PEMBAHASAN PORTAL LANGKAH

Putri Velini membaca surat tersebut dengan serius, mengenali urgensi pertemuan antar guild untuk membahas keadaan portal yang semakin tegang. Rencana pertemuan tersebut membuatnya merasa gelisah, menyadari bahwa kesibukan dan tantangan besar akan kembali menghampirinya.

Dengan perasaan campur aduk, Putri Velini memikirkan strategi yang perlu diambil untuk menghadapi situasi ini. Pertemuan antar guild menjadi momen krusial, di mana keputusan bersama dan kerjasama akan sangat diperlukan. Dalam hati, dia berharap agar kekuatan bersatu dari para guild dapat mengatasi ancaman yang semakin mendekat.

Sambil mempersiapkan diri untuk pertemuan tersebut, Putri Velini merasa tanggung jawabnya sebagai pemimpin guild semakin besar. Keputusan-keputusan sulit dan tindakan strategis akan menjadi kunci untuk menjaga keamanan distrik dan melindungi para HUNTER. Dengan semangat dan tekad yang kuat, Putri Velini bersiap menghadapi tantangan yang akan datang.

Para petinggi guild dari berbagai distrik berkumpul di reruntuhan kota yang dahulu hancur karena serangan monster dari portal. Suasana rapat berlangsung serius, mereka membahas fenomena langka ini di mana portal muncul kembali setelah 10 tahun lamanya. Reruntuhan kota menjadi saksi bisu dari kehancuran masa lalu, dan sekarang mereka dihadapkan pada potensi ancaman baru.

Pertanyaan dan spekulasi pun terlontar di antara para petinggi guild. Apakah portal ini membawa ancaman yang lebih besar? Mengapa portal muncul lagi setelah sekian lama? Bagaimana cara mereka menghadapi situasi ini tanpa mengulang tragedi masa lalu?

Dalam suasana yang tegang, para petinggi guild dari distrik 1 sampai 15 saling berbagi informasi dan pengalaman. Mereka mencoba merumuskan rencana bersama untuk menjaga keamanan dan stabilitas di distrik-distrik mereka masing-masing. Reruntuhan kota yang sunyi menjadi saksi bisu perencanaan mereka menghadapi potensi ancaman baru dari portal yang muncul kembali itu.

Pemimpin Distrik 13, Jayan, dengan geram memukul meja ketika layar hologram menampilkan kemunculan portal yang mirip dengan peristiwa tragis di kota Zuba. Suara gemuruh pukulan meja mencerminkan rasa marah dan kekecewaannya terhadap ancaman yang kembali menerpa mereka.

"Saya masih ingat dengan jelas awal kehancuran kota Zuba. Banyak nyawa tak berdosa yang hilang," ucap Jayan dengan nada serius. Tatapannya penuh tekad, menunjukkan tekad untuk melindungi distriknya dari bahaya yang mungkin terulang.

Pertemuan para pemimpin guild semakin intens, dengan diskusi tentang strategi pertahanan, pengumpulan informasi, dan kemungkinan kerjasama antar distrik. Mereka sadar bahwa situasi ini membutuhkan koordinasi yang baik untuk menghadapi ancaman yang kembali menghantui mereka.

Sementara layar hologram terus memproyeksikan gambaran portal, para pemimpin distrik bersiap untuk menghadapi tantangan baru yang mungkin membawa akibat serius bagi seluruh umat manusia. Suasana rapat penuh dengan ketegangan, namun juga tekad untuk bersatu dan melawan ancaman yang mengancam keberlangsungan hidup mereka.

Putri Velini, dengan penuh otoritas, menyajikan data yang dikumpulkan oleh JIAN YI dan kelompoknya mengenai tempat di mana suatu kaum ras mendirikan kerajaan. Saat dia menunjukkan informasi tersebut, suasana rapat menjadi tegang, dan kecurigaan pun muncul terhadap guild distrik 12.

"Sesuai data ini, ada kemungkinan besar bahwa guild distrik 12 menyimpan rahasia ini," ucap Putri Velini dengan tegas. Tatapannya yang tajam menunjukkan bahwa ini adalah masalah serius yang membutuhkan penanganan hati-hati.

Putri Velini menyadari pentingnya merahasiakan informasi tersebut agar tidak sampai bocor ke pihak yang tidak diinginkan. "Kita harus bekerja sama dan memastikan bahwa informasi ini tetap dalam lingkaran internal. Keamanan dan stabilitas distrik-distrik kita bergantung pada kemampuan kita untuk merahasiakannya," tambahnya seraya menunggu tanggapan dari para pemimpin guild yang hadir.

Tuan Mondok, dengan tegasnya memukul tongkatnya ke lantai, membuat dentingan yang menggema di ruangan itu, mengakhiri tawaan dan cemoohan dari Jayan. Suasana pun seketika menjadi hening.

Tuan Mondok: "Cukup sudah dengan perdebatan kalian! Kami di sini untuk menemukan solusi bersama. Jayan, inilah saatnya kita bersatu. Jangan sia-siakan pertemuan ini dengan godaan keegoisanmu."

Jayan, meskipun terlihat kesal, tidak bisa mengelak dari pandangan tajam Tuan Mondok. Sedikit demi sedikit, suasana pertemuan kembali pulih, dan para pemimpin guild bersedia membahas rencana menyelamatkan dunia mereka.

Putri Velini, dengan tekadnya, menyatakan, "Saya akan menyampaikan pesan kepada JIAN YI. Semoga bantuan dari kerajaan yang dia temui dapat kita peroleh. Kita harus bersatu melawan ancaman yang lebih besar."

Pertemuan pun dilanjutkan dengan serius, dan rencana penyelamatan semakin mendetail. Para pemimpin guild berkomitmen untuk bekerja sama menghadapi bahaya yang mengintai dunia mereka.

Tuan Mondok, meskipun menyadari potensi bahaya dari pertandingan antara JIAN YI dan anggota guild Jayan di Holocos, tetap setuju karena melihatnya sebagai kesempatan untuk mengukur kekuatan dan kemampuan HUNTER tersebut.

Tuan Mondok: "Baiklah, jika ini dapat menyelesaikan perselisihan di antara kita, maka pertandingan di Holocos itu diizinkan. Namun, ini harus menjadi pertarungan yang adil dan tanpa konsekuensi yang merugikan pihak lainnya."

Putri Velini mencoba memperingatkan, "Tuan Mondok, apakah ini benar-benar keputusan yang bijak? Pertarungan semacam ini bisa menciptakan ketegangan di antara kita."

Namun, para pemimpin guild lainnya mendukung keputusan Tuan Mondok, dan suasana menjadi semakin tegang. Semua menunggu dengan antisipasi pertandingan yang akan datang di Holocos, sementara Jayan tersenyum dengan rasa percaya diri.

Putri Velini, dengan ekspresi kesal, mengangguk setuju dan berbicara dengan tuan Mondok, "Baiklah, saya akan memberi tahu JIAN YI tentang tantangan ini. Namun, kita perlu memastikan pertarungan ini tetap dalam batas-batas yang dapat diatur."

Sementara itu, Jayan dan para pendukungnya terus tertawa sambil menyaksikan reaksi putri Velini. Mereka yakin bahwa pertandingan di Holocos akan menjadi pertunjukan menarik untuk disaksikan, dan suasana tegang semakin terasa di antara para pemimpin guild.

Dengan suara keras, tuan Mondok mengajak semua pemimpin guild untuk kembali ke topik utama, yaitu portal di reruntuhan kota Zuba. Suasana ruangan kembali tegang seiring dengan pemukulan tongkat tuan Mondok yang menandakan awal pembahasan.

Putri Velini, meskipun masih membawa beban pikiran terkait tantangan JIAN YI di Holocos, fokus untuk berkontribusi dalam perbincangan mengenai portal tersebut. Mereka mulai menyusun strategi dan mencari cara untuk mengatasi ancaman yang kembali muncul di kota Zuba, serta menjaga agar informasi ini tidak tersebar ke luar.

Pertemuan pemimpin guild dilanjutkan dengan serius, seolah-olah menyadari bahwa pertarungan mereka bukan hanya dalam Holocos, tetapi juga melibatkan keselamatan dan stabilitas distrik mereka.

Pemimpin guild lainnya mulai memberikan pandangannya terkait situasi di kota Zuba. Mereka berdiskusi mengenai pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki oleh masing-masing distrik terkait serangan monster dan portal. Putri Velini, meskipun masih terpikir oleh tantangan Holocos yang mungkin dihadapi JIAN YI, berusaha memberikan wawasannya mengenai informasi terkait distrik 8 dan 13 yang diperoleh dari JIAN YI.

Tuan Mondok, sebagai pemimpin distrik satu, dengan serius mendengarkan setiap pemikiran dan saran yang diajukan oleh para pemimpin guild. Mereka bersama-sama mencari solusi untuk mengatasi ancaman di kota Zuba dan memastikan bahwa koordinasi antar guild tetap efektif dalam melawan monster dan menjaga keamanan distrik mereka.

Pemimpin distrik tiga, Jay, melanjutkan ceritanya, "Seiring munculnya kekacauan di Kota Zuba, kita semua mendapatkan skill yang tiba-tiba muncul. Namun, sampai saat ini, masalah ini belum terpecahkan. Skill ini telah menjadi bagian dari kehidupan kita, membawa perubahan yang mendalam pada cara kita menjalani hidup."

Mereka semua mendengarkan dengan serius, menyadari bahwa tidak hanya serangan monster yang menjadi ancaman, tetapi juga dampak yang lebih luas dari munculnya skill yang tidak terduga. Pemimpin guild bertukar pikiran untuk mencari cara mengatasi permasalahan ini sambil terus mempertahankan keamanan distrik mereka.

Humor dan lelucon dari Tuan Mondok mengubah suasana menjadi lebih ringan, meskipun mereka menghadapi tantangan besar. Pemimpin guild lainnya tertawa bersama, merasakan semangat yang dihadirkan oleh kehadiran Tuan Mondok.

Sambil masih tertawa, Putri Velini berkata, "Tuan Mondok, semangat dan kebijaksanaan Anda tetap menjadi inspirasi bagi kami semua. Kami harus bekerja sama untuk menghadapi masalah ini dengan bijak."

Tuan Mondok menanggapi, "Tentu saja, Putri Velini. Kita akan menemukan cara untuk mengatasi masalah ini bersama-sama. Hahaha!"

Pertemuan berlanjut, dengan kebersamaan mereka menjadi fondasi untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di hadapan mereka.

Putri Velini, setelah pertemuan selesai, mempersiapkan diri untuk menghubungi JIAN YI dan memberitahukannya tentang tantangan yang diajukan oleh Jayan dari Distrik 1. Dia mencari JIAN YI di markas guild dan menemukannya sedang berlatih dengan tekun.

"Saudara JIAN YI," kata Putri Velini, "ada hal yang perlu aku sampaikan padamu."

JIAN YI berhenti sejenak dari latihannya dan menatap Putri Velini, "Ada apa, Putri Velini?"

"Dalam pertemuan tadi, Jayan dari Distrik 1 menantangmu untuk bertarung di holocos," ujar Putri Velini dengan serius.

JIAN YI merespon dengan wajah datar, "Tentu saja, aku akan menerimanya. Tapi, kenapa dia ingin bertarung?"

Putri Velini menjelaskan detailnya, dan JIAN YI hanya mengangguk mengerti. "Baiklah, beri tahu Jayan bahwa aku menerimanya. Aku akan menunjukkan bahwa Distrik 10 tidak bisa dianggap remeh."

Putri Velini tersenyum, "Aku yakin kau akan memberikan pertunjukan yang hebat. Semoga keberhasilan selalu menyertaimu, JIAN YI."

Pesan disampaikan, dan JIAN YI bersiap menghadapi tantangan yang menantang di arena holocos.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!