Celine tiba di Tokyo, Jepang, dengan perasaan campur aduk. Kota ini adalah salah satu kota terbesar dan paling modern di dunia, dan dia merasa seperti sedang memasuki masa depan. Gedung pencakar langit menjulang tinggi di sekelilingnya, dan jalan-jalan dipenuhi dengan neon yang berkilauan.
Dengan penuh semangat, Sejak langkah pertamanya di daratan Jepang, dia merasa telah memasuki dunia yang berbeda. Suara bahasa asing, huruf-huruf kanji yang aneh, dan kesibukan yang luar biasa dari penumpang bandara memberinya rasa penasaran yang tinggi.
Sopir yang mengantarnya ke hotel adalah pria Jepang yang ramah. Meskipun ada hambatan bahasa, dia mencoba berkomunikasi dengan Celine dan tersenyum hangat. Celine menyadari betapa budaya Jepang dikenal karena keramahannya dan perasaan aman yang ditawarkannya.
Celine menginap di sebuah hotel mewah di pusat kota Tokyo. Saat masuk ke dalam, dia disambut oleh interior modern yang sangat canggih. Semua peralatan dan fasilitasnya seperti berasal dari masa depan, dan dia tak sabar untuk menjelajahi ruangan-ruangan ini nanti.
Setelah meletakkan barang-barangnya di kamar, Celine memutuskan untuk langsung memulai petualangannya di kota ini. Dia merasa perlu untuk mencicipi dan merasakan setiap aspek budaya Jepang. Celine pergi ke distrik Asakusa untuk mengunjungi kuil Sensō-ji yang terkenal.Celine berdiri di bawah gerbang merah kuil yang megah dengan balok-balok kayu raksasa.
Dia merasa kecil di tengah arsitektur kuno ini yang telah berdiri selama berabad-abad. Bau dupa dan bunyi lonceng kuil memberinya suasana yang tenang dan spiritual.Setelah berkeliling di dalam kuil, dia memutuskan untuk mencoba omikuji, praktek tradisional meramal nasib. Dia membayar sejumlah uang ke dalam kotak amal, lalu mengocok kotak kayu yang berisi kayu-kayu kecil hingga salah satu jatuh. Hasil omikuji-nya adalah baik, dan dia merasa senang atas ramalan nasib positif tersebut.
Kemudian, dia melanjutkan perjalanan ke distrik Shibuya yang sangat terkenal dengan persimpangan pejalan kaki yang ramai. Celine merasakan semangat kota ini yang tak pernah padam saat berjalan-jalan di sekitar distrik ini. Dia bahkan memiliki kesempatan untuk mencoba berjalan di tengah kerumunan pejalan kaki saat lampu lalu lintas berubah. Meskipun awalnya merasa canggung, Celine segera menikmati pengalaman yang luar biasa ini.Seiring matahari terbenam, Celine mencari restoran tempat dia bisa mencicipi hidangan-hidangan khas Jepang.
Dia memutuskan untuk mencoba sushi di restoran yang terkenal. Pemandangan dari balik konter sushi adalah pemandangan yang luar biasa, dengan chef yang mahir memotong dan menyajikan hidangan-hidangan lezat. Celine menghabiskan malam itu dengan menikmati sushi segar yang tak terlupakan.Sebelum kembali ke hotel, Celine singgah di sebuah tempat pembuatan kue mochi yang lezat. Dia mencicipi mochi yang empuk dan manis, dan rasanya benar-benar menggoda.
Saat dia kembali ke kamar hotelnya, dia merasa sangat bersemangat untuk petualangan lebih lanjut di Tokyo. Dia merenung tentang hari yang luar biasa ini dan betapa beruntungnya dia bisa menjelajahi kota ini dengan semua keindahannya. Celine merasa bahwa petualangan sejati adalah menjelajahi budaya, makanan, dan keramahan orang-orang lokal, dan dia merasa sangat diberkati telah memiliki pengalaman ini.
menjelajahi keramaian distrik Shibuya yang terkenal dengan persimpangan pejalan kaki yang ramai. Dia bahkan berani mencoba berjalan di tengah kerumunan manusia yang bergerak seirama saat lampu lalu lintas berubah.
Pengikutnya di media sosial bersemangat melihat petualangan Celine ini.Selama perjalanannya, Celine mencicipi hidangan-hidangan khas Jepang, seperti sushi yang segar dan ramen yang lezat.
Dia juga mencoba makanan jalanan yang unik dan menghadiri festival-festival tradisional yang membuatnya merasa sebagai bagian dari budaya Jepang.Namun, yang paling mencengangkan baginya adalah teknologi canggih yang ada di mana-mana.
Dia merasa seperti sedang berada di masa depan saat mengunjungi toko-toko elektronik terbesar di Akihabara dan mencoba teknologi terbaru.
Celine: (Dengan rasa antusias) Wah, Tokyo benar-benar menakjubkan, bukan? Semua yang saya lihat hari ini sungguh luar biasa!
Lara di Telepon: (Dari sisi layar) Aku bisa merasakan semangatmu, Celine! Bagaimana perasaanmu saat mengunjungi kuil Sensō-ji?
Celine: (Dengan penuh rasa kagum) Itu sangat indah. Kuilnya begitu megah, dan suasana di dalamnya begitu tenang. Aku bahkan mencoba omikuji!
Lara di Telepon: (Tertarik) Oh, omikuji? Apa yang tertera di ramalan nasibmu?
Celine: (Tertawa) Ramalannya baik. Mereka mengatakan hal-hal bagus akan terjadi, dan aku sangat bersemangat untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya di Tokyo.
Lara di Telepon: (Berkicau) Aku juga senang untukmu! Bagaimana dengan persimpangan Shibuya? Bagaimana rasanya berjalan di sana?
Celine: (Dengan penuh semangat) Aku merasa seolah-olah aku menjadi bagian dari sesuatu yang besar. Itu begitu ramai, tapi ada semacam keindahan dalam kerumunan itu. Aku bahkan berani mencoba berjalan di tengah persimpangan!
Lara di Telepon: (Terkesan) Wow, kamu benar-benar berani! Aku iri sekali. Bagaimana dengan makanan di sana? Apa yang kamu coba?
Celine: (Dengan senyum) Aku makan sushi di restoran yang sangat terkenal, dan itu sungguh lezat. Chefnya benar-benar mahir. Lalu, aku mencicipi mochi yang manis, dan rasanya sungguh memanjakan lidahku.
Lara di Telepon: (Dengan nada kagum) Kamu benar-benar menjelajahi budaya Jepang dengan cara yang hebat. Aku sangat senang untukmu, Celine.
Celine: (Dengan rasa syukur) Aku merasa sangat beruntung bisa melakukan semua ini dan berbagi momen-momen ini dengan kalian semua di media sosial. Tokyo adalah tempat yang menakjubkan, dan aku tak sabar untuk menjalani petualangan lainnya di sini!
Celine tiba di lokasi syuting filmnya di Tokyo dengan semangat dan rasa hormat pada profesi seni peran. Film ini adalah proyek yang berbeda dari yang pernah dia alami sebelumnya. Ini adalah film berjenis romantis-drama yang akan mempertunjukkan Celine dalam peran karakter yang sangat kompleks.
Sebagai aktris, Celine langsung membenamkan diri dalam karakternya. Dia berbicara dengan penulis naskah dan sutradara untuk memahami latar belakang karakter dan motivasinya. Celine merasa bahwa pemahaman yang mendalam tentang karakternya adalah kunci untuk memberikan penampilan yang kuat.Selama proses syuting, Celine harus memainkan sejumlah adegan emosional yang menuntutnya untuk mengekspresikan berbagai perasaan.
Dia menghadapi tantangan besar, termasuk adegan-adegan berbahaya dan emosional yang menguras tenaga. Tetapi, Celine selalu menerima tantangan dengan tekad tinggi.Setiap adegan dia bintangi terlihat luar biasa. Sutradara dan rekan-rekan aktingnya sangat puas dengan penampilannya.
Celine memerankan karakter utama yang kompleks, Film ini memadukan elemen-elemen romantis dan dramatis dengan indah, menciptakan pengalaman sinematik yang mendalam dan penuh makna. Cerita film ini bukan hanya tentang cinta, tetapi juga tentang pertumbuhan pribadi, perjuangan, dan akhirnya, harapan, Celine merasa bangga dengan kontribusinya.
Perannya dalam film ini membuktikan bahwa dia adalah seorang aktris yang cerdas, berbakat, dan memiliki kemampuan untuk menghidupkan karakter-karakter yang rumit, bahwa ini adalah awal dari banyak proyek menarik lainnya yang akan dia jalani di dunia seni peran.
Setelah pengambilan gambar di Jepang, produser dan kru film lainnya melanjutkan syuting di New York City. Mereka tiba di kota yang tidak pernah tidur ini dengan antusiasme yang sama seperti sebelumnya.
Celine merasa seperti dia memasuki babak baru dalam kariernya, sebuah episode yang diwarnai oleh gedung pencakar langit, lampu neon, dan kehidupan kota yang sibuk.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments