Chapter 9

Tentaclear makhluk yang susah sekali dikalahkan masih membuat bingung Ranmaru, Tsuruhime dan Fuma yang terus terusan berusaha mengalahkan nya tapi hasilnya Nihil

"Sial makhluk ini tidak bisa kalah ya ternyata,membuang buang tenaga saja" Keluh Ranmaru,ia sudah kehilangan banyak anak panah karena makhluk aneh satu ini.

"Apakah kelemahannya ada di tengah tengah matanya?" Tanya Tsuruhime ke semuanya.

"Be...la...ka...ng" Jawab Fuma

"Ohh... kenapa ga bilang" JawabRanmaru dengan ketus lalu dengan cepat melesatkan dua anak panahnya ke arah depan dan samping.

Panah yang mengarah ke samping itu berbelok ke belakang makhluk itu.

"heheh permainan dimulai!!!" Seru Ranmaru lalu menjentikkan jarinya,panah-panah itu kemudian memberlah diri menjadi banyak.

Akan tetapi Tentaclear menghilang lagi,yang membuatnya kebal terhadap semua serangan.

Tidak kalah cepat Tsuruhime menggambar bentuk hati menggunakan jarinya lalu menarik tali busur panah miliknya tanpa anak panah,dengan tarikan yang kuat ia lepaskan busur itu kemudian berputar-putar dengan cepat mengarah ke letak tempat Tentaclear.

"KENA KAUU!!!" Pekik gadis itu dengan sangat keras

Saat Tentaclear mulai kembali ke wujud normalnya dan panah milik Ranmaru meleset semua,kini giliran busur milik Tsuruhime yang melesat kearah makhluk itu

BRAK....

Busur itu langsung mengenai bagian tengah mata makhluk itu,yang membuat nya langsung membuat mata makhluk itu berlumuran darah.

"YEAYYY BERHASIL!!!!!" pekik Tsuruhime dengan girangnya sambil loncat loncat.

Fuma menambahkan serangan dengan menancapkan dua kunai ke makhluk itu.

"kita menang,tapi jangan senang dulu bisa jadi makhluk ini akan hidup lagi" Ranmaru mengamati anak panahnya yang kini sisa sedikit.

***

Dor...dor dor dor dor dor dor

Nouhime berusaha menembaki Chan tapi Chan tetap menghindari serangan itu tanpa terkena peluru sama sekali

"Ch" Decit Nouhime kesal

Akechi,Kenshin sedang fokus melawan Fourtrees yang sangat kuat itu,membuat mereka kesusahan menghadapinya

Nouhime melemparkan satu pistolnya kearah Chan,dengan cepat Chan mengambil pistol itu dan menembak Nouhime.

Nouhime melakukan Backflip untuk menghindari serangan itu.

Cring... 

BLARRRRRRR ledakan super dahsyat yang ditimbulkan pistol itu.

"AAAKHHHHH" pekik Chan kesakitan,kini kondisinya terhempas jauh,tangan kanannya putus akibat ledakan tersebut

CRas... satu tangan milik Fourtress juga ikut putus.

"Wah bener apa dugaanku,pantes dari tadi Chan selalu menangkis serangan dan hanya menunggu kita menyerang lalu ia  membalikkan serangannya" Kenshin menyiapkan pedangnya,bersiap akan menebas kepala Chan dari jauh.

Chan tidak bisa apa apa lagi tangannya yang putus membuat ia lemah,"AAAAAAAAA TIDAKK" Pekiknya

wushhh...cras.... Kenshin melesat dengan cepat kearah Chan dan menebas kepalanya saat Kenshin memasukkan pedangnya ke sarung pedang seketika beberapa tebasan muncul disekitar tubuh Chan,seluruh badannya lalu tercincang tidak karuwan,diikuti dengan Fourtress yang tubuhnya ikut tercincang.

"Fyuh...kita sudah selesai mengalahkannya"Ucap Nouhime

Akechi mendekati potngan potongan mayat itu,kemudian menancapkan sabit bertangkai panjang miliknya ke tanah,"Tebuslah semua dosamu" ia membelah tanah dengan kedua sabitnya,memunculkan jalan ke Neraka kemudian para tangan prnghuni neraka itupun menghisa semua potongan tubuh Chan dan Fourtress

***

Diaochan yang posisinya masih tetap seperti tadi ditahan oleh Oichi,"Ch" decitnya,

Tanpa pikir panjang Diaochan mencoba memutar mutar pergelangan tangan utuk menari.

"Apa yang kau lakukan??" Tanya Oichi dengan nada yang menyeramkan

Diao chan tetap menari dengan tangannya membuat para bayangan tangan Oichi yang menahannya semakin melepasnya

BLUMMM.... Bunga bunga bercahaya mengelilingi tubuh DIao chan,tiba tiba saja kekuatan Oichi lemah karena bunga itu

Blash... Bunga itu meledak seperti Flashgranade Diao Chan meman faatkan keadaan ini lalu memilih kabur.

"H-hah??apaa??" perempuan itu tidak bisa melihat sekeliling dengan jelas.

Efek Flash granade hilang,Oichi yang tidak mendapati Diao Chan sama sekali langsung melongos kesal

"Dasar penari murahan" CIbirnya

***

Setelah perang yang begitu dahsyat yang mengakibatkan banyak penduduk yang tinggal di daerah Kaze sudah lenyap tidak ada tanda tanda kehidupan lagi,kini wilayah kaze sudah di lahap oleh api.

Fengyin dan yang lainnya sudah keluar jauh dari tempat itu,Kasuga,Sasuke,dan Kenshin memutuskan untuk ikut karena hanya mereka bertiga lah yang masih hidup dari serangan yang melanda di desa Kaze.

***

Diao Chan yang tengah berlari menjauh dari desa Kaze kemudian mendapati Saika yang tengah tergeletak di hutan sendirian.

Diao Chan yang melihat Saika langsung terkejut,segera ia menghampiri perempuan itu.

"Saika!" Panggil Diao Chan dengan nada tinggi

"aakh...Apasih!!" Saut Saika kesal, kakinya snagat sakit tidak bisa bergerak ditambah bertemu DIao Chan yang membuat Saika semakin bertambah kesal.

"Ternyata kamu bisa sakit juga ya?" Ucap DIaochan sambil berkacak pinggang

"Menurutmu?"

"SIni ku bantu" Diao Chan mengulurkan tangannya ke Saika

Saika tidak ada pilihan lain,ia terpaksa menerima uluran tangan dari Diao Chan,kemudian Diao Chan membantu Saika berjalan,mereka pergi kembali pulang ke kerajaan Konchu.

***

Disisi lainFengyin beserta teman teman dan para pasukannya telah tiba di kerajaan Suiiki,Fengyin dan teman-temannyamasuk ke ruangan pribadi milik Fengyin.

"Selamat datang di Desa Suiiki Sasuke,Kasuga,dan Kenshin" Ucap Fengyin tersenyum tipis ke mereka bertiga.

"Terimakasih Yang Mulia Fengyin" ucap serentak mereka bertiga kepada Fengyin

"Tempat penginapan kalian bertiga sudah ku atur,jadi Akechi akan mengantar kan kalian" 

"AYo sini aku antar kalian" ucap Akechi sembari berjalan keluar ruangan,Sasuke,Kasuga,dan Kenshin un mengikuti Akechi.

Hening beberapa saat setelah 4 orang itu pergi

"Fengyin.." Nouhime memberikan kode untuk menyuruh semua keluar.

Fengyin paham maksud Nouhime,"Baiklah semuanya silahkan keluar" tita Fengyin ke semua orang yanga da di ruangannya.

Mereka semua pergi kini hanya tersisa Fengyin dan Nouhime saja yang tersisa di dalam ruangan.

"Fengyin,kau tau ada dua orang misterius yang sedang berkeliling di sekitar wilayah kita?" tanya Nouhime

"Ya..sudah sejak awal kita masuk ke desa,para seranggaku bilang mereka berdua dari daerah Konchu,aku yakin ada niat jahat" Fengyin menatap jendela kerajaan,melihati perumahan warga.

"Para manusia-manusia itu lagi" Nouhime sudah kesal saat mendengar mereka dari Konchu.

"Kita tunggu saja seberapa lama mereka akan bertahan" Ucap fengyin dengan nada rendah

serangga serangga kecil mengelilingi tubuh Fengyin,berputar putar mengitari tubuhnya.

"Mulai rencana" tita Fengyin ke para serangganya

WUSH.....Para serangga itu pun berterbangan keluar jendela kerajaan menyebar ke seluruh wilayah desa Suiiki.

"Fengyin? Kau yakin akan memantau mereka dengan jutaan serangga itu?"

Fengyin hanya mengangguk,kemudian ia berjalan ke tempat duduknya lalu menduduki kursi tersebut lalu memejamkan matanya.

"Semoga tidak terjadi apa-apa pada dirimu" Gumam Nouhime Khawatir pada Fengyin,Kemudian ia meninggalkan ruangan milik Fengyin

...-Bersambung-...

Fengyin masang CCTV ya gesya tapi CCTV nya versi senrangga wogawog

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!