EPISODE 9 MISI DISTRIK 8

Jian Yi, bersama Muyinci dan rekan-rekannya, kembali menuju portal distrik 8 untuk menjalankan misi yang diberikan oleh ketua guild. Mereka siap memasuki tantangan yang menanti di dalam portal, dengan harapan dapat menyelesaikan tugas dengan baik.

Mereka memasuki portal distrik 8 dan menemukan suasana yang mencekam, mirip padang pasir tandus. Saat mereka singgah di tempat seperti bangunan tua, mereka menyusun strategi dan rencana sambil istirahat sejenak. Keberanian dan kebijaksanaan mereka diperlukan untuk menghadapi petualangan yang menantang di distrik ini.

Ketika mereka sedang beristirahat, terdengar suara perselisihan yang kemungkinan berasal dari Hunter yang masih tersisa sebelum mereka. Jian Yi bersuara, "Tunggu sebentar, saya akan memeriksanya." Mereka siap menghadapi situasi yang mungkin memerlukan campur tangan mereka.

Jian Yi, bersembunyi di suatu tempat, melihat dengan jelas bahwa yang ada di hadapannya adalah Hunter yang masih tersisa. Mereka tengah berjuang melawan beberapa monster padang pasir. Dalam posisi tersembunyi, Jian Yi berpikir untuk memberikan bantuan atau merencanakan pendekatan yang bijak untuk tidak mengganggu pertarungan mereka.

Dengan cepat, Jian Yi melompat ke depan untuk menyelamatkan Hunter yang terdesak. Saat Jian Yi muncul, Hunter yang sedang bertarung terkejut dengan tindakan tiba-tiba tersebut. Kehadiran Jian Yi menjadi momen tak terduga di medan pertempuran.

Hunter yang diselamatkan oleh Jian Yi mengucapkan, "Terima kasih," dengan air mata ketakutan. Jian Yi menyadari bahwa Hunter yang diselamatkannya adalah seorang wanita. Keberanian Jian Yi telah membawa kelegaan bagi Hunter tersebut di tengah situasi yang penuh dengan ketegangan dan bahaya.

Hunter laki-laki yang bernama Gion menyapa Jian Yi, "Siapa kamu?" Namun, ia segera menambahkan, "Terima kasih telah menyelamatkan rekan kami, Sasa." Mereka tampaknya merasa terhutang budi kepada Jian Yi yang telah turut membantu di tengah pertarungan.

Jian Yi membalas dengan nada dingin, "Iya, sama-sama. Tapi yang lebih penting, monster itu akan menuju ke sini." Dengan kepala dingin, ia menyoroti ancaman yang masih di depan mereka, fokus pada tugas yang harus dihadapi bersama.

Monster yang mirip kadal itu memiliki ukuran yang besar dan kecepatan yang menakutkan. Tanpa ragu, Jian Yi dengan kecepatannya melewati Hunter di hadapannya untuk menghadapi monster kadal gurun itu. Tindakan cepat Jian Yi mencerminkan keberanian dan keahliannya dalam menghadapi bahaya.

Jian Yi bertarung dengan sangat epik, kemampuannya tidak terduga, dan Hunter yang lain hanya bisa menyaksikannya dengan kagum. Kecepatan, keterampilan, dan keberanian Jian Yi membuat pertarungan melawan monster kadal gurun itu menjadi sebuah pertunjukan yang luar biasa bagi para saksi mata.

Muyinci merasa kekhawatiran ketika melihat Jian Yi tidak kembali. Tanpa ragu, mereka segera memutuskan untuk menyusulnya, merasa perlu membantu atau setidaknya memastikan keadaan Jian Yi di tengah pertempuran dengan monster kadal gurun.

Mereka terkejut melihat kelompok Muyinci di tempat. Tanpa waktu untuk berpikir panjang, Sua melompat dan menghantamkan gada besarnya ke kepala monster kadal tersebut. Tindakan cepat Sua mengubah dinamika pertarungan, memberikan peluang bagi kelompok tersebut untuk bersatu melawan ancaman bersama-sama.

Sua berkata kepada Jian Yi, "Kau selalu bertindak sendiri," sambil ketawa. Mungkin pernyataan tersebut mencerminkan kebiasaan Jian Yi yang sering bertindak secara mandiri tanpa memberi tahu kelompoknya, namun disampaikan dengan sentuhan humor dari Sua.

Jian Yi hanya tersenyum tipis, menunjukkan bahwa Sua memahami sifatnya. Mereka bersiap-siap untuk serangan berikutnya karena monster kadal itu bangkit kembali, siap untuk melancarkan serangan balasan. Semangat perlawanan kelompok tersebut tetap kuat di hadapan ancaman yang kembali muncul.

Kelompok Muyinci yang lain segera menyusul dan bergabung bersama dengan kelompok yang sedang menghadapi monster kadal. Solidaritas antaranggota kelompok menjadi kunci untuk mengatasi ancaman tersebut, dan bersatu mereka memperkuat pertahanan dan serangan melawan monster kadal yang bangkit.

Dengan cepat, mereka membentuk formasi penyerangan, dipimpin oleh Jian Yi yang memberikan aba-aba. Mereka mempersiapkan skill khusus yang dimiliki oleh masing-masing anggota, menciptakan taktik yang terkoordinasi. Keahlian dan kerjasama mereka diuji saat mereka bersiap untuk melancarkan serangan yang kuat terhadap monster kadal tersebut.

Monster kadal itu tiba-tiba mengeluarkan nafas api, disertai kibasan ekor yang membuat angin bertiup kencang, membesarkan nyala api. Ancaman yang semakin mematikan membuat kelompok Muyinci dan Jian Yi harus cepat merespons dan menyesuaikan strategi mereka untuk menghadapi serangan baru ini.

Nick membuat pertahanan fisik, dibantu oleh Muyinci yang menciptakan sihir perlindungan yang kuat. Sementara itu, Futya berfokus pada menciptakan energi yang memperkuat pertahanan mereka secara keseluruhan. Kombinasi kekuatan ini diharapkan dapat membantu mereka menghadapi serangan nafas api dan kibasan ekor monster kadal dengan lebih baik.

Busra, sebagai support, mendampingi Jian Yi dalam penyerangan, dibantu juga oleh Sua. Mereka melakukan kombinasi yang sempurna, menggabungkan keahlian mereka untuk meningkatkan efektivitas serangan. Dengan koordinasi yang baik, kelompok ini berusaha mengatasi tantangan yang semakin kompleks dari monster kadal tersebut.

Jian Yi meminta mereka untuk mundur, lalu melancarkan serangan bertubi-tubi dengan kekuatan pedang Voer Hitam. Cahaya hitam yang dipancarkan dari pedang itu menghasilkan serangan yang luar biasa, membuat monster kadal tidak berkutik. Bahkan para Hunter yang menyaksikannya tidak berkedip, terpaku oleh kekuatan dan kehebatan serangan tersebut.

Monster itu berhasil dikalahkan oleh kekuatan kombinasi dari Jian Yi dan kelompok Muyinci. Jian Yi berkata kepada para Hunter yang ada, "Apakah kalian juga melakukan sesuatu di portal distrik 8 ini?" Pertanyaannya mencerminkan keingintahuan Jian Yi terhadap tujuan dan aktivitas Hunter lain di distrik tersebut.

Mereka menjawab, terutama Sasa yang baru saja diselamatkan oleh Jian Yi. Sasa berkata, "Kami, Hunter Bosa, adalah kelompok yang terjebak dan tersesat di sini. Ketika kami mencari jalan keluar, kami bertemu monster kadal itu. Tetapi berkat bantuanmu, kami bisa selamat. Sekali lagi, terima kasih." Hubungan antara kelompok Jian Yi dan Hunter Bosa semakin erat setelah pengalaman di portal distrik 8.

Jian Yi berkata, "Baiklah, kalian boleh kembali keluar dari sini." Sasa kemudian bertanya, "Apa yang kalian lakukan setelah kami pergi? Apakah tidak ikut keluar?" Pertanyaan Sasa mencerminkan keingintahuan mereka terhadap rencana dan aktivitas kelompok Jian Yi setelah pertemuan di portal distrik 8.

Dengan muka terlaksana, Jian Yi mengatakan bahwa dia diberi misi langsung untuk mencari informasi dan memusnahkan monster kalajengking yang ada di sini. Penugasan tersebut menjelaskan alasan mereka berada di distrik 8 dan tujuan misi kelompok Jian Yi.

Kelompok Sasa mengerti maksud Jian Yi dan kelompoknya dalam kedatangan ke portal distrik 8. Mereka mengucapkan terima kasih lagi dan pergi menjauh sambil melambaikan tangan. Sasa berteriak, "Hati-hati!" sebagai ungkapan kepedulian dan doa untuk kelompok Jian Yi dalam menjalani misi mereka.

Jian Yi dan kelompoknya pergi untuk melanjutkan misi yang diberikan, yaitu mencari kalajengking raksasa. Dengan tekad dan persiapan yang matang, mereka bersiap menghadapi petualangan selanjutnya di dalam portal distrik 8.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!