Tsuruhime dan Fuma tengah mencari Fengyin, ingin menanyainya sebuah pertanyaan,akan tetapi Fengyin tidak di temukan di ruangannya, kemudian ada Nouhime yang tengah berjalan di lorong kerajaan.
Sontak Tsuruhime menghentikan Nouhime, "Kak Noh, " Panggilnya, Nouhime kemudian menghentikan langkahnya.
"Putri Fengyina ada dimana?" Tanya Tsuruhime.
"Ada apa tiba-tiba?" Tanya balik Nouhime sedikit terkejut.
"Aku mau bertanya sesuatu kepadanya, " Ucap Tsuruhime dengan wajah tergesa-gesa
"Akan tetapi Fengyin, sedang ada urusan penting, " Jawab Nouhime.
Kemudian Nouhime menjelaskan bahwa Fengyin melakukan perjalanan ke perbatasan barat Konchu bertemu rekannya, dia meminta Nouhime jika ada seseorang yang mencarinya langsung bicara ke Nouhime saja dan seorangpun tidak boleh ada yang mengikuti Fengyin.
"Kak, Kakak belum tau apa yang sebenarnya yang ada di wilayah Barat Konchu??" Tutur Tsuruhime yang membuat Nouhime seketika kepo,
"Ada-" belum sempat berbicara mulut Tsuruhime langsung dibungkam oleh Fuma.
"hei, Cepat beritahukan apa yang ada disana!! Kalian membuatku sangat khawatir pada Fengyin saja!!" Bentak Nouhime membuat mental keduanya seketika ciut.
"M-maaf, Kak Noh. Kami engga bisa memberitahukan yang sebenarnya, " Ungkap Tsuruhime, hal itu membuat Nouhime semakin khawatir dengan keadaan Fengyin.
Nouhime menggigit bibirnya karena panik sekujur tubuhnya juga mulai bergetar.
"Ini membuatku gila, " Gumamnya
"Kalian cepat pergi!!" Bentak Nouhime lagi
Tsuruhime dan Fuma ketakutan baru pertama kali Nouhime semarah ini, karena mengkhawatirkan Fengyin, mereka berdua berlari keluar kerajaan.
"Bagaimana bisa kita menjelaskannya ke Kak Noh, dia sendiri mungkin bakalan engga percaya, " Ujar Tsuruhime dengan nafasnya yang terengah-engah
***
Disisilain, Kenshin di bantu oleh Ranmaru untuk memerangi Akechi.
"Wahh, sepertinya kalian kesusahan menghadapi ku ya, " lontar Akechi membuat mereka semua kesal karena kesombongan Akechi.
"Apakah menurutmu aku kesusahan menghadapi orang sepertimu?? Ch, tentu tidak. Bahkan aku yang lebih kuat darimu haha, " Saut Ranmaru dengan percaya diri
Ranmaru kemudian menembakkan anak panahnya keatas dan menghujani Akechi. "HAHAHAHAHAHHAHAHA, " Tawanya Akechi yang sangat senang melihat hujan panah yang akan segera turun menghujaninya.
CRAAAAAAAAASSSS
Akechi menebasi semua anak panah yang akan menyerangnya itu dengan kedua sabitnya, "Apakah kau akan tetap percaya diri? Ran..ma..ru??" Sindir Akechi ke Ranmaru
"Ch" Decak Ranmaru kesal
Kenshin melakukan perang dengan Akechi, beberapa serangan dikerahkan, beberapa tubuh Kenshin terkena luka karena serangan sabit Akechi, Ranmaru juga terkena serangan Akechi, Ia mendapat luka yang cukup dalam, darah segar mulai mengalir keluar di lengan, dan kakinya.
Perang dimenangkan oleh Akechi, kemudian ia meninggalkan para anggota Suiiki yang sudah tidak berdaya itu tergeletak ambruk di hamparan rumput.
Ada seorang warga yang melihat pertarungan itu dari awal hingga akhir, wanita itu igin mmebantu akan tetapi dia takut akan menambahmasalah saja saat dia datang membantu, apalagi wanita itu tidak mempunyai kekuatan spesial.
Wanita itu berlari menghampiri Kenshin dan Ranmaru yang tengah lemas tak berdaya, "Tunggu sebentar aku akan memanggil bantuan, " Ujar Wanita itu lalu berlari pergi mencair pertolongan.
Beberapa saat kemudian para warga datang kelokasi, membawa mereka ke tabib, ntuk disembuhkan.
Dan, ada beberapa warga juga yang memberitahukan kejadian ini ke kerajaan, membuat keadaan semakin kacau.
Nouhime yang mendengar hal itu, langsung berlari mencari keberadaan Kenshin dan Ranmaru.
***
"Fengyin, kau harus lebih verhati-hati, bahwa salah satu rekanmu ada yang sedang berkhianat, Tutur Matsunaga ke Fengyin.
Fengyin mengangguk mengiyakan ucapan dari Matsunaga.
"Fengyin, sebaiknya kau kembali ke desa, ada beberapa peristiwa yang akan mengejutkanmu, " Bilang Matsunaga yan membuat Fengyin bingung atas ucapan yang dilontarkannya
"Peristiwa seperti apa?"
"Kau pasti akan tahu nanti. sekarang cepatlah pergi, " Tita Matsunaga ke Fengyin, kemudian ia menuruti perintah dari Matsunaga.
***
Beberapa anggota tubuh Ranmaru dan Kenshin diperban, mereka berbaring lemas di atas ranjang yang berbeda.
"Siapa orang yang berani melakukan ini terhadap kalian?" Tanya Nouhime yang sudah terpenuhi emosi.
ENtah kenapa tiba-tiba Kenshin dan Ranmaru lupa dengan siapa yang baru saja ia perangi, membuat Nouhime makin penasaran siapa yang melakukan itu semua.
Siapapun yang telah bertarung dengan Akechi dan ia kalah, ingatan musuh yang kalah akan terhapus tentang siapa yang dia lawan, padahal ia tahu kalau dia sudah berperag akan tetapi hanya lupa siapa yang ia perangi. Akan tetapi kekuatan Akechi yang seperti itu tidak diketahui sama sekali oleh semua orang.
"Aku akan mengatasi masalah ini, kalian istirahat saja, " Nouhime kemudian pergi meninggalkan Ranmaru dan Kenshin.
***
DI kerajaan Konchu, Diao Chan sedang berbicara empat mata dengan ayahnya sambil duduk santai di ruangan ayahnya.
"Kenapa kita harus menangkap Mori?" Tanya Diao Chan kepo.
"Mori salah satu orang yang mampu mengendalikan cahaya hanya dengan gelangnya, sebentar lagi bulan purnama merah jadi kita harus menangkapnya sebelum dia mengacaukan semuanya, " Jelas Yongsheng ke Diao Chan.
Diao Chan tidak mengerti apa yang dimaksud oleh ayahnya itu, "Untuk apa kita menunggu bulan puranama merah?"
"Kau tidak perlu tahu tentang hal itu, meskipun aku menjelaskan kepadamu beberapa kalipun kau tidak akan faham, " Jawab Yongsheng,
"Baiklah, permisi, " Diao Chan lalu beranjak dari tempat duduknya lau keluar ruanan, saat diluar ruangan ia mendapati Saika sedang melamun menatap langit, langsung saja Diao Chan menghampirinya
"Apakah kau tau maksud dari bulan purnama merah?" Celetuk Diao Chan, membuat sang empu terkejut tiba-tiba ada orang disampingnya.
"Raja iblis ke 6 akan bangkit. Jika, ada yang berusaha menghidupkannya kembali, akan tetapi jika dihidupkan akan membahayakan era sekarang ini, " Jelas Saika
Diao Chan hanya ber oh ria mendengar penjelasan dari Saika
...-Bersambung-...
Okehh, kayaknya udah kespoiler kan apa yang bakal terjadi selanjutnyaaaaa
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 43 Episodes
Comments