Muyinci tiba di Distrik 10, tempat ketua guild Putri Velini berada. Dia menceritakan semua yang terjadi di portal Distrik 13, membuat Putri Velini terkejut. Putri Velini meminta untuk menjaga kerahasiaan kejadian tersebut dan melarang HUNTER lain untuk memasukinya, memahami potensi kekacauan yang dapat terjadi. Muyinci menyampaikan bahwa JIAN YI tidak ikut bersamanya, seperti biasa. Putri Velini tertarik untuk berhubungan dengan JIAN YI dan meminta kontaknya, menginginkan kontribusi dari Hunter yang memiliki keterampilan luar biasa tersebut untuk mengatasi monster di distrik lainnya.
Setelah ketua guild Putri Velini berkomunikasi dengan JIAN YI, JIAN YI menunjukkan sikap yang tidak terlibat dengan kelompok manapun. Putri Velini merasakan gejolak perasaan dan bertanya dalam hatinya apakah dia menyukai JIAN YI. Meskipun ada pertimbangan perasaan, Putri Velini memutuskan untuk menutup percakapan telepon dan merenung tentang perasaannya yang mungkin berkembang terhadap JIAN YI.
Jian Yi merenung, pertimbangannya antara bergabung dengan guild Putri Velini untuk menginvasi portal atau menjelajah sendirian dipengaruhi oleh keinginannya untuk petualangan atau keamanan dalam kelompok. Tergantung pada nilai dan tujuannya, ia mungkin memilih salah satu opsi yang sesuai dengan karakternya.
Jian Yi merenung, pertimbangannya antara bergabung dengan guild Putri Velini untuk menginvasi portal atau menjelajah sendirian dipengaruhi oleh keinginannya untuk petualangan atau keamanan dalam kelompok. Tergantung pada nilai dan tujuannya, ia mungkin memilih salah satu opsi yang sesuai dengan karakternya.
Jian Yi, setelah pertimbangan yang cukup lama, menerima partisipasi dan menghubungi ketua guild Putri Velini. Dalam kesepakatan tersebut, Jian Yi menyatakan keikutsertaannya dengan syarat, meminta ketua guild untuk menyiapkan suatu item yang dapat melindungi kelompoknya dalam menghadapi situasi berbahaya di masa depan.
Muiyinci dengan senang hati menerima hubungan Jian Yi dan setuju untuk menjadi partner dalam kelompok. Kedua karakter ini siap menjalani petualangan bersama, membentuk kemitraan yang kuat di dalam guild.
Jian Yi, dalam percakapan dengan Muiyinci, meminta agar satu orang lagi ikut bergabung dalam kelompoknya dan menyarankan untuk menghubungi Sua San, seorang tanker. Tujuannya mungkin untuk memperkuat kelompok dengan kehadiran seorang ahli pertahanan yang mumpuni.
Kelompok yang terbentuk, dengan Muiyinci, Sua San sebagai tanker, Futya sebagai healer, Nick sebagai pertahanan, dan Busra sebagai support, bersiap-siap untuk memasuki portal distrik delapan. Sang ketua guild memberi instruksi agar mereka memasuki portal berwarna merah yang tidak biasa. Informasi dari Hunter yang selamat menyebutkan bahwa mereka akan menghadapi monster berbentuk kalajengking padang pasir raksasa yang telah melelahkan para Hunter sebelumnya. Kelompok ini harus bersatu dan menggunakan keahlian masing-masing untuk mengatasi tantangan ini.
Ketua guild, tersenyum sipu malu di hadapan Jian Yi, merasakan denyut kencang di hatinya. Dalam lamunan, ia bertanya-tanya apakah ini perasaan suka pada sosok misterius bernama Jian Yi. Namun, saat menghayal, ketua guild terkejut karena Muyinci tiba-tiba memberikan respons yang lambat dalam beriping, memecah momen yang tengah berlangsung.
Muyinci memberikan dukungan kepada ketua guild, menegaskan bahwa Jian Yi kemungkinan besar akan melindungi mereka. Ketua guild, disadarkan oleh perkataan Muyinci, mengucapkan terima kasih kepada Jian Yi dan memohon agar kembalilah dengan selamat. Kepercayaan dan harapan pun tertanam di dalam kelompok, mereka bersiap menghadapi petualangan yang menantang di dalam portal distrik delapan.
Putri Velini, ketua guild yang tengah memikirkan Jian Yi, kaget saat menyadari bahwa ayahnya, pemimpin distrik 10, hadir di hadapannya. Mungkin ini akan membuka jalur komunikasi baru dan membawa pengaruh terhadap perjalanan kelompok yang dipimpin oleh Jian Yi.
Putri Velini, terkejut dengan kedatangan mendadak sang ayah, bertanya apa yang terjadi. Sang ayah, sambil tersenyum, bertanya apakah Putrinya tengah jatuh cinta pada seseorang. Suasana di ruangan pun menjadi cair dengan percakapan ini.
Sang ayah, dengan tawa lantang, melanjutkan pembicaraan. "Pria seperti apa yang telah membuat putriku jatuh cinta?" tanyanya sambil tersenyum. Mungkin ia mencoba menggoda putrinya untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang orang yang mengisi hati Putri Velini.
Putri Velini dengan malu menegur ayahnya, berkata bahwa tidak ada pria yang disukainya. Meskipun begitu, dalam hatinya masih ada gejolak perasaan terhadap Jian Yi. Rahasia perasaannya masih tersembunyi di balik kata-kata yang diucapkannya kepada sang ayah.
Sang ayah dengan tawa kembali berkata, "Jangan bohong, putriku sayang. Apakah pria itu bernama Jian Yi?" Tawanya membuat Putri Velini tersenyum malu di hadapan ayahnya, seolah mengakui kebenaran yang tersembunyi. Suasana cair dan penuh kehangatan tercipta di antara keduanya.
Sang ayah kembali bertanya dengan penuh kegembiraan, "Seperti apa dia, putriku? Apakah ada yang kamu sukai dari dia?" Tawa terdengar lagi, "Hmm, pria itu bernama Jian Yi, membuatku penasaran saja." Percakapan yang penuh keceriaan antara sang ayah dan Putri Velini melanjutkan rasa kehangatan dan keakraban di antara keduanya.
Putri Velini mengungkapkan kepada ayahnya, "Ayah, apakah kamu penasaran dengan sosok pria itu, Jian Yi? Dia yang menyelesaikan misi di portal distrik 13 dan membawa informasi bersama Muyinci, informasi yang bisa mengubah nasib umat manusia." Kini, sang ayah pun mungkin akan tertarik untuk mendengarkan lebih lanjut mengenai peran Jian Yi dalam petualangan tersebut.
Sang ayah menanggapi, "Sepertinya begitu. Aku penasaran dengan sosok pria itu, Jian Yi. Dia melakukan dengan sangat baik, namun menurut saya, dia terlihat seperti sosok yang misterius." Ketertarikan dan rasa ingin tahu terhadap Jian Yi semakin tumbuh di antara mereka.
Sang ayah, sambil tertawa terbahak-bahak, berkata, "Hahaha, anakku sudah jatuh cinta, berkali-kali anak telah jatuh cinta." Dengan celaan penuh kebahagiaan, sang ayah meninggalkan ruangan, meninggalkan Putri Velini dalam suasana malu dan canggung.
Sang Putri Velini berteriak, "Ayah, sekali lagi bicara seperti itu, akan kuhabiskan kau!" Meskipun demikian, dalam hatinya, ia merasa senang karena ayahnya tidak melarangnya mendekati seorang pria, terutama jika pria tersebut adalah Jian Yi. Perasaan senang dan lega terpancar di dalam hati Putri Velini.
Dalam pikiran Putri Velini melayang-layang, membayangkan bagaimana jika kelak bersama Jian Yi mereka menjelajah portal dimensi, menggali kekuatan dan keterampilan baru. Meskipun di posisinya sebagai ketua guild, keterbatasan tanggung jawabnya membuatnya merasa sedikit kecewa, namun senyuman tetap terukir di wajahnya. Fantasi petualangan bersama Jian Yi memberinya semangat dan kegembiraan.
Kiwa Wan Wan, atau biasa dipanggil Mona, masuk ke ruangan. Sebagai sahabat baik Putri Velini sejak kecil, keduanya tetap bersama-sama hingga saat ini. Kebersamaan mereka menjadi tambahan kehangatan di tengah dinamika petualangan dan hubungan di dalam guild.
Mona berkata, "Sedang apa kamu, Velini? Senyam-senyum, apakah kamu sedang jatuh cinta?" Sambil tertawa, ia memeluk sahabatnya dengan penuh keakraban, menciptakan momen kehangatan di antara mereka.
Putri Velini berkat, "Haha, apaan sih kamu ini. Pria manapun itu rahasia." Dengan senyuman dan sedikit candaan, ia memilih untuk merahasiakan perasaannya terhadap Jian Yi dari sahabat baiknya.
Mereka saling berbincang dan tertawa, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di antara Putri Velini dan Mona. Kedekatan dan keceriaan persahabatan mereka semakin terasa di setiap percakapan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 29 Episodes
Comments