Episode Tujuh

Marley terbangun dari tidur nya kala merasakan terik matahari menyilau di wajah nya, dengan kepala yang sedikit pusing ia terbangun. Marley melihat sekeliling, ternyata ia sedang berada di kamar nya. 

Marley lebih terkejut lagi kala melihat keadaan nya sekarang, hanya memakai celana pendek dan kemeja putih polos yang mana kancing nya sudah terbuka separuh. 

Dengan gerakan seketika ia langsung bangkit, Marley membuang asal selimut tebal itu. Ia menghela napas lega kala melihat tidak ada bercak darah di atas ranjang, setidaknya ia tidak memaksa Bintang tadi malam

“Syukurlah, aku kira.. Aku telah memaksa gadis kecil itu tadi malam. Aku tidak mau, merasakan perawan nya disaat sedang mabuk.” Ucap nya, Marley duduk di pinggiran ranjang sembari memijat kedua alis nya. 

Kepalanya sangat sakit, karna kebanyakan minum alkohol tadi malam. Marley memerhatikan sekeliling kamar, ia mencari keberadaan Bintang. 

Pintu kamar terbuka, Bintang masuk dengan memakai kemeja putih polos milik Marley yang sangat kebesaran untuk nya. 

Kulit putih nya benar-benar membuat Bintang kelihatan lembut dimata Marley, ia sampai terpaku sebentar kala Bintang datang padanya dengan membawa nampan. 

“Kok pake baju aku?” Tanya Marley, ia meraih tangan Bintang agar duduk disamping nya. 

“Soal nya baju yang dibeli sama tuan Alga, kebesaran sama aku.”

“Kenapa baru bilang? Nanti aku temani beli yang baru lagi.” Ucap Marley, ia mengusap lembut rambut Bintang. Perlakuan seperti ini membuat Bintang sedikit terpukau, karna ia tidak pernah diperlakukan secara lembut sekalipun itu dengan ayah nya. 

Bintang menunduk malu, ia tidak ingin terus seperti ini. Bintang berusaha untuk bersikap biasa saja, karna ia harus ingat jika Marley adalah seorang cassanova. 

“Aku buatkan sup untuk mu, agar Tuan merasa lebih baik.”ucap Bintang, ia memberikan semangkuk sup itu kepada Marley. 

Marley tidak pernah memakan sup, karna ia tidak suka sayur mayur. Dan Marley selalu menghindari makanan seperti itu, ia tidak suka. 

“Aku tidak mau”

“Kenapa? Enak loh ini”

“Aku tidak suka kentang dan wortel” Jelas nya, Marley mengambil segelas air minum di nampan dan menenggak nya habis. 

Bintang menunduk sedih, ia sudah susah payah membuat nya. Melihat ekspresi seperti itu dari Bintang, membuat Marley tak tega. 

“Ah baiklah, biar aku makan.” Ucap nya, Bintang tersenyum senang. 

Marley mengambil mangkuk sup itu dari tangan Bintang, ia memakan nya secara perlahan. Ternyata rasa kentang dan wortel tidak seburuk itu, ia sangat suka. 

“Enak..”

“Tuan mengatakan tak suka sebelum mencoba nya, itu tidak boleh.” Kata Bintang, ia menasehati Marley. 

Marley memakan sampai habis, bahkan tidak menyisakan sedikitpun kuah nya. Ia menyerahkan mangkuk kosong itu kepada Bintang, ia tersenyum manis. 

“Masakkan istri ku enak banget” Puji nya, pipi Bintang langsung bersemu merah. 

Ayolah, Bintang tidak pernah berinteraksi dengan pria lain. Dan tidak pernah pacaran, ia mudah sekali tersipu dengan rayuan dari pria. Bintang tersenyum tipis, ia berusaha menyembunyikan wajah nya yang merona merah. 

Marley mengambil nampan di tangan Bintang, ia meletakkan nya dimeja. Lalu Marley membawa Bintang menuju pangkuannya, ia menatap intens Bintang yang juga menatap nya. 

“Bibir ini sudah pernah dicium?” Tanya nya, Bintang menggelengkan kepalanya cepat. 

Marley senang sekali, itu berarti ia yang pertama kali. Tangan nya menyentuh bibir mungil Bintang, begitu indah bentuk bibir itu. 

Dengan gerakan perlahan, Marley mendaratkan bibir nya di bibir Bintang. Ia mengecup bibir itu lama, merasakan aroma yang sangat ia sukai. 

Sementara Bintang, ia baru kali pertama merasakan hal seperti ini. Bintang hanya diam menunggu apa yang akan dilakukan Marley pada nya, ia merasakan tangan Marley yang menyentuh hidung mancung nya. 

Marley mencium leher Bintang, ia sangat suka dengan aroma tubuh Bintang yang memiliki ciri khas tersendiri. 

“Aku belum pernah mencium aroma seperti ini sebelumnya”Gumam nya didalam hati, Marley bahkan sangat hati-hati untuk melumat bibir Bintang. 

Kala Marley ingin melakukan ciuman yang ganas dan penuh menuntut, pintu kamar ada yang mengetuk. Bintang langsung bangkit dari pangkuan Marley, ia membuka pintu kamar. 

Marley berdecak sebal, ia sudah membayangkan hal panas tadi. 

“Kurang ajar! Siapapun yang menganggu ku hari ini, akan aku hajar sekarang juga.” Kata nya didalam hati. 

Saat Bintang membuka pintu, terlihat lah Sinta yang langsung menerobos masuk kedalam. Membuat Marley serta Bintang terkejut, kenapa tiba-tiba ibu tercinta nya ada disini. 

“Kamu menantu ku?” Tanya Sinta, ia mengguncangkan tubuh Bintang. Senyum bahagia terukir di wajah nya, bahkan Marley tidak pernah melihat ibu nya bahagia seperti itu. 

Bintang bingung harus menjawab apa, ia menatap kearah Marley yang terlihat tenang. 

“Ibu, dia istri ku. Baru kemarin kami menikah”

“Kau diam! Jangan bicara kepada ku!” Bentak Sinta, membuat Marley terkejut. 

Sinta meraih tangan Bintang agar duduk di sofa yang ada di kamar, ia kagum dengan kecantikan menantu nya. Ternyata Marley pandai mencari istri sekalipun ia seorang cassanova. 

“Siapa nama mu?”tanya Sinta

“Bintang nyonya”

“Kok nyonya? Panggil aja ibu.. Kan kamu menantu di keluarga Bercio, kamu istri dari anak ku.” Ucap nya, Bintang hanya tersenyum tipis saja. 

Marley menghampiri kedua wanita itu, ia menatap kearah Bintang sebentar lalu ke ibu nya. “Aku akan menjelaskan kenapa tidak memberi tahu ibu soal pernikahan kami, semua mendadak ibu. Tidak sempat melakukan apapun..”jelas Marley, Bintang mengangguk mengiyakan. 

“Benar begitu?” Tanya Sinta memastikan, Bintang dan Marley saling mengangguk. 

Sinta bangkit dari duduk nya, ia menatap putra nya yang terlihat salah tingkah. 

“Karna sudah menikah, jangan lakukan hal yang selalu kau lakukan tiap malam. Hargai istri mu, dan tinggalkan kebiasaan buruk itu.” Ucap Sinta kepada Marley, ia tahu seperti apa putra nya. 

Marley hanya mengangguk saja, ia tidak terlalu mendengar kan apa yang dikatakan ibu nya. Hanya mengangguk sekalipun ia terkadang masih melakukan nya, padahal Marley menikahi Bintang hanya karna menginginkan perawan nya saja. 

“Kamu tinggal sama ibu aja, sayang” Ajak Sinta, tentunya Marley tidak setuju. 

“Jangan dong, bu. Bintang istri ku, kami ingin mandiri dulu disini.” Sanggah Marley, akan semakin sulit melakukan apapun jika berada di Mansion. 

Sinta menghela napas panjang, ia sudah menduga jika Marley akan menolak niat baik nya. Dengan penuh terpaksa, pada akhirnya Sinta mengalah saja. Ia mengharapkan kebaikan dalam pernikahan anak nya, dan menantikan kehadiran cucu. 

Sinta berbicara panjang lebar kepada Bintang, Marley membiarkan mereka bicara satu sama lain. Ia meninggalkan ibu dan Bintang karna ia harus mandi, tubuh nya sangat bau dan membutuhkan hal yang segar. 

Marley sedang memikirkan malam hangat nya dengan Bintang, ia sudah tidak sabar merasakan kenikmatan dalam kesempitan itu. Ia ingin merasakan nya sekarang juga, tapi.. Masih ada Sinta yang berkunjung. 

Terpopuler

Comments

Jamayah Tambi

Jamayah Tambi

Tak sporting langsung Ibu Shinta

2024-11-05

1

Aidah Djafar

Aidah Djafar

sinta ibu mertua yg baik 😀😍

2025-01-07

0

Dewisartika Hutabarat

Dewisartika Hutabarat

lanjut

2025-01-26

0

lihat semua
Episodes
1 Episode Satu
2 Episode dua
3 Episode Tiga
4 Episode Empat
5 Episode Lima
6 Episode Enam
7 Episode Tujuh
8 Episode Delapan
9 Episode Sembilan
10 Episode Sepuluh
11 Episode Sebelas
12 Episode Dua Belas
13 Episode Tiga Belas
14 Episode Empat Belas
15 Episode Lima Belas
16 Episode Enam Belas
17 Episode Tujuh Belas
18 Episode Delapan Belas
19 Episode Sembilan Belas
20 Episode Dua Puluh
21 Episode Dua Satu
22 Episode Dua Dua
23 Episode Dua Tiga
24 Episode Dua Empat
25 Episode Dua Lima
26 Episode Dua Enam
27 Episode Dua Tujuh
28 Episode Dua Delapan
29 Episode Dua Sembilan
30 Episode Tiga Puluh
31 Episode Tiga Satu
32 Episode Tiga Dua
33 Episode Tiga Tiga
34 Episode Tiga Empat
35 Episode Tiga Lima
36 Episode Tiga Enam
37 Episode Tiga Tujuh
38 Episode Tiga Delapan
39 Episode Tiga Sembilan
40 Episode Empat Puluh
41 Episode Empat Satu
42 Episode Empat Dua
43 Episode Empat Tiga
44 Episode Empat Empat
45 Episode Empat Lima
46 Episode Empat Enam
47 Episode Empat Tujuh
48 Episode Empat Delapan
49 Episode Empat Sembilan
50 Episode Lima Puluh
51 Episode Lima Satu
52 Episode Lima Dua
53 Episode Lima Tiga
54 Episode Lima Empat
55 Episode Lima Lima
56 Episode Lima Enam
57 Episode Lima Tujuh
58 Episode Lima Delapan
59 Episode Lima Sembilan
60 Episode Enam Puluh
61 Episode Enam Satu
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91~ Tamat
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Episode Satu
2
Episode dua
3
Episode Tiga
4
Episode Empat
5
Episode Lima
6
Episode Enam
7
Episode Tujuh
8
Episode Delapan
9
Episode Sembilan
10
Episode Sepuluh
11
Episode Sebelas
12
Episode Dua Belas
13
Episode Tiga Belas
14
Episode Empat Belas
15
Episode Lima Belas
16
Episode Enam Belas
17
Episode Tujuh Belas
18
Episode Delapan Belas
19
Episode Sembilan Belas
20
Episode Dua Puluh
21
Episode Dua Satu
22
Episode Dua Dua
23
Episode Dua Tiga
24
Episode Dua Empat
25
Episode Dua Lima
26
Episode Dua Enam
27
Episode Dua Tujuh
28
Episode Dua Delapan
29
Episode Dua Sembilan
30
Episode Tiga Puluh
31
Episode Tiga Satu
32
Episode Tiga Dua
33
Episode Tiga Tiga
34
Episode Tiga Empat
35
Episode Tiga Lima
36
Episode Tiga Enam
37
Episode Tiga Tujuh
38
Episode Tiga Delapan
39
Episode Tiga Sembilan
40
Episode Empat Puluh
41
Episode Empat Satu
42
Episode Empat Dua
43
Episode Empat Tiga
44
Episode Empat Empat
45
Episode Empat Lima
46
Episode Empat Enam
47
Episode Empat Tujuh
48
Episode Empat Delapan
49
Episode Empat Sembilan
50
Episode Lima Puluh
51
Episode Lima Satu
52
Episode Lima Dua
53
Episode Lima Tiga
54
Episode Lima Empat
55
Episode Lima Lima
56
Episode Lima Enam
57
Episode Lima Tujuh
58
Episode Lima Delapan
59
Episode Lima Sembilan
60
Episode Enam Puluh
61
Episode Enam Satu
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91~ Tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!