Chapter 15

Trio Miyoshi,juga kadang-kadang disebut sebagai Trio Kematian Miyoshi, adalah tim Samurai yang melayani Matsunaga Hisahide. Mereka semua memakai topeng, menggunakan katana dan tombak dalam pertarungan. Jika ada orang yang dapat mengalahkan mereka dapat langsung bertemu dengan Matsunaga Hisahide.

Fuma dan Tsuruhime kesusahan menghadapi Trio Miyoshi, sudah di serang beberapa kali pun, hasilnya nihil. Mereka seperti tidak mendapat luka sedikit pun, "Kalian ini terbuat dari apa sih!!" Tsuruhime kesal sendiri.

Fumal melesat kearah mereka, berputar-putar seperti tornado denga dua bilah pedangnya

Ctak... dua adik Miyoshi yang menahan serangan Fuma dengan dua tombaknya

Fuma menjauh dari mereka melemparkan beberapa shuriken dari berbagai arah.Akan tetapi, shuriken-shuriken itu meleset semuanya

Tsuruhime melesatkan 4 anak panah sekaligus kearah Trio Miyoshi 

4 anak panah itu di tebas oleh Kakak Miyoshi, "Lemah" Ejeknya

Tsuruhime tidak menyerah begitu saja, ia berlari memutar sambil melesatkan 4 anak panahnya terus menerus.

DIikuti oleh Fuma yang melesatkan Shurikennya terus menerus ke arah Trio Miyoshi, Saat perhatian Trio Miyoshi teralihkan mengarah ke Tsuruhime. Fuma dengan cepat melesat kearah nya berputar putar seperti tornado

Saat Fuma sudah dekat, si adik pertama Miyoshi langsung sadar dan menyerang Fuma dengan tombaknya

Wush... Fuma berpindah tempat. Tiba-tiba saja ia sudah berada di atas adik pertama miyoshi, Fuma mulai menyerang Adik pertama tapi dtangkis serangan itu oleh si Kakak Miyoshi.

Fuma bergerak menjauh, nafasnya sudah mulai terengah-engah, begitu pula Tsuruhime yang mulai kelelahan.

Tsuruhime menembakkan satu anak panah yang berukuran besarnya, Wushh... anak panah itu meleset  mengarah ke guci yang mengeluarkan kabut yang berwarna ungu.

Krak.. Guci itu kemudian pecah, beberapa kabut ungu mulai menghilang menyisakan dua guci lagi yang tersisa, "Fuma, hancurkan guci-guci itu!! Cepat!!" Teriak Tsuruhime menyuruh Fuma

"..." Dengan cepat Fuma mengeluarkan dua shuriken berukuran besarnya, kemudian ia melesatkannya ke arah dua guci itu

Para Trio Miyoshi menyadari hal itu kemudian mereka menangkisi seluruh serangan dari Fuma, "Ternyata sudah tau kelemahan kami ya, " Ucap si Kakak Miyoshi ke adik-adiknya

"HIYAAAA" Tsuruhime melesatkan anak panahnya berukuran besar lagi ke guci tanpa disadari oleh Trio Miyoshi, kini sisa satu guci lagi yang tersisa.

Kedua adik Miyoshi sekarang mulai menyerangi Tsuruhime, sang Kakak Miyoshi menyerang Fuma, "AKhhh, " Pekik Tsuruhime kesakitan.

Fuma mengetahui hal tersebut langsung marah dan dengan cepat melesat ke arah guci terakhir tanpa tertangkap oleh sang kakak Miyoshi, kecepatannya super duper cepat tidak seperti sebelumnya

Krakkk...guci itu berhasil dihancurkan oleh Fuma, kabut berwarna ungu itu kemudian menghilang, Para Miyoshi tiba-tiba jatuh tersungkur ke lantai seperti boneka tanpa pengendali.

Matsunaga Hisahide langsung muncul sambil berjalan santai memberikan tepuk tangan kepada mereka.

"Wah, wah ternyata ada juga orang yang bisa melewati Trio Miyoshi setelah si anak itu, " Celetuk Matsunaga, yang membuat Tsuruhime kepo siapa anak itu.

"Apakah ada yang pernah kesini sebelum kami?" Tanya Tsuruhime kepo

Matsunaga Mengangguk, "Dia adalah Fengyin, putri Kerajaan Suiiki, "

"Apa yang dia tanyakan?" Tanya lagi Tsuruhime.Akan tetapi, Matsunaga tidak menanggapinya dahulu tetapi mengajaknya ke suatu tempat.

Fuma, Tsuruhime mengikuti Matsunaga ke sebuah rumah gubuk, masih layak dihuni. Tsuruhime kemudian mendapati kaisar Zhangfei yang sedang duduk santai di sana.

Hal itu yang membuat Tsuruhime terkejut, "Fengyin pernah kesini?" Seru Tsuruhime

Matsunaga hanya mengangguk mengiyakan pertanyaan Tsuruhime

"Apakah kau yang mencelakai ninja Suiiki?" Tanya Tsuruhime lagi

"Ya, kau benar" Ucap Matsunaga seperti orang yang tidak bersalah.

Tsuruhime mulai kesal dia ingin mencaci maki Matsunaga. Akan tetapi hal itu ditahan Fuma jadinya Tsuruhime tidak berbuat apa-apa.

Setelah sampai di rumah gubuk itu, Tsuruhime langsung bertanya ke Kaisar Zhangfei, "Apakah tuan memalsukan kematian?" Tanyanya

Kaisar Zhangfei menjawab pertanyaan itu dengan nada lembut, "Saya ingin anak melakukan yang terbaik untuk dirinya, maka dari itu saya memalsukan kematian saya. Agar dia bisa berkembang dan tidak selalu di titik nol, " 

1 Minggu sebelumnya

Fengyin telah menyelesaikan tantangan sebelum bertemu dengan Matsunaga, yaitu dengan melawan Trio Miyoshi, Fengyin hanya memerlukan waktu beberapa detik sudah bisa langsung mengalahkan Trio Miyoshi tanpa menghancurkan guci nya

Tujuan Fengyin menemui Matsunaga adalah bertanya tentang Ayahnya dan yang benar saja ayahnya hanya memalsukan kematiannya, agar Fengyin ingin berubah tidak seperti dulu lagi.

Tangisan Fengyin pecah membanjiri kedua sisi pipinya, ayah yang selama ini dia rindukan ternyata masih hidup dan sehat. Fengyin kemudain menceritakan beberapa pengalaman di hidupnya, membuat snag ayah bangga pada pencapaian anaknya itu.

Setelah lama sekali engobrol dengan sang Ayah, Fengyin mengajaknya pulang, tapi ajakan itu ditolak oleh sang ayah dan bilang suatu saat nanti ayah akan menemui Fengyin diistana.

Fengyin kemudian pulang ke kerajaan tanpa diketahui semua orang.

Kembali lagi bersama Tsuruhime dan Fuma

"Kenapa kau melakukan itu ke Ninja Suiiki?" Tanya Tsuruhime ekspresinya agak kesal.

"Sederhana saja, mereka menganggapku musuh padahal aku hanya berjalan-jalan disekitar perbatasan desa, " Jawab Matsunaga dengan santai

"Seharusnya kau bertanya hal yang penting, Tsuruhime, " Celetuk Kaisar Zhangfei ke Tsuruhime

Tsuruhime langsung teringat dengan kerajaan Konchu, "Apakah suatu hari nanti ada perang dahsyat daerah Konchu dengan daerah Suiiki?" Tanyanya lagi

"Bakal banyak kerajaan yang akan berperang, bahkan nantinya ada dewa iblis e 6 yang telah lama meninggal di Owari akan hidup,Tsuruhime ingatlah satu hal dariku, musuh adalah rekan terdekatmu, " Ucap Matsunaga yang membuat Tsuruhime kebingungan atas  perkataanya

Tsuruhime lalu menoleh kearah Fuma, ia menatapnya dengan curiga.

...-Bersambung-...

Apakah Fuma bakalan jadi pengkhianat?

Atau orang lain yang ada di sisi Tsuruhime yang akan menjadi pengkhianat?

Gimana reaksi kalian setelah tahu bapaknya si Fengyin ternyata masih idup?

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!