Celine kini memulai perjalanan sekaligus healing untuk dirinya, kini dia ke Swiss, untuk bertemu klien yang memesan jasanya, Swiss sebuah negara yang terkenal dengan keindahan pegunungannya dan keindahan alam yang menakjubkan.
Celine terus merasa tergoda oleh pengalaman kencan berbayarnya. Setelah pengalaman awal dengan beberapa client, Celine kini menjadwalkan kencan-kencannya di luar negeri. Pengikut setianya di media sosial selalu menantikan momen-momen eksklusif dari perjalanan Celine, yang sekarang telah menjadi jauh lebih eksotis.
Pada perjalanannya ke Swiss, Celine menerima tawaran kencan dari seorang pria yang dikenal sebagai Teddy. Teddy adalah seorang pria berusia 40-an yang tampan dan berpenampilan keren. Mereka bertemu di sebuah kafe yang berada di dekat pegunungan dan mulai berbicara. Teddy memuji kecantikan dan pesona Celine, dan mereka mulai berbagi cerita tentang kehidupan masing-masing.
Setelah beberapa jam mengobrol, Teddy dengan berani mengajak Celine untuk menjalani pengalaman kencan eksklusif bersamanya. Dia mengusulkan untuk menjelajahi pegunungan bersalju dan bermain ski, menjanjikan keindahan pemandangan yang luar biasa. Teddy menawarkan kencan berbayar dengan bayaran yang sangat menggiurkan.
Namun, tawaran dari Teddy adalah sesuatu yang benar-benar berbeda.Celine telah mendengar banyak cerita tentang pengalaman romantis di Swiss yang indah, termasuk eksplorasi pegunungan yang menakjubkan dan bermain ski di lereng yang diselimuti salju.
Teddy menjanjikan pengalaman yang luar biasa dan bayaran yang sangat menggiurkan. Namun, Celine merasa ragu karena ini melibatkan perjalanan internasional dan pengalaman yang jauh lebih intim daripada yang pernah dialami sebelumnya.
Selain itu, Celine adalah seorang artis yang memiliki citra publik yang perlu dijaga.
Soraya, manajernya, khawatir bahwa terlibat dalam pengalaman semacam ini dapat mempengaruhi citra Celine di mata penggemar dan industri hiburan. Kecemasan ini memberikan tekanan tambahan pada Celine, membuatnya merasa dilema antara peluang yang menarik ini dan menjaga citra profesionalnya.
Namun, Celine merasa tertarik dengan tawaran Teddy dan juga ingin melihat Swiss dan bermain ski.Setelah pertimbangan panjang, akhirnya Celine setuju.
Teddy memang mengatur semua detail perjalanan dengan cermat, menjadikan pengalaman ini terasa begitu eksklusif dan berkesan. Penginapan yang mereka pilih adalah sebuah villa mewah di pegunungan Swiss, yang memiliki pemandangan indah dan privasi yang sempurna. Dari balkon villa, mereka bisa melihat pemandangan pegunungan yang ditutupi oleh salju bersih, dan seluruh lingkungan dipenuhi dengan ketenangan yang mendalam, mereka memutuskan untuk menjelajahi keindahan alam Swiss dengan berjalan kaki di sekitar pegunungan. Mereka mengenakan jaket hangat dan berjalan melintasi jalan setapak yang tertutup salju.
Celine merasa terpesona oleh keindahan alam, dengan pohon-pohon pinus dan hutan yang menakjubkan.Keesokan harinya, mereka mencoba pengalaman ski. Teddy adalah seorang ahli ski, dan dia membantu Celine belajar cara meluncur di atas salju. Meskipun Celine awalnya merasa cemas dan tidak berpengalaman dalam olahraga tersebut, dia merasa senang bisa mencoba sesuatu yang baru dan menguasai tantangan tersebut.
Mereka berdua bersenang-senang dan menikmati waktu mereka di lereng salju.Selain itu, mereka menghabiskan waktu di kota kecil Swiss yang indah, mencicipi kuliner lokal, dan berbelanja di toko-toko yang menawarkan barang-barang kerajinan tangan.
Teddy memperkenalkan Celine pada kehidupan dan budaya Swiss yang beragam, yang membuat pengalaman ini semakin kaya.Selama perjalanan ini, Celine merasa dirinya lebih bebas daripada sebelumnya. Pengalaman ini membuatnya melupakan sementara tekanan popularitas dan ekspektasi yang selama ini menaunginya.
Celine menemukan dirinya menikmati kebebasan ini, dan terhubung dengan seseorang yang jauh dari lingkungan kerjanya.
Celine dan Teddy berdiri di balkon villa mewah mereka yang menghadap ke pemandangan pegunungan Swiss yang megah.
Udara pegunungan yang dingin menyegarkan, dan mereka saling berhadapan dengan senyuman.
Matahari sore bersinar cerah, menciptakan latar belakang yang sempurna.Tanpa banyak kata, Teddy mendekati Celine dengan perlahan. Dalam sekejap, mereka berpelukan erat, sebagai tanda rasa kasih sayang setelah beberapa hari menghabiskan waktu bersama dan kenyamanan diantaranya tercipta.
Teddy mencium lembut bibir Celine, dan Celine merasakan kehangatan tubuh Teddy di tengah udara yang dingin. Mereka saling bertukar ciuman yang penuh gairah, seakan mengekspresikan perasaan mereka yang sebelumnya tertahan, Celine di usianya yang baru 23 tahun belum pernah merasakan belaian dari pria manapun kecuali Almarhum Ayahnya saat dia masih kecil dan remaja, kini Teddy yang jauh lebih dewasa sangat sopan dan seakan menggantikan profil sosok ayahnya yang telah meninggal.
Celine, yang masih muda dan berjiwa petualang, merasa seperti dia berada dalam petualangan yang benar-benar berbeda. Teddy, pria yang lebih tua dan berpengalaman, memperlakukan Celine dengan penuh hormat dan kelembutan, seakan menggantikan figur ayah yang pernah ada dalam hidupnya. Teddy telah mengatur seluruh perjalanan mereka dengan sangat hati-hati, membuat Celine merasa aman dan dihormati.
Teddy meraih wajahnya dengan penuh kelembutan, menggenggam dagu Celine dan ******* bibirnya dengan penuh kasih sayang, Celine merespons dengan mendalam, membiarkan dirinya tenggelam dalam belaian Teddy.
Mereka memeluk satu sama lain dengan erat, merasakan denyutan jantung masing-masing yang saling berpacu. Setiap sentuhan dan ciuman terasa begitu intim, seperti penyatuan dua jiwa yang terpisah begitu lama.
Celine merasakan belaian lembut Teddy di wajahnya, dan dia merespons dengan ciuman yang penuh gairah. Mereka merasakan perasaan yang tumbuh di antara udara yang memang cukup mengundang hasrat.
Perlahan, mereka terjatuh ke ranjang yang lembut, masih dalam pelukan erat satu sama lain. Teddy menciumi Celine dengan penuh gairah, merasakan keintiman yang mereka bangun bersama, saling melepaskan kerinduan dalam cumbuan panas, di cuaca yang sangat dingin, Celine yang masih belum pernah terjamah, tubuh molek nya sangat indah bagai pualam, putih bersih bak lukisan artistik bernilai tinggi.
Pinggul dan bokongnya sangatlah indah terbentuk karena latihan fisik yang dia ikuti, wajah cantik, hidung mancung, mata kebiruan adalah gambaran sempurna, Celine begitu menggairahkan, dengan nafas yang memburu Teddy sangat bernafsu dan melampiaskan seluruhnya pada saat dia melucuti pakaian Celine, terlihat sangat indah dan terawat.
Malam berlalu dengan penuh kasih sayang dan keintiman. Celine dan Teddy terlibat dalam momen-momen berharga yang tidak akan mereka lupakan, namun Celine sadar lebih awal karena Teddy sudah terlebih dahulu mencapai klimak tanpa menyentuh bagian paling Vital di tubuh Celine, namun meninggalkan bekas tanda merah di sekujur tubuh Celine, di payudara, leher bawah dan punggung belakang penuh dengan tanda yang ditinggalkan penuh dengan nafsu, malam ini Celine masih bisa menjaga keperawanan nya, sementara Teddy terkulai Lemas tanpa menyentuh bagian Intim Celine, sungguh ironis antara nafsu dan kemampuan Teddy yang kurang maksimal.
Celine merasa dirinya tumbuh sebagai individu yang lebih dewasa dan mengerti makna dari hubungan kencang berbayar dan membedakan dengan kasih sayang sejati .
Celine merenungkan betapa beruntungnya dia menemukan seseorang seperti Teddy yang memberinya materi dan pengalaman yang begitu bermakna, namun keperawanan nya masih terjaga, Baginya, ini adalah langkah baru dalam perjalanannya untuk menemukan dirinya sendiri dan apa arti sebenarnya dari kesucian yang suatu saat dia bisa mendapatkan bayaran dan tentunya kebahagiaan.
Celine merasakan denyutan jantungnya yang berdebar-debar saat dia merangkul Teddy dengan erat, Setelah ******* Teddy terus mencium satu sama lain, seakan tenggelam dalam momen yang penuh gairah dan rasa dekat.
Di atas pegunungan Swiss yang indah, di bawah sinar matahari sore yang hangat, Celine dan Teddy menikmati hubungan mereka yang baru ditemukan dengan penuh semangat dan keintiman, tanpa merenggut keperawanan Celine.
Ini adalah pengalaman yang membebaskan dan membawanya lebih dekat pada dunia nyata, menjauh dari sorotan terang panggung dan kamera, tetapi pundi-pundi uang yang Celine hasilkan sangatlah banyak, Teddy berjanji jika diizinkan untuk bertemu kembali dan membayar mahal untuk keperawanan Celine., sementara Celine mengatakan suatu saat dia akan melelang kesuciannya dengan harga mahal dan memberikan kepada pemenangnya, Celine berjanji akan memberikan kabar tentang itu secara pribadi.
Celine dan Teddy duduk bersama, terpandang dengan pemandangan pegunungan yang menakjubkan. Mereka berbicara dengan penuh emosi tentang pengalaman yang mereka bagi.
Celine: (senyum) "Ini adalah pengalaman yang luar biasa, Teddy. Saya benar-benar merasa berbeda setelah ini."
Teddy: (mengangguk setuju) "Saya pun merasa begitu, Celine. Anda luar biasa, dan saya sangat berterima kasih telah mengizinkan saya menjadi bagian dari hidup Anda, meskipun hanya 3 hari."
Celine: (memandang Teddy dengan tulus) "Teddy, saya berjanji bahwa saya akan memberikan kabar tentang ini suatu saat nanti. Ini akan menjadi sesuatu yang sangat spesial, dan saya ingin memastikan semuanya berjalan dengan sempurna."
Teddy: (menggenggam tangan Celine) "Saya akan menunggu dengan sabar, Celine. Anda adalah wanita yang luar biasa, dan saya akan selalu menghargai waktu yang kita habiskan bersama."
Celine: (tersenyum) "Terima kasih, Teddy. Ini adalah momen yang saya tidak akan lupakan. Dan saya merasa kita memiliki ikatan yang sangat istimewa, saya akan berusaha menjaga keperawanan ini sampai saya siap untuk memberikan nya, entah kepada siapa tapi itu pasti dan hanya menunggu waktu saja."
Keesokan harinya, Celine berpisah dan melanjutkan perjalanannya ke Italia. Dengan memanfaatkan jadwal syuting yang sedang kosong, ia bertemu dengan klien-klien yang telah membooking dirinya. Dengan kesabaran menunggu, kehidupan Celine mengalami perubahan.
Celine menyusuri jalan-jalan Italia, merasakan pesona dan keindahan setiap sudut kota. Setiap pertemuan dengan klien adalah peluang baru untuk berkembang dalam karirnya. Celine telah belajar menghargai setiap waktu yang dimilikinya, memanfaatkannya sebaik mungkin untuk keuntungan dan manfaat yang lebih besar.
Pergulatan Celine untuk mencapai puncak keberhasilan semakin tampak. Prinsip "TIME IS MONEY WITH BENEFIT" menjadi landasan yang memandu setiap langkahnya.
Celine terus mengejar impian dan materi, menjadikan setiap momen berharga dalam perjalanannya yang luar biasa, tentunya menghasilkan uang yang banyak.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments