Episode Tiga Belas

Pagi-pagi yang menyambut Bintang dari bangun tidur nya adalah sakit perut yang melanda, sangat menyakitkan. Bintang terus bergerak gelisah diatas kasur membuat Marley heran, ia langsung terbangun dari tidur nya. “ Ada apa, Bin?” Tanya nya dengan mata yang masih terpejam. 

Bintang tidak menjawab, ia malah membelakangi Marley. Mata Marley seketika terbuka kala melihat bagian belakang Bintang yang berlumuran darah, ia langsung bangkit. 

“Darah?”

Seketika Bintang ikut terkejut, ia bangkit untuk melihat apa yang terjadi. Ternyata benar, bagian belakang nya penuh dengan darah. Seketika Bintang baru ingat, jika ini adalah tanggal tamu bulanan nya. 

Marley panik bukan main, ia langsung bangkit dan memeriksa keadaan Bintang. Ia sangat khawatir, hal itu membuat Bintang sangat malu untuk mengatakan yang sebenarnya. 

“Kau baik-baik saja? Apa ada yang sakit? Darah nya lumayan banyak, mari ke dokter.” Ucap nya beruntun, Marley langsung menarik tangan Bintang untuk pergi. 

Bintang menghentikan nya, ia tersenyum tipis dan menyembunyikan wajahnya yang merona malu. “Aku sedang menstruasi, Tuan.” Ujar nya dengan suara yang sangat pelan. 

Marley tidak mendengar perkataan Bintang, ia menunduk agar bisa menatap wajah Bintang. 

“Apa yang kau katakan tadi?”

“Aku menstruasi” Jawab nya, seketika Marley langsung menghela napas lega. Setidaknya bukan hal yang buruk terjadi, jika itu hal yang buruk.. Ia akan merasa tidak berguna karna tidak bisa menjaga anak kecil. 

“Kau punya pembalut, Tuan?” Tanya Bintang, tentunya Marley tidak punya benda seperti itu. 

“Tolong belikan untukku, Tuan. Aku tidak bisa tanpa itu, deras banget loh..” Pinta nya dengan manja, Marley sampai ternganga mendengar nya. 

Marley tidak pernah membeli barang memalukan itu, tidak pernah sama sekali. Mau taruh dimana wajah tampan nya nanti, kala membawa benda itu. 

Tentunya Marley ingin menolak, tapi tak tega kala melihat wajah Bintang. Wajah cantik itu seperti memelas pada nya, dan terpaksa Marley menyetujui nya. 

“Baiklah, jangan tunjukkan wajah menggemaskan itu pada ku. Aku akan beli, tunggulah.” Ucap Marley, Bintang tersenyum senang. 

Marley mengambil kaos nya yang tergeletak di sofa, memakai nya lalu pergi. Bintang tersenyum manis, sekalipun Marley seorang pria pemain.. Tapi memiliki jiwa yang baik. 

Bintang merasa beruntung bertemu dengan Marley, pria tampan yang selalu menyelamatkan nya dalam segala hal. Bintang akan ingat semua kebaikan dari Marley, sekalipun pria itu hanya memikirkan tentang perawan nya saja. 

Disisi lain, kini Marley sudah berada di Mini Market. Ia berpikir seribu kali untuk masuk, dan mengambil barang itu. 

“Oke, masuk lalu ambil saja. Sudah cukup!” Ucap nya menyemangati diri sendiri, dengan menarik napas dalam-dalam Marley perlahan masuk. 

Marley berpura-pura sok cool, ia mengambil keranjang belanja lalu berjalan kearah pembalut. Seketika ia ternganga kala melihat banyak nya jenis pembalut, mulai dari nama nya dan panjang ukuran nya. 

Marley langsung memijat pelipis nya, ia bingung harus mengambil yang mana. 

“Aku kira hanya peni* saja yang ada ukuran nya, ternyata yang beginian juga ada.” batinnya. 

Marley mengambil asal saja, karna ia juga tidak tahu dan malu ditatap oleh karyawan Mini Market. Ia langsung membeli untuk stok setahun agar dirinya nanti tidak perlu repot membeli lagi, karna pun.. Marley belum tahu berapa yang diperlukan Bintang. 

Sesampainya di kasir, Marley berusaha untuk cuek kepada kasir wanita itu. Karna kasir itu seperti sedang menertawakan nya, ia pura-pura tidak tahu saja. 

Setelah melewati hal yang menyulitkan serta memalukan, barulah Marley bisa bernapas dengan lega. Ia memasukkan kantong plastik besar itu ke dalam mobil, lalu tak sengaja bertemu dengan Vanya.

Wanita itu sedang berjalan kearah nya dengan senyum manis nya, ayolah.. Marley benar-benar muak kali ini. 

Marley masuk saja ke dalam mobil, ia melaju dengan kecepatan tinggi. Marley dapat melihat Vanya yang kesal kepada nya melalui kaca spion, ntah kenapa.. Marley malas sekali bertemu dengan Vanya. 

Dulunya wanita itu selalu menberikan kenikmatan secara gratis pada nya, dan menjadi orang yang selalu mendengarkan keluh kesah Marley saat kehilangan Sarah. 

Kali ini seperti berbeda, Marley malah nyaman bersama dengan Bintang. Bahkan kala bersama dengan Bintang, ia sedikit lupa dengan Sarah. Ntahlah, Marley tidak tahu apa yang terjadi dengannya. 

~

Bintang terkejut kala melihat banyak nya jenis pembalut yang dibeli Marley, ini seperti stok setahun saja. Bintang sampai bingung mau memakai yang mana dulu, ia memilih yang panjang saja. 

Bintang masuk kedalam bathroom, ternyata Marley menyusul. Pria itu menatap Bintang tanpa merasa bersalah, tentunya hal itu membuat Bintang sedikit takut. 

“Karna kau sedang menstruasi, jadi malam nanti kita tidak akan bisa untuk melakukan hubungan itu.” Ucap Marley, ia tersenyum smirk kepada wajah polos yang sedang menatap nya. 

“Jadi?”

“Jadi, biarkan aku melihat seperti apa wanita kalau memakai pembalut nya.”

“Astaga.. Tuan?”

“Aku akan membantu mu, sini serahkan kepada ku.” Marley mengambil underware yang di tangan Bintang dan juga pembalut nya. 

Bintang ternganga melihatnya, dengan telaten Marley memasangkan nya sambil membaca cara pemakaian nya. Bintang hanya diam pasrah, ia merasa jika Marley benar-benar tidak tahu malu. Brutal sekali, benar-benar diluar dugaan. 

“Oke sudah selesai, mandi lah dulu. Aku akan mandi juga, sudah telat.” Kata nya, Bintang mengangguk saja. 

Marley membuka seluruh pakaian nya hingga full naked, Bintang langsung mengalihkan pandangan nya kala melihat benda yang besar. “Cacing?”

“Apa cacing? Ini namanya junior, Bibin. Dia yang akan membuat mu kenikmatan nanti, jangan dikatain cacing dong.” Jelas Marley, hal itu membuat Bintang sangat malu. 

Bahkan Bintang ingin tenggelam saja ke dasar bumi, kenapa Marley tidak malu sedikitpun pada nya. Pria itu malah menyalakan shower dan pada akhirnya mandi bersama. 

Bintang memang sering mendengar dari tetangga nya, jika suami istri mandi bersama akan mendapatkan pahala. Tapi, apa harus seperti ini? 

Terpopuler

Comments

Priskha

Priskha

cacing yg akan membuat kmu alergi

2025-01-18

0

Aidah Djafar

Aidah Djafar

cacing predator wkwkwkwk

2025-01-07

0

Jamayah Tambi

Jamayah Tambi

No entry merly.Tunggu sampay 10 hari./Joyful//Joyful//Joyful/

2024-11-06

1

lihat semua
Episodes
1 Episode Satu
2 Episode dua
3 Episode Tiga
4 Episode Empat
5 Episode Lima
6 Episode Enam
7 Episode Tujuh
8 Episode Delapan
9 Episode Sembilan
10 Episode Sepuluh
11 Episode Sebelas
12 Episode Dua Belas
13 Episode Tiga Belas
14 Episode Empat Belas
15 Episode Lima Belas
16 Episode Enam Belas
17 Episode Tujuh Belas
18 Episode Delapan Belas
19 Episode Sembilan Belas
20 Episode Dua Puluh
21 Episode Dua Satu
22 Episode Dua Dua
23 Episode Dua Tiga
24 Episode Dua Empat
25 Episode Dua Lima
26 Episode Dua Enam
27 Episode Dua Tujuh
28 Episode Dua Delapan
29 Episode Dua Sembilan
30 Episode Tiga Puluh
31 Episode Tiga Satu
32 Episode Tiga Dua
33 Episode Tiga Tiga
34 Episode Tiga Empat
35 Episode Tiga Lima
36 Episode Tiga Enam
37 Episode Tiga Tujuh
38 Episode Tiga Delapan
39 Episode Tiga Sembilan
40 Episode Empat Puluh
41 Episode Empat Satu
42 Episode Empat Dua
43 Episode Empat Tiga
44 Episode Empat Empat
45 Episode Empat Lima
46 Episode Empat Enam
47 Episode Empat Tujuh
48 Episode Empat Delapan
49 Episode Empat Sembilan
50 Episode Lima Puluh
51 Episode Lima Satu
52 Episode Lima Dua
53 Episode Lima Tiga
54 Episode Lima Empat
55 Episode Lima Lima
56 Episode Lima Enam
57 Episode Lima Tujuh
58 Episode Lima Delapan
59 Episode Lima Sembilan
60 Episode Enam Puluh
61 Episode Enam Satu
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91~ Tamat
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Episode Satu
2
Episode dua
3
Episode Tiga
4
Episode Empat
5
Episode Lima
6
Episode Enam
7
Episode Tujuh
8
Episode Delapan
9
Episode Sembilan
10
Episode Sepuluh
11
Episode Sebelas
12
Episode Dua Belas
13
Episode Tiga Belas
14
Episode Empat Belas
15
Episode Lima Belas
16
Episode Enam Belas
17
Episode Tujuh Belas
18
Episode Delapan Belas
19
Episode Sembilan Belas
20
Episode Dua Puluh
21
Episode Dua Satu
22
Episode Dua Dua
23
Episode Dua Tiga
24
Episode Dua Empat
25
Episode Dua Lima
26
Episode Dua Enam
27
Episode Dua Tujuh
28
Episode Dua Delapan
29
Episode Dua Sembilan
30
Episode Tiga Puluh
31
Episode Tiga Satu
32
Episode Tiga Dua
33
Episode Tiga Tiga
34
Episode Tiga Empat
35
Episode Tiga Lima
36
Episode Tiga Enam
37
Episode Tiga Tujuh
38
Episode Tiga Delapan
39
Episode Tiga Sembilan
40
Episode Empat Puluh
41
Episode Empat Satu
42
Episode Empat Dua
43
Episode Empat Tiga
44
Episode Empat Empat
45
Episode Empat Lima
46
Episode Empat Enam
47
Episode Empat Tujuh
48
Episode Empat Delapan
49
Episode Empat Sembilan
50
Episode Lima Puluh
51
Episode Lima Satu
52
Episode Lima Dua
53
Episode Lima Tiga
54
Episode Lima Empat
55
Episode Lima Lima
56
Episode Lima Enam
57
Episode Lima Tujuh
58
Episode Lima Delapan
59
Episode Lima Sembilan
60
Episode Enam Puluh
61
Episode Enam Satu
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91~ Tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!