Chapter 11

...[Happy Reading]...

Diaochan berkeliling desa Konchu,para warga tertegun melihat Diao Chan tidak menyangka putri Kaisar Yongsheng turun dari istana dan berkeliling desa untuk pertama kalinya.

"Yaampun cantiknya..." bisik pria ke warga lain

"Apakah mataku tidak salah melihat? apakah dia benar-benar Putri Diao Chan??" Ucap wanita tua

Semua warga desa memuji-muji Diao chan,tapi DIao chan hanya mengabaikan omongan-omongan merkea dan terus berjalan berkeliling mencari udara segar.

***

"Fengyin...Matsu masih belum bisa di tangkap" ucap Nouhime ke Fengyin.

Fengyin hanya melamun menatap langit sore yang indah,tidak mempedulika ucapan dari Nouhime.

Nouhime berdehem sambil duduk di sebelah Fengyin,membuat Fengyin membuyaran lamunannya,"Ehh ada apa tiba-tiba kesini?" Tanyanya

"Matsu masih belum bisa di tangkap" Ucap Nouhime dengan nada kesal

Tiba-tiba muncul Ranmaru berjalan sambil membawa minuman yang sangat segar.

"Wah...wah... hai kak noh,Kak Fengyin!!" Pekiknya sambil meneguk minuman yang dibawanya

"Ch..anak ini agi" gumam Nouhime kesal.

Bersamaan dnegan Ranmaru ada lalat yang menghampiri Fengyin,seperti sedang memberikan informasi

Fengyin hanya mengangguk-anggukan kepalanya lau menyuruh lalat itu pergi

"Ranmaru,Nouhime cepat pergi cari Matsu dia sekarang sudah hampir dekat menuju gerbang kerajaan, nanti di perjalanan aku akan memerintahkan para seranggaku untuk menunjukkan tempatnya"

"Baik" Ucap mereka serentak lalu berlari pergi

Kras.. suara dahan ranting di injak seseorang,"Wah..kita kedatangan tamu ya kal ini" Fengyin menoleh kebelakang dan mendapati Matsu sudah siap dengan senjatanya.

"Besar juga nyali mu ingin menghadapi aku sendiri" ucap Matsu dengan nada meledek

"Banyak bicara ya,hahaha" Ucap Fengyin balik Mengejek Matsu

Matsu sudah kesal,dengan cepat ia berlari ke arah Fengyin,menebas tubuhnya hingga terbelah menjadi dua bagian.

"Mudah juga ya dikalahkan" Matsu hanya melihati potongan badan Fengyin.

potongan tubuh itu kemudian berubah menjadi belalang sembah,yang bergerak maju kearah Matsu

"Kekuatan gila!!" Matsu menyerangi belalang-belalang itu

Beberapa saat kemudian para belalang itu bergabung dan berubah kembalii ke wujud Fengin,"Aku sangat susah dikalahkan loh..." ucap Fengyin dengan nada sombong.

Fengyin menjentikkan jarinya,para kelabang-kelabang raksasa keluar dari balik tubuhnya,sebanyak 10 ekor Kelabang yang keluar.

Matsu terkejut melihat kemampuan asli milik Fengyin sangat berbeda dengan apa yang diceritakan oleh Kaisar Yongsheng.

"Ada apa? apakah hal seperti ini membuatmu takut?" 

"Kelabang raksasa? aku gaakan takut" Ucap Matsu

KElabang-kelabang itu mulai maju menyerang,kemudian Matsu memanggil beruang peliharaannya,Beruang itu turun dari langit.

Bruk... 5 ekor kelabang mati diduduki Beruang milik Matsu," Serang!!" Pekik Matsu

Beruang itu mulai menyerangi Kelabang-kelabang milik fengyin,para kelabang itu kuwalahan mengahdapi nya.

Fengyin tidak menyerah,ia terus terusan mengeluarkan puluhan kelabang dari balik badannya.

Akan tetapi hasil usaha Fengyin nihil,Beruang milik Matsu tidak ada tandingannya dengan serangan serangga Fengyin.

"Kumbang badak..menyatu" Fengyin bergabung dnegan tubuh kumbang badak,membuatnya semakin kuat dan tahan dari berbagai serangan.

"Kekuatan aneh apa lagi ini" Matsu keheranan

"Mungkinkah...aku anugerah dari dewa?" Fengyin tersenyum licik

Matsu tidak mempedulikan omong kosong milik Fengyin,ia berisp siap juga untuk menyerang Fengyin dnegan beruangnya.

Perlawanan yang cukup sengit antara Matsu dan fengyin,Matsu sudah kelelahan nafasnya terengah-engah,akan tetapi Fengyin tidak mendapati luka sama sekali di sekujur tubuhnya.

Fengyin kembali ke wujud seperti semulanya,kemudian memanggil ribuan Kalajengking yang siap menyerang Matsu.

Matsu semakin terkejut,ia kemudian berusaha berlari menjauh dari Fengyin.

Sudah agak jauh dari lokasi Fegyin, Matsu berjalan didinding,lalu menghempaskan dirinya sendiri hingga melesat cepat terbang kearah Fengyin sambil menyiapkan senjatanya untuk menusuk kepala Fengyin

Fengyin mengeluarkan kelabangnya lagi,kelabang itu kemudian melindungiFengyin dari serangan Matsu

"Ch.." decit Matsu kesal,senjatanya sudah menancap di tubuh kelabang itu.

Matsu berlari lagi,menjauhi kejaran kalajengking itu,memanggil burung elangnya dengan siulan.

Beberapa saat kemudian burung elang miliknya datang Matsu melompat ke burung elang tu lalu tangannnya berpegangan di kaki burung elang mliknya,Matsu kemudian di bawa terbang olehnya

"Penakut ya..."Ucap Fengyin

Fengyin merasa janggal dengan Senjatamilik Matsu,ia melihati senjata itu dengan teliti,tapi tidak ada apa apa. kemudian ia menghancurkan senjata itu.

***

Matsu yang sudah berada di tengah-tengah hutan,ia beristirahat sejena di temani oleh Elangnya.

"Kekuatannya sungguh aneh" Gumam Matsu

"Bagaimana bisa dia memiliki kekuatan seperti itu?"

"Ayahnya dulu tidak memiliki kekuatan sekuat dia,tapi sekarang anaknya malah sngat kuat"

"Bahkan jika di bandingkan dengan kekuatan Fourtress masih lebih kuat Fengyin"

"Apa sebenarnya kelemahan dari dia"

"Hal mengerikan pertama yang aku lihat adalah sejumlah kelabang besar yang muncu dari belakang tubuhnya"

"Sialan,dia seratus kali lebih kua dari pada aku,bukan seratus tapi seribu kali,ehh sejuta kali,ehh dia snagat kuat sampai idak ada yang bisa menandinginya" Monolog Matsu dalam hati.

Syut.... dua anak panah melesat kearaah Matsu,yang membuat Matsu terkejut dan menghindari serangan tersebut.

"SIapa!!" Ucapnya dengan nada tinggi,tapi tidak ada yang menjawab

Satu anak panah melesat ke arah Matsu tiba tiba saja anah itu membelah diri menajadi ribuan,Matsu tidak habis pikir ia berlari menjauh dari area tersebut.

Saat sudah agak jauh berlari Matsu meihatkearah belakang dan sudah merasa jauh dari jangkauan tadi,kemudian ia merasa aneh di langit.

Langsung saja ia terkejut melihat Jutaan panah yang siap menghujani wilayah hutan,Matsu berusaha berlari sekuat mungkin walaupun nafasnya sudah terengah-engah.

Saat berlari ke depan muncul lagi anak panah dari arah depannya ia menoleh kesamping kiri dan muncul anak panah,ia menoleh ke samping kanan muncul anak panah juga,ia melihat kebelakang dan muncul anak anah juga.

Matsu sudah tidak bisa berbuat apa-apa kini dia pasrah dengan anak panah yang akan menyerang tubuhnya itu.

Ada ornag yang melihatnya dari jauh lalu membakar panah-panah yang hendak menyerang Matsu dari berbagai arah hanya dengan menjentikkan jarinya.

Panah-panah ituterbakar habis tidak menyentuh tubuh Matsu sekali saja,membuat Matsu terheran-heran,ia menoleh ke sekeliling tapi tidak ada orang lain hanya dirinya saja sendirian di tengah hutan.

Matsu yang sudah ketakutan tanpa pikir panjang lagi langsung berlari sangat cepat.

***

Ranmaru yang iseng mengerjai matsu kini tertawa ngakak di atas pohon,"HAHHAHAHA LARI NGIBRIT HAHAHHHA"

Krak...Bruk..sampai dahan pohon yang dinaikinya patah yang membuat Ranmaru terjatuh,"aduh....oke catatan buat diriki gausah manjat pohon" Ucap Ranmaru untuk dirinya sendiri.

RAnmaru kemudian berjalan kembali ke desa sambil mengusap-usap pantatnya yang sakit.

...-Bersambung-...

Ranmaru anaknya suka iseng ya wkkwkl

Jujur aku enjoy ngelanjutin cerita ini, sebenarnya ada cerita yang lain tapi aku lebih enjoy ngerjain yang ini daripada yang lainnya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!