Bab 12 Perangkap Cinta

Pria itu menatap Mayang Sari dengan tatapan dalam dan mengandung sinyal yang tak biasa. Tatapan itu sungguh membuat hati wanita itu berdesir resah. Apalagi mantan pacarnya itu langsung menggenggam tangannya dan meremasnya sangat lembut. Ia langsung merasakan sebuah sinyal tak baik.

"Maaf Han. Aku mempunyai suami dan aku sekarang harus pulang," ucap Mayang Sari dan langsung melepaskan genggaman tangan mantan pacarnya itu.

"May, aku tahu kamu butuh kasih sayang. Aku tahu kalau kamu butuh pria seperti aku yang selalu bisa memberikan hal itu," ucap Han membujuk.

Han memang sangat baik dan penuh perhatian. Sejak dulu pria itu selalu bisa mengerti dirinya. Tapi bagaimana dengan status mereka saat ini yang sudah jadi mantan?

Apakah sifat baik pria itu masih bisa ia harapkan?

Mayang Sari merasakan dadanya berdebar. Ia juga tahu siapa dirinya. Ia akui ia butuh belaian dan kasih sayang dari seorang pria tapi sungguh tak benar jika ia mengharapkannya dari orang lain ya bukan lagi siapa-siapa untuknya.

Kasih sayang dan belain itu harusnya hanya bisa diberikan oleh suaminya sendiri dan bukan orang lain.

"Maafkan aku Han. Aku tahu apa yang kamu maksudkan tapi aku sudah sangat bahagia dengan mas Arjuna. Ia sangat baik padaku dan juga sangat mengerti diriku."

"Mau. Hanya aku yang bisa melakukannya. Jadi plis. Terima aku lagi May."

"Han? Ini salah. Dan aku tidak mau itu terjadi," ucap Mayang Sari berusaha untuk menolak meskipun hatinya sudah cukup tergoda dengan penawaran pria itu padanya.

Ia pun segera keluar dari kursinya agar ia bisa segera pergi dari tempat itu. Akan tetapi Han langsung menghadangnya karena takut wanita itu akan pergi darinya.

"May, plis. Berikan aku kesempatan untuk memberikanmu seluruh cinta yang aku punya."

Pria itu sampai berlutut dihadapannya dan meraih kembali tangannya. Ia bahkan ingin mengecupnya tapi wanita itu segera menariknya.

Mayang Sari hanya tersenyum tipis dan berusaha untuk tidak tergoda lagi. Ia tahu diri kalau ia sedang dalam kebimbangan apalagi suaminya pernah menyuruhnya untuk berselingkuh untuk mendapatkan anak.

Aaa tidak. Aku bukan wanita yang tak tahu terimakasih. Dan aku akan membuktikan itu semua padanya.

"Maafkan aku Han. Terimakasih atas perhatian yang kamu berikan. Tapi aku rasa kisah kita sudah usai sejak aku menikah."

"May plis... Tolong jangan katakan seperti itu. Aku belum rela kehilangan kamu May. Aku ingin kita bersama lagi."

"Han plis. Kita sudah selesai dan aku sudah punya suami. Jadi kita hentikan saja semuanya."

"Aku rela menjadi Pebinor May. Aku siap memberikan apa yang kamu mau."

Deg

Mayang Sari merasakan tubuhnya gemetar. Ia tak tahu harus mengatakan apalagi untuk menolak pria itu. Sosok yang pernah mengisi hatinya selama beberapa bulan terakhir sebelum Arjuna mengambilnya sebagai istri.

"May Plis. Katakan kalau kamu ingin menerima tawaran aku. Kita bisa berhubungan diam-diam. Setelah itu kamu akan bisa memilih aku atau suamimu."

Mayang Sari terdiam.

"Setelah itu kamu akan memilih siapa yang paling kamu inginkan diantara kami berdua," lanjut Han dengan tatapan lurus ke dalam mata indah Mayang Sari.

Wanita itu tampak berpikir kemudian menjawab dengan ujung bibir terangkat, "Memangnya tahu apa kamu yang aku mau Han?"

Han tersenyum kemudian meraih alat komunikasi wanita itu yang sedang ada di atas meja. Ia menghubungi nomornya sendiri dengan menggunakan gawai milik wanita itu. Setelah ia simpan nomor Mayang. Ia pun mengirim pesan singkat karena tak kuasa untuk mengatakannya.

Mayang Sari tidak ingin membuka ataupun membaca pesan yang masuk dari pria itu. Ia langsung berlari keluar dari taman itu dan menyetop taksi. Ia sungguh tak ingin berlama-lama dengan pria yang menawarkan sesuatu yang buruk.

"Baca pesan aku May!" teriak Han dengan seringai diwajahnya.

Mayang Sari tidak menjawab. Ia hanya melambaikan tangannya saja dan langsung pergi dengan menggunakan taksi itu. Ia harus pulang ke rumah ibunya terlebih dahulu mumpung ia sedang berada di luar.

Sedangkan Han langsung melajukan kembali mobilnya ke arah tempat ia mengambil Mayang Sari tadi. Fifian menelponnya dengan suara yang sangat marah dan juga kesal. Ia, sebagai supir wanita itu harus segera datang menjemputnya atau ia akan dipecat.

"Darimana saja kamu hah?!" teriak Wanita itu dengan wajah merah dan juga mata sembab. Han langsung membuka pintu mobil itu dan mempersilahkan wanita itu untuk masuk.

Ia tidak ingin berkata-kata karena ia bisa melihat kalau majikan sekaligus pacar gelapnya itu sedang dalam keadaan emosi yang buruk.

"Apa kita langsung pulang Fi?" tanya pria itu seraya mencium bibir Fifian agar bisa lebih tenang.

"Terserah. Aku sedang dalam keadaan tidak baik saat ini."

"Apa kamu ingin aku memberimu obat agar tidak stres lagi sayang?" tanya Han dengan tangan meremass lembut salah satu payudara besar milik wanita itu.

Fifian langsung tersenyum kemudian mengangguk. Ia tahu obat apa yang bisa diberikan oleh pria itu padanya.

Han pun tersenyum. Demi mendapatkan uang, ia rela melakukan apa saja untuk menyenangkan Fifian yang terkadang butuh hiburan ditengah padatnya jadwal pemotretan wanita itu.

Mereka berdua pun langsung pulang menuju rumah mewah Fifian, sang model. Untuk sementara ia akan melupakan Mayang Sari dan berkonsentrasi pada kepuasan Fifian terlebih dahulu sebelum ia merayu Mayang Sari agar mau berbagi cinta dengannya.

"Ada apa Fi?" tanya Han seraya menyentuh daerah-daerah sensitif Fifian yang ada di bawah kungkungannya.

Wanita itu masih tampak murung padahal ia sudah memberinya foreplay yang sangat cukup untuk membuat wanita itu basah dan siap menerima kehadirannya.

"Apa yang dikatakan oleh Arjuna padamu sayang? Kenapa kamu jadi tak bersemangat seperti ini?" tanya pria itu seraya membuka kedua paha wanita itu dan menenggelamkan si Otong ke dalamnya.

"Aaaaaa uggh!" Fifian akhirnya mengeluarkan suaranya setelah lama terdiam.

Pria itu pun melakukan tugasnya dengan sangat baik agar Fifian mau membuka mulutnya dan membuang perasaan sedihnya sebelum mau bercerita apa yang telah terjadi di perusahaan itu.

Fifian dibuatnya merintih-rintih nikmat siang itu sampai wanita itu lupa dengan permasalahannya yang sedang hamil dan butuh seorang ayah untuk bayinya.

Ia tak ingin Han yang bertanggung jawab karena ia tak mau media dan masyarakat tahu siapa suaminya yang hanya seorang sopir pribadi dan berlatarbelakang keluarga yang miskin.

Ia ingin, Arjuna yang impoten itu menjadi ayah sambung dari calon bayinya nanti. Tapi itu hanya rencananya saja karena ternyata Arjuna sudah menikah dengan wanita lain.

"Cari istri Arjuna Han. Dan bawa ia dalam perangkap cintamu," ucap wanita itu setelah si Otong telah keluar dari miliknya dan berhasil membuatnya banjir.

"Apa kamu tidak akan cemburu?" tanya Han dengan senyum tipis dibibirnya.

🌺

*Bersambung.

Like dan ketik komentar agar author semangat updatenya oke?

Terpopuler

Comments

Bzaa

Bzaa

si fifian

2023-12-06

0

may22

may22

bagus May

2023-11-12

0

☠ᵏᵋᶜᶟ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽˢ⍣⃟ₛ♋

☠ᵏᵋᶜᶟ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽˢ⍣⃟ₛ♋

astaga si han

2023-11-05

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Durian Runtuh Kah?
2 Bab 2 Pernikahan Impian
3 Bab 3 Aku Impoten
4 Bab 4 Tak Tahu Terimakasih
5 Bab 5 Wanita Penggoda
6 Bab 6 Maunya Digenjot
7 Bab 7 Bercocok Tanam
8 Bab 8 Tekad Mayang Sari
9 Bab 9 Tak Percaya
10 Bab 10 Jawab Aku!
11 Bab 11 Godaan Pebinor
12 Bab 12 Perangkap Cinta
13 Bab 13 Sebuah Konspirasi
14 Bab 14 Minyak Urut
15 Bab 15 Perasaan Arjuna
16 Bab 16 Hukuman Untukmu
17 Bab 17 Hanya Fantasi
18 Bab 18 Karena Cinta
19 Bab 19 Dukungan Orang Terkasih
20 Bab 20 Buktikan Kamu Bisa Mas!
21 Bab 21 Crott Duluan
22 Bab 22 Mas, Aku Mau
23 Bab 23 Belum Masuk Eh, Sudah Keluar
24 Bab 24 Obat Kuat
25 Bab 25 Pilih Obat Mana?
26 Bab 26 Bangun Mas!
27 Bab 27 Muntah Di Dalam
28 Bab 28 Tak Kuat Berpisah
29 Bab 29 Om Dimas
30 Bab 30 Bidadari Cantik
31 Bab 31 Carikan Aku Obat!
32 Bab 32 May, Maafkan Aku
33 Bab 33 Kamu Jodohku
34 Bab 34 Nikah Kontrak
35 Bab 35 Salah Ya?
36 Bab 36 Seorang Gigolo
37 Bab 37 Sebuah Fakta
38 Bab 38 Malam Pertama
39 Bab 39 Mau Dilanjut Gak?
40 Bab 40 Udah Sesak Banget
41 Bab 41 Cengkraman Kamu Sangat Kuat
42 Bab 42 Lebih Cepat Mas!
43 Bab 43 Berdiri Keras Dan Kuat
44 Bab 44 Si Otong
45 Bab 45 Otong Vs Sotong
46 Bab 46 Oh Tidak!
47 Bab 47 Lelah Karenamu
48 Bab 48 Pagi Yang Dingin
49 Bab 49 Susu Putih
50 Bab 50 Bentol-bentol Karena Nyamuk
51 Bab 51 Kulit Putih
52 Bab 52 Tanggung Jawab
53 Bab 53 Mas Juna Aneh
54 Bab 54 Salah Paham
55 Bab 55 Marah kah?
56 Bab 56 Baju Dinas
57 Bab 57 Suka Kasar
58 Bab 58 Ancaman Arjuna
59 Bab 59 Dua Bukit Kembar
60 Bab 60 Sakit Sekali Mas!
61 Bab 61 Pagi Yang Bahagia
62 Bab 62 Aku Suka Itu Mas
63 Bab 63 Aku Gak Kuat May
64 Bab 64 Gak Jujur
65 Bab 65 Pengen Cuci Tongkat
66 Bab 66 Gimana Caranya?
67 Bab 67 Kita Nonton Yuk?
68 Bab 68 Perasaan Campur Aduk
69 Bab 69 Apa Yang Kamu Lakukan?
70 Bab 70 Wanita Berlidah Ular
71 Bab 71 Kesedihan Mayang
72 Bab 72 Fifian Senang
73 Bab 73 Acara Permintaan Maaf
74 Bab 74 Bebaskan Aku
75 Bab 75 Bayi Ini Milikku
76 Bab 76 Kekesalan Arjuna
77 Bab 77 Wanita Tak Tahu Malu
78 Bab 78 Prank Ala Sastrowardoyo
79 Bab 79 Sebuah Serangan
80 Bab 80 Benci Keadaan
81 Bab 81 Pengen Makan Daging
82 Bab 82 Sosis Arjuna
83 Bab 83 Calon Pelakor
84 Bab 84 Perasaan Campur Aduk
85 Bab 85 Ingin Menusuk
86 Bab 86 Nonton Anu
87 Bab 87 Rasa Yang Luar Biasa
88 Bab 88 Gaya Bercinta
89 Bab 89 Masih Mau Mas
90 Bab 90 Cari Saja Sendiri
91 Bab 91 Anda Siapa?
92 Bab 92 Seperti Susu
93 Bab 93 Tetangga Durjana
94 Bab 94 Vincent Kacau
95 Bab 95 Coba Apa Nih?
96 Bab 96 Fix No Debat!
97 Bab 97 Apa Yang Terjadi?
98 Bab 98 Pagi Yang Basah
99 Bab 99 Dorong Dengan Keras
100 Bab 100 Jangan Berisik
101 Bab 101 Sini Aku Pancing
102 Bab 102 Manfaat Asi
103 Bab 103 Rindu Bercinta
104 Bab 104 Pelepasan Yang Menyakitkan
105 Bab 105 Bertemu Lagi
106 Bab 106 Tetangga Durjana 2
107 Bab 107 Kemarahan Vincent
108 Bab 108 Anugrah Dan Musibah
109 Bab 109 Semua Akan Baik
110 Bab 110 Jual Putramu!
111 Bab 111 Mitos Dan Takhayul
112 Bab 112 Sentuhan Syukur
113 Bab 113 Rindu Mayang
114 Bab 114 Ada Apa May?
115 Bab 115 Oeeeek Oeeeek Oeeeek
116 Bab 116 Coba Tebak!
117 Bab 117 Saingan Arjuna
118 Bab 118 Arjuna Merajuk
119 Bab 119 Terciduk Anak Sendiri
120 Bab 120 Pengen Adik
121 Bab 121 Pemandangan Tak Indah
122 Bab 122 Aromanya Lain
123 Bab 123 Aku Ada Maunya
124 Bab 124 Jangan Sentuh Aku
125 Bab 125 Penyesalan Berakhir Aksi
126 Bab 126 Anu Enak
127 Bab 127 Susu Untuk Ayu
128 Bab 128 Perjuangan Sang Rudal
129 Bab 129 Jangan Sampai Hamil
130 Bab 130 Senam Pagi
131 Bab 131 Positif Apa?
132 Bab 132 Menengok Sang Adek
133 Bab 133 Di Dalam Segitiga Berenda
134 Bab 134 Mana Sanggup
135 Bab 135 Sebuah Masalah
136 Bab 136 Permintaan Renata
137 Bab 137 Ingin Jadi Yang Kedua
138 Bab 138 Suami Renata
139 139 Pengen Main Jungkat-jungkit
140 Bab 140 Si Kembar Bereaksi
141 Bab 141 Posisi Tidur
142 Bab 142 Aura Panas
143 Bab 143 Pria Dari Masa Lalu
144 Bab 144 Kulitku Merinding
145 Bab 145 Sebuah Hidayah
146 Bab 146 Malam Yang Panjang
147 Bab 147 Ayu Rewel
148 Bab 148 Istirahat Dulu
149 Bab 149 Takut Patah
150 Bab 150 Sakit Perut
151 Bab 151 Bahagia Untuk Semuanya
152 Karya baru telah tiba
153 Keluarga Bang Arjuna Comeback
Episodes

Updated 153 Episodes

1
Bab 1 Durian Runtuh Kah?
2
Bab 2 Pernikahan Impian
3
Bab 3 Aku Impoten
4
Bab 4 Tak Tahu Terimakasih
5
Bab 5 Wanita Penggoda
6
Bab 6 Maunya Digenjot
7
Bab 7 Bercocok Tanam
8
Bab 8 Tekad Mayang Sari
9
Bab 9 Tak Percaya
10
Bab 10 Jawab Aku!
11
Bab 11 Godaan Pebinor
12
Bab 12 Perangkap Cinta
13
Bab 13 Sebuah Konspirasi
14
Bab 14 Minyak Urut
15
Bab 15 Perasaan Arjuna
16
Bab 16 Hukuman Untukmu
17
Bab 17 Hanya Fantasi
18
Bab 18 Karena Cinta
19
Bab 19 Dukungan Orang Terkasih
20
Bab 20 Buktikan Kamu Bisa Mas!
21
Bab 21 Crott Duluan
22
Bab 22 Mas, Aku Mau
23
Bab 23 Belum Masuk Eh, Sudah Keluar
24
Bab 24 Obat Kuat
25
Bab 25 Pilih Obat Mana?
26
Bab 26 Bangun Mas!
27
Bab 27 Muntah Di Dalam
28
Bab 28 Tak Kuat Berpisah
29
Bab 29 Om Dimas
30
Bab 30 Bidadari Cantik
31
Bab 31 Carikan Aku Obat!
32
Bab 32 May, Maafkan Aku
33
Bab 33 Kamu Jodohku
34
Bab 34 Nikah Kontrak
35
Bab 35 Salah Ya?
36
Bab 36 Seorang Gigolo
37
Bab 37 Sebuah Fakta
38
Bab 38 Malam Pertama
39
Bab 39 Mau Dilanjut Gak?
40
Bab 40 Udah Sesak Banget
41
Bab 41 Cengkraman Kamu Sangat Kuat
42
Bab 42 Lebih Cepat Mas!
43
Bab 43 Berdiri Keras Dan Kuat
44
Bab 44 Si Otong
45
Bab 45 Otong Vs Sotong
46
Bab 46 Oh Tidak!
47
Bab 47 Lelah Karenamu
48
Bab 48 Pagi Yang Dingin
49
Bab 49 Susu Putih
50
Bab 50 Bentol-bentol Karena Nyamuk
51
Bab 51 Kulit Putih
52
Bab 52 Tanggung Jawab
53
Bab 53 Mas Juna Aneh
54
Bab 54 Salah Paham
55
Bab 55 Marah kah?
56
Bab 56 Baju Dinas
57
Bab 57 Suka Kasar
58
Bab 58 Ancaman Arjuna
59
Bab 59 Dua Bukit Kembar
60
Bab 60 Sakit Sekali Mas!
61
Bab 61 Pagi Yang Bahagia
62
Bab 62 Aku Suka Itu Mas
63
Bab 63 Aku Gak Kuat May
64
Bab 64 Gak Jujur
65
Bab 65 Pengen Cuci Tongkat
66
Bab 66 Gimana Caranya?
67
Bab 67 Kita Nonton Yuk?
68
Bab 68 Perasaan Campur Aduk
69
Bab 69 Apa Yang Kamu Lakukan?
70
Bab 70 Wanita Berlidah Ular
71
Bab 71 Kesedihan Mayang
72
Bab 72 Fifian Senang
73
Bab 73 Acara Permintaan Maaf
74
Bab 74 Bebaskan Aku
75
Bab 75 Bayi Ini Milikku
76
Bab 76 Kekesalan Arjuna
77
Bab 77 Wanita Tak Tahu Malu
78
Bab 78 Prank Ala Sastrowardoyo
79
Bab 79 Sebuah Serangan
80
Bab 80 Benci Keadaan
81
Bab 81 Pengen Makan Daging
82
Bab 82 Sosis Arjuna
83
Bab 83 Calon Pelakor
84
Bab 84 Perasaan Campur Aduk
85
Bab 85 Ingin Menusuk
86
Bab 86 Nonton Anu
87
Bab 87 Rasa Yang Luar Biasa
88
Bab 88 Gaya Bercinta
89
Bab 89 Masih Mau Mas
90
Bab 90 Cari Saja Sendiri
91
Bab 91 Anda Siapa?
92
Bab 92 Seperti Susu
93
Bab 93 Tetangga Durjana
94
Bab 94 Vincent Kacau
95
Bab 95 Coba Apa Nih?
96
Bab 96 Fix No Debat!
97
Bab 97 Apa Yang Terjadi?
98
Bab 98 Pagi Yang Basah
99
Bab 99 Dorong Dengan Keras
100
Bab 100 Jangan Berisik
101
Bab 101 Sini Aku Pancing
102
Bab 102 Manfaat Asi
103
Bab 103 Rindu Bercinta
104
Bab 104 Pelepasan Yang Menyakitkan
105
Bab 105 Bertemu Lagi
106
Bab 106 Tetangga Durjana 2
107
Bab 107 Kemarahan Vincent
108
Bab 108 Anugrah Dan Musibah
109
Bab 109 Semua Akan Baik
110
Bab 110 Jual Putramu!
111
Bab 111 Mitos Dan Takhayul
112
Bab 112 Sentuhan Syukur
113
Bab 113 Rindu Mayang
114
Bab 114 Ada Apa May?
115
Bab 115 Oeeeek Oeeeek Oeeeek
116
Bab 116 Coba Tebak!
117
Bab 117 Saingan Arjuna
118
Bab 118 Arjuna Merajuk
119
Bab 119 Terciduk Anak Sendiri
120
Bab 120 Pengen Adik
121
Bab 121 Pemandangan Tak Indah
122
Bab 122 Aromanya Lain
123
Bab 123 Aku Ada Maunya
124
Bab 124 Jangan Sentuh Aku
125
Bab 125 Penyesalan Berakhir Aksi
126
Bab 126 Anu Enak
127
Bab 127 Susu Untuk Ayu
128
Bab 128 Perjuangan Sang Rudal
129
Bab 129 Jangan Sampai Hamil
130
Bab 130 Senam Pagi
131
Bab 131 Positif Apa?
132
Bab 132 Menengok Sang Adek
133
Bab 133 Di Dalam Segitiga Berenda
134
Bab 134 Mana Sanggup
135
Bab 135 Sebuah Masalah
136
Bab 136 Permintaan Renata
137
Bab 137 Ingin Jadi Yang Kedua
138
Bab 138 Suami Renata
139
139 Pengen Main Jungkat-jungkit
140
Bab 140 Si Kembar Bereaksi
141
Bab 141 Posisi Tidur
142
Bab 142 Aura Panas
143
Bab 143 Pria Dari Masa Lalu
144
Bab 144 Kulitku Merinding
145
Bab 145 Sebuah Hidayah
146
Bab 146 Malam Yang Panjang
147
Bab 147 Ayu Rewel
148
Bab 148 Istirahat Dulu
149
Bab 149 Takut Patah
150
Bab 150 Sakit Perut
151
Bab 151 Bahagia Untuk Semuanya
152
Karya baru telah tiba
153
Keluarga Bang Arjuna Comeback

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!