Dalam percakapan yang sulit karena perbedaan bahasa, JIAN YI berusaha memberikan pengenalan diri sebagai anggota ras manusia yang telah memasuki portal dari Distrik 13. Meskipun bahasa monster tidak dapat dimengerti sepenuhnya, komandan ras monster, Binggi, sepertinya dapat mengerti beberapa hal melalui gerakan tubuh dan ekspresi JIAN YI.
Binggi kemudian menjelaskan bahwa dia adalah komandan pasukan dari kerajaan Neontri, yang dipimpin oleh ayahnya. Meskipun masih ada hambatan bahasa, JIAN YI menyadari bahwa mereka berada di tengah-tengah kerajaan yang memiliki struktur pemerintahan dan hierarki yang kompleks.
JIAN YI berpikir cepat dan mencoba menemukan cara untuk memperoleh informasi yang diperlukan meskipun hambatan bahasa yang ada. Dia bertanya, "Bagaimana kondisi di Distrik 13 setelah kehadiran kami? Apa tujuan konflik ini dan apa yang Anda ketahui tentang portal ini?"
Meskipun sulit dipahami, JIAN YI berharap bisa merangkul pemahaman yang lebih baik tentang situasi ini melalui pertukaran informasi yang terbatas.
Mengikuti penjelasan Binggi melalui gerakan tubuhnya, JIAN YI dan kelompok Muyinci mulai memahami konflik antara kerajaan Neontri dan Hunggary. Binggi menjelaskan bahwa peperangan pecah karena kerajaan Hunggary, yang dipimpin oleh Raja Monar, dikenal sebagai kerajaan yang suka merampas dan pemberontak yang cenderung menggunakan kekerasan.
Binggi menyebut bahwa kerajaan mereka yang dipimpin oleh ayahnya, Raja Zaunart, menjadi sasaran serangan dari Hunggary. Konflik ini tampaknya dipicu oleh ambisi dan keinginan untuk menguasai wilayah dan sumber daya.
JIAN YI bertanya lebih lanjut, "Apakah ada sesuatu yang dapat kami lakukan untuk membantu atau memediasi konflik ini? Kami datang dengan niat damai, dan mungkin kita bisa mencari solusi bersama."
Binggi merespon dengan ekspresi serius, memberikan harapan bahwa mungkin ada kemungkinan penyelesaian yang dapat dicapai melalui komunikasi dan kerja sama. Meskipun hambatan bahasa masih ada, keinginan untuk memahami satu sama lain tumbuh dalam pertemuan ini.
Ketika Binggi menyatakan kegembiraannya atas tawaran bantuan dari JIAN YI dan kelompok Muyinci, dia juga menjelaskan tentang tanggung jawab dan peran yang diembannya sebagai komandan, serta cita-citanya untuk menjadi pemimpin kelak.
Setelah menjelaskan situasinya, Binggi segera menulis surat untuk sang raja, ayahnya, memberitahukan tentang bantuan yang datang dari ras manusia dari dimensi lain. Dia mengutus salah satu pengawalnya untuk mengantarkan pesan tersebut dengan harapan bahwa sang raja akan menerima bantuan ini dengan hati terbuka.
JIAN YI dan kelompok Muyinci menyadari bahwa tindakan ini dapat membuka pintu untuk lebih banyak komunikasi dan kerja sama di antara ras manusia dan monster. Sementara mereka menunggu tanggapan sang raja, mereka tetap waspada dan siap untuk berkontribusi pada upaya mencapai perdamaian di kerajaan Neontri.
Sang raja membaca surat dengan cermat, meresapi informasi yang disampaikan oleh Binggi melalui surat tersebut. Terkejut dan merasa sedikit ragu, sang raja melibatkan putrinya, yang nampaknya turut merasa antusias dengan ide membawa bantuan dari ras manusia.
Meskipun dengan keraguan, sang raja mengambil keputusan untuk memberikan kesempatan kepada ras manusia tersebut. "Kita akan memberikan kesempatan ini, dan jika bantuan ini membawa keberhasilan, kita akan memberikan imbalan yang setimpal. Namun, harapannya, ini bukanlah ancaman terhadap putriku dan kerajaanku," kata sang raja dengan tegas.
Sementara makan malam berlanjut, suasana perlahan-lahan menjadi lebih santai, dan kemungkinan kerja sama di antara ras manusia dan monster tampaknya mulai terbuka. JIAN YI dan kelompok Muyinci menyadari bahwa tugas mereka untuk membantu mencapai perdamaian dan keadilan di kerajaan Neontri mungkin membawa dampak besar pada dunia Hunter.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 29 Episodes
Comments