Celine dan Herry melanjutkan perbincangan mereka, dan kesepakatan yang telah diatur terperinci. Celine menjelaskan dengan bagaimana pembayaran akan dilakukan, termasuk tanggal dan jumlahnya. Herry mendengarkan dengan seksama, mencatat setiap detail yang disampaikan Celine.
"Jadi, kesepakatan ini mencakup tiga pembayaran. Pembayaran pertama saat ini ada titipan Cheque back to back sebesar 10 milyar, selanjutnya akan dilakukan setelah tahap tender perusahaan Anata, sebesar 10 milyar, dinyatakan menang, dibayarkan 20 milyar lagi tahap tengah selesai, juga senilai 20 milyar."
"Baik, saya mengerti. Jadi, totalnya adalah 40 milyar, benar?"
"Iya, 40 milyar. Dan ini akan menjadi berita bagus bagi proyek ini."
Momen penting dalam perjalanan ini adalah ketika Celine merasa bahwa dia telah berhasil dalam menjalankan perannya dengan baik. Kesepakatan yang mereka buat menjadi landasan penting untuk proyek ini, dan Celine merasa lega bahwa semuanya berjalan sesuai rencana, kemudian Celine menghubungi pak Anata, yang memberikan job ini untuknya.
"Pak Anata, pertemuan dengan psk Herry sudah selesai. Kami telah mencapai kesepakatan dan mengatur jadwal pembayaran sesuai rencana."
"Baik, Celine. Ini adalah berita yang bagus. Tapi ada hal lain yang perlu kamu lakukan."
"Ada sesuatu lagi, Pak?"
"Iya, kamu harus menemani Herry tidur bersama malam ini."
"Tidur bersama, Pak? Apa maksudnya?"
"Ini adalah permintaan Herry sebagai syarat kesepakatan. Dia ingin merasakan kerjasama yang lebih dekat."
"Saya mengerti, Pak, oke, Saya akan menemaninya malam ini."
Setelah percakapan ini, Celine merasa sedikit tidak nyaman dengan permintaan Herry, tetapi dia memahami bahwa ini adalah bagian dari peran yang dia jalani. Hal ini juga menunjukkan sejauh mana dia harus pergi untuk menjaga rahasia perjanjian ini.
Setelah menyelesaikan urusan bisnis dengan Herry, Celine merasa lega bahwa mereka telah mencapai kesepakatan yang mereka inginkan. Mereka berdua kembali ke peran mereka sebagai sepasang kekasih yang sedang berlibur di Lombok.
Malam itu, setelah makan malam romantis, mereka berdua pergi ke kamar tidur, berdua masih memakai pakaian mereka yang elegan, tetapi dengan sentuhan intim. Mereka duduk berdua di pinggir tempat tidur, menikmati minuman anggur merah.
Celine, meskipun merasa sedikit tidak nyaman, mencoba menjaga suasana yang santai dan tenang. Dia tahu bahwa malam ini adalah bagian dari perjanjian yang harus dipenuhi.Mereka duduk berdua, saling berbicara tentang berbagai hal seperti pekerjaan, minat bersama, dan impian-impian mereka. Celine mencoba menjaga suasana santai, tetapi tetap sadar bahwa malam ini tidak seperti biasanya.
Setelah beberapa lama, Herry mendekati Celine dan mulai meraih tangannya dengan lembut. Mereka mulai bercumbu saling memagut satu sama lainnya, Herry dengan mesra, dan penuh nafsu memandang celine dengan buas, dan seakan ingin segera menelanjangi Celine, pikiran nya sangat cabul membayangkan tubuh putih dan mulus dari Celine, tentu saja karena dengan pinggul dan dada serta tinggi di atas rata-rata membuat Herry sangat bernafsu.
Tak Lama Celine mengambil pil tidur yang telah disiapkan kemudian menaburkan di minuman Herry, tanpa sepengetahuan Herry yang masih berusaha mengajak Celine bercinta.
Celine dengan santai melayani nafsu Herry yang buas dan kasar, dengan lembut mencium mencumbu kemudian membuka pakaian Herry satu persatu, Celine mengundurkan waktu dengan menari striptis di depan Herry dengan gerakan erotis, hal ini semakin membuat Herry tidak dapat melakukan kontrol atas dirinya sendiri, Celine berinisiatif memegang alat Vital Herry dan memainkan dengan cepat, Herry pun terbuai dengan kenikmatan yang Celine berikan, sambil melihat payudara mulus Celine dan paha putih, dia segera keluar dan Orgasme, dengan memeluk leher Celine, mengerang dan terhempas oleh nafsunya, ya Herry sudah tidak mampu menahan Hasrat sexual nya, hanya dengan melihat Celine menari dan memamerkan *********** besar mulus dan indahnya saja, Herry sudah tidak mampu
Tak lama beselang, masih dalam pelukan Celine, Herry dengan tangan nskslnya berada di payudara mulus dan putih, mulai diserang kantuk yang sangat hebat lalu tertidur pulas, menyisakan pegangan tangan dan kaki melingkari tubuh Celine.
Efek dari obat tidur yang diminum Herry adalah menyebabkan seseorang merasa sangat mengantuk, menurunkan tingkat kesadaran, dan akhirnya mengantarkan mereka tidur pulas.
Obat tidur biasanya merangsang sistem saraf pusat untuk meredakan aktivitas otak yang bertanggung jawab atas kewaspadaan dan kesadaran.
Hal ini bisa menyebabkan Herry menjadi sangat lemah dan tidak mampu mengontrol tubuhnya, akhirnya tertidur. Seiring berjalannya waktu, efek obat tidur akan berkurang,setelah 6-8 jam dan bangun dengan perasaan kantuk dan lemas.
Pada kasus ini, Herry tertidur karena pengaruh obat tidur yang diberikan oleh Celine, adalah upaya Celine menjaga keperawanan nya, dia tidak akan memberikan bagian tubuh paling intimnya dengan mudah, batasan sudah dia buat, hanya terbatas pada cumbuan dan bibir saja selebihnya jika Celine yang menginginkan, bagian dada nya diperbolehkan, tidak lebih dari itu.
Mereka tidur bersama tanpa melakukan lebih dari yang sudah disepakati dalam perjanjian bisnis, Celine sengaja tidak memdksi baju dan Herry pun sama kemudia Celine mengambil foto selfie sebagai cara berjaga-jaga dan bukti bahwa keinginan yang merupakan bagian dari perjanjian telah dilaksanakan.
Celine dan Herry merasa lega bahwa mereka telah menyelesaikan tugas mereka dengan baik, dan kesepakatan bisnis berjalan sesuai rencana, buktinya adalah foto tersebut
Keesokan harinya, Herry terbangun dengan perasaan bingung dan tubuh yang tidak lazim. Dia menyadari bahwa sesuatu yang aneh terjadi semalam dan mencoba mengingat apa yang terjadi. Namun, ingatannya buram dan kabur.
Herry merasa lemas dan tubuhnya terasa sangat lemah. Dia merasa kehilangan kendali dan seakan-akan sesuatu telah terjadi padanya semalam. Sambil berusaha memahami situasi yang membingungkan ini, Herry berpikir bahwa dia harus berbicara dengan Celine, yang seharusnya berada di sampingnya semalam.
Namun, ketika mencari Celine, dia menyadari bahwa Celine telah menghilang, dan tidak ada jejak dari wanita itu. Herry semakin panik dan merasa tertinggal dalam situasi yang tidak jelas.
Herry berusaha mengingat apa yang terjadi semalam dan bagaimana dia bisa sampai tertidur sangat pulas, tapi ingatannya terlalu buram. Dia merasa bahwa ada sesuatu yang sangat tidak beres, dan dia merasa terjebak dalam situasi misterius yang tidak bisa dijelaskan.
Sementara Celine meninggalkan tempat tersebut dengan perasaan campuran antara lega dan kepuasan. Bagi Celine, ini adalah langkah yang dia rasa perlu diambil untuk menjaga rahasia perjanjian bisnis yang sudah disepakati dengan Herry.
Meskipun tindakan tersebut mungkin tidak bermoral, Celine merasa itu adalah tindakan yang diperlukan untuk mengamankan posisinya dalam bisnis ini.Dalam perjalanannya pulang, Celine merenung tentang konsekuensi dari tindakannya. Dia tahu bahwa hubungannya dengan Herry sekarang berada dalam situasi yang rumit dan mungkin tidak akan pernah sama lagi.
Tindakan ini akan membawanya pada kesuksesan dan kesejahteraan finansial yang dia inginkan, itu akan membawanya pada jalan yang penuh dengan konsekuensi yang sulit?
Celine merasa perlu menjaga penampilannya sebagai seorang mediator profesional dalam bisnis ini, sementara di dalam dirinya, dia merasa bertanya-tanya tentang moralitas dan integritas dalam perannya sebagai mediator.
Apakah Herry akan berhasil mengungkap apa yang terjadi semalam dan mencari tahu tentang peran Celine dalam kejadian tersebut? Bagaimana perasaan dan emosi mereka akan berkembang seiring berjalannya waktu? Semua pertanyaan ini masih menunggu jawaban dalam perjalanan cerita yang kompleks ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments