhkan pisau di tangan nya. 

Wanita itu menatap ke arah Bintang, ia tersenyum sinis kala melihat pisau yang baru saja terjatuh. 

“Aku Vanya,kekasih Marley.” Jawab Vanya dengan bangga, ia menatap gadis kecil yang berdiri tepat dihadapan nya. 

“Kekasih?”

“Iya, kau pasti pembantu di Apartemen nya kan? Atau sama seperti pelacur yang sering datang kesini?”tanya Vanya lagi, tangan Bintang mengepal mendengar pertanyaan itu. Menurut nya, tidak ada hak bagi Vanya mengatakan hal itu pada nya. 

Melihat amarah diwajah cantik Bintang, membuat Vanya tidak perduli. Ia berjalan kearah dapur, ia menyingkirkan semua masakan Bintang yang sudah pasti untuk Marley. 

Bintang hanya diam, hatinya terlalu sakit untuk membela diri lagi. 

“Sudah berapa kali kau disentuh oleh Marley?”tanya Vanya, Bintang merasa jika wanita dewasa itu terlalu ikut campur dengan urusan nya. 

“Jika kau benar kekasih nya, seharus nya kau tidak menanyakan hal itu bukan?” Tanya Bintang balik. 

Vanya yang sedang menata belanjaan nya seketika terhenti, perkataan Bintang benar-benar menyentuh hati nya. 

“Kau tidak tahu soal hubungan orang dewasa, kami sudah sepakat untuk percaya satu sama lain. Aku tidak ingin melarang Marley menyentuh wanita yang menjadi pelampiasan nya saja.” Kata Vanya angkuh, ia menekan kata pelampiasan. 

Vanya kembali menata sayur mayur dan mau mulai memasak, Bintang hanya diam mendengarkan tentang Marley dari wanita itu. 

“Marley belum puas memakai mu, kala dia sudah bosan.. Kau akan dicampakkan seperti orang sebelumnya.” Kata Vanya lagi. 

Bintang tidak tahu apakah itu benar? Tapi, ia tahu arti dari kata pria pemain. Sekalipun ia buta tentang internet, tapi ia sering tahu dari cerita orang dewasa di kampung nya dulu. Yang mengatakan jika pria pemain akan memakai terus menerus sampai bosan, lalu mencampakkan nya begitu saja. 

Sekalipun Marley sudah menikahi Bintang, tapi tak ada kepastian jika Marley akan mempertahankan dirinya. Bintang jadi bimbang, tapi ia juga kepikiran dengan hal yang telah dilakukan Marley dalam hidup nya. 

Perlahan Bintang pergi meninggalkan Vanya, karena wanita itu terus mengatakan tentang sakitnya menjadi wanita seperti nya. Bintang naik ke kamar atas, ia tidak perduli dengan Vanya yang mau melakukan apa disana. 

Bintang merangkak naik keatas kasur, air mata nya jatuh seketika. Ia tidak pernah tahu jika Marley sudah memiliki kekasih, dan malah wanita itu membahas tunangan mereka yang akan terjadi dalam waktu dekat. 

Bintang menangis kencang, ia sadar jika pernikahan ini hanya berdasarkan dengan kata perawan nya saja. Dan mungkin saja jika Marley, hanya melakukan itu demi perawan nya. Hal itu yang membuat Bintang tak berani mengatakan tentang hubungan nya dengan Vanya, ia tidak mau melakukan itu sekalipun ia ingin melakukan nya. 

Sementara itu Vanya, ia memotong daging dengan tenaga penuh sambil membayangkan Bintang. Gadis itu benar-benar cantik, berkulit putih dan yang utama daun muda. Vanya memikirkan, tidak mungkin Marley tidak tertarik dengan wanita itu. 

Vanya kesal sekali, ia melempar pisau di tangan nya sembarang arah. “Sial! Dia begitu cantik, pantas saja David tertarik dengan gadis tidak berguna itu!” Ucap nya, Vanya membanting daging yang tak bersalah itu. 

Yang ada dalam pikiran nya sekarang adalah, soal hati Marley. Mana mungkin Marley tidak menyukai gadis secantik itu, wajahnya benar-benar alami dan kelihatan polos. 

“Seperti nya Marley belum menyentuh nya, apa yang harus aku lakukan sekarang?”

Vanya memikirkan cara yang terbaik, ia menatap jam dinding. Ia yakin jika Marley akan pulang sebentar lagi, dan masakkan nya harus cepat selesai. 

Vanya teringat akan dulu, dimana pertama kali Marley kehilangan Sarah. Dirinya lah yang berperan besar dalam menghibur Marley, sehingga pria itu bisa melupakan sarah dan kembali hidup seperti biasanya. 

“Aku akan lakukan apapun, untuk bisa memiliki mu kembali. Membuat mu menyentuh ku lagi, seperti dulu..”

~

Pukul 21:00 malam, Marley baru saja pulang dari perusahaan nya. Pekerjaan nya menumpuk dan banyaknya jadwal meeting membuat tubuh nya sangat lelah. Saat membuka pintu, yang diharapkan Marley adalah Bintang yang menyambutnya dengan senyum manis nya. 

Tapi, semua itu tidak ada. Marley melihat seorang wanita yang begitu ia kenali, wanita itu duduk santai menonton televisi. 

“Vanya?”

“Eh sayang, kau sudah kembali?”

Vanya langsung bangkit, ia berlari kedalam pelukan Marley. 

“Ada apa ini? Kenapa aku ada disini?” Pertanyaan Marley tidak dihiraukan oleh Vanya, ia terus memeluk pria itu sekalipun Marley berusaha melepaskan nya. 

Marley memikirkan Bintang, ia takut jika Vanya mengatakan hal yang tidak tidak. 

“Lepas!” Marley menggunakan kekuatan nya agar Vanya tidak memeluk nya. 

Vanya melepaskan nya, ia tahu kepanikan pria itu. Marley tidak menghiraukan Vanya, ia ingin naik ke lantai atas. Tapi, langkah nya terhenti kala tangan Vanya menarik tangannya. 

“Mau kemana?”

“Hentikan Vanya! Aku muak jika seperti ini!”sentak Marley, ia berusaha melepaskan tangan Vanya dan melanjutkan langkah kaki nya. Tapi, Lagi-lagi Vanya selalu saja menarik tangannya. 

“Apa yang mau kau lihat di atas sana? Apa wanita kecil itu?” Pertanyaan dari Vanya membuat Marley menatap tajam wanita itu, ia menghempas tangan Vanya dari sekitar tubuh nya. 

“Wanita kecil itu pergi, ntah kemana. Katanya mau membeli sesuatu, maaf karna aku tidak menanyakan nya.” Kata Vanya, tentunya Marley tidak mempercayai hal itu dengan mudah. 

Marley tahu jika Bintang adalah gadis yang patuh, dan tidak akan keluyuran seperti yang dikatakan Vanya. 

“Apa mau mu?” Tanya Marley lelah, ia tahu jika tidak melakukan apa yang diinginkan Vanya.. Maka wanita itu tidak akan pergi. 

Vanya tersenyum mendengar pertanyaan itu, ia tahu kalau Marley tidak pernah bisa menolak dirinya. Tapi, itu perasaan Vanya saja. 

“Mudah saja, aku ingin makan malam bersama mu. Menikmati segelas anggur, lalu aku pulang.”

“Apa tidak ada pelanggan mu malam ini?” Pertanyaan Marley membuat Vanya merasa selayaknya benar-benar wanita pelacur. 

“Kau terkenal dengan wanita yang penuh dengan cairan pria setiap malam nya, lalu malam ini?”

“Marley! Hentikan, jaga perkataan mu. Kita sama-sama manusia kotor, jangan bertindak seolah kau yang paling suci.” Kata Vanya, ia menatap tajam Marley yang tersenyum sinis kepada nya. 

“Oke, mari lakukan. Setelah itu pergilah.” 

Marley mengalah saja, ia sudah sangat lelah. Tapi, ada saja orang yang mengganggu dirinya. Marley merasa jika Bintang sudah tidur, atau mungkin sengaja untuk tidur karena malas menanggapi Vanya. 

Terpopuler

Comments

Yus Nita

Yus Nita

si vanya kok gak ada tobat2 ny jadi jalang, liat Ruby, udah bahagia dengan Damian, wlupun banyak ri tangan ny

2024-12-19

0

tariusgilrs♐

tariusgilrs♐

kentut tolol banget lo jadi orang

2024-11-04

2

Aidah Djafar

Aidah Djafar

diiih goblok amat c Marley mau ngelayabin Vanya 🤦 😏

2025-01-07

0

lihat semua
Episodes
1 Episode Satu
2 Episode dua
3 Episode Tiga
4 Episode Empat
5 Episode Lima
6 Episode Enam
7 Episode Tujuh
8 Episode Delapan
9 Episode Sembilan
10 Episode Sepuluh
11 Episode Sebelas
12 Episode Dua Belas
13 Episode Tiga Belas
14 Episode Empat Belas
15 Episode Lima Belas
16 Episode Enam Belas
17 Episode Tujuh Belas
18 Episode Delapan Belas
19 Episode Sembilan Belas
20 Episode Dua Puluh
21 Episode Dua Satu
22 Episode Dua Dua
23 Episode Dua Tiga
24 Episode Dua Empat
25 Episode Dua Lima
26 Episode Dua Enam
27 Episode Dua Tujuh
28 Episode Dua Delapan
29 Episode Dua Sembilan
30 Episode Tiga Puluh
31 Episode Tiga Satu
32 Episode Tiga Dua
33 Episode Tiga Tiga
34 Episode Tiga Empat
35 Episode Tiga Lima
36 Episode Tiga Enam
37 Episode Tiga Tujuh
38 Episode Tiga Delapan
39 Episode Tiga Sembilan
40 Episode Empat Puluh
41 Episode Empat Satu
42 Episode Empat Dua
43 Episode Empat Tiga
44 Episode Empat Empat
45 Episode Empat Lima
46 Episode Empat Enam
47 Episode Empat Tujuh
48 Episode Empat Delapan
49 Episode Empat Sembilan
50 Episode Lima Puluh
51 Episode Lima Satu
52 Episode Lima Dua
53 Episode Lima Tiga
54 Episode Lima Empat
55 Episode Lima Lima
56 Episode Lima Enam
57 Episode Lima Tujuh
58 Episode Lima Delapan
59 Episode Lima Sembilan
60 Episode Enam Puluh
61 Episode Enam Satu
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91~ Tamat
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Episode Satu
2
Episode dua
3
Episode Tiga
4
Episode Empat
5
Episode Lima
6
Episode Enam
7
Episode Tujuh
8
Episode Delapan
9
Episode Sembilan
10
Episode Sepuluh
11
Episode Sebelas
12
Episode Dua Belas
13
Episode Tiga Belas
14
Episode Empat Belas
15
Episode Lima Belas
16
Episode Enam Belas
17
Episode Tujuh Belas
18
Episode Delapan Belas
19
Episode Sembilan Belas
20
Episode Dua Puluh
21
Episode Dua Satu
22
Episode Dua Dua
23
Episode Dua Tiga
24
Episode Dua Empat
25
Episode Dua Lima
26
Episode Dua Enam
27
Episode Dua Tujuh
28
Episode Dua Delapan
29
Episode Dua Sembilan
30
Episode Tiga Puluh
31
Episode Tiga Satu
32
Episode Tiga Dua
33
Episode Tiga Tiga
34
Episode Tiga Empat
35
Episode Tiga Lima
36
Episode Tiga Enam
37
Episode Tiga Tujuh
38
Episode Tiga Delapan
39
Episode Tiga Sembilan
40
Episode Empat Puluh
41
Episode Empat Satu
42
Episode Empat Dua
43
Episode Empat Tiga
44
Episode Empat Empat
45
Episode Empat Lima
46
Episode Empat Enam
47
Episode Empat Tujuh
48
Episode Empat Delapan
49
Episode Empat Sembilan
50
Episode Lima Puluh
51
Episode Lima Satu
52
Episode Lima Dua
53
Episode Lima Tiga
54
Episode Lima Empat
55
Episode Lima Lima
56
Episode Lima Enam
57
Episode Lima Tujuh
58
Episode Lima Delapan
59
Episode Lima Sembilan
60
Episode Enam Puluh
61
Episode Enam Satu
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91~ Tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!