Pesta malam itu menghiasi rumah baru Celine dengan tawa yang melimpah, irama musik yang menghentak, dan canda tawa yang mengalun sepanjang malam. Seiring malam berjalan, rumah yang lebih besar dan nyaman itu menjadi panggung bagi perayaan yang meriah, menjadi saksi bisu dari momen kebahagiaan yang tak terlupakan.
Kehangatan sorotan lampu dan tawa riang memenuhi ruang tamu yang luas. Teman-teman Celine dan rekan kerja yang hadir membuat kerumunan yang ramai dan penuh semangat. Namun, di tengah keramaian, ada satu sosok yang mencuri perhatian - Alessio, seorang pria berwajah tampan berkebangsaan Italia yang baru saja pindah ke kota itu.
Alessio muncul dengan pesona yang tak terbantahkan, wajahnya yang tampan dan senyumnya yang memikat menarik perhatian banyak tamu. Dalam percakapan yang riuh, namanya sering disebut-sebut, dan tatapannya yang penuh pesona membuatnya seolah menjadi magnet dalam kerumunan tersebut. Wanita-wanita menghampiri untuk berbincang, sementara pria-pria menyambutnya dengan hangat sebagai teman baru.
Di tengah malam yang cerah, Alessio bergabung dengan Celine di tengah keceriaan. Mereka tertawa bersama, berbagi cerita, dan menikmati suasana pesta yang penuh semangat. Kehadirannya memberikan sentuhan kehangatan dan kegembiraan tambahan pada perayaan ini.
Rumah baru Celine menjadi saksi dari perkenalan yang penuh kegembiraan, di mana Alessio dengan cepat menyatu dalam lingkaran sosial yang ada. Pesta malam itu tak hanya merayakan perpindahan Celine ke rumah yang baru, tetapi juga memperkenalkan elemen baru yang berkilauan dalam kehidupan sosialnya.
Seiring malam menuju tengah malam, tawa dan musik masih mengalun, dan rumah itu menyimpan jejak kebahagiaan yang telah tercipta. Pesta malam itu tak hanya menjadi awal yang untuk Celine, tetapi juga menjadi babak baru yang dipenuhi dengan kegembiraan dan potensi di dalamnya.
Mereka pertama kali bertemu ketika Alessio, yang juga seorang seniman, menghadiri salah satu pameran seni yang diadakan oleh pusat Seni Di pusat kota.
Celine yang menarik dalam gaun malamnya, dan Alessio yang tampil memikat dengan jaket kulit hitamnya, sepertinya adalah dua roh seni yang saling tertarik.
Percakapan pertama mereka berlangsung selama berjam-jam, diwarnai oleh cerita-cerita tentang seni dan budaya yang mereka cintai.
Seiring berjalannya malam, Celine dan Alessio semakin mendekat satu sama lain. Mereka memiliki banyak kesamaan dalam pandangan seni dan budaya, yang membuat percakapan mereka semakin mendalam.
Celine yang ceria dan Alessio yang penuh pesona tampaknya adalah pasangan yang sempurna. Mereka mulai berkumpul lebih sering, berkunjung ke galeri seni dan menghadiri pertunjukan seni bersama.
Hubungan mereka berkembang dengan indahnya seperti lukisan yang dikerjakan oleh seniman terbesar.
Celine menemukan dirinya mampu berbicara kepada Alessio tentang segala sesuatu yang pernah dia rasakan dan pikirkan. Hubungan mereka menjadi tempat perlindungan di tengah keramaian kota yang tak pernah tidur.
Celine tahu bahwa hubungannya dengan Alessio adalah salah satu yang paling berharga yang pernah dia miliki. Ia pun bertanya pada dirinya sendiri, "Apakah popularitas dan pandangan orang terhadap saya di media sosial benar-benar sepadan dengan kebahagiaan pribadi saya?"
Celine mulai merenung tentang bagaimana ia akan melanjutkan hidupnya dari sini. Apakah ia akan terus menyembunyikan hubungannya dengan Alessio demi citra yang harus dijaga, ataukah ia akan memilih untuk mengikuti hatinya dan menjalani kisah cintanya dengan penuh kejujuran?
Begitu banyak pertanyaan yang menghantuinya, dan dia merasa bahwa langkah penting harus diambil untuk mengatasi keraguan dan kebingungannya. Celine akan menghadapi perjalanan yang tidak hanya akan menguji hubungannya dengan Alessio, tetapi juga akan menguji jati dirinya dan apa yang benar-benar dia inginkan dalam hidupnya.
Celine menemukan dirinya merasa nyaman saat bercerita kepada Alessio tentang pengalaman, perasaan, dan pemikiran yang mungkin belum pernah dibagikan kepada siapapun sebelumnya.
Mereka sering duduk bersama di balkon rumahnya atau di tepi sungai yang tenang di kota itu, membiarkan waktu berlalu sambil terlibat dalam percakapan yang mendalam.
Celine dan Alessio memiliki pandangan seni yang serupa, dan seringkali mereka saling menginspirasi. Mereka berbagi pandangan tentang bagaimana seni adalah cermin dari jiwa manusia, bagaimana itu adalah bahasa universal yang dapat mengungkapkan perasaan dan pemikiran yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Celine menceritakan kisahnya tentang bagaimana dia mulai terlibat dalam dunia seni peran, mengatasi rintangan dan pengorbanan yang perlu dia hadapi. Dia merasa bahwa Alessio adalah pendengar yang sempurna, selalu mendengarkan dengan penuh perhatian, dan sering memberikan pandangan yang tajam dan mendalam tentang seni.
Selain itu, Celine juga berbicara tentang bagaimana popularitas media sosial telah mempengaruhi hidupnya. Dia berbagi cerita tentang bagaimana kehidupannya yang sebelumnya pribadi telah terbuka untuk semua orang melalui platform online, dan bagaimana itu telah mempengaruhi cara dia melihat dirinya sendiri.
Celine merasa bahwa ia dapat berbicara tentang semua perasaannya kepada Alessio tanpa takut dihakimi atau dikecam.Ketika Celine membuka diri, Alessio pun ikut berbagi cerita. Dia menceritakan tentang perjalanannya dari Italia ke kota ini, bagaimana dia berusaha menggali jalan dalam dunia seni, dan pengalaman-pengalaman yang telah membentuk dirinya. Alessio juga berbicara tentang cinta dan bagaimana hubungan mereka telah memberinya pengertian yang lebih dalam tentang makna cinta.
Dalam percakapan ini, Celine dan Alessio tidak hanya berbagi cerita hidup mereka, tetapi juga emosi, impian, dan aspirasi mereka. Mereka merasa bahwa hubungan ini adalah tempat di mana mereka dapat menemukan dukungan dan pemahaman satu sama lain.
Celine dan Alessio semakin terlibat dalam hubungan yang erat dan bermakna. Setiap pertemuan mereka penuh dengan percakapan yang mendalam dan perasaan yang tumbuh di antara keduanya.
Mereka menemukan bahwa mereka memiliki banyak kesamaan dalam hasrat seni dan budaya, yang memperdalam ikatan mereka.Kedekatan ini memberi Celine rasa nyaman yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Dia merasa bahwa Alessio adalah seseorang yang dapat dia percayai sepenuhnya dan dengan siapa dia dapat berbicara tentang segala sesuatu yang ada dalam pikirannya. Mereka sering menghabiskan waktu bersama dengan berkunjung ke galeri seni, menghadiri pertunjukan seni, dan membahas karya seni yang mereka nikmati.
Hubungan ini menjadi jauh lebih dari sekadar hubungan romantis. Mereka menjadi teman yang mendukung satu sama lain dan mencari inspirasi dalam passion mereka. Celine menemukan dirinya mampu berbicara kepada Alessio tentang segala sesuatu yang pernah dia rasakan dan pikirkan, bahkan hal-hal yang mungkin pernah dia rahasiakan dari siapapun.
Namun, di balik kebahagiaan yang mereka rasakan bersama, Celine tetap merasa ada rasa takut dalam dirinya. Kepopulerannya dan citranya di media adalah hal yang sangat penting dalam karirnya. Dia takut bahwa hubungannya dengan Alessio akan menjadi perhatian media dan mungkin akan mengganggu kariernya, terutama setelah peristiwa kontroversial terkait kencan berbayarnya.
Celine merasa dilema, mencoba menemukan keseimbangan antara cinta yang dia rasakan untuk Alessio dan kekhawatiran tentang citranya di mata publik.Celine dan Alessio berusaha menjaga hubungan mereka tetap pribadi, di luar sorotan media, untuk memberikan ruang bagi kedekatan mereka.
Mereka tahu bahwa tidak semua orang akan memahami atau mendukung hubungan mereka, dan itu adalah ujian dari seberapa kuat hubungan mereka. Meskipun ada ketakutan dan tantangan di depan, mereka berdua yakin bahwa cinta mereka satu sama lain sangat berarti dan berharga untuk dilestarikan.
Celine: "Alessio, aku merasa begitu nyaman berbicara denganmu. Tidak ada yang pernah aku rasa sebelumnya."
Alessio: "Aku juga, Celine. Kamu adalah seseorang yang luar biasa. Kamu tahu, kita punya banyak kesamaan dalam hasrat seni dan budaya."
Celine: "Ya, itulah yang membuat kita sangat dekat. Kita selalu memiliki banyak hal untuk dibicarakan dan dibagikan."
Alessio: "Aku merasa bahwa hubungan kita bukan hanya tentang romansa, tetapi juga tentang mendukung satu sama lain dalam perjalanan hidup. Kita saling mendukung dalam mengejar passion kita."
Celine: "Benar sekali. Kamu adalah seseorang yang aku percayai sepenuhnya. Aku merasa bisa berbicara tentang segala sesuatu padamu, bahkan hal-hal yang mungkin belum pernah aku ceritakan pada siapa pun."
Alessio: "Aku merasa terhormat karena kamu mempercayai aku seperti itu, Celine. Itu adalah salah satu hal yang membuat hubungan kita begitu kuat."
Celine: "Namun, aku merasa ada rasa takut dalam diriku, Alessio. Kamu tahu bahwa citraku di media sangat penting bagiku, dan aku takut bahwa hubungan kita bisa menjadi sorotan media."
Alessio: "Aku mengerti, Celine. Kita perlu menjaga hubungan kita agar tetap pribadi, di luar sorotan media. Kita tahu bahwa tidak semua orang akan memahami atau mendukung kita, tetapi yang penting adalah cinta kita satu sama lain."
Celine: "Ya, kamu benar. Aku tidak ingin membiarkan apapun mengganggu hubungan kita. Hubungan ini sangat berarti bagiku, dan aku ingin kita menjaganya dengan baik."
Alessio: "Sama, Celine. Kita akan menjalani perjalanan ini bersama-sama dan melewati segala tantangan yang mungkin akan muncul. Yang penting adalah kita punya satu sama lain."
Celine: "Terima kasih, Alessio. Aku sangat beruntung memiliki kamu dalam hidupku."
Alessio: "Celine. Kita akan melewati ini bersama-sama dan membuat hubungan kita semakin menemukan bentuknya, jalani dan rasakan saja, go with the flow."
Celine dan Alessio semakin yakin bahwa hubungan mereka adalah tempat yang benar-benar mendukung dan penuh pemahaman. Mereka merasa bisa berbicara tentang apa pun tanpa takut dihakimi. Celine menemukan dalam Alessio seseorang yang benar-benar mendengarkan, yang peduli tentang perasaan dan pikirannya.
Mereka sering menghabiskan waktu bersama, berbicara tentang seni, budaya, dan harapan masa depan. Alessio juga mendukung Celine dalam mengejar kembali passion-nya dalam seni, yang sempat terlupakan selama beberapa waktu. Mereka sering mengunjungi galeri seni bersama, mendiskusikan karya-karya seniman, dan menginspirasi satu sama lain.Saat Celine merasa tertekan oleh tekanan dari media dan popularitasnya, Alessio selalu ada disampingnya, memberikan dukungan dan keyakinan bahwa cinta mereka adalah yang terpenting.
Mereka memahami bahwa hubungan ini mungkin akan menghadapi tantangan, tetapi mereka siap melewatinya bersama.Celine merasa bahwa Alessio adalah orang yang benar-benar mengerti dan menerima dirinya apa adanya. Mereka berbagi kegembiraan, ketakutan, dan impian mereka, dan setiap hari bersama adalah pengingat tentang betapa pentingnya hubungan mereka.
Semakin lama hubungan ini berlangsung, semakin mereka yakin bahwa ini adalah hubungan yang berharga dan bermakna dalam hidup mereka.
Mereka merasa memiliki teman sejati dan pasangan yang tidak hanya mencintai, tetapi juga memahami satu sama lain sepenuhnya.
Dalam hubungan ini, menemukan tempat yang nyaman dan aman untuk menjadi diri mereka sendiri tanpa harus khawatir tentang ekspektasi orang lain atau sorotan media.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments